Roberto Firmino: Oase Lini Depan Liverpool yang Tandus

spot_img

Mantan emang bisanya cuma nyakitin. Taiwo Awoniyi, mantan punggawa Liverpool era 2015-2021 jadi aktor antagonis di balik kekalahan memalukan yang harus ditelan mentah-mentah oleh skuad racikan Jurgen Klopp. The Reds harus rela mengakui keunggulan Nottingham Forest dengan skor tipis 1-0. 

Entah apa yang ada di pikiran Jurgen Klopp. Ketika tim tengah membutuhkan gol, ia justru menarik keluar sang tulang punggung lini depan, Roberto Firmino dan menggantikannya dengan seorang gelandang, yakni Alex Oxlade-Chamberlain. Padahal dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Firmino lah yang menyelamatkan wajah Liverpool dari kekalahan.

Ya, hadirnya Darwin Nunez yang ditebus mahal Liverpool memang membuat Jurgen Klopp senang bukan main. Namun faktanya, Roberto Firmino lah pemain yang selalu muncul di waktu dan tempat yang tepat. Tercatat hingga pekan ke-13, ia bahkan jadi pemain The Reds dengan kontribusi gol terbanyak. Firmino jadi oase di tengah tandusnya lini depan Liverpool!

Loyonya Lini Depan Liverpool

Harga mahal yang ditebus Liverpool untuk Darwin Nunez musim panas lalu tak diimbangi dengan meningkatnya performa lini depan mereka musim ini. Hingga pertandingan ke-13, di Liga Inggris, The Reds baru mencetak 22 gol. Jumlahnya sama dengan Fulham, tim yo-yo yang baru kembali dari kasta kedua sepakbola Inggris. Belum kalau dibandingkan dengan Manchester City yang sudah mencetak 36 gol? Jauh bos! 

Banyak opini yang mengatakan bahwa salah satu penyebab menurunnya performa lini depan Liverpool adalah kepergian Sadio Mane ke Bayern Munchen. Tak adanya Mane membuat Mo Salah bak macan ompong. Ia tak lagi jadi lumbung gol setelah kepergian mantan rekannya itu.

Sedangkan Darwin Nunez yang digadang-gadang bakal menggantikan peran Sadio Mane justru nambah-nambahin permasalahan Jurgen Klopp. Sebagai seorang penyerang yang didatangkan dengan harga selangit, Nunez harusnya jadi solusi. Tapi permainannya justru sering ngawur dan tak terstruktur. Performanya di lapangan kalah dengan Roberto Firmino.

Jika melihat performa musim lalu, Firmino memang sedikit terpinggirkan. Masalah cedera lutut memaksa bomber asal Brazil itu mondar mandir menuju ruang perawatan. Namun, penampilan gemilang Firmino di awal musim ini menunjukkan bahwa dirinya belum habis, meski The Reds mendatangkan beberapa nama baru.

Mekar Di Tengah Tandusnya Lini Depan

Di tengah cederanya Diogo Jota dan menurunnya performa lini depan Liverpool, Firmino muncul sebagai opsi yang menjanjikan untuk memimpin lini depan The Reds ketimbang Darwin Nunez. Contohnya saja ketika Firmino tampil menggila di laga Premier League kontra Bournemouth beberapa pekan lalu.

Penyerang asal Brazil itu sukses menjadi bintang dalam kemenangan mencolok Liverpool atas Bournemouth di laga pekan keempat Liga Inggris. Bermain di depan publik sendiri, Firmino membantu Liverpool menghancurkan tamunya, Bournemouth dengan sembilan gol tanpa balas.

Firmino menjadi pemain paling aktif di lapangan. Dalam membongkar pertahanan The Cherries, Firmino terus berlari mencari ruang. Kadang di sayap, kadang di tengah, dan sesekali sebagai penghubung antar lini. Kontribusi sang pemain tak tanggung-tanggung, lima dari sembilan gol yang disarangkan The Reds merupakan buah kerja keras mantan punggawa Hoffenheim tersebut. 

Firmino mencetak tiga assist serta dua gol dalam pertandingan itu. Dan mungkin bisa mencetak lebih banyak gol lagi apabila tak ditarik keluar pada menit 70. Berkat performa luar biasanya itu, tepuk tangan penghuni Anfield pun mengiringi langkah Firmino menuju bench pemain.

Kemenangan atas Bournemouth jadi laga pengobat dahaga lantaran Liverpool tak mampu meraih kemenangan di tiga pertandingan awal. Hingga kini, Bobby Firmino sudah mencetak 6 gol serta 3 assist. Kini ia jadi pemain dengan kontribusi gol paling banyak dalam skuad Liverpool musim ini.

Main Dimanapun Demi Liverpool

Di tangan Jurgen Klopp, Bobby Firmino lebih difungsikan sebagai pendukung lini depan. Mau Salah, Mane, Luis Diaz, atau siapa pun itu yang bermain, tidak ada yang bisa mendukung mereka sebaik dan sesempurna Roberto Firmino.

Jika dilihat lebih seksama, Firmino ini bukanlah striker murni layaknya Erling Haaland atau Karim Benzema. Karena wilayah permainannya tidak melulu dekat dengan bek lawan yang berdiri di dalam kotak penalti. Ia justru memainkan peran sebagai false nine yang menjembatani lini tengah dan lini depan.

Sewaktu Firmino masih bermain bersama Mane dan Salah, Liverpool memang gemar menggunakan 3 striker. The Reds begitu mengandalkan kedua pemain tersebut dalam menusuk lini pertahanan lawan sekaligus mengeksekusi peluang di depan gawang. Hal inilah yang mendorong Klopp untuk menjadikan Firmino sebagai false nine guna melayani kedua rekannya itu.

Namun, musim ini Jurgen Klopp mulai mengubah pakem strateginya. Setelah rangkaian hasil buruk, pelatih asal Jerman itu kini menggunakan skema dua striker. Dan Firmino kembali diubah perannya menjadi second striker di belakang Mohamed Salah. Firmino pun tak keberatan, karena ia pernah mengambil peran itu ketika di Hoffenheim.

Firmino bahkan sempat dimainkan sebagai gelandang serang di laga kontra Everton. Masuk di babak kedua, gempuran Liverpool kian deras menghujani gawang Everton. Tapi 45 menit yang diberikan dirasa terlalu sedikit karena penjaga gawang The Toffees, Jordan Pickford tengah on fire.

Hal itu membuktikan betapa pentingnya peran Roberto Firmino di lini depan Liverpool. Jika Firmino bermain, performa rekan-rekannya ikut terkerek. Perannya lebih dari sekadar mencetak gol dan assist yang tercatat di statistik. Terkadang kita hanya harus duduk manis dan menikmati permainan Liverpool bersama Firmino.

Percayakan Saja Pada Firmino!

Meski perannya cukup vital, lampu sorot seringkali tak mengarah kepada Firmino. Tak adil rasanya jika sering menanamkan pujian untuk Luis Diaz dan Salah. Karena di sisi lain ada peran Firmino yang membuat Diaz maupun Salah mampu membuat banyak gol.

Bahkan legenda Liverpool, Ian Rush juga mengakui itu. Ia merasa semua orang terlalu meremehkan Bobby. Semua orang tahu bagaimana luar biasanya Salah, tapi jika ingin melihat pemain Liverpool yang lebih dari Salah, Roberto Firmino lah orangnya.

Menjadi penyerang tengah hanya soal posisi di atas kertas. Yang membuat Firmino menjadi pemain yang sangat produktif di posisi tersebut adalah sifat dan sikapnya, sehingga ia menjadi penyerang yang efektif di tangan Klopp. Mencetak gol dan assist, itu nomor sekian bagi Firmino. Caranya bermainlah yang membuat Firmino begitu mengesankan.

https://youtu.be/BS6s8sDhaV0

Sumber: Liverpool, Goal, Fandom, Tribunnews, Transfermarkt

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru