RANS Cilegon FC: Kebangkitan Klub yang Hampir Bangkrut?

  • Whatsapp
RANS Cilegon FC Kebangkitan Klub yang Hampir Bangkrut
RANS Cilegon FC Kebangkitan Klub yang Hampir Bangkrut

Tepat pada 1 April lalu, klub sepak bola yang berlaga di Liga 2, Cilegon United resmi diakuisisi oleh presenter kondang asal Indonesia bernama Raffi Ahmad.

Eks Presiden Cilegon United, Yudi Apriyanto mengatakan bahwa alasan dijualnya Cilegon United ke suami Nagita Slavina tersebut tak lain dan tak bukan adalah demi menyelamatkan klub dari kebangkrutan.

Bacaan Lainnya

Terhitung sejak tahun 2017, Cilegon United FC memang sudah mulai diterpa masalah finansial. Dari masalah korupsi yang melibatkan mantan Wali Kota Cilegon, Iman Ariyadi, klub berjuluk The Volcano tersebut juga sudah tak lagi mendapat sponsor dari perusahaan. Padahal, sebelum masalah-masalah tersebut muncul, Cilegon United (CU) masih bisa bermain di Liga 2.

Yudi sendiri cukup sedih saat harus melepaskan CU.

Cilegon United sendiri adalah klub yang didirikan pada 2015. Bermula dari klub amatir dan masih dibiayai pemerintah daerah hingga akhirnya bisa tampil di Liga 2.

Pada tahun 2020, CU mencoba bangkit dari keterpurukan. Namun sayang, usaha The Volcano tak membuahkan hasil. Dari masalah lapangan yang sulit untuk latihan, sang presiden CU juga merasa kesulitan mencari dana sponsor. Situasi CU saat itu benar-benar berada di ambang kehancuran jika tak segera diselamatkan.

Sampai akhirnya, Yudi mengambil keputusan. Daripada melihat klub yang sudah ia bangun hancur tak bersisa, ia memilih untuk melepas CU ke Rans Entertainment dan Prestige Motorcars pada 31 Maret 2021. Rans adalah perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, sedangkan Prestige adalah dealer supercar asal Jakarta Utara.

Setelah diakuisisi, nama Cilegon United pun berganti menjadi Rans Cilegon FC. Tak hanya berganti nama, Rans Cilegon FC juga menggunakan logo baru. RANS Cilegon FC memiliki logo burung Phoenix, yang bila diartikan adalah dia memiliki harapan agar klub bisa bertahan lama dan terus tumbuh.

Melalui akun instagram pribadinya, sang pemilik baru mengungkapkan bahwa burung Phoenix adalah simbol keabadian, lambang dari siklus kehidupan yang panjang abadi, dan simbol dari kebangkitan.

Burung Phoenix sendiri adalah sejenis burung api legendaris dalam mitologi Mesir yang keramat. Burung ini dikatakan dapat hidup dalam rentang waktu yang lama, antara 500 atau 1461 tahun.

Selain nama serta logo yang sudah terjadi perubahan, sejauh ini RANS Cilegon juga mengumumkan bahwa mereka akan memberikan salah satu fasilitas bus kepada para pemain yang setara dengan standar klub Eropa. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Gilang Widya Pramana, selaku bos dari Juragan 99 yang menjadi sponsor RANS Cilegon FC.

“Kami telah berikan sponsor kepada dua klub Bali United dan Arema Malang, berupa bus. Rans Cilegon FC juga akan diberi bus kelas Eropa,”

“Semoga Rans Cilegon FC bisa segera naik ke Liga 1 dan kami siap untuk support. Supportnya kita akan kasih bus,” kata Gilang. (via viva)

Raffi, selaku pemilik Rans Cilegon ingin sekali membawa RANS Cilegon tampil di divisi tertinggi kompetisi Indonesia. Namun, dia tidak mau cepat-cepat memasang target yang terlalu tinggi. Dia masih ingin memperbaiki klub dari bawah, mulai dari infrastruktur sampai dengan fasilitas bagi pemain, agar apa yang direncanakan nantinya bisa berjalan dengan baik.

Dalam sebuah wawancara, Raffi mengungkapkan target yang telah dia tetapkan untuk RANS Cilegon.

Pertama, seperti yang memang sudah menjadi kehendak Raffi, akan dibangun akademi sepakbola berkualitas. Memperhatikan segala hal yang memang dibutuhkan, agar nantinya, setiap pemain yang ikut berlatih akan keluar sebagai lulusan dengan kualitas jempolan.

Berikutnya, dia ingin membangun lapangan sepakbola sesuai standar FIFA. Melalui rekan kerjanya, Rudy Salim, RANS Cilegon mempresentasikan rencana pembangunan fasilitas sepak bola berstandar FIFA yang akan dibangun di daerah Pantai Indah Kapuk 2, dengan luas area sekitar 2,7 hektar. Di situ, nantinya akan di bangun akademi hingga sekolah sepak bola.

Meski tampaknya akan memiliki masa depan cerah, namun dalam poin ini, Raffi Ahmad sempat mendapat pertentangan dari para suporter. Para penggemar Cilegon memang bangga dengan rencana yang ditetapkan Raffi. Akan tetapi, mereka menyayangkan jika home base harus dipindah ke Jakarta.

“Teman-teman suporter sudah was-was karena kekhawatiran akan dipindahkannya kandang Cilegon United setelah diakuisisi Raffi Ahmad. Kalau pindah, kami mau mendukung tim mana lagi.”

“Kami berharap banget tidak pindah dan kami sangat mendukung sekali akuisisi ini,” ungkap Pembina Volcano Cilegon, Samanudi (via bolasport)

Rencana selanjutnya adalah, RANS Cilegon akan membangun lapangan indoor. Klub mengungkapkan bila mereka akan membangun lapangan indoor dengan berbagai fasilitas olahraga, mulai dari futsal sampai dengan bulu tangkis.

Setelah segala rencana awal telah disampaikan, sampailah pada jajaran sosok penting yang terlibat dalam klub RANS Cilegon FC. Setelah ada nama Raffi Ahmad dan juga Rudy Salim, ada Roofi Ardian yang ditunjuk sebagai Presiden RANS Cilegon, Yudhi Apriyanto yang kini menjabat sebagai Dewan Penasehat setelah tak lagi jadi Presiden Cilegon United, serta Hamka Hamzah yang berstatus sebagai manajer tim.

Kemudian, ada Bambang Nurdiansyah yang ditunjuk sebagai pelatih kepala sekaligus diberi tanggung jawab untuk mengurus tim di level akademi.

Di dalam daftar pemain sendiri, RANS Cilegon sudah merilis sebanyak 30 pemain yang telah terpilih untuk diikutkan dalam kompetisi. Dalam daftar tersebut, ada sejumlah nama kondang termasuk Tarik El Janaby, Cristian Gonzales sampai mantan wonderkid Indonesia, Syamsir Alam.

Kemunculan RANS Cilegon di kancah sepakbola indonesia seketika memang ciptakan pesona baru. Bahkan, laporan menyebut bila sudah ada sebanyak 40 perusahaan yang mengantri untuk bisa menjadi sponsor klub Raffi Ahmad dan Rudy Salim ini.

Selain itu, ada banyak komentar yang bermunculan usai RANS Cilegon FC diresmikan. Klub tersebut bahkan sempat menjadi topik bahasan paling ramai di sosial media Twitter. Tidak sedikit yang menyebut bila RANS Cilegon akan menjadi kekuatan baru di sepakbola Indonesia.

Bahkan, ada beberapa dari mereka yang mengatakan kalau RANS Cilegon akan segera mengikuti jejak klub asal Jerman, RB Leipzig, yang tidak punya sejarah dan cenderung bermodal kekuatan finansial, namun bisa ciptakan dominasi luar biasa.

Akankah Rans Cilegon FC bisa seperti RB Leipzig atau menjadi Manchester City nya Indonesia?

 

Sumber : sport.detik, merdeka

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *