Ramai-Ramai Berburu Rasmus Højlund, “The Next Erling Haaland” dari Denmark

spot_img

Erling Braut Haaland memang masih sangat muda. Namun, meski baru berusia 22 tahun, pengaruhnya di dunia si kulit bundar sudah begitu besar. Torehan 42 gol hanya dalam 37 penampilannya bersama Manchester City musim ini adalah sebuah ketidakwajaran.

Seolah seperti kecanduan, pencarian pemain berbakat yang memiliki atribut mirip dengan Erling Haaland pun gencar dilakukan. Belum genap 5 tahun sejak Haaland meledak bersama RB Salzburg, beberapa striker muda berbakat sudah dijuluki “The Next Erling Haaland”.

Salah satu yang dilabeli “Haaland Selanjutnya” adalah Rasmus Winther Højlund. Tujuh bulan yang lalu, Rasmus Winther Højlund hanyalah seorang rekrutan anyar di klub kuda hitam Serie A, Atalanta. Namun, masa depan seorang manusia memanglah sebuah misteri.

Atalanta, selaku pemiliki Rasmus Højlund, mungkin kini tengah menikmati hasil perburuannya dengan mata berbinar. Akan sangat mungkin kalau La Dea bakal untung besar di bursa transfer musim panas mendatang. Penyebabnya adalah ledakan penampilan Højlund yang baru-baru ini tersaji saat ia tampil dalam balutan jersey Denmark.

4 Caps 5 Gol, Rasmus Højlund Jadi Sensasi Baru Timnas Denmark

Rasmus Højlund kembali mendapat panggilan pelatih timnas Denmark, Kasper Hjulmand untuk menghadapi laga Kualifikasi Piala Eropa 2024 kontra Finlandia dan Kazakhstan, 23 dan 26 Maret 2023. Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh striker berusia 20 tahun tersebut.

Højlund diturunkan sejak menit pertama ketika Denmark menjamu Finlandia di Parken Stadium. Menjadi tandem Martin Braithwaite dalam formasi 3-4-1-2, Højlund tampil sebagai bintang lapangan. Ia menjadi pencetak seluruh gol kemenangan Denmark yang berhasil mencukur Finlandia dengan skor 3-1.

“Ini sangat berarti bagi saya. Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya, jadi saya sangat senang. Saya telah memimpikan hal ini sejak saya masih duduk di stadion ini,” kata Rasmud Højlund dikutip dari UEFA.

Højlund yang tampil dengan jersey nomor 11 memang layak dilabeli MVP di laga tersebut. Bagaimana tidak, di laga debut pertamanya sebagai starter, striker bertinggi badan 191 cm itu langsung berhasil mencetak hattrick.

Tak berhenti di situ, penampilan memukau kembali Højlund tunjukkan di laga kontra Kazakhstan. Kali ini ia tampil sebagai penyerang tengah dalam formasi 4-3-3. Di pertandingan yang digelar di Astana Arena itu, Højlund berhasil kembali memborong gol timnas Denmark dengan 2 gol cepatnya di babak pertama. Sayang, di laga tersebut Denmark terkena remontada dan tumbang dengan skor 3-2.

Meski kali ini gagal membawa Denmark meraih 3 poin, tetapi penampilan Rasmus Højlund di laga tersebut kembali menuai pujian. Pasalnya, 5 gol yang ia cetak hanya dalam 2 laga membuatnya kini memuncaki daftar top skor Kualifikasi Piala Eropa 2024, mengungguli Cristiano Ronaldo, Scott McTominay, Romelu Lukaku, hingga Dusan Vlahovic.

Hebatnya lagi, 5 gol tersebut Højlund buat hanya dalam 4 capsnya bersama “Danish Dynamite”. Atas pencapaian tersebut, Rasmud Højlund sangat layak disandingkan dengan penyerang-penyerang top asal Denmark, semacam Ebbe Sand, Laudrup bersaudara, Preben Elkjær, Nicklas Bendtner, hingga Jon Dahl Tomasson. Dibanding nama-nama legendaris tadi, Højlund bahkan hanya butuh jumlah laga yang lebih sedikit untuk menghasilkan 5 gol.

Rasmus Højlund bisa dibilang sebuah sensasi baru sekaligus harapan bagi lini depan timnas Denmark. Besar kemungkinan, satu tempat utama di ujung tombak Tim Dinamit sudah disegel oleh penyerang kelahiran 4 Februari 2003 tersebut.

Selain itu, berkat penampilannya bersama timnas Denmark di Kualifikasi Piala Eropa 2024, nama Rasmus Højlund kini sedang ramai-ramainya diburu oleh klub-klub besar Eropa. Dan sekali lagi, Atalanta adalah pihak yang paling beruntung.

Dari MU Hingga AC Milan, Ramai-Ramai Berburu Rasmus Højlund

Saat belum banyak klub mengejar tanda tangannya, Atalanta sudah bergerak cepat untuk mengamankan jasa Rasmus Højlund. Pelatih La Dea, Gian Piero Gasperini disebut sebagai sosok yang paling ngotot untuk mendaratkan lulusan akademi FC Copenhagen tersebut.

Namun, sebelum didaratkan oleh Atalanta ke Serie A pada musim panas tahun lalu, Rasmus Højlund sebenarnya sudah lama dicap sebagai penyerang muda Denmark yang menjanjikan. Ini terjadi di musim 2020/2021 saat Højlund berhasil mencetak 15 gol dalam 22 penampilan bersama tim U-19 FC Copenhagen.

Di musim berikutnya, ia berhasil menembus tim utama Copenhagen dan mencetak 5 gol di Liga Konferensi Eropa. Højlund juga berhasil mencatat 15 penampilan di Superliga Denmark. Namun, kurangnya menit bermain dan lebih banyak dipasang sebagai pemain pengganti membuat Højlund memutuskan menerima pinangan Sturm Graz pada Januari 2022. Kala itu, ia hanya dihargai €1,8 juta.

Tidak banyak yang menyangka kalau kepindahannya ke klub Bundesliga Austria itu membuat performanya meledak. Rasmus Højlund sukses mencuri perhatian dengan torehan 12 gol hanya dalam 21 penampilannya di semua kompetisi.

Performa itulah yang kemudian membuat Atalanta rela merogok koceknya hingga €17 juta untuk memenangkan perburuan Højlund di minggu terakhir bursa transfer musim panas 2022. Mengutip dari Goal, Atalanta disebut berhasil menyisihkan tawaran Newcastle United dan Club Brugge.

Bersama Atalanta musim ini, Rasmus Højlund tak langsung meledak. Ia terlihat masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan iklim Serie A Italia. Ini terbukti dengan torehan golnya. Sebelum jeda Piala Dunia 2022, Højlund hanya berhasil menghasilkan sebiji gol dalam 11 penampilannya di liga.

Namun, pasca pergantian tahun 2023, Rasmus Højlund sukses membayar kepercayaan Atalanta dengan ledakan performanya. 7 gol berhasil ia buat sebelum mendapat panggilan timnas Denmark di Kualifikasi Piala Eropa 2024. Untuk sementara ini, Rasmus Højlund tercatat sudah mengemas 8 gol dan 2 asis dalam 25 penampilannya bersama Atalanta.

Ledakan performanya bersama Atalanta dan timnas Denmark inilah yang kemudian membuat Rasmus Højlund digadang-gadang sebagai calon komoditi panas di bursa transfer musim panas nanti. Bukan tanpa sebab, usai keluar sebagai top skor sementara Kualifikasi Piala Eropa 2024, nama Rasmus Højlund langsung jadi rebutan banyak klub top Eropa.

AC Milan jadi salah satu peminatnya. Rossoneri sebenarnya sudah lama dirumorkan mengejar Rasmus Højlund sebagai deputi Olivier Giroud. Namun, dengan meledaknya performa Højlund, agak mudah untuk menyisihkan Milan dari perburuan.

Dengan kekuatan finansial Milan saat ini, kami agak sangsi mereka bisa memboyong Rasmus Højlund, kecuali mendapat diskon dari Atalanta. Pasalnya, dengan kontrak Højlund yang baru akan habis pada Juni 2027, harganya saat ini berdasarkan perhitungan transfermarkt, telah melambung hingga menyentuh €35 juta.

Untuk itulah, dua klub Premier League, Arsenal dan Manchester United jauh lebih berpeluang. Sebab, melansir dari Calciomercato, pihak Atalanta disebut telah memagari Rasmus Højlund dengan harga €45 juta. Dan beruntunglah kalian wahai fans Manchester United. Di awal tahun kemarin, Højlund pernah mengakui kalau dirinya adalah fans Setan Merah.

“Saya tidak akan menyembunyikan fakta bahwa saya adalah penggemar berat Manchester United. Jadi secara pribadi, ini akan menjadi salah satu hal terbesar bagi saya, tetapi tentu saja itu tidak berarti bahwa saya akan menolak klub-klub besar lainnya jika ada tawaran yang datang pada suatu saat nanti,” kata Rasmus Højlund dikutip dari Manchester Evening News.

Arsenal dan MU tak sendirian. Newcastle United yang di musim panas tahun lalu kalah dari Atalanta disebut kembali mencoba mengejar Rasmus Højlund. Selain mereka, Juventus yang mencari pengganti Dusan Vlahovic dan Real Madrid yang mencari pelapis Karim Benzema juga disebut meminati “The Next Erling Haaland” dari Denmark.

Kemiripan Rasmus Højlund dengan Erling Haaland

Højlund memang fenomenal dan bukan tanpa sebab mengapa dirinya mendapat julukan “The Next Erling Haaland”. Namun, bagaimana reaksi Højlund ketika dirinya disandingkan dengan Haaland?

“Saya melihat kesejajaran antara saya dengan Erling Haaland. Dia cepat, berkaki kiri, tinggi, memiliki naluri yang bagus untuk mencetak gol dan merupakan finisher berkelas. Mentalitasnya juga benar-benar gila!” ujar Rasmus Højlund dikutip dari Goal.

Pernyataan Rasmus Højlund memang benar adanya. Ia dan Haaland sama-sama berkaki kidal. Tingga badan keduanya juga tak jauh beda. Secara postur, keduanya juga punya banyak kemiripan. Inilah yang juga membuat Højlund dan Haaland sama-sama bertipikal penyerang yang unggul dalam permainan fisik.

Mirip dengan Haaland, Højlund juga bisa mencetak gol dengan kedua kakinya. 3 dari 5 gol yang ia cetak untuk timnas Denmark ia buat dengan kaki kirinya. 1 gol lainnya ia buat dengan kaki kanan dan 1 gol lainnya berasal dari sundulan kepala.

Namun, meski punya kemiripan dan dilabeli “The Next Erling Haaland”, torehan gol Rasmus Højlund tak sebanyak Haaland. Penyebabnya adalah gaya main keduanya. Dibanding Haaland, Højlund lebih banyak terlibat dalam build-up serangan.

Di bawah asuhan Gian Piero Gasperini, Rasmus Højlund kerap dipasang sebagai penyerang kedua yang mendampingi Duvan Zapata, Luis Muriel, atau Ademola Lookman dalam formasi 3-5-2. Højlund memang tergolong penyerang serbaguna. Ia kerap turun ke area yang lebih dalam untuk membantu merebut bola. Sebagai target-man, Højlund juga bisa melakukan kombinasi serangan, bahkan melebar ke area yang kosong untuk memberi ruang kepada rekan setimnya.

Inilah yang kemudian membuat catatan gol Rasmus Højlund tak sebanyak Erling Haaland. Meski begitu, tak bisa dipungkiri kalau keduanya memang punya kemiripan.

Lalu, apakah Rasmus Højlund juga akan mengikuti jejak Erling Haaland yang hijrah ke klub yang lebih besar usai meledak bersama klub kuda hitam? Jika terus tampil bak Dimanit Denmark, kepindahan Rasmus Højlund di bursa transfer mendatang hanyalah tinggal menunggu waktu.

Jadi, klub mana yang bakal memenangkan perburuan Rasmus Højlund?


https://youtu.be/9Okz7-EnLKY

Referensi: UEFA, Ugeavisen, Breaking The Lines, Manchester Evening News, 90min, Goal.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru