PR Newcastle United Sebelum Sah Jadi Klub Besar Eropa

  • Whatsapp
PR Newcastle United Sebelum Sah Jadi Klub Besar Eropa
PR Newcastle United Sebelum Sah Jadi Klub Besar Eropa

Pasca diakuisisi konsorsium Arab Saudi, Newcastle United masih terus menjadi bahan pembicaraan. Dibeli Public Investment Fund (PIF) yang dipimpin langsung Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman seketika membuat klub berjuluk The Magpies itu mendadak kaya. Banyak bintang sepak bola dunia yang juga mulai dirumorkan bakal segera dibajak oleh The Magpies.

Kini banyak pihak termasuk netizen kita yang mulai menduga-duga bakal sekuat apa Newcastle United di masa depan. Banyak pula yang membandingkan mereka dengan PSG dan Manchester City. Apakah mereka bisa jadi kekuatan baru di sepak bola Eropa atau bahkan dunia?

Memang, tak ada yang salahnya menduga-duga. Pun tak ada yang melarang kita untuk menghayal. Namun membayangkan Newcastle United bakal segera langsung jadi klub besar yang akan mengguncang sepak bola Eropa rasanya sangat picik.

Hingga pekan ke-8 Premier League musim ini, Newcastle United masih menghuni zona degradasi, tepatnya berada di posisi ke-19 alias hanya 1 tingkat di atas penghuni dasar klasemen. The Magpies juga kerap jadi lumbung gol bagi tim lain. Mereka juga hanya dilatih oleh pelatih sekelas Steve Bruce.

Terbaru, Newcastle baru saja kalah dengan skor 2-3 dari Tottenham Hotspur. Kekalahan tersebut membuat The Magpies makin tenggelam di zona degradasi dan hingga kini mereka belum meraih satu pun kemenangan. Makin memalukan tatkala laga yang digelar di St. James’ Park itu sendiri disaksikan beberapa perwakilan pemilik baru The Magpies, seperti Amanda Steveley, Jamie Reuben, Mehrdad Ghodoussi, dan Yasir Al-Rumayyan.

Di masa lalu, Newcastle United memang merupakan tim besar di tanah Inggris. Mereka juga punya sejarah yang begitu panjang. Itu sebabnya mereka punya basis fans yang besar dan mengakar kuat di Inggris. Namun tanpa merendahkan sejarah klub tersebut, Newcastle United yang dulu pernah diperkuat Kevin Keagen dan Alan Shearer itu kini hanyalah sebuah tim medioker.

Deretan Pekerjaan Rumah Pemilik Baru Newcastle United

Amanda Steveley yang memiliki 10% saham klub yang bermarkas di St. James Park itu juga menyadarinya. Ia tak menutup mata bahwa Newcastle United punya banyak PR untuk menjadi klub yang disegani.

“Anda dapat mendatangkan Direktur Olahraga terbaik di dunia tetapi Anda tidak memiliki infrastruktur. Staf medis Anda, fasilitas pelatihan Anda, mereka membutuhkan investasi yang sangat besar dan itulah yang perlu kami ketahui di setiap tingkat. Kami perlu menarik orang untuk bekerja dengan kami juga yang berbagi impian kami dan akan melakukannya,” kata Amanda Steveley dikutip dari chroniclelive.co.uk.

Pernyataan Amanda Steveley benar adanya. Kondisi Newcastle yang sekarang khususnya soal fasilitas dan akademi klub terbilang tertinggal dan perlu dibenahi dan dibangun setahap demi setahap.

Mari berpikir realistis. Dengan kondisi Newcastle yang sekarang, pemain bintang mana yang dengan sukarela mau membela klub tersebut? Jika bukan karena uang atau karena pengaruh orang dalam, rasanya sulit bagi Newcastle untuk menggaet pemain bintang dalam waktu dekat.

Ya, tak ada yang instan dalam sepak bola. Buktinya, klub yang punya kekuatan finansial begitu adidaya saja tak bisa menguasai Eropa dalam sekejap mata. Manchester City boleh saja menjadi kekuatan besar di Liga Premier Inggris saat ini. Atau PSG yang kini begitu mendominasi Liga Prancis. Namun seperti yang kita tahu, baik City atau PSG belum mampu mengangkat trofi Liga Champions.

Sebelum mereka, Chelsea adalah buktinya. Dibeli miliarder Rusia, Roman Abramovic pada tahun 2003, The Blues butuh waktu nyaris 1 dekade untuk mampu meraih trofi Liga Champions pertama mereka. Itupun mereka raih setelah melakukan banyak pembenahan dan menggelontorkan begitu banyak uang yang tak cuma sekadar untuk membeli pemain bintang saja.

Itulah yang juga jadi PR Newcastle United untuk bisa menjadi klub yang disegani. Mereka perlu melakukan berbagai pembenahan, tak cuma sekadar membajak pemain-pemain bintang dengan kekuatan uang mereka.

Kini makin santer dikabarkan bahwa The Magpies bakal segera memecat manajer mereka Steve Bruce dan akan segera menunjuk manajer baru yang jauh lebih berkualitas. Rumor yang makin berhembus kuat mengatakan bahwa Frank Lampard adalah kandidat terkuat saat ini.

Sebelum dengan mantan manajer Chelsea itu, Newcastle United sudah lebih dulu dirumorkan tengah mengincar Brendan Rodgers, Lucien Favre, hingga Antonio Conte untuk menjadi juru taktik mereka yang baru. Namun belakangan Rodgers menyatakan setia dengan Leicester City dan tak tertarik dengan proyek Newcastle.

Setali tiga uang, Antonio Conte disebut hanya mau dikontrak sejak awal musim, bukan di pertengahan musim. Belakangan nama Steven Gerrard juga masuk dalam bursa calon pelatih The Magpies.

Akan tetapi, ketimbang buru-buru merekrut pelatih berkelas, Newcastle United punya pekerjaan rumah yang jauh lebih mendesak. Yakni menunjuk seorang sporting director atau director of football. Posisi ini jauh lebih penting dan krusial ketimbang seorang manajer.

Manchester City adalah buktinya. Pada 2012 silam, mereka menunjuk Txiki Begiristain sebagai director of football. Mantan director of football Barcelona itu jadi kunci kedigdayaan City di Premier League saat ini. Dialah orang yang membawa Pep Guardiola ke kursi kepelatihan The Citizens. Txiki juga merupakan tokoh vital yang sukses menggaet banyak pemain bintang dunia.

Kandidat Director of Football Newcastle United

Seorang director of football punya tanggung jawab krusial nan besar dalam sebuah tim. Dialah yang bertanggung jawab dalam merancang dan mengawasi filosofi bermain di semua tim, baik tim akademi maupun tim utama. Hadirnya director of football akan sangat berguna dalam menjaga filosofi dan visi misi klub meski tim terus berganti pelatih.

Selain itu seorang director of football juga merupakan orang yang bertanggung jawab dalam mengembangkan jaringan scouting, termasuk juga menjual dan membeli pemain di bursa transfer. Dialah jembatan antara pelatih dan pemilik klub.

Tak lama setelah berganti kepemilikan, ada beberapa nama yang masuk dalam daftar kandidat calon director of football Newcastle United. Satu nama yang paling awal dibicarakan adalah Frank McParland. Pria Inggris berusia 62 tahun itu adalah mantan sporting director Brentford, Burnley, dan Nottingham Forrest.

Selain itu, McParland yang merupakan orang asli Liverpool adalah mantan ahli transfer The Reds. Ia bekerja di Anfiled sebagai kepala pemandu bakat pada periode 2003 hingga 2007 dan sebagai manajer akademi Liverpool pada 2009 hingga 2013. Namanya santer dikabarkan akan segera mendapat jabatan di The Magpies setelah dirinya terlihat bersama anggota konsorsium Public Investment Fund di Newcastle minggu lalu.

Namun belakangan ini, muncul kabar bahwa Frank McParland bukan tengah menunggu tawaran kontrak sebagai director of football Newcastle United. Mantan kepala rekrutmen Rangers FC itu dikabarkan akan bertindak sebagai penasihat perekrutan The Magpies.

Lalu, siapa saja calon kandidat director of football Newcastle United?

Kini, satu nama yang menghuni pole position adalah Ralf Rangnick, mantan director of football Red Bull Salzburg dan RB Leipzig. Pria Jerman berusia 63 tahun itu dijuluki ‘The Professor’ dan juga dikenal sebagai ‘bapak gegenpressing’.

Sayangnya, akan sulit untuk merekrut Ralf Rangnick dalam waktu dekat. Mantan pelatih Hoffenheim dan Schalke itu kini tengah berkeja sebagai ‘Head of sports and development’ di klub Liga Rusia, Lokomotiv Moskow. Bahkan ia baru saja menandatangani kontrak berdurasi 3 tahun pada 6 Juli kemarin.

Nama lain yang lebih memungkinkan untuk direkrut adalah Jason Wilcox. Pria Inggris berusia 50 tahun itu adalah direktur akademi Manchester City sejak 2017. Namun pengalamannya dalam tugas dan tanggung jawab yang jauh lebih besar bisa menjadi kendala.

Kandidat lainnya yang jauh lebih memungkinkan untuk direkrut adalah Michael Edwards. Edwards kini tengah bekerja sebagai sporting director Liverpool, tetapi kontraknya di Anfield akan segera berakhir di akhir musim ini. Sehingga, Newcastle United punya peluang besar untuk merekrutnya dalam waktu dekat. Itulah beberapa kandidat yang masuk dalam bursa calon director of football Newcastle United.

Perwakilan Public Investment Fund sendiri juga menyadari dan telah mengutarakan target awal mereka. Selain membenahi fasilitas hingga akademi klub, mereka juga sebenarnya telah terang-terangan mentarget manager dan director of football yang baru.

Pada akhirnya, jika seluruh PR itu mampu dicicil dengan sempurna oleh sang pemilih anyar, barulah fans The Magpies boleh mematok target tinggi dan membayangkan pemain-pemain bintang yang akan segera memenuhi St. James Park. Jika mampu mencapai titik itu, maka Newcastle United layak diperhitungkan sebagai klub besar Eropa.

***
Sumber Referensi: Inside Futbol, Sky Sports, Si, The Guardian, Chroniclelive.

Pos terkait