Nick Littlehales, Si Pelatih Tidur Untuk Para Pemain Bola

spot_img

Tidur menjadi sesuatu hal yang sangat penting bagi setiap manusia. Tidur menjadi sebuah istirahat yang harus dilakukan secara teratur, karena bila tidak maka setiap orang yang punya kebiasaan tidur buruk akan mudah terkena berbagai macam penyakit. Pasalnya, memiliki jam tidur buruk akan membuat tubuh mudah lelah dan tentunya gampang mengantuk.

Hal ini juga pastinya berlaku untuk para pemain sepakbola yang memang dituntut untuk memiliki kondisi bugar. Sebagai contoh, mega bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo yang menjadi satu nama yang benar-benar memahami apa itu manfaat tidur.

Baginya, tidur cukup menjadi salah satu tips untuk bisa menjaga kesehatan fisik maupun mental.

Ronaldo bisa tidur lima kali dalam sehari. Setiap tidur, dia hanya menghabiskan waktu selama 90 menit. Itu dilakukannya agar metabolisme tubuh terus aktif, dan tidak diam terlalu lama. Selain Ronaldo, ada juga sejumlah atlet lainnya yang mengerti betapa pentingnya tidur cukup, seperti Usain Bolt. Kemudian ada LeBron James yang menghabiskan waktu 12 jam untuk tidur, Serena Williams yang sudah tidur pada jam 7 malam, Lance Armstrong yang membutuhkan setidaknya enam jam waktu tidur untuk meningkatkan mood, performa, dan konsentrasi, sampai Roger Federer yang mengaku bugar ketika melewati waktu tidur selama sebelas jam.

Tidur, bagi setiap atlet, khususnya sepak bola, merupakan bagian dari latihan itu sendiri. Tidur berkualitas tidak hanya memberi efek positif terhadap otot, tetapi juga pada otak. Selain itu, tidur cukup juga berfungsi sebagai proses penguatan memori.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan tidur berkualitas? Untuk hal tersebut, pria bernama Nick Littlehales patut dianggap sebagai ahlinya.

Nick Littlehales adalah peneliti yang mempelajari tidur atau sang “pelatih tidur”. Fokusnya adalah untuk memaksimalkan pemulihan atlet dengan mengatur kualitas tidur mereka. Seperti diketahui, pada olahraga sepakbola, para pemain kerap melewati perjalanan panjang dan butuh waktu lama. Setelah sampai ditempat tujuan, mereka tak jarang langsung dihadapkan dengan program latihan untuk kemudian melakoni pertandingan.

Meski melewati jadwal yang tergolong padat, para pemain dituntut untuk tetap bugar ketika sudah tampil di atas lapangan. Maka dari itu, mereka lalu mempekerjakan seorang pelatih tidur, dimana salah satunya adalah Nick Littlehales.

Nick Littlehales diketahui telah bekerja dengan beberapa klub sepak bola terbesar termasuk Manchester United binaan Sir Alex Ferguson tahun 1992, dan pasukan Inggris binaan Sven-Goran Eriksson.

Sebagai seorang pelatih tidur, Nick punya sejumlah tips untuk mendapat tidur berkualitas. Diantaranya adalah berpikir dalam siklus bukan jam. Artinya, dia tidak menekankan seseorang untuk tidur 8 jam sehari. Namun dia lebih menekankan pada sebuah pola dimana tidur dilakukan setiap kelipatan 90 menit.

Tips berikutnya adalah, pikirkan tentang tidur lebih dalam waktu seminggu, bukan hanya semalam. Daripada mencapai jumlah waktu tidur tertentu setiap malam, Nick mengatakan yang lebih penting adalah mendapatkan jumlah siklus tidur yang tepat setiap hari dan setiap minggu. Dalam hal ini, dia memberi tips bila kita tidur larut malam, maka kita juga harus seimbangkan tidur dengan siklus tambahan pada malam berikutnya, atau coba rencanakan istirahat lebih awal di hari itu.

Cara agar mendapat tidur berkualitas berikutnya adalah kita harus tidur lebih singkat, namun juga lebih sering.

Ada saat-saat tertentu dalam satu hari di mana kita dirancang untuk beristirahat. Maka dari itu, gunakan waktu alami tersebut untuk benar-benar beristirahat, seperti pada siang hari, jam 5 atau 7 malam.

Dalam hal ini, Nick mengatakan kita bisa tidur dalam dua fase, yakni mengambil periode yang lebih pendek di malam hari tetapi melakukan pemulihan tengah hari, atau tiga kali yaitu beristirahat di malam hari, tengah hari, dan kemudian pada sore hari.

Yang tak kalah penting adalah, kita harus memiliki rutinitas yang jelas setelah bangun. Dalam tips ini, kita setidaknya dituntut untuk tidak buru-buru mengecek handphone ketika bangun. Lakukan berbagai hal sederhana namun jelas lainnya, seperti minum air putih, sarapan, berolahraga ringan, dan buang air kecil atau besar.

Tips terakhir adalah, sebisa mungkin, tidurlah dengan posisi seperti janin. Menurutnya, posisi ini akan membuat kita tidur nyenyak tanpa menggunakan bantal. Selain itu, latihlah diri untuk bernapas dengan hidung. Menurutnya, pernapasan mulut adalah salah satu penyebab kualitas tidur yang terganggu dan buruk.

Seperti yang sudah dijelaskan, Nick pernah bekerja untuk Manchester United. Ketika itu, pelatih Setan Merah, Sir Alex Ferguson meminta Nick bekerja untuk klub agar para pemain mendapat pola tidur yang baik, sehingga bisa tampil dalam kondisi bugar.

Ketika bekerja untuk MU, Nick diminta untuk membantu Gary Pallister yang mengalami kesulitan tidur akibat cedera yang diderita. Setelah Nick mulai melakukan tugasnya, dia memberi sedikit terapi dan pelatihan agar sang pemain bisa beristirahat dengan nyenyak.

Hasilnya luar biasa karena Pallister bisa tidur nyenyak dan cedera punggung pulih tidak lama berselang. Dari situ, Fergie benar-benar percaya pada sosok Nick untuk menjadikan anak buahnya memiliki tidur berkualitas.

Saat bekerja untuk Manchester United, Nick merekomendasikan kepada manajemen untuk menyediakan ruangan khusus yang dilengkapi kasur dan bantal rancangannya. Selain itu, dia juga meminta Ferguson untuk menetapkan aturan bahwa pemain wajib tidur siang. Aktivitas itu dilakukan setiap hari di sela-sela sesi latihan pagi dan sore setelah makan siang.

Setelah dilakukan berbagai macam pelatihan tidur, Manchester United memiliki pemain yang selalu tampil dengan kondisi bugar. Bahkan, gelar treble winner yang diraih MU pada musim 1998/98, turut mencatut nama Nick sebagai pelatih paling berjasa dalam tim.

Setelah kinerjanya terbukti di Old Trafford, Nick lalu dipekerjakan oleh Arsenal.

“Di Arsenal aku berbicara dengan banyak pemain hebat. Memang ada sedikit hambatan bahasa karena tim itu memiliki skuad dari banyak negara. Yang aku ingat adalah pemain seperti Thierry Henry ternyata benar-benar serius mendengarkan masukan ku. Dia mempraktekannya dan hasilnya semua orang sudah tahu,” ucap Nick.

Selain MU dan Arsenal, kehebatan Nick dalam melatih pemain untuk mendapat tidur berkualitas juga dirasakan oleh timnas Inggris dan juga Real Madrid di era pelatih Carlo Ancelotti.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=dRP1NuAi9YI[/embedyt]

 

Sumber referensi: superhuman, the guardian, the sun

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru