Momen Bocah 19 Tahun Dari Arsenal Hentikan Barcelona di Tahun 2011

spot_img

Musim 2010/2011, tepatnya bulan Februari. Saat itu, Arsenalnya Arsene Wenger sedang berada di atas awan. Meskipun di awal musim mereka mengalami naik turun, tapi the gunners bisa sampai ke pertengahan musim dengan lolos ke fase gugur Liga Champions.

Di pertengahan musim itu pertengahan bulan Februari, Arsenal sedang berada di kondisi yang baik. Mereka hanya kalah sekali sejak pertengahan Desember. Di tingkat domestik, mereka sedang berada di peringkat kedua Premier League dibawah Manchester United. Juga masih melaju sampai di perempat final FA Cup.

Arsenal vs Barcelona

Di tingkat eropa, Arsenal berhasil finis di peringkat kedua fase grup. Mereka duduk dibawah Shakhtar Donetsk yang merupakan juara bertahan Europa League. Dengan begitu, anak asuh Arsene Wenger berhak melaju ke fase gugur. Namun, disinilah meriam London menghadapi tantangan sebenarnya.

Arsenal harus berhadapan dengan Barcelona. Dan ini bukan sembarang Barcelona, tapi Barcelona era-nya Pep Guardiola. Mereka adalah tim terbaik sepanjang masa, dan sedang berada di puncak kejayaan dan kekuatan mereka yang tidak masuk akal.

Barcelona juga sudah jadi rintangan yang menghalangi Arsenal melangkah di kancah eropa. Seperti di tahun 2006, ketika blaugrana mengalahkan the gunners di laga final Liga Champions. Atau menghentikan mereka di perempat final Liga Champion satu tahun sebelumnya, dengan agregat 6-3.

Di bentrok mereka kali ini, Arsene Wenger harus memastikan anak asuhnya tampil maksimal demi menghindari rasa malu. Cukup aneh memang, ketika Arsenal di waktu itu menjadi tim yang tidak diunggulkan padahal bermain di kandang. Namun begitulah keadaanya, Barcelona adalah tim yang berbeda.

Untuk mengimbangi trio lini tengah Barca yang terkenal itu, Arsene Wenger juga memasang tiga pemain gelandang. Alex Song dan Jack Wilshere berduet jadi gelandang bertahan. Sedangkan Cesc Fabregas berdiri di depan mereka, untuk menambah daya gedor yang dipimpin oleh Robin van Persie.

Wilshere Beraksi

Yang tidak terduga dari pertandingan tersebut adalah bagaimana Jack Wilshere menjadi pusat perhatian. Padahal ia baru berusia 19 tahun pada saat itu. Tapi Wilshere mampu menolak didominasi oleh Xavi Iniesta dan Sergio Busquets.

Dengan gaya bertahannya yang apik, ia mampu memotong umpan-umpan pendek yang dilakukan lini tengah Barca. Wilshere seolah tanpa lelah berlari dan mengejar bola. Ia jadi kunci Arsenal untuk mematahkan skema tiki taka yang dijalankan Iniesta dkk.

Barca mampu unggul lebih dulu lewat gol dari David Villa di menit ke-26. Namun, kepala Wilshere tidak menunduk. Justru, itu jadi motivasi lebih untuknya. Wilshere beberapa kali berani menyapu bola dan membawanya sampai ke sepertiga lapangan depan. Dengan percaya diri memberikan umpan ke Van Persie untuk melakukan tembakan.

Untuk menambah daya serang, Arsene Wenger memainkan Andrey Arshavin dan menarik keluar Alex Song. Di menit ke-78 Van Persie membuka harapan pendukung Arsenal lewat gol cantiknya ke gawang Victor Valdes.

Pertandingan tinggal tujuh menit lagi, Wilshere mengawali skema serangan balik Arsenal. Andrey Arshavin mampu mengkonversi umpan dari Nasri menjadi gol. Itu jadi gol terakhir di pertandingan tersebut. Di akhir laga, Wilshere dinobatkan sebagai man of the match atas aksinya malam itu. Ia mengantongi Xavi dan Iniesta sehingga tidak bisa berbuat banyak.

Setelah pertandingan selesai, Pep Guardiola memuji penampilan Wilshere. “Wilshere adalah pemain top. Dia telah jadi kejutan bagi kami. Saya tidak mengenalnya di awal musim, tapi dia adalah pemain yang sangat hebat.” Ucap Guardiola.

 

Sumber referensi: UEFA, Sportbible, Planet, Arsenal

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru