Momen Berbuka Puasa Para Pemain Sepakbola Di Laga Penting

spot_img

Seluruh umat Muslim di seluruh dunia kini telah menyambut gembira bulan Ramadhan. Bulan penuh berkah dan ampunan ini juga banyak disambut oleh pesepakbola dunia yang beragama Islam. Karena menjadi hal yang tidak sama dengan hari-hari yang lain, terjadi banyak kejadian unik ketika seorang pemain Muslim tengah melakukan suatu pertandingan.

Salah satu hal yang tak jarang kita lihat adalah ketika para pemain berbuka puasa ditengah-tengah pertandingan yang mereka lakoni. Seperti baru-baru ini yang terjadi, ada momen unik di laga antara GZT Giresunspor melawan Ankara Keciorengucu, divisi dua Turki.

Ketika waktu sudah memasuki berbuka, terlihat pertandingan tersebut distop karena ada seorang pemain yang terkena cedera. Saat itu juga, tampak banyak pemain yang mengambil kesempatan untuk berbuka puasa. Sebagian besar pemain tersebut hanya minum sebotol air dan makan makanan ringan secukupnya.

Momen ini diunggah langsung oleh akun media sosial Ankara Keciorengucu. Diperlihatkan bahwa pemain berjersey merah tampak menikmati sajian berbuka mereka. Sementara itu, di bawah mistar tampak juga seorang kiper yang baru saja melepas dahaga melalui sebuah minuman yang diteguk.

Ternyata ada momen lainnya juga yang banyak menarik perhatian para pecinta bola di seluruh dunia. Ada beberapa pemain yang tampak berbuka puasa di pertandingan-pertandingan penting sekalipun.

Penasaran seperti apa? Simak ulasannya berikut ini.

Para Pemain Tunisia

Pada tahun 2018 lalu, di laga antara Tunisia melawan Turki di Stadion Geneve, Swiss, kiper Tunisia bernama Mouez Hassen sukses menyita perhatian khalayak.

Di laga itu, sang penjaga gawang dianggap berpura-pura cedera demi mempersilahkan rekan setimnya untuk berbuka puasa. Tepat pada menit ke 48, Hassen tergeletak di gawangnya usai berduel dengan bek Turki, Kaay Ayhan, saat dirinya mencoba menghalau tendangan bebas lawan.

Sebetulnya dia memiliki kesempatan untuk langsung bangkit, namun hal tersebut diurungkan olehnya. Sang kiper terjatuh di depan gawang dan lantas mengundang perhatian wasit. Tidak lama kemudian, sejumlah tim medis turut mengecek kondisi Hassen. Di momen itulah, ketika pertandingan terhenti, para pemain Tunisia justru banyak yang berlarian ke pinggir lapangan untuk berbuka puasa.

Disebutkan bahwa para pemain tersebut tampak meminum air dan memakan kurma. Beberapa wartawan pun membenarkan anggapan bahwa Hassen berpura-pura cedera. Pasalnya, ketika tim medis menandatanganinya, waktu berbuka puasa juga telah tiba. Bahkan ada yang menyebut bila Tunisia memang sudah mempersiapkan cara tersebut agar mereka mudah berbuka puasa.

Ternyata, cara ini juga sempat dilakukan oleh Hassen sebelumnya. Di laga melawan Portugal, tepat di menit ke 58, sang kiper juga berpura-pura cedera saat timnya masih tertinggal 1-2. Setelah seluruh tim berbuka puasa, Tunisia berhasil tampil lebih baik dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sampai peluit panjang dibunyikan.

Sumber: cnn

Mohamed Salah

Mohamed Salah menjadi salah satu pesepakbola terbaik milik Liverpool saat ini. Bintang yang berasal dari Afrika tersebut juga diketahui beragama Islam. Maka, tidak heran bila dirinya pernah dihadapkan dengan momen berpuasa dalam sebuah pertandingan.

Tak tanggung-tanggung, pada laga final Liga Champions Eropa melawan Tottenham Hotspurs beberapa tahun lalu, Mo Salah dikabarkan tetap menjalankan ibadah puasa. Menjalani laga final di Wanda Metropolitano, Mo Salah harus menjalani ibadah puasa selama kurang lebih 16-17 jam. Jadi meski pertandingan dilakukan pada jam 21.00 waktu setempat, mereka harus menunggu sekitar 44 menit lagi untuk berbuka puasa.

Momen berbuka puasa untuk sang pemain itupun hadir pada penghujung babak pertama. Ketika pertandingan berhenti sejenak, Mo Salah terlihat meminum air dari botol. Ia mengambil botol berisi air dari official Tottenham Hotspur saat Jan Vertonghen sedang menjalani perawatan.

Uniknya, pemain The Lilywhites, Moussa Sissoko juga terlihat berbuka puasa setelah menerima minuman dari Salah.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, sendiri memang tidak melarang para pemainnya untuk melakukan ibadah puasa. Dia begitu menghormati keputusan para pemain selama mereka mampu menjaga profesionalitas.

“Tak masalah sama sekali dengan para pemain yang menjalankan puasa karena aku menghormati agama mereka,” papar Klopp

Pertandingan itu sendiri dimenangkan oleh Liverpool dengan skor 2-0, sekaligus memberi gelar Liga Champions ke enam bagi klub asal Inggris tersebut.

Sumber: bola bisnis

Noussair Mazraoui dan Hakim Ziyech

Masih di laga Liga Champions Eropa, kali ini, dua pemain Ajax Amsterdam Noussair Mazraoui dan Hakim Ziyech juga melakukan hal yang sama dengan Mo Salah. Di laga yang tergolong penting tersebut, dua pemain itu terlihat menyempatkan diri untuk berbuka puasa di tengah pertandingan yang berlangsung.

Di fase semifinal Liga Champions Eropa melawan Tottenham, Noussair Mazraoui dan Hakim Ziyech berada dalam kondisi berpuasa. Kemudian, tepat pada menit ke 22, kedua pemain tersebut terlihat membatalkan puasa.

Kedua pemain itu terlihat berbuka puasa dengan sebuah gel energi.

Hampir sama dengan Spanyol, waktu berbuka puasa di Belanda juga terjadi pada lebih dari jam sembilan malam, atau pukul 21.22.

Sebelum pertandingan, baik Ziyech maupun Mazraoui memang sudah berkomitmen untuk tetap menjalankan ibadah puasa.

“Aku akan berpuasa,”

“Kami bermain pukul 21.00 dan aku bisa minum setelah pukul 9.15. Kalau bermain, aku akan melipir ke pinggir lapangan untuk minum sedikit,” kata Mazraoui.

Sayangnya, pertandingan yang dilakoni ketika itu memunculkan kekecewaan setelah mereka harus kalah dari Spurs dan tersingkir dari perburuan gelar Liga Champions Eropa.

Sumber: Bolasport

Rais M`Bohli

Piala Dunia 2014 yang dihelat di Brasil bertepatan dengan momen Bulan Ramadhan. Praktis sejumlah pemain Muslim yang turut tampil di ajang tersebut pun menjadi sorotan.

Adalah timnas Aljazair, yang ketika itu para pemainnya kebanyakan beragama Islam, terlihat tengah menjalani aktivitas berbuka puasa dalam sebuah pertandingan. Di laga melawan Jerman dalam babak 16 besar, pelatih Vahid Halilhodžić mengatakan bila para anak asuhnya tetap menjalani ibadah puasa.

Hal itu pun memang benar adanya setelah kiper Rais M’Bolhi tampak menempatkan sekantong makanan ringan di sebelah gawangnya. Di akhir babak pertama, setelah matahari mulai terbenam, Rais terlihat mengambil kantung makanan yang diperkirakan berisi kurma dan langsung memakannya sembari keluar lapangan.

Meski menjalankan ibadah puasa, Rais tetap tampil maksimal dalam laga itu. Bahkan, dia turut membantu Aljazair dalam memberi perlawanan ketat bagi Jerman. Buktinya, dia mampu menjaga gawangnya tetap perawan selama 90 menit lawannya. Jerman baru bisa mencetak dua gol di babak tambahan, untuk kemudian dibalas satu gol oleh Aljazair.

Meski kalah, permainan Aljazair ketika itu berhasil tuai banyak pujian.

Sumber: Liputan6

 

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru