Misteri Fred: Pemain yang Tak Pantas Dihargai 60 Juta Pounds

spot_img

Fred adalah pemain termahal ketiga yang pernah dibeli Jose Mourinho, tapi dia belum jua mendapat kepercayaan Mou untuk tampil reguler. Bagaimana ini bisa terjadi?

Dia akan tampil di Old Trafford tiap pekan. Tugasnya antara lain untuk membuat para penggemar United di stadion selalu tersenyum. Yap, dia adalah Fred the Red, maskot resmi Manchester United. Di dalam skuad, ada pula pemain yang bernama Fred. Ia memiliki postur 167 centimeter, yang membuatnya tampak seperti liliput di lini tengah United.

Situasi saat derbi melawan Manchester City bisa dibilang menggambarkan keadaan Fred saat ini. Saat er itu, Paul Pogba sedang cedera, dan dua tempat lain di lini tengah sudah diisi Nemanja Matic dan Ander Herrera. Meski Fred sedang fit, Jose Mourinho memilih memainkan pengganti super jadi starter, yang bahkan tak sanggup bermain 90 menit penuh, Marouane Fellaini.

Seperti yang dikatakan Mou sesudah laga, Fellaini bisa saja jadi kartu truf mematikan seandainya baru dipasang pada menit-menit terakhir pertandingan dengan Fred tampil sebagai starter. Sayangnya, pencadangan Fred membuatnya menyandang gelar tak resmi sebagai pilihan kelima United di tengah pada musim ini. Simpulannya jelas: Mourinho tak menaruh kepercayaan terhadap pemain termahal ketiga yang dibeli olehnya.

Jika melihat pesaing-pesaing United, masing-masing dari mereka telah menemukan kehidupan baru bersama pemain anyar. Jorginho membantu revolusi Sarri di Chelsea. Alisson memainkan peran dalam meningkatkan kualitas defensif Liverpool. Lucas Torreira juga telah menjadi batu karang di depan pertahanan Arsenal. Riyad Mahrez pun punya statistik gol dan assist per pertandingan mengagumkan di liga.

Di Manchester United, terdapat gelandang serang bernama Fred. Pria berusia 25 tahun tersebut konsisten tampil mengecewakan. Ia tidak bisa menyamai level gelandang-gelandan lainnya dari pekan ke pekan. Salah satunya disebabkan belum ditemukannya peran Fred dalam tim. Di Shakhtar Donetsk, posisi terbaik Fred menurut pelatihnya adalah “gelandang serang dalam formasi dua gelandang”.

Dari segi gaya main dan postur, Fred juga terlihat tak cocok dengan taktik Mourinho. Klub rival Manchester City, melalui Pep Guardiola, sebenarnya menargetkan Fred untuk menjadi pengganti jangka panjang Fernandinho. Pep percaya Fred mampu tampil baik dengan peran agak ke belakang, dan melibatkannya dalam konstruksi penyerangan sedari awal.

Di Manchester United, berkat gaya main Mourinho, hal terpenting yang harus dipunyai pemain ialah kekuatan fisik, bukan teknik (seperti halnya Guardiola). Sekali lagi, Fred mungkin menghadapi ketidakberuntungan dengan posturnya.

Mengingat Mourinho pernah curhat ia tidak sanggup membeli pemain yang diinginkannya, bisa jadi Fred datang ke United bukan atas keingingan Mourinho. Meski dilabeli “pemain unik yang akan menjadi pemain terbaik di posisinya” oleh pelatihnya di Shakhtar, nyatanya Fred berada di belakang Nemanja Matic, Ander Herrera, Paul Pogba, dan Marouane Fellaini dalam pemilihan gelandang.

Dengan harga lebih dari 60 juta Euro, Fred sudah bisa disebut sebagai pembelian gagal. Ia hanya akan jadi cadangan kelima, bahkan keenam jika Scott McTominay mampu menyeruak lagi…

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru