Mengingat Hattrick Terbaik Yang Pernah Dibuat Rivaldo Tahun 2001

spot_img

Dalam setiap lembar kehidupan, pasti terselip sebuah kisah yang patut untuk dikenang. Dalam hal ini, Rivaldo Vitor Borba Ferreira atau yang akrab disapa Rivaldo, menjadi salah satu fenomena yang tak boleh dilupakan. Lahir di negeri Samba 48 tahun silam, Rivaldo telah mengukir namanya sendiri dalam dunia sepakbola. Memiliki kaki kiri yang mematikan, Rivaldo telah menorehkan sejumlah prestasi gemilang sepanjang karirnya.

Selama 24 tahun, Rivaldo melanglang buana ke beberapa negara untuk memamerkan bakatnya dalam mengendalikan si kulit bundar. Karir Rivaldo terbilang luar biasa, ia pernah membela 14 klub berbeda. Dari semua itu, Rivaldo berhasil mencetak 377 gol dari 813 penampilan di semua kompetisi.

Dari sekian pertandingan yang sudah ia jalani, penampilannya di piala dunia 2002 bersama timnas Brasil mungkin menjadi salah satu yang terbaik. Rivaldo yang beroperasi di lini sentral tim melakukan tugasnya dengan sangat baik. Pemain yang terkenal dengan kecepatannya itu menjadi partner yang baik untuk Ronaldo di lini depan. Rivaldo sendiri mencetak total 5 gol sepanjang perhelatan di Korea dan Jepang.

Bahkan, setahun sebelum berlangsungnya piala dunia 2002, Rivaldo sudah menorehkan tinta emas bersama klubnya, Barcelona. Meski bukan pada sebuah turnamen seperti saat ia membawa Brasil menjadi jawara dunia, namun dalam salah satu pertandingannya saat melawan Valencia , Rivaldo mampu membuat dunia percaya bahwa ia memang layak disebut sebagai pemain terbaik negeri samba.

Kala itu, pada 21 juni 2001, Rivaldo menjadi pahlawan atas kemenangan Barcelona melawan Valencia, kesebelasan yang pada masa itu merupakan salah satu tim terkuat di persepakbolaan Spanyol. Pertandingan antara Barcelona melawan Valencia itu sendiri terjadi di pekan terakhir La Liga musim kompetisi 2000/2001.

Di musim tersebut, Barcelona mengalami kampanye yang cukup sulit. Setelah pengunduran diri Louis Van Gaal di akhir musim sebelumnya, Barca menunjuk mantan pelatih Real Betis, Lorenzo Serra Ferrer.
Akan tetapi karir Lorenzo sebagai juru taktik Barcelona hanya bertahan hingga pekan ke 31 La Liga. Akibat kekalahan dari Osasuna, ia dipecat dan perannya digantikan oleh Carles Rexach.

Meski begitu, dengan sisa-sisa musim tersebut, Rexach belum mampu sepenuhnya membimbing Barcelona menjadi pesaing serius di tabel klasemen papan atas. Buktinya, Barcelona kehilangan poin dari Real Oviedo dan Real Valladolid di pekan-pekan terakhir La Liga. Hal itu membuat posisi Barca di klasemen sementara berada di luar empat besar sebelum laga terakhir musim tersebut digelar.

Andai mereka gagal mendapatkan tiket ke Liga Champions musim selanjutnya, maka finalis Liga Champions sebanyak dua kali di era 90-an itu harus menghadapi kemungkinan terburuk. Posisi Barcelona di Liga Champions musim berikutnya tergantung pada hasil melawan Valencia di Camp Nou. Los Che yang dilatih Hector Cuper merupakan klub yang sangat disegani. Mereka baru saja kalah di final Liga Champions kedua secara berturut-turut.

Valencia datang ke Camp Nou di pekan penentuan dalam kondisi terbaik. Trio pemain Argentina, Roberto Ayala, Kily Gonzales dan Pablo Aimar melengkapi deretan gelandang terbaik dari semenanjung Iberia, macam David Albelda dan Ruben Baraja.

Tapi pelatih Barcelona, Rexach tetap percaya diri. Lagipula, dia memiliki Rivaldo, Pemain Terbaik Dunia FIFA dan peraih Ballon d’Or pada tahun 1999. Pelatih Barcelona percaya jika Rivaldo adalah seorang pria yang bisa melakukan apa saja pada zamannya.

Sebelum pertandingan digelar, kala itu, di pekan 37 Valencia berada di peringkat 4 (batas terakhir zona Liga Champions) dengan poin 63, sementara Barca di posisi kelima dengan 60 poin. Barca membutuhkan kemenangan untuk menggeser Valencia di peringkat 4.

Meskipun jika menang poin Blaugrana dan Valencia sama-sama 63, namun Barca berhak duduk di posisi keempat karena unggul head to head dan selisih gol. Disaksikan lebih dari 90 ribu penonton, Barcelona, ​​yang mengenakan kostum tradisional biru dan merah, memulai laga dengan sempurna. Sang maestro Brasil memberi mereka keunggulan dari tendangan bebas setelah waktu berjalan empat menit.

Dari jarak sekitar 25 meter, Rivaldo melepaskan sepakan kaki kirinya yang mematikan ke sisi kiri gawang Valencia yang dikawal kiper legendaris, Santiago Canizares. Bola yang meluncur melewati pagar pemain berhasil masuk tanpa bisa dijangkau Canizares.

Tertinggal satu kosong, Valencia tak tinggal diam, pada menit ke 25, gelandang Ruben Baraja menyamakan kedudukan lewat sundulan memanfaatkan umpan sepak pojok.
Skor sama kuat ini membuat laga berjalan semakin seru. Rivaldo yang menjadi otak serangan Barcelona juga beberapa kali mengancam gawang Valencia.

Talenta berbakat milik Rivaldo kembali memperdaya kiper Canizares di menit ke 44. Sebelum melepas tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti, Rivaldo menipu seorang pemain belakang lawan. Kiper Canizares pun tidak bisa menjangkaunya.

Sayangnya, Valencia kembali samakan kedudukan dua menit pasca jeda. Lagi-lagi, gelandang terbaik milik mereka, Ruben Baraja yang jadi pelakunya. Baraja sukses menanduk bola hasil umpan tendangan bebas dari sisi kiri serangan Valencia. Skor imbang membuat Barcelona cemas, apalagi dengan tiga menit tersisa dan skor masih 2-2. Tapi Rivaldo menemukan satu lagi momen ajaib dalam dirinya.

Tepat di menit ke 88, tuah sakti Rivaldo kembali buat penonton terpana. Menerima umpan panjang dari Frank de Boer, Rivaldo menahan bola menggunakan dada di luar kotak penalti, sedetik kemudian ia melakukan tendangan salto dan bola menembus mulus ke sisi kiri gawang Valencia.

Sebuah gol indah pun tercipta, atas gol tersebut, publik Camp Nou bersorak gembira, mereka merasa sudah dekat dengan kemenangan. Rivaldo mencetak hattrick, membuat gol sensasional dan akhirnya mengantar Barcelona ke Liga Champions.

Setelah pertandingan, Rivaldo mengatakan: “Apa yang terjadi malam ini luar biasa. Saya mendedikasikan gol kemenangan untuk semua pemain yang telah berjuang begitu keras sepanjang musim dan semua pendukung yang telah sangat menderita. Saya senang membuat mereka bahagia dengan gol saya.” (Dikutip Givemesport).

Menciptakan sebuah gol cantik di saat krusial penuh tekanan bukanlah satu hal mudah, ditambah lagi gol tersebut merupakan sebuah hattrick. Maka, lengkap sudah malam itu untuk Rivaldo mencetak sejarah indah dalam dunia sepakbola. Hingga kini gol tersebut masih menjadi salah satu gol terbaik Barca sepanjang sejarah.
Rivaldo juga sukses menyelamatkan Barcelona dari rasa malu.Tentu saja, kala itu Barca tidak akan lolos kualifikasi, jika Rivaldo tidak mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya. Yang pada akhirnya, membuat Barça mencapai semifinal Liga Champions di musim selanjutnya.

Di musim 2000/01, secara individual inilah permainan terbaik Rivaldo. Pasalnya, dalam semusim Rivaldo mampu mencetak 36 gol, hal ini merupakan catatan terbaiknya selama berseragam Barcelona. Meskipun mendekati akhir musim pelatih Barca diganti oleh Carles Rexach, ia tidak kehilangan tajinya. Meski Rivaldo sukses besar sebagai seorang individu, namun sayang, tidak dengan Barca. Musim itu sangat buruk, Barca hanya finish di posisi keempat, itupun baru dipastikan pada jornada terakhir lewat kegemilangan seorang Rivaldo.

Musim tersebut merupakan musim keempat Rivaldo bersama Barcelona. Empat musim yang telah dilewatinya sangatlah gemilang, meskipun tim hanya sukses pada dua musim pertama, tapi secara individu Rivaldo selalu menakjubkan di setiap musimnya.

Tibalah di musim kelima tepatnya pada 2001/02 yang ternyata menjadi musim terakhirnya. Kedatangan Javier Saviola secara tidak langsung mengurangi menit tampilnya. Selain itu, ia juga kerap dilanda cedera sehingga performanya tidak maksimal. Ditambah kondisi ini merupakan akhir tahun kontraknya, manajemen Barca akhirnya memutuskan melepasnya secara gratis di penghujung musim ke AC Milan. Di klub Catalan, Rivaldo mengoleksi 130 gol dari 235 penampilan.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru