startingeleven Penikmat Sepak Bola

Mengenal Bintang Baru MU Axel Tuanzebe, Pemain Yang Bikin Neymar dan Mbappe Terlihat Culun

2 min read

Manchester United sukses membungkam PSG 2-1 dalam ajang Liga Champions grup H di Stadion Parc Des Princes. Pada pertandingan tersebut, MU sebenarnya turun dengan kekuatan pincang, setelah sang kapten Harry Maguire absen karena cedera dan mereka juga belum bisa memainkan Edinson Cavani, namun diluar dugaan MU mampu mengalahkan Neymar dkk.

Ada banyak faktor, sebut saja taktik kejutan Solskjaer dengan formasi tiga bek, tapi yang tak kalah penting adalah performa Axel Tuanzebe sebagai bek-tengah-kanan. Ya, Tuanzebe mencuri perhatian di Paris berkat performa apiknya kontra PSG di partai perdana Liga Champions musim ini.

Tuanzebe dijadikan starter oleh Solskjaer untuk mengisi peran yang ditinggalkan Maguire. Ia bertandem dengan Victor Lindelof dan Luke Shaw di lini belakang. Tuanzebe menjawab kepercayaan tersebut dengan baik. Ia berulang kali memutus pergerakan Kylian Mbappe dan Neymar, tekelnya bersih, sempurna untuk mengatasi pemain-pemain gesit PSG.

Mengutip Statman Dave, analis statistik yang bekerja sama dengan laman resmi United, Tuanzebe mencatatkan 100 persen menang duel wilayah, 92 persen umpan akurat, tujuh sapuan, dua pelanggaran dan satu blok di pertandingan tersebut.

Tuanzebe jelas menjadi bintang pada laga itu. Performa bek 22 tahun ini pun terbilang mengejutkan, bahkan untuk Ole Gunnar Solskjaer sendiri. Betapa tidak, ini adalah penampilan pertama Tuanzebe setelah 10 bulan menepi karena cedera. Dia seharusnya tidak bermain andai Maguire tidak cedera ringan. Solskjaer setengah berjudi dengan menurunkan Tuanzebe kontra tim sekuat PSG, dan kali ini perjudiannya terbayar lunas.

“Axel [Tuanzebe] tampil fantastis. Dia telah menepi selama 10 bulan, jadi menyuguhkan performa sebagus ini melawan Neymar dan Mbappe pun hampir mengejutkan kami. Kami tahu dia pemain bagus, tapi tampil seperti itu di malam seperti ini terbilang fantastis,” Ucap Solskjaer.

Pujian juga datang dari penjaga gawang Manchester United, David De Gea. “Dia luar biasa hari ini. Dia bermain melawan dua pemain terbaik dunia di Neymar dan Mbappe jadi dia melakukannya dengan sangat, sangat baik,”.

Axel Tuanzebe lahir pada 14 November 1997 di kota Bunia negara kongo. Tuanzebe dikenal sebagai bek yang memiliki kemampuan sangat baik dalam membaca pergerakan serangan tim lawan. Kecepatannya yang tinggi pula membuatnya sulit dilewati para pemain lawan.

Tuanzebe merupakan produk akademi Manchester United. Ia menimba ilmu di sana sejak usia 8 tahun hingga 17 tahun. Di akademi MU, Tuanzebe satu angkatan dengan Marcus Rashford. Tuanzebe bahkan lebih dulu dipromosikan di skuat utama Setan Merah empat bulan sebelum Rashford dipromosikan Louis van Gaal, pelatih MU kala itu.

Sayangnya, Tuanzebe merupakan satu dari empat pemain yang gagal berada di bangku cadangan tim utama lantaran mengalami cedera. Saat memperkuat tim junior MU, Tuanzebe pernah membawa tim U-21 MU juara premier league pada 2014/15, sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik musim itu.

Tuanzebe baru merasakan debut di tim utama Manchester United pada 29 januari 2017, saat menghadapi Wigan Athletic pada ajang Piala FA di Old Trafford. Empat hari kemudian, ia memperpanjang kontraknya di MU hingga 2020, dengan opsi satu tahun lagi.

Pada 7 Mei 2017, Tuanzebe menjadi starter untuk pertama kalinya, dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 2-0 dari Arsenal di Liga Primer. Masih di bulan yang sama, Ia memenangkan penghargaan Denzil Haroun Reserve Team Player of the Year.

Untuk mendapatkan pengalaman bertanding, MU meminjamkan Tuanzebe ke klub Championship Aston Villa pada tahun 2018 hingga 2019. Di klub tersebut Tuanzebe tampil apik dan sukses mengantarkan Aston Villa promosi ke liga primer, hingga pada tahun 2019 MU memulangkan Tuanzebe ke Old Trafford.

Namun naas, musim lalu Tuanzebe minim mendapatkan kesempatan bermain. Cedera berkepanjangan membuatnya lebih banyak menonton pertandingan dari jauh. Tercatat, hanya 10 kali Tuanzebe tampil di atas lapangan.

Di level internasional, meski lahir di Kongo, Tuanzebe lebih memilih membela Inggris, dia masuk ke skuad U-19 Inggris pada tahun 2016 dan pada 2017 kembali dipanggil untuk perkuat timnas U-20, di mana ia bermain sebanyak 9 kali. Sukses bersama Timnas U-19,Tuanzebe dipanggil untuk membela timnas U-20 Inggris pada tahun 2017.

 

startingeleven Penikmat Sepak Bola

Jadi Pemain Termahal el Real, Mengapa Performa Luka Jovic Tak…

Luka Jovic baru saja resmi kembali ke Eintracht Frankfurt dari Real Madrid melalui status pinjaman. Kabar itu dilaporkan langsung oleh akun Twitter resmi klub...
Garin Nanda Pamungkas
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *