Mengejutkan! 5 Pemain Bintang Yang Pernah Ditolak FC Barcelona

  • Whatsapp
Mengejutkan! 5 Pemain Bintang Yang Pernah Ditolak FC Barcelona
Mengejutkan! 5 Pemain Bintang Yang Pernah Ditolak FC Barcelona

FC Barcelona mungkin masih disebut sebagai salah satu klub terbesar saat ini. Meski sempat terseok di awal musim ini, skuad asuhan Ronald Koeman mampu bangkit dan kembali tunjukkan kualitas. Hal itu tidak lepas dari peran para pemain yang mulai selaras. Messi dan kolega layak disebut sebagai kandidat juara musim ini, baik di kompetisi lokal maupun Eropa.

Dalam sejarahnya, mereka memang telah banyak meraih trofi dan kumpulkan bakat-bakat mengagumkan.

Bacaan Lainnya

Dalam sejarahnya pula, el Barca pernah berkesempatan untuk mendapatkan deretan pemain bintang ini. Akan tetapi mereka malah menolak dengan alasan yang cukup membuat semua orang terheran. Kira-kira siapa sajakah pemain tersebut? Berikut kami berikan daftarnya.

Erling Haaland

Ariedo Braida, yang merupakan mantan penasehat FC Barcelona, mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan.

Dia mengatakan bila FC Barcelona pernah melewatkan kesempatan memboyong bintang asal Norwegia, Erling Haaland. Penolakan terhadap transfer Haaland dilakukan dengan alasan bahwa sang pemain tidak memiliki karakter yang diinginkan kubu el Blaugrana.

“Aku tengah mempelajari sejumlah pemain. Aku menulis beberapa nama, termasuk Erling Haaland, ketika dia masih bermain di Norwegia,”

“Tapi kemudian klub mengatakan bahwa Haaland tidak memiliki profil Barcelona. Ketika itu, aku juga menyarankan nama seperti Nicolo Barella, yang sekarang di Inter, atau Nicolo Zaniolo, yang bermain di Roma,” ujar Braida.

Apa yang dilakukan FC Barcelona terhadap Haaland mungkin masih disesali oleh mereka sampai saat ini. Betapa tidak, Haaland kini menjadi salah satu pemain paling diburu di Eropa. Dia menjadi pemain muda berbakat dengan kemampuan mencetak gol luar biasa.

Sumber: onefootball

Karim Benzema

Karim Benzema sempat menjadi pemuda terbaik yang pernah dimiliki Lyon. Setelah itu, dia langsung menjadi buruan klub besar Eropa, hingga Real Madrid menjadi tim yang paling beruntung karena sukses mendapatkan tanda tangannya.

Sampai musim 2019/20, sejak didatangkan el Real dengan nilai sebesar 35 juta euro atau setara 591 miliar rupiah, Benzema sudah berhasil mencetak sebanyak 243 gol dan 13 assist. Dia juga sudah menyumbangkan seluruh trofi yang tersedia, termasuk La Liga, Liga Champions Eropa, hingga Piala Dunia Antar Klub.

Namun sebelum berjaya bersama Real Madrid, tahukah kalian bila FC Barcelona memiliki kesempatan untuk lebih dulu memboyong Benzema?

Tepat pada tahun 2008 silam, FC Barcelona tengah mencari striker baru, dimana nama Benzema masuk didalamnya. Txiki Begiristain, sekretaris teknis di Barcelona, pun langsung terjun dan menyambangi rumah sang pemain di Lyon. Akan tetapi, dia lalu mengurungkan niatnya untuk melanjutkan negosiasi setelah Benzema dianggap memiliki sikap yang sangat buruk.

Menurut Txiki Begiristain, Benzema merupakan tipe pemain yang tidak sopan karena selalu menunjukkan sikap acuh ketika diajak bicara. Dirinya pun takut bila sikap tersebut akan membuat sang pemain kesulitan beradaptasi.

Sumber: 90minutes-football

Alphonso Davies

Alphonso Davies menjadi salah satu pemain paling beruntung saat ini. Pasalnya, ia tercatat sebagai punggawa FC Bayern yang baru saja mengoleksi sebanyak enam gelar dalam satu musim kompetisi. Dia yang kini masih berusia 20 tahun sudah memiliki skil dan kecepatan luar biasa.

Bergabung dengan FC Bayern mungkin menjadi sebuah anugerah bagi Davies, karena sebelum diminati oleh raksasa Jerman tersebut, Davies pernah punya kesempatan untuk bergabung dengan FC Barcelona. Akan tetapi, jurnalis olahraga kenamaan Spanyol, Luis Omar Tapia, menyebut bila klub yang bermarkas di Camp Nou telah menolak untuk merekrutnya.

Omar Tapia menjelaskan bila Davies telah ditawarkan ke Barcelona oleh eks bintang mereka, Hristo Stoichkov. Akan tetapi presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, menolaknya. Menurut Tapia, alasan Bartomeu menolak sang pemain adalah karena Davies merupakan pemain berkebangsaan Kanada. Sang presiden merasa tidak yakin dengan pemain yang berasal dari negara tersebut.

Namun mungkin keputusan tersebut bakal disesali olehnya. Pasalnya seperti yang sudah dijelaskan, Davies malah menjelma menjadi salah satu pemain terbaik di liga top Eropa saat ini.

Sumber: AS

Cristiano Ronaldo

Kabar tentang Ronaldo yang pernah ditolak oleh FC Barcelona mungkin sudah diketahui banyak orang. Ya, Ronaldo yang pernah berjaya bersama Real Madrid hingga kini terus melanjutkan karirnya bersama Juventus, pernah memiliki kesempatan untuk bergabung dengan FC Barcelona.

Tepat pada tahun 2003 silam, Ronaldo pernah berkesempatan untuk bergabung dengan el Barca dan berada satu tim bersama Lionel Messi. Hal itu terjadi ketika Ronaldo masih berseragam Sporting Lisbon. Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengklaim punya kans untuk mendatangkan Ronaldo. Akan tetapi Barcelona saat itu sudah terlanjur merekrut Ronaldinho, sehingga kesempatan untuk datangkan Ronaldo pun diurungkan.

Meski gagal mendatangkan Ronaldo yang pada akhirnya menjadi bintang sepakbola, Laporta sama sekali tidak menyesali keputusannya saat itu.

“Salah satu agen nya mengatakan punya pemain yang seharusnya dijual ke Manchester United dengan harga 19 juta pounds, tapi mereka mau menjual ke kami 17 juta pounds,” ujar Laporta.

“Tapi kami sudah berinvestasi untuk Ronaldinho saat itu. Cristiano bermain lebih ke pinggir, ketimbang tengah. Kami merasa sudah mengcover sektor itu. Jadi kami menolaknya dan aku tidak menyesalinya,” tegas Laporta.

Sumber: sportbible

Mesut Ozil

Nama Mesut Ozil sukses melambung tinggi ketika dia masih berseragam Werder Bremen.Setelah itu, pasca membela timnas Jerman di ajang Piala Dunia 2010, nama Ozil menjadi incaran banyak klub Eropa, menyusul permainannya yang begitu luar biasa.

Ozil disebut sebagai calon bintang besar dengan permainan luar biasa, terutama umpan-umpan yang begitu akurat. Dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan FC Barcelona, begitu tertarik untuk mendatangkan Ozil.

Mulanya, Ozil tertarik untuk bergabung dengan FC Barcelona, karena memang pada saat itu, klub Katalan merupakan tim yang selalu menunjukkan permainan indah di bawah asuhan Pep Guardiola. Ozil sangat tertarik untuk menjadi bagian darinya.

Akan tetapi, ketika melakukan pertemuan dengan klub, Ozil tidak melihat adanya keseriusan dari pihak klub. Saat itu, pelatih el Barca, Pep Guardiola tidak hadir dalam pertemuan, sehingga Ozil menganggap bahwa Barcelona tidak benar-benar menginginkannya. Dia tidak mau nasibnya berakhir tidak baik karena sikap Pep Guardiola.

Setelah itu, dia putuskan untuk melakukan negosiasi dengan Real Madrid, dan ya, disana, dia disambut dengan sangat antusias. Akhirnya, Ozil pun lebih memilih bergabung dengan tim ibukota.

“Setelah Piala Dunia 2010, Real Madrid, Barcelona, Arsenal, Bayern Munchen, dan Manchester United menginginkan ku. Favorit ku saat itu Barcelona, aku tidak pernah melihat tim lain bermain seindah mereka,”

“Aku kira aku akan bergabung dengan Barcelona, tapi sepertinya Guardiola tidak benar-benar menginginkan ku.” ungkap Ozil.

Sumber: goal

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *