Mengapa Mbappe Menolak Dibayar Timnas Prancis?

spot_img

Kylian Mbappe menjelma sosok penting di sepakbola Prancis. Kualitasnya di atas lapangan, membuktikan bahwa Mbappe layak menyandang predikat pemain paling dicintai seluruh rakyat Prancis. Apalagi punggawa Paris Saint-Germain itu turut membawa Timnas Prancis kampiun di Piala Dunia 2018.

Maka, wajar saja kalau Prancis juga akan memberikan sesuatu kepada Mbappe, pemuda yang luar biasa itu. Minimal dengan memberinya gaji saat bertugas untuk tim nasional. Namun, apa yang terjadi? Kylian Mbappe menolaknya. Pemain 23 tahun itu sejauh ini menjadi salah satu pemain yang menolak dibayar oleh Timnas Prancis.

Mbappe bahkan, kabarnya mampu mempengaruhi beberapa koleganya untuk ikut-ikutan menolak gaji dari Timnas Prancis. Hmm… kira-kira apa ya, yang membuat Mbappe menolak dibayar Timnas Prancis? Apakah Mbappe nggak butuh duit?

Bela Negara

Tentu Mbappe bukannya tidak membutuhkan sepeser pun uang. Hanya saja, untuk bermain di tim nasional, bagi Mbappe tidaklah seperti bermain untuk klub. Melalui majalah TIME, Mbappe menjelaskan alasannya.

Bagi Kylian Mbappe, dalam laporan tersebut, bermain untuk tim nasional konteksnya adalah bela negara. Mbappe di sana untuk membela negaranya, Prancis, bukan untuk mengeruk uang sebanyak-banyaknya. Ia bahkan selalu siap untuk Timnas Prancis, dan bersedia walaupun tidak dibayar.

Tindakan Amal

Mbappe, sebagai seorang pemain yang sudah moncer kariernya dan terbilang sangat kaya, tentu sudah tidak lagi membutuhkan uang berlimpah dari Timnas Prancis. Alih-alih mengambil bayaran dan bonusnya dari Timnas Prancis, Kylian Mbappe memilih untuk menyumbangkannya ke orang-orang yang membutuhkan.

Hal itu tercermin pada gelaran Piala Dunia 2018 silam. Kylian Mbappe total mendapatkan uang ketika membela Timnas Prancis sebanyak 500 ribu dolar atau sekitar Rp7,1 miliar kurs sekarang. Dengan rinciannya, 22.300 dolar (Rp319 juta) untuk setiap pertandingan, dan 350 ribu dolar (Rp5 miliar) bonus lantaran membawa Prancis juara.

Mbappe, dilansir CNBC, memilih untuk menyumbangkan seluruh uangnya itu ke sebuah badan amal yang ia dirikan sendiri. Badan amal itu namanya adalah Premiers de Cordees. Sebuah badan amal yang sengaja Mbappe bangun untuk membantu orang-orang yang menderita.

“Saya tidak perlu dibayar (di Timnas). Saya sudah mendapatkan cukup banyak uang. Jadi, saya rasa penting untuk membantu mereka yang membutuhkan. Banyak orang menderita, dan banyak orang yang terserang penyakit,” kata Mbappe seperti dikutip The Indian Express.

Mbappe berpikir bahwa semua orang pastilah tidak akan mau hidup menderita dan cacat. Begitulah caranya menggambarkan betapa menjadi cacat akan sangat sulit bagi setiap orang. Maka dari itu, ia tergerak untuk mendirikan badan amal. Di mana Mbappe ingin agar penderita cacat juga bisa melakukan olahraga seperti manusia lainnya.

Manajer Umum Premiers de Cordees, Sebastien Ruffin bahkan memuji tindakan Mbappe ini. Ia mengatakan Mbappe adalah orang yang hebat. Meski jadwalnya sangat padat, di tengah pertandingan dan latihan, Mbappe menyempatkan diri untuk mendatangi badan amalnya itu, dengan melakukan beberapa terobosan , selain tentu saja memberi tali kasih.

“Dia (Mbappe) memiliki hubungan baik dengan anak-anak. Dia selalu punya kata-kata untuk menyemangati mereka (anak-anak),” kata Ruffin seperti dikutip CNBC.

Menolak Sponsor Prancis

Selain untuk badan amal yang ia bangun, Mbappe menolak dibayar Timnas Prancis disinyalir karena keterkaitan Prancis dengan beberapa sponsor. Yup, belum lama ini, Kylian Mbappe kabarnya telah menolak mentah-mentah menghadiri kepentingan kemitraan dengan para sponsor.

For your information saja nih, Timnas Prancis memang sejak 2017 telah menjalin kerja sama dengan beberapa sponsor. Mulai dari Coca-Cola, KFC, Belin, sampai perusahaan judi online asal Prancis, BetClic menjadi sponsor lapis kedua Timnas Prancis. Kabarnya Kylian Mbappe tidak menyukai sponsor-sponsor tersebut.

Dilansir situs Marca, bahwa Coca-Cola, KFC, dan Belin sangatlah kontras dengan kampanye yang dilakukan pemuda 23 tahun tersebut. Mengingat badan amal yang Mbappe dirikan mengusung semangat diet yang seimbang. Sementara, merek-merek tadi bisa membahayakan tubuh dan mengganggu proses diet yang sehat.

Masih dari situs yang sama, Mbappe juga mengatakan bahwa dirinya percaya perusahaan judi seperti BetClic telah menyebabkan masalah serius pada anak muda di wilayah-wilayah terbilang miskin dan sederhana di Prancis. Termasuk di tempat kelahirannya, Bondy, sebuah kota komuter di pinggiran Prancis.

Beberapa sponsor tadi sudah mengetuk pintu penawaran pada Mbappe, bahkan melalui Timnas Prancis. Namun, tawaran yang kabarnya senilai 6 juta euro (Rp93,2 miliar) itu ditolak oleh Kylian Mbappe.

Menjadi Masalah

Penolakan Mbappe terhadap sponsor itu pun kabarnya sampai menimbulkan permasalahan serius. Apalagi federasi sepakbola Prancis (FFF) tidak mempedulikan penolakan dari Kylian Mbappe untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan kemitraan.

Meski begitu, sponsor yang mencium penolakan Mbappe ini kecewa besar karena tidak mendapatkan hak citra seorang Mbappe, walau sudah bekerja sama dengan Timnas Prancis.

Dalam klausul kerja sama tersebut, seharusnya sponsor berhak menggunakan seluruh punggawa Prancis yang dipanggil Didier Deschamps untuk hak promosi. Padahal semua pemain menandatangani kontrak tersebut, termasuk Mbappe. Dengan kesepakatan setiap pemain mendapat 25 ribu euro (Rp388 juta) per pertandingan yang dilakoni Les Blues.

Namun, Mbappe sengaja tidak ingin mengambil bagiannya. Dilaporkan surat kabar Prancis, L’Equipe seperti dikutip Get Football News France, Mbappe menolak karena tidak mau citranya dikaitkan dengan merek-merek tertentu. Penolakan Mbappe bahkan sempat menuai perdebatan.

Bahkan presiden federasi sepakbola Prancis, Noel Le Graet, seperti dilansir Daily Mail, sampai harus menemui dan membujuk Kylian Mbappe. Namun, yang dibujuk tetap enggan. Selain itu, Le Graet juga membujuk Mbappe agar tidak hengkang dari Paris Saint-Germain. Ia menginginkan agar Mbappe tetap tinggal di Paris.

Pilih-pilih Sponsor

Mbappe memang menjadi pemain yang sering pilih-pilih sponsor. Ia tidak mau menyepakati kontrak atau bahkan menolak uang, jika sponsor itu tidak sesuai visinya. Faktor inilah yang boleh jadi mempengaruhi Mbappe untuk menolak dibayar dari Timnas Prancis.

Well, ternyata bukan cuma di Timnas Prancis, di PSG, Mbappe juga pilih-pilih sponsor. Hal itu seiring dengan citranya yang terus meningkat. Mbappe, mulai sekarang secara eksklusif memiliki hak citranya sendiri. Jadi, ia bisa tidak terikat dengan kemitraan yang dibangun PSG maupun Timnas Prancis.

https://youtu.be/dkcQesPJmJk

Sumber referensi: The Sun, Daily Mail, Indian Express, Marca, CNBC

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru