Mengapa Marteen Paes Bisa Masuk MLS All-Star?

spot_img

[Wawancara Marteen Paes di FC Dallas, tidak usah di-VO]

Publik sepakbola tanah air pasti bangga melihat Marteen Paes akan satu tim bersama bintang-bintang sepak bola seperti Lionel Messi, Jordi Alba, Luis Suarez, hingga Sergio Busquets. Lantas apa itu tim MLS All Star dan mengapa bang Paes bisa masuk skuat itu?

Sebelum mengulasnya, kalian baiknya subscribe dan nyalakan loncengnya dulu ya.. agar tak ketinggalan konten menarik dari Starting Eleven.

Apa Itu MLS All Star?

Di Amerika Serikat, duel para bintang bertajuk All Star sudah menjadi tradisi tiap musimnya. Di NBA, ajang bola basket, pertandingan itu selalu ada di tiap musimnya. Nah, di cabang olahraga sepak bola atau orang Amerika menyebutnya soccer, perang para bintang serupa yang ada di NBA juga digelar.

Sejak tahun 1996, Major League Soccer (MLS) mulai mengadakan pertandingan MLS All Star. Awalnya MLS All Star dibuat seperti All Star NBA, yakni mempertemukan tim All Star dari wilayah barat dan timur. Namun pada perkembangannya, MLS All Star mulai mengundang tim dari negara lain.

Sejak tahun 2005 hingga 2019, tim-tim terbaik Eropa bergiliran diundang oleh MLS untuk diadu dengan tim MLS All Star.Tim seperti Chelsea, MU, Arsenal, Juventus, Bayern Munchen, hingga Real Madrid pernah diadu melawan tim MLS All Star.

Namun pasca Covid-19, tepatnya pada tahun 2021, laga MLS All Star tak lagi mengundang tim-tim dari Eropa. Tim MLS All Star mulai saat itu hanya diadu dengan tim All Star Liga Mexico. Ya, begitupun apa yang akan terjadi di tahun 2024 ini.

Maarten Paes Masuk

Tahun ini laga MLS All Star akan dihelat di tanggal 25 Juli 2024 di Ohio. Yang jadi sorotan, di tim MLS All Star tahun 2024 terdapat nama pemain keturunan Indonesia, Maarten Paes. Pemain FC Dallas tersebut masuk sebagai salah satu kiper di skuad yang akan diracik oleh pelatih klub Colombus, Wilfried Nancy. Marteen Paes akan menjadi pemain asal Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang bisa gabung MLS All Star.

Lalu mengapa bisa bang Paes masuk dalam skuad MLS All Star tersebut? Bang Paes masuk sebagai salah satu kiper berkat voting yang dilakukan. FYI aja, tim MLS All Star yang berisikan 30 pemain ini awalnya dipilih melalui metode voting dari fans, media, pemain, maupun pemilihan langsung oleh pelatih.

Porsinya dibagi, 12 pemain dipilih lewat voting dari fans, media, maupun pemain. Lalu yang 16 pemain dipilih langsung oleh pelatih. Dalam hal ini pelatih yang ditunjuk untuk memilih pemain adalah Wilfried Nancy. Sedangkan dua pemain sisanya menjadi hak prerogatif dari komisioner MLS, Don Garber.

Nah, bang Paes ini termasuk dalam 12 kategori pemain yang dipilih oleh fans, media, maupun pemain. Bersama dengan Lionel Messi, Luis Suarez, Jordi Alba, maupun Sergio Busquets.

Performa Maarten Paes

Namun yang perlu football lovers ketahui, sebelum nama-nama itu dipilih, mereka sebelumnya dinominasikan dulu berdasarkan statistik penampilan musim ini. Jadi, voters tak asal-asalan memilih pemain. Bang Paes masuk nominasi usai tercatat sebagai kiper dengan penyelamatan tertinggi di MLS 2024, yakni sebanyak 88 kali penyelamatan. Wow, mengerikan bukan?

Meski FC Dallas hanya duduk di peringkat 11 MLS wilayah barat, namun bang Paes punya catatan performa yang lumayan oke. Sejauh ini Marteen Paes telah mencatatkan empat kali clean sheet dari 20 laga. Meski jumlah kebobolannya mencapai 32 gol. Catatan-catatan itulah yang membawa bang Paes masuk nominasi dan akhirnya terpilih.

Marteen Paes menjadi satu-satunya kiper yang menembus MLS All Star berkat vote dari penggemar. Ia berbeda dengan dua penjaga gawang lainnya: Hugo Lloris dan Roman Burki yang terpilih lewat jalur vote dari pelatih. Maklum saja, kedua kiper itu punya pengalaman panjang di Eropa.

Paes juga menjadi satu di antara tiga pemain dengan vote penggemar terbanyak. Selain dirinya ada nama Lionel Messi. Paes pun sangat berterima kasih kepada semuanya yang telah memberinya suara. Karena dengan voting yang tinggi, ia akhirnya dapat kesempatan emas ini. Bang Paes pun tak ingin menyia-nyiakan momen spesial ini.

Bersaing

Paes yang terpilih lewat penggemar akan bersaing dengan dua kiper lainnya yang terpilih dari jalur pilihan pelatih untuk mengisi posisi kiper di line up. Dan tentu saja, hal itu bukan pekerjaan mudah. Dua kiper yang terpilih, Hugo Lloris dari Los Angeles FC dan Roman Burki dari St. Louis City adalah kiper yang punya segudang pengalaman.

Lloris tentu bukan kiper sembarangan. Ia adalah kiper juara dunia 2018 bersama Timnas Prancis. Lloris juga lama membela tim seperti Tottenham Hotspur. Sedangkan Roman Burki, kita ingat dulu adalah kiper andalan Borussia Dortmund. Ia juga sudah malang-melintang di sejumlah klub Bundesliga.

Kehadiran Lloris dan Burki akan menjadi batu sandungan bagi Marteen Paes. Jika pelatih Wilfried Nancy menjadikan nama besar sebagai tolak ukur pemilihan kiper, bukan tidak mungkin bang Paes hanya akan jadi pajangan di tim MLS All Star nanti.

Seberapa Hebat Lloris dan Burki?

Hal tersebut pasti membuat fans yang sudah memilih bang Paes kecewa. Terutama fans dari Indonesia. Hmmm… bisa jadi netizen Indonesia berontak tuh. Hati-hati kalau netizen Indonesia marah. Bisa-bisa akun MLS digeruduk.

Namun, tak perlu diambil pusing. Paes yang menjadi kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di MLS 2024 tak mampu ditandingi oleh kedua penjaga gawang yang pernah main di Liga Champions Eropa itu. Dilansir dari Footystats, Lloris hanya catatkan penyelamatan sebanyak 51 kali. Sedangkan Burki hanya 52 kali. Beda jauh dengan bang Paes yang capai 88 kali penyelamatan.

Sayangnya dari segi kebobolan dan jumlah nirbobol, Marteen Paes kalah. Lloris hanya 23 kali kebobolan dan dan mengemas setidaknya delapan clean sheet dari 20 laga musim ini. Sementara Burki hanya kebobolan 33 gol dan lima kali ciptakan clean sheet.

Mainkan Paes!

Apabila sang pelatih memainkan bang Paes di laga 24 Juli nanti, engagement MLS di mata dunia jelas bakalan naik. Laga tersebut pastinya akan menjadi sorotan dari netizen Indonesia yang terkenal militan. Hal tersebut bisa jadi pertimbangan pihak MLS untuk memainkan bang Paes. Entah itu jadi starter atau pemain pengganti.

Coba bayangkan, Marteen Paes turun dan bermain bareng Lionel Messi. Berhari-hari pembahasan soal itu akan terus dikumandangkan oleh netizen Indonesia. Memainkan bang Paes di laga tersebut juga sebagai bentuk apresiasi bagi para voters yang telah memilih pemainnya di MLS All Star ini.

Ingat, bang Paes adalah satu-satunya kiper di skuad MLS All Star yang dipilih oleh voters. Yakali sekelas MLS mau begitu saja mengecewakan pilihan fans?

Peluang Paes untuk tampil di laga MLS All Star nanti masih sangat terbuka. Kalau kejadian, bang Paes bisa saja meniru kisah kiper New England Revolution, Matt Turner di MLS All Star 2021. Saat itu Turner tampil memukau dan satu tahun kemudian ia dibeli oleh Arsenal. Hmmm..semoga berhasil bang Paes!

Sumber Referensi : detik.com, bola.net, transfermarkt, bola.okezone, transfermarkt, sportscorner, mlssoccer, transfermarkt, footystats

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru