Mengapa Ada Bintang & Bulan Sabit Pada Logo Portsmouth ?

  • Whatsapp

Di era sekarang, kita pasti sudah tidak asing lagi dengan simbol bulan sabit dan bintang. Gambar bulan sabit dan bintang digunakan oleh beberapa negara di dunia dan dilekatkan pada bendera negara mereka. Barisan negara yang menggunakan simbol tersebut adalah Turki, Aljazair, Pakistan, Uzbekistan, dan Tunisia, serta beberapa negara lainnya.

Pastinya ada alasan tertentu mengapa negara tersebut meletakkan gambar bulan sabit dan bintang pada bendera kebangsaannya.

Bacaan Lainnya

Tak hanya di bendera negara, gambar bulan sabit dan bintang juga terdapat pada logo klub sepakbola. Gambar bintang pada logo klub sepakbola merupakan hal yang biasa. Seperti yang terdapat pada logo klub Galatasaray, Anderlecht, serta Atletico Madrid.

Namun, ternyata tak banyak klub yang memakai gambar bulan sabit dan bintang secara bersamaan pada logo mereka. Berbeda dengan klub asal Irlandia, Drogheda United, klub itu menyematkan gambar bulan dan bintang pada logo klub mereka.

Sejarah bermula ketika pada tahun 1845, terjadi bencana yang disebut dengan ‘kelaparan kentang’ di Irlandia. Maklum, karena pada saat itu kentang merupakan makanan pokok di Irlandia.

Sebanyak satu juta manusia menjadi korban jiwa pada bencana itu. Negara Turki, melalui Khalifah Abdul Majid yang mendengar musibah itu lalu memberikan bantuan makanan pokok dan beberapa uang. Khalifah sempat mengirimkan 1000 poundsterling dan 3 kapal berisi makanan.

Merasa terbantu, rakyat Irlandia tidak mau melupakan kebaikan sang khalifah. Mereka lalu menyematkan lambang bulan bintang khas Turki di logo klub sepakbola Drogheda yang didirikan pada tahun 1919.

Selain Drogheda United, ada juga Portsmouth. Klub yang berbasis di Inggris ini menyematkan bulan sabit dan bintang pada logo klub. Portsmouth FC didirikan pada 5 april 1898 oleh Sir John Brickwood, seorang pengusaha bir lokal dan Frank Brettell. Brickwood kemudian menjadi ketua dan Bretel menjadi pelatih pertama tim berjuluk The Pompey tersebut.

Portsmouth merupakan klub yang punya sejarah panjang di persepakbolaan Inggris. Dalam perjalanannya, mereka telah malang melintang di berbagai divisi sepakbola Inggris. Portsmouth pernah menjuarai Liga Inggris pada 1948/49 dan 1949/50, serta Piala FA pada 1938/39 dan 2007/08. Selain pernah meraih titel kompetisi bergengsi di negeri ratu Elizabeth, Portsmouth juga pernah memenangkan gelar divisi kedua, divisi ketiga dan divisi keempat Liga Inggris.

Berbicara terkait logo Portsmouth. Bulan sabit dan bintang bukanlah lambang yang umum digunakan di Inggris. Namun, kota Portsmouth menggunakan lambang tersebut sejak abad ke-12. Portsmouth sendiri merupakan kota pelabuhan yang terletak di bagian tenggara Inggris.

Meskipun klub sepakbolanya berdiri pada 1989, Portsmouth FC baru memiliki lambang pada tahun 1913. Sejak itu, mereka telah mengganti logo sebanyak sebelas kali dan sebagian besar lambang Portsmouth berbentuk perisai dengan bulan sabit dan bintang di dalamnya.

Logo Portsmouth FC diambil dari lambang kota Portsmouth. Kota Portsmouth memiliki lambang bulan sabit dan bintang dengan delapan sisi berwarna emas di dalam perisai berwarna biru. Sejarah bulan sabit dan bintang pada logo Portsmouth sendiri terdapat dua versi.

Versi pertama menyatakan bahwa lambang yang dipakai pada kota Portsmouth, merupakan hadiah dari raja Richard I atau yang lebih dikenal sebagai Richard the Lionheart yang diambil dari bendera gubernur Siprus dari kekaisaran Bizantium, Isaac Komnenos setelah berhasil dikalahkan pada tahun 1191. Raja Richard sendiri memberikan lambang itu kepada kota Portsmouth pada 2 mei 1194.

Versi selanjutnya menyebut adanya hubungan antara kota Portsmouth dengan Turki pada medio 1850-an. Saat itu, Sultan Turki Utsmani, Abdülmecid I mengirim perwira angkatan laut ke Inggris menggunakan dua kapal untuk pelatihan navigasi dan artileri. Sesampainya tiba di pelabuhan Portsmouth, para pelaut Ottoman menyambut warga yang ingin mengunjungi kapal mereka.

Namun, Pada waktu itu wabah kolera sedang terjadi di kota Portsmouth. Epidemi tumbuh di daerah pelabuhan, yang tidak memiliki sistem saluran pembuangan dan di mana pekerja pelabuhan hidup berdampingan dalam kesengsaraan.

Beberapa awak Ottoman jatuh sakit, dan 26 di antaranya meninggal. Mereka lalu dimakamkan di ruangan khusus Rumah Sakit Militer Kerajaan Haslar di Gosport, yang terletak di seberang kota Portsmouth. Makam itu lalu dipindahkan ke TPU Angkatan Laut Clayhall di pantai Danau Alver. Hal itu dikarenakan adanya pembangunan Rumah Sakit Zymotic pada tahun 1902, yang merupakan tempat nisan pelaut Ottoman dengan bulan sabit dan bintang saat ini berdiri.

Batu nisan itu juga bertuliskan ayat Al-Quran: “Setiap jiwa akan memiliki rasa kematian,” serta nama pelaut dan tanggal kematian. Turki merenovasi pemakaman tersebut pada tahun 1985.

Kisah tersebutlah yang disinyalir sebagai awal mula logo Portsmouth terdapat bulan sabit dan bintang.

Sumber referensi : Dailysabah, Funtrivia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *