Kurang dari seminggu drama Piala Dunia berakhir, euforia sepakbola kini sudah kembali menggelora di tanah Inggris. Etihad Stadium akan menggelar “final kepagian” di babak 16 besar Carabao Cup antara Manchester City vs Liverpool pada Jumat 23 Oktober dini hari WIB.
Jutaan pasang mata pecinta sepakbola tak usah menunggu lama untuk disuguhi tontonan sepakbola yang menguras emosi. Partai sengit penuh gengsi dua klub besar Inggris tersebut sekaligus menjadi “sirine” awal dimulainya laga Boxing Day Liga Inggris di libur Natal dan tahun baru.
Manchester City Starting XI Prediction vs Liverpool (EFL Cup) https://t.co/7FlFzKbWxC
— Paul M. Banks (@PaulMBanks) December 19, 2022
Daftar Isi
Hasil Uji Coba Kedua Tim, Persiapan Jadwal Padat Liga
Liverpool dan City tentu sudah bersiap. Keduanya selama jeda Piala Dunia tak hanya diam. Mereka menyiapkan timnya masing-masing untuk menghadapi roller coaster jadwal Liga Inggris yang super padat setelah Piala Dunia.
Liverpool memilih melakukan latihan dan uji coba di Dubai, Uni Emirat Arab. Mereka mengikuti serangkaian uji coba di Dubai Super Cup bersama Lyon dan AC Milan.
Pemain Liverpool macam Robertson, Matip, Thiago, Keita, Firmino, maupun Salah ikut berpartisipasi di turnamen tersebut. Kalah 3-1 melawan Lyon, kemudian membantai Milan 4-1 di laga kedua, adalah serangkaian hasil yang diraih pasukan Klopp jelang laga melawan City.
Comfortable win for Liverpool against Milan in their friendly clash 🤩 pic.twitter.com/66cvXO3GQi
— 433 (@433) December 16, 2022
Sebaliknya, City hanya berdiam diri di rumah sendiri sembari mengundang tim satelitnya, Girona FC untuk diajak uji coba. Di skuad City hanya ada pemain inti macam Haaland, Mahrez, Gundogan maupun De Bruyne yang sudah kembali tampil. Kemenangan 2-0 atas Girona adalah salah satu modal Citizens jelang laga melawan The Reds.
Haaland and De Bruyne’s goals helped us secure today’s win over Girona! 💥
Here’s how it happened ⤵️ pic.twitter.com/lLyNQFiyJW
— Manchester City (@ManCity) December 17, 2022
Pep dan Klopp Dipusingkan Para Pemain Yang Belum Bergabung
Dengan kondisi laga yang sangat mepet dari Piala Dunia, tentu para pemain yang baru membela timnasnya di partai-partai akhir tak bisa secepatnya kembali. Waktu beberapa hari untuk libur istirahat dan recovery tetap dibutuhkan.
Hal itulah yang kini dipusingkan oleh kedua pelatih. Terutama Pep yang mengeluh di beberapa media jelang laga. Ia ketar-ketir pemainnya belum siap untuk kembali. “Saat ini, kami memiliki empat atau lima pemain inti saja, dan kami harus menunggu dan melihat bagaimana yang lain bertahap untuk kembali. Kami benar-benar kekurangan pemain inti jelang laga nanti,” kata Pep.
Pep Guardiola is a worried man.
The Man City boss has expressed his fears ahead of City’s Carabao Cup clash against Liverpool.
According to Pep, he does not have enough players to field for the tie. https://t.co/LkHypRQ6tb
— Sports Brief (@sportsbriefcom) December 18, 2022
Dikonfirmasi juga bahwa pemain yang kandas di 16 besar maupun perempat final seperti Rodri, Laporte, Ake, Cancelo, Stones, Dias, Bernardo, Grealish, maupun Foden dikatakan akan segera kembali bergabung jelang laga. Namun belum dipastikan, apakah mereka akan bermain di laga melawan Liverpool secara penuh ataukah hanya akan siap di laga Boxing Day.
Lain halnya dengan Liverpool. Mungkin hanya akan minus Luis Diaz, Jota, Arthur dan mungkin Van Dijk. Selebihnya, kata Klopp, para pemain yang gugur di 16 besar maupun perempat final Piala Dunia macam Arnold, Henderson, Alisson, maupun Fabinho sudah kembali berlatih dan berpeluang akan terlibat.
🚨 NEW: Jurgen Klopp is hopeful of having both Trent Alexander-Arnold and Jordan Henderson available for Thursday’s trip to Manchester City. But less optimistic on Virgil van Dijk’s chances of making the Carabao Cup game. #lfc [liverpool echo] pic.twitter.com/TzDx1RZtpN
— Anfield Watch (@AnfieldWatch) December 17, 2022
Kemungkinan absennya Van dijk tentu akan menjadi sebuah kerugian. Sebab dia adalah faktor kunci untuk menghentikan Haaland. Klopp hanya mengatakan, tidak akan terlalu resiko menurunkan Van Dijk. Meskipun menurut kabar, Van Dijk juga sudah dijadwalkan tiba di Liverpool dan berlatih jelang laga.
“Hendo is already training here. Virg is training here but I don’t think we will try that. Hendo we will see, Trent we will see.” 🤔https://t.co/Lsf6zq5iJt
— This Is Anfield (@thisisanfield) December 16, 2022
City Tak Pernah Menang Dari Liverpool Di Empat Pertemuan Terakhir
Dari sisi head to head pertemuan kedua tim, Liverpool unggul dari rivalnya itu. Liverpool tak pernah bisa dikalahkan pasukan Pep, paling tidak selama empat pertemuan terakhir. Menurut Sofascore, di tiga pertandingan terakhir yakni di Liga Inggris, Community Shield, dan Piala FA, Liverpool mampu sapu bersih dengan tiga kemenangan. Sementara dua pertandingan sisanya yakni di Liga Inggris musim lalu, keduanya hanya berakhir imbang.
FT: Liverpool 1-0 Manchester City
WHAT A GAME! 🍿 pic.twitter.com/457MaXNctz
— Sky Sports Premier League (@SkySportsPL) October 16, 2022
Artinya, City sudah lama tak mampu menaklukan Liverpool. Terakhir kali City menaklukan Liverpool itu adalah pada Liga Inggris musim 2020/21. Ketika itu City tak main-main membantai Liverpool di Anfield 4-1.
Laga City vs Liverpool di babak 16 besar Carabao Cup nanti akan dihelat di markas The Citizens. Di Etihad, sang tuan rumah juga punya rekor mentereng. Pembantaian City atas Liverpool dengan skor 4-0 di 2020 maupun 5-0 di 2017 pernah terjadi.
Manchester City DESTROYED Liverpool #OnThisDay in 2020, with a 4-0 win at the Etihad 🥶 pic.twitter.com/D32AMzaIKU
— mcfc lads (@mcfc_lads) July 2, 2022
City Si Raja Carabao vs Juara Bertahan Liverpool
Manchester City sendiri belakangan ini menjadi tim yang sangat produktif dalam meraih trofi Piala Liga. Total mereka sudah mengoleksi 8 trofi Piala Liga. Bahkan The Citizens bisa meraihnya dalam empat tahun beruntun. Lagu “Blue Moon” khas Manchester City selalu berkumandang pada perayaan gelar Carabao Cup sejak 2018-2021.
🏆 2018: Man City.
🏆 2019: Man City.
🏆 2020: Man City
🏆 2021: Man CityCongratulations to @ManCity for their fourth Carabao Cup in a row 👏 pic.twitter.com/mduaLUpogs
— talkSPORT (@talkSPORT) April 25, 2021
City boleh menjadi langganan di Piala Liga beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, perolehan trofi Piala Liga mereka masih kalah dari rival yang akan dihadapi nanti. Liverpool jauh lebih banyak meraih trofi Piala Liga, dengan 9 trofi. Trofi Piala Liga terakhirnya itu diraih pada musim lalu.
O Liverpool é o maior campeão da Carabao Cup com 9 títulos. pic.twitter.com/baRIUleJdn
— Central Liverpool Brasil (@central_lfc_br) February 27, 2022
Ketika itu, Liverpool mengalahkan Chelsea di final. Liverpool kini berstatus sebagai juara bertahan. Bagaimanapun ini adalah kesempatan City untuk membalas dan kembali menyamai perolehan gelar Liverpool sekaligus memulihkan nama City sebagai “Si Raja Carabao Cup”.
Taktik Kedua Tim Di Tengah Kondisi Pemain Yang Tak Lengkap
Untuk mewujudkannya, mereka berdua harus baku hantam terlebih dahulu di tengah pekan nanti. Kedua tim sudah saling mengenal taktik satu sama lain. Pep dengan gayanya sendiri, maupun Klopp dengan gayanya sendiri. Mereka berdua terbukti masih setia menggunakan pola yang sama di laga pemanasan sebelumnya Bedanya, nanti yang akan menentukan adalah kualitas individu pemain yang akan tampil.
Pep Guardiola reveals worrying Manchester City team news ahead of Liverpool clash.
— Anfield Watch (@AnfieldWatch) December 17, 2022
City konsisten dengan 4-3-3. Namun tetap, kelemahannya ada pada fase deadlock seperti apa yang terjadi kala melawan Brentford. Possesion Football, “killer instinct” Haaland dan kreasi De Bruyne tetap akan menjadi kunci bagi City.
Liverpool bisa saja meniru cara Brentford kalahkan City di Etihad. Namun cara main Klopp tak senaif Brentford. Mereka tetap menunjukan permainan dominan dan menyerang dengan intensitas tinggi.
Manchester City-Brentford 1-2.
Con goal decisivo del Brentford al 98′.— GOAL Italia (@GoalItalia) November 12, 2022
Terkadang 4-3-3 Klopp juga berubah menjadi 4-4-2 maupun 4-2-3-1 seiring kebutuhan tim. Kini dengan trio Firmino, Nunez, maupun Salah yang siap tempur, maka duel seru layaknya di pertemuan pertama Liga Inggris pasti akan kembali terulang. Tinggal, siapa yang bisa memanfaatkan kualitas para pemainnya maupun kecerobohan lawan dengan baik.
Haaland vs Nunez Jilid Tiga
Selain dari segi taktik, Sorotan laga ini juga mengarah pada duel pembuktian dua ujung tombak baru kedua tim yang tak akan habis perdebatannya. Haaland vs Nunez, kini memasuki pertarungan jilid ketiga. Di dua edisi awal, Nunez terbukti unggul.
Di masing-masing uji coba jelang laga, keduanya juga sudah saling ancam dengan gol-golnya. Nunez ke gawang Milan dan Haaland ke gawang Girona. Namun, Haaland yang superior selama paruh musim pertama, terbukti sampai sekarang belum mampu menaklukan Liverpool. Apakah duel jilid tiga ini kesempatan bagi Haaland, ataukah justru Nunez yang kembali akan berjaya?
Half Season, Who are you choosing now? Haaland Or Nunez? pic.twitter.com/A6qpQg2szh
— AnalystFooty (@Footy_Analyst21) December 12, 2022
Sumber Referensi : 90min, planetsport, manchestereveningnews, sofascore, si.com


