Manchester City vs Liverpool : Gengsi Tinggi Jelang Boxing Day

spot_img

Kurang dari seminggu drama Piala Dunia berakhir, euforia sepakbola kini sudah kembali menggelora di tanah Inggris. Etihad Stadium akan menggelar “final kepagian” di babak 16 besar Carabao Cup antara Manchester City vs Liverpool pada Jumat 23 Oktober dini hari WIB.

Jutaan pasang mata pecinta sepakbola tak usah menunggu lama untuk disuguhi tontonan sepakbola yang menguras emosi. Partai sengit penuh gengsi dua klub besar Inggris tersebut sekaligus menjadi “sirine” awal dimulainya laga Boxing Day Liga Inggris di libur Natal dan tahun baru.

Hasil Uji Coba Kedua Tim, Persiapan Jadwal Padat Liga

Liverpool dan City tentu sudah bersiap. Keduanya selama jeda Piala Dunia tak hanya diam. Mereka menyiapkan timnya masing-masing untuk menghadapi roller coaster jadwal Liga Inggris yang super padat setelah Piala Dunia.

Liverpool memilih melakukan latihan dan uji coba di Dubai, Uni Emirat Arab. Mereka mengikuti serangkaian uji coba di Dubai Super Cup bersama Lyon dan AC Milan.

Pemain Liverpool macam Robertson, Matip, Thiago, Keita, Firmino, maupun Salah ikut berpartisipasi di turnamen tersebut. Kalah 3-1 melawan Lyon, kemudian membantai Milan 4-1 di laga kedua, adalah serangkaian hasil yang diraih pasukan Klopp jelang laga melawan City.

Sebaliknya, City hanya berdiam diri di rumah sendiri sembari mengundang tim satelitnya, Girona FC untuk diajak uji coba. Di skuad City hanya ada pemain inti macam Haaland, Mahrez, Gundogan maupun De Bruyne yang sudah kembali tampil. Kemenangan 2-0 atas Girona adalah salah satu modal Citizens jelang laga melawan The Reds.

Pep dan Klopp Dipusingkan Para Pemain Yang Belum Bergabung

Dengan kondisi laga yang sangat mepet dari Piala Dunia, tentu para pemain yang baru membela timnasnya di partai-partai akhir tak bisa secepatnya kembali. Waktu beberapa hari untuk libur istirahat dan recovery tetap dibutuhkan.

Hal itulah yang kini dipusingkan oleh kedua pelatih. Terutama Pep yang mengeluh di beberapa media jelang laga. Ia ketar-ketir pemainnya belum siap untuk kembali. “Saat ini, kami memiliki empat atau lima pemain inti saja, dan kami harus menunggu dan melihat bagaimana yang lain bertahap untuk kembali. Kami benar-benar kekurangan pemain inti jelang laga nanti,” kata Pep.

Dikonfirmasi juga bahwa pemain yang kandas di 16 besar maupun perempat final seperti Rodri, Laporte, Ake, Cancelo, Stones, Dias, Bernardo, Grealish, maupun Foden dikatakan akan segera kembali bergabung jelang laga. Namun belum dipastikan, apakah mereka akan bermain di laga melawan Liverpool secara penuh ataukah hanya akan siap di laga Boxing Day.

Lain halnya dengan Liverpool. Mungkin hanya akan minus Luis Diaz, Jota, Arthur dan mungkin Van Dijk. Selebihnya, kata Klopp, para pemain yang gugur di 16 besar maupun perempat final Piala Dunia macam Arnold, Henderson, Alisson, maupun Fabinho sudah kembali berlatih dan berpeluang akan terlibat.

Kemungkinan absennya Van dijk tentu akan menjadi sebuah kerugian. Sebab dia adalah faktor kunci untuk menghentikan Haaland. Klopp hanya mengatakan, tidak akan terlalu resiko menurunkan Van Dijk. Meskipun menurut kabar, Van Dijk juga sudah dijadwalkan tiba di Liverpool dan berlatih jelang laga.

City Tak Pernah Menang Dari Liverpool Di Empat Pertemuan Terakhir

Dari sisi head to head pertemuan kedua tim, Liverpool unggul dari rivalnya itu. Liverpool tak pernah bisa dikalahkan pasukan Pep, paling tidak selama empat pertemuan terakhir. Menurut Sofascore, di tiga pertandingan terakhir yakni di Liga Inggris, Community Shield, dan Piala FA, Liverpool mampu sapu bersih dengan tiga kemenangan. Sementara dua pertandingan sisanya yakni di Liga Inggris musim lalu, keduanya hanya berakhir imbang.

Artinya, City sudah lama tak mampu menaklukan Liverpool. Terakhir kali City menaklukan Liverpool itu adalah pada Liga Inggris musim 2020/21. Ketika itu City tak main-main membantai Liverpool di Anfield 4-1.

Laga City vs Liverpool di babak 16 besar Carabao Cup nanti akan dihelat di markas The Citizens. Di Etihad, sang tuan rumah juga punya rekor mentereng. Pembantaian City atas Liverpool dengan skor 4-0 di 2020 maupun 5-0 di 2017 pernah terjadi.

City Si Raja Carabao vs Juara Bertahan Liverpool

Manchester City sendiri belakangan ini menjadi tim yang sangat produktif dalam meraih trofi Piala Liga. Total mereka sudah mengoleksi 8 trofi Piala Liga. Bahkan The Citizens bisa meraihnya dalam empat tahun beruntun. Lagu “Blue Moon” khas Manchester City selalu berkumandang pada perayaan gelar Carabao Cup sejak 2018-2021.

City boleh menjadi langganan di Piala Liga beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, perolehan trofi Piala Liga mereka masih kalah dari rival yang akan dihadapi nanti. Liverpool jauh lebih banyak meraih trofi Piala Liga, dengan 9 trofi. Trofi Piala Liga terakhirnya itu diraih pada musim lalu.

Ketika itu, Liverpool mengalahkan Chelsea di final. Liverpool kini berstatus sebagai juara bertahan. Bagaimanapun ini adalah kesempatan City untuk membalas dan kembali menyamai perolehan gelar Liverpool sekaligus memulihkan nama City sebagai “Si Raja Carabao Cup”.

Taktik Kedua Tim Di Tengah Kondisi Pemain Yang Tak Lengkap

Untuk mewujudkannya, mereka berdua harus baku hantam terlebih dahulu di tengah pekan nanti. Kedua tim sudah saling mengenal taktik satu sama lain. Pep dengan gayanya sendiri, maupun Klopp dengan gayanya sendiri. Mereka berdua terbukti masih setia menggunakan pola yang sama di laga pemanasan sebelumnya Bedanya, nanti yang akan menentukan adalah kualitas individu pemain yang akan tampil.

City konsisten dengan 4-3-3. Namun tetap, kelemahannya ada pada fase deadlock seperti apa yang terjadi kala melawan Brentford. Possesion Football, “killer instinct” Haaland dan kreasi De Bruyne tetap akan menjadi kunci bagi City.

Liverpool bisa saja meniru cara Brentford kalahkan City di Etihad. Namun cara main Klopp tak senaif Brentford. Mereka tetap menunjukan permainan dominan dan menyerang dengan intensitas tinggi.

Terkadang 4-3-3 Klopp juga berubah menjadi 4-4-2 maupun 4-2-3-1 seiring kebutuhan tim. Kini dengan trio Firmino, Nunez, maupun Salah yang siap tempur, maka duel seru layaknya di pertemuan pertama Liga Inggris pasti akan kembali terulang. Tinggal, siapa yang bisa memanfaatkan kualitas para pemainnya maupun kecerobohan lawan dengan baik.

Haaland vs Nunez Jilid Tiga

Selain dari segi taktik, Sorotan laga ini juga mengarah pada duel pembuktian dua ujung tombak baru kedua tim yang tak akan habis perdebatannya. Haaland vs Nunez, kini memasuki pertarungan jilid ketiga. Di dua edisi awal, Nunez terbukti unggul.

Di masing-masing uji coba jelang laga, keduanya juga sudah saling ancam dengan gol-golnya. Nunez ke gawang Milan dan Haaland ke gawang Girona. Namun, Haaland yang superior selama paruh musim pertama, terbukti sampai sekarang belum mampu menaklukan Liverpool. Apakah duel jilid tiga ini kesempatan bagi Haaland, ataukah justru Nunez yang kembali akan berjaya?

Sumber Referensi : 90min, planetsport, manchestereveningnews, sofascore, si.com

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru