Manchester City vs Bayern Munchen: Duel Kandidat Juara Liga Champions

spot_img

Drawing perempat final Liga Champions telah dilakukan dan menghasilkan duel panas antara dua juara bertahan di liga domestiknya masing-masing, yakni Manchester City dan Bayern Munchen. Selain bakal jadi laga reuni Pep Guardiola dengan Bayern. Laga ini bakal jadi batu sandungan bagi City yang sedang diunggulkan sebagai juara Liga Champions musim ini.

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand juga berpikir demikian. Dengan komposisi skuad sekarang, City dianggap sebagai calon terkuat untuk menggondol trofi Si Kuping Besar. Namun, ia memberikan catatan. Jika City ingin melaju mulus ke partai puncak, mereka harus menghindari klub yang tengah on fire, Bayern Munchen.

Dan kini mereka justru berhadapan. The Sky Blues lolos ke fase delapan besar usai menyingkirkan RB Leipzig dengan agregat telak 8-1. Sementara Bayern, lolos setelah mengeliminasi PSG dengan agregat 3-0. Mampukah City melewati cobaan terberatnya di Liga Champions musim ini?

Head To Head

Bayern Munchen memang dikenal punya catatan bagus sepanjang ikut serta di Liga Champions. Pemilik enam trofi Liga Champions tersebut juga menjadi tim yang berhasil mencatatkan 100% kemenangan hingga babak 16 besar kemarin.

Meski demikian, kini yang akan mereka hadapi adalah Manchester City. Di atas kertas, head to head kedua tim bisa dibilang sama kuat. Dari enam pertemuan yang telah tersaji di kompetisi Eropa, kedua tim silih berganti meraih kemenangan. 

City dan Bayern masing-masing mengantongi tiga kemenangan. Meski begitu, Bayern tercatat jadi tim yang sedikit lebih produktif dengan mencetak sepuluh gol saat menghadapi City. Sementara City hanya mencetak sembilan gol dari enam pertemuan.

Tak banyak pertandingan resmi yang mempertemukan kedua tim dalam beberapa tahun terakhir. Pertemuan terakhir antara Bayern dan City terjadi sudah lama, yakni di Liga Champions musim 2014/15. Saat itu Pep Guardiola bahkan masih menjadi pelatih Bayern Munchen. Di laga tersebut, The Citizens jadi pemenang duel. Anak asuh Manuel Pellegrini menundukan Bayern dengan skor 3-2. Sergio Aguero mencetak tiga gol City di pertandingan tersebut.

Rekor Apik City

12 April mendatang bakal jadi waktu di mana kedua tim akan menyelenggarakan pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions. Kabarnya, leg pertama bakal dilaksanakan di Etihad Stadium dan itu bakal jadi keuntungan bagi Manchester City. Pasalnya, mereka memiliki rekor cukup baik ketika menghadapi tim asal Jerman.

Menurut Aiscore, The Citizen punya catatan apik kala menghadapi tim asal Liga Jerman di kandang. Menurut catatan, di kompetisi selevel Liga Champions, Manchester City telah memenangkan sepuluh pertandingan kandang terakhir mereka saat melawan tim asal Jerman.

Termasuk di Liga Champions musim ini. City sudah menghadapi Borussia Dortmund di fase grup dan RB Leipzig di babak 16 besar. Dan ketika bermain di kandang, City selalu meraih kemenangan. Lantas bagaimana ketika menghadapi Bayern Munchen? Dari tiga pertemuan kedua tim yang dilangsungkan di Etihad Stadium, dua di antaranya mampu dimenangkan oleh Manchester City.

Selain catatan apik secara tim, bos Manchester City, Pep Guardiola juga memiliki rekor bagus di Liga Champions. Saat memainkan pertandingan di fase gugur, Pep memiliki persentase kemenangan di angka 54%. Itu masih jadi yang terbaik apabila dibandingkan dengan pelatih-pelatih lain yang sudah mengemas lebih dari 30 pertandingan di fase gugur Liga Champions. Ia bahkan jadi satu-satunya pelatih yang memenangkan lebih dari 50% pertandingannya di fase gugur.

Thomas Tuchel Bakal Jadi Pembeda

Secara nama Bayern Munchen sudah menjadi momok menakutkan bagi Manchester City dan kini ketakutan mereka akan bertambah karena kursi kepelatihan Bayern sudah bergeser ke tangan Thomas Tuchel, pelatih spesialis kompetisi berformat piala. Meski Julian Nagelsmann mencatatkan rekor 100% kemenangan di Liga Champions, manajemen klub lebih percaya Tuchel untuk mengantarkan klub menuju tangga kesuksesan.

Itu telah dibuktikan di Borussia Dortmund dan Chelsea. Lihat saja, ketika Tuchel masuk sebagai pelatih Chelsea di pertengahan musim 2020/21. Mendapat tim limpahan dari Frank Lampard, Tuchel justru berhasil mengantarkan The Blues menjuarai Liga Champions musim tersebut. Bahkan, tim yang ia kalahkan di final adalah Manchester City asuhan Pep Guardiola.

Pertemuan di babak perempat final Liga Champions nanti bakal menjadi pertemuan keempat antara Pep Guardiola dan Thomas Tuchel dalam kompetisi berformat piala. Menariknya, Tuchel memiliki rekor apik dengan berhasil memenangkan dua dari tiga pertemuan sebelumnya. 

Bahkan, dalam tiga kali pertemuan tersebut tim asuhan Pep Guardiola gagal mencetak satu gol pun kala menghadapi tim asuhan Thomas Tuchel. Satu-satunya kemenangan Pep Guardiola atas Tuchel di kompetisi format piala terjadi di final DFB-Pokal tahun 2016. Kala itu Pep memenangkan laga melalui skema adu penalti.

Kekuatan dan Kelemahan

Setelah rangkaian catatan yang menunjukan kalau duel ini cukup berimbang, musim ini kedua tim berada di kondisi yang jauh berbeda apabila dibandingkan dengan pertemuan terakhir mereka tahun 2014 silam. Kedua tim masih punya keunggulan dan kelemahan masing-masing di Liga Champions. 

Jika pada tahun 2014 Sergio Aguero jadi mimpi buruk Bayern Munchen, kini City punya Erling Haaland yang sudah dipersiapkan untuk memberi ancaman serius ke lini pertahanan siapa pun lawan City. Penyerang asal Norwegia tersebut telah mencetak 10 gol hanya dalam enam penampilan untuk Manchester City di Liga Champions musim ini. Secara keseluruhan, ia sudah mencetak 42 gol musim ini. Termasuk enam hattrick yang semuanya terjadi di Etihad Stadium.

Jika City akan mengandalkan Haaland, Bayern mungkin memiliki penawarnya. Pasalnya, tim yang bermarkas di Allianz Arena itu jadi tim dengan pertahanan terbaik di Liga Champions musim ini. Bayern Munchen jadi tim dengan catatan clean sheet terbaik yakni tujuh kali. Mereka hanya kebobolan di satu laga penyisihan grup saat menghadapi Viktoria Plzen.

Kekuatan utama pertahanan The Bavarian bukan hanya berada di penjaga gawang. Selain memiliki dua penjaga gawang yang memiliki kualitas sama baiknya. Bayern masih punya komposisi lini belakang yang solid. Duet Dayot Upemecano dan Mattijs De Ligt berkali-kali mengantongi striker-striker top seperti Robert Lewandowski, Romelu Lukaku, Lionel Messi, hingga Kylian Mbappe. Menembus pertahanan Bayern bakal jadi PR utama City di laga ini.

City Sedikit Diunggulkan

Meski begitu, Bayern Munchen datang bukan tanpa celah. Masa transisi dari Julian Nagelsmann ke Thomas Tuchel diperkirakan akan dimanfaatkan dengan baik oleh Manchester City. Rekor Liga Champions mereka musim ini memang oke, tapi setelah pergantian pelatih tim pasti masih memerlukan beberapa penyesuaian lagi.

Bayern Munchen memang datang dengan segudang prestasi dan catatan luar biasa. Namun menurut beberapa pengamat sepakbola, mereka meyakini bahwa perpaduan kecerdasan Pep Guardiola dan kedua pemain kuncinya yakni Erling Haaland dan Kevin De Bruyne bisa menciptakan apa pun di lapangan. Jadi, jika ingin mengalahkan Bayern, Pep harus memastikan semua pemain andalannya fit 100% jelang pertandingan.

https://youtu.be/a6Ug1Rz4kOg

Sumber: UEFA, Aiscore, Goal, The Analyst, 90min

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru