Mampukah Mbappe dan Haaland Gantikan Rivalitas Ronaldo Messi?

spot_img

Sudah berapa lama kita memperdebatkan mana yang lebih baik, Messi atau Ronaldo?

Perdebatan tentang Messi dan Ronaldo tidak akan pernah habisnya. Sama seperti sebagian dari kita yang lebih suka makan bubur tanpa diaduk, dan dengan mereka yang ketika makan bubur harus diaduk terlebih dahulu.

Semua orang punya selera dan itu manusiawi. Tidak ada yang lebih baik antara Messi dan Ronaldo. Kedua pemain itu sama-sama hebat. Hanya sebagian dari kita saja, yang kebanyakan penonton layar kaca, sampai membela mati-matian pemain idola.

Namun memang, sepakbola tak akan seru bila tidak terdapat olokan antar penggemar. Asal jangan sampai jotos-jotosan dan tetap pada koridor yang terbilang wajar, maka semua masih dianggap aman.

Kembali lagi ke Messi dan Ronaldo. Dua nama hebat itu memang menjadi yang paling sering muncul di wajah utama berita. Messi dan Ronaldo sama-sama punya skill dan kemampuan mencetak gol tinggi. Mereka hebat dengan jalan masing-masing. Ronaldo dengan kerja kerasnya, Messi dengan bakat alaminya.

Perseteruan kedua pemain bintang tersebut terjadi pada era 2000 an. Tepat setelah Ronaldo muncul sebagai bintang Manchester United, Messi langsung melambung tinggi dengan nama Barcelona nya. Kemudian, setelah Ronaldo memenangi penghargaan Ballon D’or tepat pada tahun 2008 silam, disitulah pertempuran sengit antara CR7 dan Messi mulai memasuki jalur tak terhenti.

Messi dan Ronaldo, memang telah memberi banyak kegembiraan kepada kita sebagai penggemar sepakbola. Selama kurang lebih sedekade ke belakang, kita selalu berdebat tentang siapa yang bakal meraih penghargaan sebagai pemain terbaik. Hal itu memang tidak bisa dibantahkan. Pasalnya, baik Messi maupun Ronaldo memang telah menguasai jagad sepakbola dalam kurun waktu tersebut.

Lionel Messi dengan Barcelona nya berhasil meraih sebanyak dua kali treble winner. Di sisi lain, Cristiano Ronaldo sukses besar bersama Real Madrid dengan raihan tiga gelar Liga Champions Eropa secara beruntun. Di level Internasional, Lionel Messi berhasil membawa Argentina ke partai puncak Piala Dunia tahun 2014 silam. Sementara Ronaldo, berhasil mewujudkan mimpinya untuk bisa membawa Portugal juara dua tahun berselang.

Meski Messi dan Ronaldo tampak seperti berduel di atas lapangan, secara tidak langsung, keduanya juga saling memberi motivasi. Messi selalu terpacu ketika melihat Ronaldo naik ke podium juara. Pun sebaliknya, Ronaldo akan selalu merasa kesal ketika dia kalah dalam pertarungan dengan Lionel Messi.

Sebagai contoh, ketika keduanya masih berada dalam satu kompetisi yang sama, duel el clasico yang mempertemukan Barcelona dan Real Madrid selalu menimbulkan percikan luar biasa. Selain gol-gol hebat yang diciptakan oleh kedua pemain tersebut, berbagai hal lain seperti benturan antara pemain, cekcok kepada wasit, bahkan hingga peperangan antar pelatih, selalu memberi warna tersendiri terhadap salah satu duel terbaik di dunia itu.

Namun kini, pertarungan yang kita lihat sebelumnya sudah tidak menjadi sebuah hal yang sangat dinantikan. Ronaldo yang memiliki konflik dengan presiden klub memilih pergi dari Spanyol. Dia memutuskan untuk berkarir di Italia bersama Juventus.

Sementara Messi, dia tampak lelah dengan semua beban yang diterima. Dia kesulitan membawa Barcelona seorang diri. Dia merasa bahwa banyak rekan-rekan setimnya dulu yang mulai menciptakan cerita baru. Lebih dari itu, Messi mengaku bahwa ia kehilangan motivasi ketika Ronaldo sudah tidak berada di kompetisi La Liga. Dia merindukan duel dengan Ronaldo dan menganggap bahwa bintang asal Portugal itu selalu membuatnya ingin bermain lebih.

Seiring berjalannya waktu, baik Ronaldo dan Messi kini telah menempuh jalan masalahnya sendiri. Ronaldo yang diminta untuk membawa Juve juara di Eropa tak kunjung menemui harapan. Malah, eks bintang Serie A, Antonio Cassano, menyebut bila Ronaldo merupakan pemain egois. Dia selalu ingin tampil lebih hebat dari yang lain, dan tidak memikirkan bahwa Juve yang tengah dibesut Pirlo, masih berada dalam masa transisi.

Di kompetisi seberang, Lionel Messi juga berkelit dengan masalah internal. Dia terus dihubungkan dengan pintu keluar dan kian kesulitan untuk kembali membawa Barca naik ke panggung juara Eropa.

Satu hal pasti yang membuat rivalitas Ronaldo dan Messi akan segera berakhir adalah, usia mereka yang tak lagi muda.

Kini, di tengah keringnya persaingan Ronaldo dan Messi, muncul sosok Kylian Mbappe dan Erling Haaland sebagai pengganti. Dua pemain muda berbakat itu seolah muncul sebagai oase di teriknya gurun yang sangat luas.

Kemunculan Mbappe dan Haaland seolah menjadi era baru dalam dunia sepakbola. Sebagian penggemar menganggap bila mereka telah menemukan bintang baru untuk dilihat. Mbappe dan Haaland, dua pesohor sepakbola yang usianya masih sangat muda. Mbappe masih berusia 22 tahun, sementara Haaland berusia dua tahun lebih muda.

Kemunculan Mbappe dan Haaland tentu tidak datang begitu saja. Ada banyak faktor yang mendasarinya, mengapa dua remaja hebat itu dijadikan sebagai pemain yang bakal gantikan rivalitas Ronaldo dan Messi.

Belum lama ini, Mbappe baru saja menjadi mimpi buruk Lionel Messi dan kolega dengan gelontoran tiga golnya ke gawang FC Barcelona. Peraih trofi Piala Dunia 2018 lalu itu sukses menjebol gawang el Barca sebanyak tiga kali dan membawa klub nya menang dengan skor 4-1.

Di partai lain, Haaland tak mau ketinggalan unjuk gigi. Pemuda Norwegia juga berhasil menjadi bintang kala Borussia Dortmund mengandaskan permainan tim yang tengah naik daun di kompetisi La Liga, Sevilla. Dia sukses mencetak dua gol dalam laga itu dan membawa Die Borussen menang dengan skor 3-2.

Hal menarik disini adalah, Haaland secara tidak langsung telah membuka jalan rivalitasnya dengan Kylian Mbappe. Dia mengeluarkan komentar tidak biasa yang banyak membuat penggemar sepakbola menilai, bahwa inilah era dimana sepakbola akan kedatangan dua bintang ternama lainnya.

Seusai pertandingan melawan Sevilla, Haaland berkomentar,

“Dan ketika aku melihat Mbappe mencetak hattrick kemarin, aku mendapat motivasi tambahan secara gratis. Jadi, terima kasih kepadanya (Mbappe). Ini malam yang menyenangkan,” tutur Haaland.

Setidaknya sampai Mbappe dan Haaland berhasil membawa timnya menang di leg pertama Liga Champions Eropa babak 16 besar, keduanya sudah mampu menciptakan banyak gol. Mbappe sampai kini mengoleksi 24 gol dan 16 assist dari 44 pertandingan yang dijalani di kompetisi tersebut. Perlu diketahui pula bila Mbappe masih tercatat sebagai pemain yang mencetak gol terbanyak di usia 21 tahun, yaitu sebanyak 19 gol.

Sementara itu, Erling Haaland punya catatan yang lebih gila. Dalam 13 penampilan yang dijalani, dia sudah mampu menceploskan sebanyak 18 gol. Dengan raihan tersebut, Haaland hanya membutuhkan waktu sekitar 44 menit untuk mencetak gol. Sementara Mbappe harus berjuang selama 77 menit untuk bisa mencetak gol.

Dengan rasio gol menakjubkan, bukan tak mungkin bila Haaland bakal melewati rekor Mbappe sebagai pemain yang mampu mencetak gol terbanyak sebelum usia 21 tahun di kompetisi Eropa.

Ketika kini persaingan Mbappe dan Haaland mampu membawa timnya masing-masing memetik kemenangan, Messi dan Ronaldo justru tampil melempem. Seperti yang sudah dijelaskan, Messi kalah dengan PSG sementara Ronaldo harus mengakui keunggulan FC Porto.

Rivalitas Mbappe dan Haaland pun tampak semakin bersinar setelah kedua pemain tersebut mampu mencetak gol lebih banyak (28) dari yang diciptakan Ronaldo dan Messi (15), sejak awal kompetisi Liga Champions Eropa musim lalu berjalan.

Menurut data yang dirilis sofascore, pergerakan Mbappe dan Haaland juga semakin mendekati apa yang diraih Messi dan Ronaldo sejak 2018 lalu. Dalam data tersebut, raihan gol Mbappe dan Haaland tidak jauh beda dari yang diciptakan Messi dan Ronaldo.

Angka itu seolah membuktikan bahwa Mbappe dan Haaland benar-benar serius untuk menggulingkan era Messi dan Ronaldo.

Namun semua kembali lagi, bahwa sepakbola juga memiliki era. Tidak perlu berlebihan dalam berdebat. Terlebih kita hanya penonton layar kaca, atau bahkan hanya sekumpulan orang yang cuma melihat hasil pertandingan dari situs skor langsung.

Cukup nikmati dan tak perlu saling melempar ucapan yang sampai menjatuhkan harga diri.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=-oi1uuzHnms[/embedyt]

 

Sumber referensi: indosport, thefootballfaithful, dailymail, sportskeeda

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru