La Liga 2022/23: Babak Baru Perjudian Klub Besar Di Awal Musim

spot_img

Liga-liga sepakbola di belahan dunia sudah dimulai. Negeri Matador juga kini tak ingin ketinggalan. Dengan kompetisi tersengitnya, La Liga musim 2022/23 sebentar lagi akan bergulir. Perhelatan itu tepat akan tersaji di depan mata pada Sabtu, 14 Agustus dini hari mendatang waktu Indonesia.

Tema besar “perjudian” akan menghiasi klub-klub besar calon kuat peraih gelar musim ini. Disamping jadwal yang telah dirilis, para klub calon juara La Liga musim ini sedang bertaruh dengan segala permasalahan yang ada di klubnya masing-masing.

Perjudian Madrid Dengan Skuad Rampingnya

Salah satunya adalah Real Madrid. La Liga musim depan jelas menjadi perjudian bagi Los Galacticos. Apalagi mereka hanya berbekal skuad juara Liga Champions dengan tambahan Rudiger dan Tchouameni. Skuad Madrid musim depan sangatlah ramping. Tapi apakah ini tidak riskan?

Tentu saja. Laga pramusim menjadi buktinya. Real Madrid menoreh hasil minor di laga pramusim. Kalah dari Barcelona, ditahan imbang Club America adalah hasil yang cukup minor bagi Sang Raja. Apalagi di pertandingan-pertandingan pramusim terlihat bahwa permainan Real Madrid masih berpangku tangan pada pemain senior. Real Madrid baru bisa menang ketika menghadapi Juventus menggunakan skuad intinya.

Perjudian El Real ini sebenarnya dimulai ketika pelatihnya kekeh bilang “cukup” dengan skuad barunya ini. Dengan melihat perjalanan liga domestik maupun Eropa yang panjang, menjadi pertanyaan bagi kedalaman skuad Madrid di tengah ketergantungan pada performa pemain inti mereka.

Namun, ini adalah Madrid dan Ancelotti. Dua elemen yang tak dapat dipisahkan dari DNA juara apa pun keadaanya. Partai melawan Frankfurt di perebutan gelar Piala Super Eropa akan menjadi modal kepercayaan sang juara bertahan sebelum memulai liga.

Perlu dicatat juga bahwa Real Madrid belum pernah berhasil memenangkan gelar La Liga secara back to back dalam 14 tahun terakhir. Namun, itulah tantangan sesungguhnya bagi El Real.

Mereka akan memulai kampanyenya musim ini dengan tandang ke markas klub promosi, Almeria. Pertandingan awal musim Madrid di bulan Agustus ini mau tidak mau harus disapu bersih. Mengingat lawan yang cenderung mudah macam Celta Vigo maupun Espanyol.

Berkaca awal musim lalu, Madrid selalu mulus di awal musim. Namun juga tetap hati-hati, Madrid di awal musim lalu juga kesandung ketika melawan klub-klub kecil, contohnya kalah lawan Espanyol.

Perjudian Atletico Madrid Yang Pasif Di Tengah Krisis

Atletico Madrid kini juga nasibnya hampir sama. Sama-sama pasif di bursa transfer. Akan tetapi, permasalahannya beda. Los Rojiblancos musim ini sedang dilanda krisis pembatasan gaji dan pembukuan keuangan. Oleh sebab itu, mereka kali ini tak segemerlap musim lalu ketika masih berstatus sebagai juara bertahan.

Pertanyaannya, apakah Atletico musim ini mampu mengejutkan lagi dengan menyabet hegemoni Madrid dan Barca? Jawabannya relatif. Karena tak dipungkiri ketika Atletico juara, kondisi Madrid dan Barca sedang compang-camping.

Namun DNA Atletico bersama Simeone yang dikenal sebagai perusak hegemoni patut ditunggu. Axel Witsel dan Molina adalah beberapa pemain yang didatangkan ke Wanda Metropolitano. Tak luput juga kembalinya Saul dan Morata. Hal itu mampu menutupi mereka dari kehilangan sosok Luis Suarez.

Melihat hasil pra musim, Los Rojiblancos mampu menyapu 3 partai pra musimnya termasuk mengandaskan MU. Melihat jadwal yang menanti, seharusnya mereka bisa berkaca pada PR awal musim lalu. Ketika mereka tersendat dengan 2 hasil imbang melawan Villarreal maupun Bilbao.

Jadwal awal musim mereka kali ini setelah partai pembuka melawan Getafe, akan kembali bertemu Villarreal di pekan kedua. Setelah itu partai melawan Valencia dan Sociedad juga merupakan awal ujian sesungguhnya bagi Atletico. Sebelum nantinya di pertengahan September mereka akan bentrok di derby melawan Real Madrid.

Para Pemburu 4 Besar

Kemudian ada Sevilla yang musim lalu menyandang predikat dengan kebobolan paling sedikit di La Liga. Kini mereka berjudi dengan beberapa penjualan para pemain pilarnya di sektor belakang. Terbukti pada laga pra musimnya mereka sempat dibantai Arsenal 6-0.

Tapi setidaknya, dengan kualitas skuad yang apa adanya sekarang, mereka masih bisa tetap berada di papan atas, paling tidak di bulan Agustus. Pasalnya, jadwal awal musim mereka hanya akan melawan Cadiz, Osasuna, Valladolid dan Almeria.

Juara Copa Del Rey dan peringkat 5 musim lalu, Real Betis musim ini masih bersama pelatih Manuel Pellegrini. Laga pra musim mereka kali ini cenderung buruk. Namun secara jadwal awal, mereka diuntungkan. Paling tidak untuk menjaga asa semangatnya merebut 4 besar. Karena hanya akan melawan Elche, Mallorca dan Osasuna. Sebelum partai sulit di awal September menjamu Madrid menantinya.

Real Sociedad juga tak luput dari calon pemburu 4 besar. Finish di peringkat 6 musim lalu menjadi bukti mereka patut diperhitungkan musim ini. Namun mereka akan mengalami jadwal berat di awal. Yakni di pekan ke 2 langsung melawan Barca dan di pekan ke 4 melawan Atletico.

Villarreal asuhan Unai Emery yang musim lalu mengejutkan di pentas Eropa, juga patut diperhitungkan. Finish di posisi 7 musim lalu, Villarreal justru yang sangat dinanti progresnya di awal musim. Mengingat performanya di pra musim tampak oke. Namun, anak asuh Unai Emery ini di awal musim sudah dinanti pasukan Diego Simeone di pekan ke-2.

Kelelawar dari Mestalla, Valencia, juga patut disorot di perburuan 4 besar. Pasalnya mereka kini optimis dilatih Gennaro Gattuso. Optimisme itu tak hanya semu, ketika mereka di pra musim sempat menghancurkan Dortmund. Akan tetapi, jadwal awal yang menanti mereka cukup berat. Ketika melawan Bilbao dan Atletico di pekan ke-2 dan ke-3.

Perjudian Foya-Foya Ala Barcelona, Mutlak Harus Tancap Gas

Dan yang terakhir ada calon kuat juara musim ini, Barcelona. Klub yang sedang seenaknya foya-foya di tengah krisis keuangan ini mau tidak mau mutlak dijagokan meraih beberapa gelar musim ini. Hal itu tentu suatu keharusan karena para pemain bintang nan mahal sudah didatangkan.

Blaugrana bersama Xavi menyimpan dendam dan berusaha melampiaskannya dengan merebut tahta mahkota La Liga musim ini, bagaimanapun caranya. Malulah, kalau dengan kondisi skuad kali ini mereka terseok kembali seperti musim lalu.

Pra musim yang moncer, serta gelar di Joan Gamper menjadi modal awal mental anak asuh Xavi mengarungi kompetisi yang sesungguhnya. Perjudian di tengah krisis ini menuntut Barca berprestasi lebih. Dan trofi apa pun adalah hal yang mutlak diraih. Tak ada cerita juga di partai awal mereka keteteran lagi seperti musim lalu.

Partai di Bulan Agustus sampai September ini harusnya disapu bersih karena hanya melawan tim lemah macam Vallecano, Valladolid, Cadiz, dan Elche. Sebelum nantinya mereka melangkah di pertengahan Oktober ketika El Clasico jilid 1 musim ini tersaji.

Sumber Referensi : espn, squawka, laliga

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru