Kisah Mengejutkan di Balik Penolakan Klopp Jadi Pelatih MU

  • Whatsapp

Jurgen Klopp, sepuluh tahun yang lalu namanya mungkin masih asing ditelinga pecinta si kulit bundar. Namun, kini Jurgen Klopp termasuk sebagai salah satu pelatih hebat. Dengan trofi Liga Champions yang ia raih bersama Liverpool, namanya bisa disejajarkan dengan para pelatih beken seperti Jose Mourinho, Pep Guardiola, atau Carlo Ancelotti.

Selain itu, pelatih yang pernah membela Mainz semasa aktif sebagai pemain itu adalah sosok yang hampir dicintai di setiap tim yang ia asuh. Baik itu saat menangani Dortmund maupun menangani Liverpool, Klopp tak pernah sekalipun menjadi sosok yang dibenci.

Dalam karirnya, nama Jurgen Klopp mulai melambung saat menukangi Borrusia Dortmund pada tahun 2008 hingga 2015. Di mana pria berusia 52 tahun tersebut sukses mengantarkan Dortmund kepada kejayaan. Dua gelar Bundesliga serta satu DFB Pokal menjadi bukti kejeniusan Klopp.

Setelah sukses membangun reputasinya di Dortmund, Klopp memutuskan untuk menukangi Liverpool sejak 2015 silam. Empat tahun di sana, Klopp berhasil menyulap The Reds menjadi salah satu klub terbaik di Inggris dan juga Eropa.

Menariknya, sebelum memutuskan untuk berlabuh ke Anfield, Klopp yang saat itu masih melatih Borussia Dortmund dikabarkan mendapat tawaran dari Manchester United, yang notabene rival sengit Liverpool.

Ketika Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun pada musim panas 2013, MU mencari sosok pengganti yang ideal. Dan Jurgen Klopp menjadi satu di antara kandidat favorit untuk duduk di kursi panas Manchester United.

Manajemen Setan Merah kala itu sangat ingin menjadikan Klopp sebagai suksesor Ferguson. Klopp dianggap mampu menjaga nama besar Manchester United jika nantinya ditinggal pelatih legendaris itu. Apalagi, pelatih asal Jerman itu memiliki prestasi gemilang bersama Die Borrusen.

Dalam bukunya yang berjudul Leading, Sir Alex Ferguson pernah mengungkapkan Klopp adalah salah satu kandidat untuk menggantikannya di United.

“Ketika kami memulai proses mencari pengganti saya, kami sudah menetapkan beberapa kandidat, namun mereka sulit untuk didatangkan,” tulis Ferguson.

“Saya meminta Pep (Guardiola) untuk menelepon saya sebelum dia menerima tawaran dari klub lain tetapi dia tidak melakukannya dan akhirnya bergabung dengan Bayern Munich pada Juli 2013,” kata Ferguson.

“Kami juga tahu bahwa Jurgen Klopp senang di Borussia Dortmund dan akan menandatangani kontrak baru,” sambung Ferguson (Dikutip dari footballanonymous)

Meski sempat didekati petinggi Manchester United, Jurgen Klopp memutuskan untuk menolak tawaran yang diajukan kepadanya. Klopp tak tertarik menangani MU, karena manajemen klub hanya terobsesi dengan sisi komersial.

Hal tersebut diutarakan Jurgen Klopp ketika melakukan wawancara dengan mantan penyerang Liverpool era 90-an, Robbie Fowler.

“Saya melakukan wawancara dengannya beberapa tahun lalu, dan dia mengatakan kepada saya telah menolak beberapa klub super kaya setelah (Borussia) Dortmund,” ucap Fowler (Dikutip dari Four-four-two)

“Satu di antaranya pasti Manchester United, yang lain mungkin Real Madrid, karena dia benci bagaimana kedua klub itu hanya berfokus pada pengaruh komersial,” lanjutnya (Dikutip Givemesport)

Fowler juga mengungkapkan bahwa Klopp lebih menyukai Liverpool karena klub yang bermarkas di Anfield tersebut mampu menggunakan sisi komersialnya dengan lebih baik.

“Dia mengatakan dia menyukai Liverpool, karena mereka memiliki keseimbangan antara uang yang dibutuhkan untuk mencapai puncak dan sejarah serta identitas klub dan suporter mereka,” papar Robbie Fowler. (Dikutip Givemesport)

Ketika Liverpool terus menanjak di tangan Klopp, MU justru terus menurun pasca era Ferguson. The Red Devils belum sekalipun bisa juara Liga Inggris lagi, bahkan hanya dua kali finis empat besar dalam enam musim terakhir.

Sumber Referensi: Givemesport, Fourfourtwo, Bola.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *