Ketika Cesc Fabregas Bobol Gawang Barcelona Dalam Kondisi Patah Kaki

  • Whatsapp
Ketika Cesc Fabregas Bobol Gawang Barcelona Dalam Kondisi Patah Kaki
Ketika Cesc Fabregas Bobol Gawang Barcelona Dalam Kondisi Patah Kaki

Secara logika, pesepakbola yang mengalami cedera, terlebih jika cederanya itu sangat serius, tak mungkin bisa bermain. Namun, dalam sejarahnya, ternyata ada pemain yang meskipun alami cedera parah dia masih bisa bermain, dan luar biasanya lagi bisa mencetak gol.

Pemain tersebut adalah Cesc Fabregas. Fabregas merupakan salah satu gelandang terbaik di dunia sekitar satu dekade yang lalu. Karir Fabregas terbilang sukses. Selain pernah menjuarai ajang piala eropa dan piala dunia, ia juga mengantarkan sejumlah klub meraih berbagai trofi juara. Riwayat karir Fabregas terbentang luas dari Arsenal sampai AS Monaco. Saat masih membela Arsenal, Fabregas pernah melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukan para pesepak bola. Yakni, mencetak gol dalam kondisi patah kaki.

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut terjadi pada ajang perempat final Liga Champions, April 2010. Kala itu, Fabregas yang masih berseragam Arsenal menghadapi Barcelona di leg pertama perempat final yang dihelat di stadion Emirates. 

Tim Meriam London yang masih dilatih oleh Arsene Wenger kala itu bermain imbang 2-2 melawan Barcelona. Arsenal tertinggal lebih dulu dari Barcelona lewat dua gol dari Zlatan Ibrahimovic. Namun kemudian mereka sukses menyamakan kedudukan melalui gol dari Theo Walcott dan Fabregas.

Gol terakhir pada laga tersebut dicetak oleh Fabregas. Ia jadi pahlawan saat menghindarkan Arsenal dari kekalahan. Eksekusi penaltinya di menit 85 berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Namun, diketahui bahwa saat melakukan tendangan penalti itu Fabregas tidak dalam kondisi sehat. Fabregas dikabarkan mengalami patah kaki saat mengeksekusi penalti tersebut. Memang tak terlihat tanda-tanda Fabregas alami cedera parah saat hendak mengambil penalti, namun setelah cetak gol ia meringis kesakitan.

Fabregas mulai merasakan sakit pada kakinya ketika merayakan gol tersebut, dia sempat duduk tak berdaya di tengah lapangan sebelum mendapat pertolongan pertama dari tim dokter. Fabregas lalu meninggalkan lapangan dengan tertatih-tatih. 

Lantas apa yang sebenarnya terjadi pada Fabregas?

Pemain asal Spanyol itu ternyata divonis mengalami keretakkan pada fibula kanannya. Seusai laga melawan Barcelona tersebut, Fabregas sempat mengatakan bahwa dirinya alami patah kaki. “Kaki saya patah, dan saya juga merasa patah (hati),” ujarnya.

“Saat saya mengambil penalti, saya masih sangat kuat, tapi setelah saya menendang bola saya tak bisa berjalan lagi. Masalahnya di fibula. Saya pikir kaki saya terjepit di antara kaki Puyol saat saya dilanggar dan tertendang.”

Ya, cedera Fabregas pada laga itu terjadi karena dirinya memperebutkan bola dengan kapten El Barca Carles Puyol di kotak penalti. Namun, sejumlah pihak dari klub London Utara mensinyalir, Fabregas memang sudah mengalami patah kaki saat memutuskan ambil bagian pada pertandingan tersebut.

Keputusan menurunkan Fabregas kontra Barcelona memang diambil pada detik-detik terakhir. Pasalnya, kondisi Fabregas sudah diragukan akibat gangguan lutut yang dialaminya kala Arsenal ditahan 1-1 oleh Birmingham City pada lanjutan Premier League pekan sebelumnya.

“Beberapa orang berpikir saya mungkin mengalami patah kaki melawan Birmingham seminggu sebelumnya – dan, sejujurnya, saya tidak tahu. Ya, tempatnya (mendapatkan cedera) sama, tetapi saya tidak berpikir ‘kaki saya patah’ ketika maju berhadapan dengan Barcelona.” ucap Fabregas.

Selepas pertandingan di leg pertama itu, Fabregas kemudian harus menepi dari lapangan hijau selama sisa musim 2009/10 akibat cederanya tersebut. Musim itu, ia mencetak 19 gol dan mencatatkan 19 assist dalam 36 penampilan untuk Arsenal, ia lalu meninggalkan The Gunners dan berlabuh ke klub masa kecilnya, Barcelona pada musim panas 2011.

 Sumber Referensi: Libero, Bola.okezone, Sport.detik, Bolasport

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *