Kenapa PSG Gemar Merekrut Pemain Tua Bergelar Legenda?

  • Whatsapp
Kenapa PSG Gemar Merekrut Pemain Tua Bergelar Legenda
Kenapa PSG Gemar Merekrut Pemain Tua Bergelar Legenda

Sergio Ramos yang baru didatangkan, masuk dalam nama pemain tua bergelar legenda yang direkrut Paris Saint Germain.

Ramos resmi diumumkan sebagai pemain anyar PSG pada awal Juli 2021 lalu. Usai menjalani tes medis dan disodori kontrak berdurasi dua tahun.

Bacaan Lainnya

Sebelum bergabung dengan PSG, Sergio Ramos yang kini telah berusia 35 tahun, resmi meninggalkan Real Madrid dengan status legenda. Dia pergi dengan meninggalkan catatan 671 pertandingan untuk Los Blancos, sukses menghadirkan berbagai trofi dan menjadi bek paling produktif dengan 126 gol bersama Real Madrid.

Sebelumnya di tahun 2018 silam Paris Saint Germain juga sempat mendatangkan nama Gianluigi Buffon dari Juventus yang sempat menggegerkan dunia. Pasalnya Buffon yang ketika itu telah berusia 40 tahun. Usia yang sangat cocok bagi seorang pemain untuk putuskan pensiun. Telah resmi didatangkan PSG dengan status bebas transfer. Dirinya mendapat kontrak selama setahun dengan opsi perpanjangan setahun berikutnya.

Mundur ke tahun 2017, mantan bintang FC Barcelona, Dani Alves, juga tak luput dari pantauan PSG. Ketika itu, Alves yang sudah banyak berikan gelar untuk FC Barcelona dan sempat tampil bersama Juventus, diboyong oleh PSG di usia 34 tahun. Kedatangan Alves ke PSG terjadi setelah Juventus tidak memperpanjang kontrak sang pemain. Jadi, dirinya datang dengan status bebas transfer dan mendapat kontrak selama dua tahun lamanya.

Lalu pada tahun 2013, David Beckham, bisa dikatakan sebagai pemain tua lainnya yang membela Paris Saint Germain. Becks didatangkan dengan status bebas transfer setelah terakhir kali di membela klub MLS, LA Galaxy. Meski hanya sebentar tampil bersama PSG, Beckham yang saat itu berusia 37 tahun tetap menjadi bagian dari tim yang berhasil sumbangkan trofi Ligue One.

Sekarang yang jadi pertanyaan, mengapa PSG begitu gemar merekrut pemain tua bergelar legenda?

Alasan PSG Gemar Rekrut Pemain Tua

Untuk memahami hal ini, setidaknya ada sejumlah alasan yang mendasari.

Pertama, beberapa pemain tersebut dibeli dengan harga 0 rupiah jadi tidak merugikan laporan keuangan.

Kedua, Paris Saint Germain ingin menaikkan pamor klub dengan cara mendatangkan pemain bintang meski sudah berusia tua. Kepopuleran mereka akan sangat berguna bagi strategi bisnis yang telah direncanakan. Diantaranya adalah penjualan jersey dan merangkul lebih banyak penggemar.

Untuk penjualan jersey, hal itu telah dibuktikan oleh kedatangan David Beckham pada 2013 lalu. Meski saat itu sang pemain sudah berusia 37 tahun dan tidak banyak berkontribusi bagi tim di atas lapangan, Beckham mampu membantu PSG di sektor lain, yaitu dari segi penjualan jersey nya kepada seluruh penggemar.

PSG diperkirakan telah berhasil menjual sebanyak 150 ribu replika jersey David Beckham, dimana keuntungannya mencapai lebih dari 300 miliar rupiah.

Beberapa hari setelah kedatangannya ke Paris, jersey sang bintang seharga 95 pounds atau senilai nyaris dua juta rupiah bahkan telah terjual beberapa ribu buah. Sekali lagi, hal itu menjadi bukti bila kedatangan pemain bintang meski telah berusia tua mampu mengangkat pamor klub, yang salah satunya hadir dari penjualan jersey.

Yang tak kalah penting, kedatangan para pemain bintang di PSG membuat klub tersebut bisa dengan mudah menarik minat penonton. Mereka bisa mendapat banyak penggemar guna meningkatkan popularitas tim di mata dunia.

Setidaknya pada Februari 2021 lalu, Paris Saint Germain masuk ke dalam daftar sepuluh besar klub dengan jumlah penggemar terbanyak di media sosial. Tercatat, dihitung dari platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, TikTok dan YouTube, PSG telah berhasil mengumpulkan sebanyak 91 juta pengikut di seluruh dunia.

Mereka menjadi satu-satunya tim asal Prancis yang masuk ke daftar 10 besar tersebut dan berhasil mengungguli nama-nama besar seperti FC Bayern, Manchester City, hingga Arsenal.

Alasan berikutnya adalah, kedatangan pemain bintang berlabel legenda bisa menjadi cara mereka yang ingin meraih trofi di kancah Eropa. Sampai saat ini, PSG masih terus berjuang untuk bisa menjadi juara di level tertinggi Eropa. Kedatangan Sergio Ramos pada musim panas ini mungkin bisa membuktikannya.

Mantan kapten Real Madrid itu memiliki pengalaman yang luar biasa banyak, yang bisa sangat berguna bagi PSG untuk mengarungi kompetisi terbesar di Eropa. Mental pemenang yang dimiliki sang pemain dinilai bakal berpengaruh bagi seluruh pemain PSG.

Selain untuk merebut tahta di level Eropa, mendatangkan pemain semacam Sergio Ramos hingga Gianluigi Buffon sekalipun bisa menguatkan reputasi PSG sebagai klub besar untuk terus mempertahankan gelar di level domestik.

Yang tak kalah penting, atau yang bisa dijadikan sebagai alasan mengapa PSG tertarik datangkan pemain tua berlabel legenda, para pemain tersebut bisa dimanfaatkan sebagai mentor bagi para pemain muda.

Meski terkadang tidak berkontribusi langsung dalam sebuah pertandingan, kehadiran para pemain tersebut bisa digunakan sebagai pengasah bakat dan penyalur pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain muda di klub.

Alasan terakhir adalah, bintang tua berlabel legenda yang didatangkan masih sesuai dengan kebutuhan tim. Meski rata-rata durasi kontrak pemain tersebut tidaklah lama, mereka tetap bisa diandalkan di klub. Lebih dari itu, deretan trofi juga berhasil mampir ke lemari piala.

Gianluigi Buffon, yang meski sudah berusia 40 tahun masih tampil dalam 17 laga Liga Prancis dan 5 kali tampil di Liga Champions Eropa.

Beckham yang berhasil persembahkan trofi Liga Prancis tampil dalam 10 laga Ligue One dan 2 kali tampil di kompetisi Eropa.

Sementara Dani Alves, dalam dua musimnya tercatat tampil dalam lebih dari 20 laga Liga Prancis.

Mengapa Para Pemain Tersebut Mau Gabung Dengan PSG?

Lalu yang jadi pertanyaan berikutnya, mengapa para pemain tersebut mau bergabung dengan Paris Saint Germain yang tampil di level tertinggi meski sudah berusia tua. Pasalnya seperti yang kita tahu, sebagian pemain memilih untuk tampil di kompetisi yang tidak terlalu kompetitif, mengingat usia dan kemampuan sudah tidak lagi sama.

Alasannya jelas, pertama mereka masih mendapat gaji besar meski sudah berusia tua. Ya, bukan perkara sulit bagi PSG untuk bisa menggaet para pemain tersebut. Dengan menyodorkan gaji yang diinginkan meski terbilang tinggi, PSG tidak akan keberatan. Pasalnya, mereka memahami betul keberadaan para pemain tersebut akan sangat penting bagi tim dan bisa memberi banyak keuntungan.

Alasan berikutnya atau yang terakhir adalah, para pemain tersebut ingin mencari tantangan baru. Sebut saja Sergio Ramos. Dirinya yang sudah kehilangan tempat di Real Madrid memilih untuk gabung dengan PSG karena ingin mencari tantangan baru. PSG yang mempercayakan tempat utama padanya membuat sang pemain terkesan dan ingin memberikan yang terbaik bagi klub.

Apalagi, salah satu alasan PSG mendatangkan dirinya adalah untuk membantu tim memenangkan trofi Liga Champions Eropa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *