Kebangkitan Timnas Korban Perang! Ngerinya Kekuatan Timnas Ukraina di EURO 2024

spot_img

27 Maret 2024 di Wroclaw Polandia, jadi hari yang membahagiakan bagi rakyat Ukraina. Musababnya, timnas sepakbola mereka mampu lolos lagi ke ajang Euro, disaat banyak pihak yang meragukan. Perasaan campur aduk antara haru dan bahagia mengiringi keberhasilan negara yang telah lama porak poranda akibat dibombardir tank-tank Rusia.

Makna kelolosan tersebut juga sekaligus menandai kebangkitan bagi Timnas Ukraina pasca invasi Rusia. Mereka membuktikan pada miliaran penduduk bumi bahwa mereka bukan bangsa yang lemah. Lewat sepakbola, mereka siap mengejutkan di Euro 2024.

Sebelum membahas kebangkitan Timnas Ukraina, alangkah baiknya subscribe dan nyalakan loncengnya dulu agar tak ketinggalan konten menarik dari Starting Eleven Story.

Sepakbola Ukraina Dan Invasi Rusia

Februari 2022, perang Ukraina-Rusia meledak. Bom Rusia meluluhlantakan seantero Ukraina. Sepakbola Ukraina pun terkena imbasnya. Liga utama mereka dihentikan. Para keluarga fans maupun pemain, tak sedikit yang jadi korbannya.

Kondisi tersebut tak dipungkiri membuat sepakbola Ukraina jadi terbengkalai. Khususnya timnas mereka. Padahal Timnas Ukraina dihadapkan pada persiapan babak playoff Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Alhasil di babak penentuan playoff kelolosan ke Qatar, Zinchenko dan kawan-kawan harus takluk dari Wales. Seketika, mimpi mereka main di Piala Dunia terkubur dalam-dalam. Timnas Ukraina gagal mempersembahkan hadiah bagi rakyat Ukraina yang jadi korban invasi.

Kesedihan warga Ukraina pun berkali-kali lipat, dan tak dapat dijabarkan dengan kata-kata. Pemain seperti Andriy Yarmolenko serta pelatih mereka Oleksandr Petrakov, bahkan sampai meminta maaf langsung pada rakyat Ukraina.

Datangnya Sergiy Rebrov

Pasca gagal lolos ke Piala Dunia 2022, Timnas Ukraina pun berbenah. Evaluasi menyeluruh pun dilakukan federasi guna mempersiapkan agenda berikutnya, yakni lolos ke Euro 2024. Evaluasi tersebut salah satunya adalah keberanian federasi mencopot pelatih mereka Oleksandr Petrakov pada Desember 2022.

Petrakov dianggap gagal oleh federasi. Selain tak mampu bawa Ukraina ke Piala Dunia, pelatih 66 tahun tersebut dianggap hanya vokal soal politik, dibanding fokus pada sepakbola. Petrakov sempat didenda oleh UEFA akibat seruan berperang dan mengangkat senjata bagi rakyat Ukraina.

Akhirnya, federasi sepakbola Ukraina pada Juni 2023 mengangkat legenda mereka Sergiy Rebrov sebagai pelatih baru. Rebrov diangkat jadi pelatih dengan target lolos ke Euro 2024. Mantan pelatih Dynamo Kiev tersebut dianggap federasi bisa membangkitkan mental Timnas Ukraina seperti dulu Andriy Shevchenko di Euro 2020.

Meski masih minim prestasi, Rebrov dianggap sebagai legenda yang bakal dihormati para pemainnya. Rebrov adalah sosok yang cocok untuk membangkitkan semangat dan mental para pemain Ukraina yang terlanjur loyo pasca gagal lolos ke Piala Dunia.

Lolos Euro 2024

Tuah Rebrov pun perlahan terbukti. Performa pemain Ukraina kembali bangkit. Terbukti sejak laga debutnya, Rebrov sudah bisa tahan imbang tim sekelas Jerman di markasnya. Bahkan nih, mereka sempat hampir menang kalau Jerman tak cetak dua gol di menit-menit akhir.

Performa apik Timnas Ukraina dibawah Rebrov tak hanya berhenti sampai disitu. Di babak Kualifikasi EURO 2024, tim seperti Italia, maupun Inggris, juga bisa mereka tahan imbang. Ya, Ukraina ditangan Rebrov terbukti jadi momok menakutkan bagi tim-tim besar.

Ukraina yang awalnya dianggap tak bisa lolos ke Euro 2024, pun akhirnya punya kesempatan lewat jalur playoff. Melawan Bosnia Herzegovina dan Islandia di dua laga penentuan, sihir Rebrov terbukti ampuh. Bosnia berhasil dihempaskan di homebasenya sendiri, lalu Islandia mampu mereka tenggelamkan di Wrocław, Polandia.

Rebrov akhirnya terbukti bisa mewujudkan targetnya lolos ke Jerman. Euforia suka cita fans Ukraina pun tak bisa dielakkan. Kelolosan tersebut pun sekaligus jadi hadiah istimewa bagi rakyatnya yang lama jadi korban perang.

Skuad Ukraina

Salah satu kunci kesuksesan dari Rebrov meloloskan Ukraina ke Euro adalah, memanfaatkan dengan baik performa para pemain yang dimiliki. Skuad Ukraina saat ini terbilang mumpuni dan layak disebut sebagai salah satu “generasi emas” mereka. Serdadu perang yang dimiliki Rebrov di atas lapangan, banyak diisi pemain yang tampil memukau di klubnya masing-masing musim ini.

Dari penjaga gawang, ia mempunyai kiper terbaik bernama Andriy Lunin. Performa gemilangnya di Real Madrid musim ini tak bisa dilupakan begitu saja. Meski tak jadi kiper utama El Real di Final UCL, jasa Lunin bagi kesuksesan El Real amatlah banyak.

Di sektor bek, ada beberapa punggawa dari tim Liga Inggris. Di bek tengah ada bek inti Bournemouth, Illya Zabarnyi. Bek muda 21 tahun ini adalah pilar penting yang mengomandoi lini pertahanan Ukraina. Zabarnyi tak sendirian, ia dibantu bek kiri andalan Everton, Vitaly Mykolenko. Mykolenko musim ini penampilannya meroket bersama Sean Dyche.

Di lini tengah ada pemain Arsenal, Zinchenko. Pemain yang notabene sebagai bek kiri ini, oleh Rebrov banyak ditempatkan sebagai gelandang. Mantan anak buah Pep ini difungsikan sebagai pengatur tempo permainan Ukraina, baik saat bertahan maupun menyerang.

Lalu di lini serang, Rebrov punya top skor La Liga musim ini, Artem Dovbyik. Pemain 26 tahun asal Girona tersebut siap menjadi momok menakutkan bagi para musuh Ukraina.

Dovbyik juga tak sendirian. Ia akan dibantu oleh rekannya sesama Girona, Viktor Tsygankov. Tsygankov adalah pemain sayap cepat dan produktif. Ia bisa jadi alternatif pencetak gol selain Dovbyik.

Oh iya.. jangan lupakan juga Mikhailo Mudryk. Sejelek-jeleknya mas Mudryk, namun nyatanya kontribusinya amat besar sejauh ini bagi timnas Ukraina. Bayangkan saja, kalau tak ada gol Mudryk saat melawan Islandia, belum tentu Ukraina bisa lolos ke Euro. Jadi, jangan anggap remeh Mudryk.

Selain pemain-pemain hebat tadi, Ukraina juga masih punya pemain berpengalaman seperti Andriy Yarmolenko, Ruslan Malinovsky maupun Roman Yaremchuk. Ketiganya bisa menjadi teladan bagi para pemain muda Ukraina di Euro nanti.

Peluang Besar

Dengan racikan formasi 4-3-3 ala Rebrov, skuad “generasi emas” Ukraina tersebut bukan tidak mungkin bakal mengejutkan di Jerman nanti. Ukraina juga tergabung di grup yang notabene tak terlalu sulit.

Zinchenko cs tergabung di Grup E Euro 2024 bersama Rumania, Slovakia, dan Belgia. Kalau dilihat secara materi, Belgia yang akan jadi lawan berat Ukraina. Red Devils asuhan Tedesco, juga terbukti belum terkalahkan sejak babak kualifikasi.

Secara hitung-hitungan pun, peluang Ukraina lolos terbuka lebar. Ukraina diunggulkan untuk bisa jadi pendamping Belgia lolos dari grup ini. Tapi dengan catatan, mereka harus menundukan Slovakia dan Rumania.

Slovakia sendiri kedalaman skuadnya juga masih jadi pertanyaan. Mereka masih mengandalkan pemain senior seperti Ondrej Duda, maupun Juraj Kucka. Sementara Rumania, tak punya pemain dengan nama mentereng seperti Ukraina. Secara mental bertanding di ajang sebesar Euro, mereka juga belum terbukti.

Hadiah Bagi Rakyat Ukraina

Selain itu, Rebrov juga punya tekad untuk bisa sukses menyamai rekannya Shevchenko. Di Euro 2020 lalu Shevchenko bisa membawa Ukraina melenggang hingga babak perempat final. Syukur-syukur, ia bisa menciptakan sejarah lain dengan melangkahi pencapaian Shevchenko tersebut.

Kesuksesan Ukraina lolos ke Euro, selain jadi hadiah bagi rakyatnya, juga sekaligus menandai tonggak kebangkitan sepakbola Ukraina. Ya.. meski negaranya sempat hancur berkeping-keping akibat perang, namun mereka tetap bisa bangkit lewat olahraga bernama sepakbola.

Dengan skuad mengerikan yang bikin lawan bergidik, serta semangat beri kado manis pada rakyatnya, nantikan saja..Ukraina bakal mengguncang Euro 2024 dengan berbagai kejutan.

Sumber Referensi : theguardian, espn, english.sports, usnews, totalfootballanalysis, goal,com

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru