“Jersey kuning ini adalah kulit saya.”
Begitulah sepenggal kalimat yang keluar dari mulut Jose Mourinho, saat diperkenalkan kepada ribuan fans Fenerbahce di stadion Sukru Saracoglu.
Namun agak kaget sebenarnya, ketika pelatih Portugal itu lebih memilih melatih klub Liga Turki dibanding klub besar di Liga Inggris, Spanyol, atau Italia. Namun, ternyata menurut kabar, ada sebuah rahasia yang berbau politik dalam penunjukan The Special One? Lantas apa sih rahasia tersebut?
— José Mourinho (@josemourinhotv) June 2, 2024
Daftar Isi
Pemilihan Presiden Baru Fenerbahce
Sebelum menunjuk Jose Mourinho, publik Fenerbahce sedang menerka-nerka siapa presiden baru mereka berikutnya. Pasalnya pada Juni 2024, Fenerbahce akan mengadakan pemilihan presiden baru.
Presiden petahana Ali Koc akan mengajukan dirinya lagi sebagai calon presiden. Ia akan ditantang oleh mantan presiden Fenerbahce era 1998-2018, Aziz Yildirim. Yildirim ini adalah musuh lama Ali Koc. Ia berkuasa 20 tahun di Fenerbahce, dan digulingkan secara telak oleh Ali Koc pada pemilihan presiden 2018 lalu.
Hepimiz biliyoruz ki, Aziz Yıldırım adaylığını açıklamasa Fenerbahçe’ye ne Jose Mourinho getirilirdi ne de sağlam transferler yapılacaktı.
ALI koç yine Erol Bulut’u getirir, elindeki topçuları satar, nerde 2. Lig topçusu var uçak emojisi ile açıklardı… pic.twitter.com/ret1kfoZzv
— FB Sports (@fenerbsports) June 4, 2024
Yildirim pada 2011 lalu pernah tersangkut skandal pengaturan skor dan sempat dijebloskan ke dalam jeruji besi. Namun nilai plus Fenerbahce di bawah kepemimpinan Aziz Yildirim adalah banyak meraih prestasi. Termasuk enam gelar Liga Turki. Berbeda dengan catatan prestasi presiden petahana Ali Koc. Fenerbahce kini masih saja nihil gelar Liga Turki.
Mourinho Jadi Janji Kampanye
Jelang pemilihan presiden, para kandidat pun berkampanye. Namun yang gencar berkampanye adalah calon penantang, Aziz Yildirim. Pada bulan Mei 2024, ia berkampanye dengan iming-iming meraih kejayaan kembali seperti Fenerbahce di era dirinya menjabat sebagai presiden. Trofi Liga Turki yang sudah 10 tahun melayang, jadi harga mati untuk diraih. Untuk mewujudkannya, Yildirim juga berjanji akan mendatangkan pelatih sekaliber Jose Mourinho.
Volkan Demir: “Aziz başkanın analizini yapmaya gerek yok artık herkes tanıyor. Aziz Yıldırım söylerse getirir, José Mourinho’yu getirir.”
— Fener Ajans 🇹🇷 (@ajansfenercom) May 30, 2024
Jose Mourinho bahkan sudah ditelpon langsung oleh dirinya. Menurutnya, The Special One nantinya akan diberi keleluasaan transfer untuk memilih pemain yang ia butuhkan. Bahkan Yildirim sudah menyebut pemain yang dibutuhkan Mourinho seperti Lukaku maupun Dybala akan segera didatangkan.
Selain mewujudkan prestasi, kampanye menunjuk The Special One juga dijadikan Yildirim sebagai alat untuk meraih hati Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Erdogan dikenal sebagai fans fanatik Fenerbahce. Ia juga sudah lama mengagumi Jose Mourinho.
Tindakan Yildirim tersebut, dianggap sebagai ancang-ancang untuk meraih dukungan dari pemerintah guna melawan musuhnya, Ali Koc. Pasalnya Aziz khawatir, akhir-akhir ini hubungan Ali Koc dengan Erdogan terlihat kian mesra. Foto-foto pertemuan antara keduanya jelang pemilihan presiden Fenerbahce pun sudah banyak beredar.
ALİ KOÇ ve HATALARI (Part-1)
Ali Koç’un bir anlık dalgınlığı ve dikkatsizliği (Cumhurbaşkanı Recep Tayyip Erdoğan ile elleri cebinde konuşması) belki de Fenerbahçe’nin şampiyon olmasının önüne geçti. pic.twitter.com/P2EeT5ayG0
— Siyah Atlı Prens (@siyahatliprens0) May 14, 2024
Diserobot Ali Koc
Pemilu presiden Fenerbahce baru akan digelar pada 9 Juni 2024. Namun sebelum digelar, publik Fenerbahce sudah digemparkan dengan datangnya Jose Mourinho. Tentu sebagian publik kaget dan bertanya-tanya, lalu siapa yang membawa Mourinho ke Fenerbahce? Ali Koc atau Aziz Yildirim?
Terjawab sudah teka-teki itu. Presiden Ali Koc lewat direktur olahraganya yang berasal dari Portugal, Mario Branco adalah aktor yang mendatangkan The Special One. Usut punya usut, ternyata Branco diam-diam sudah menjalin komunikasi dengan Mou sejak namanya mencuat sebagai bahan kampanye Yildirim.
Ali Koç ve Jose Mourinho, Nusret’te. 📸 pic.twitter.com/1h9r6KwbeX
— Orta Saha (@ortasahahaber) June 4, 2024
Yildirim Kesal
Yildirim yang mengetahui Jose Mourinho diperkenalkan oleh Ali Koc di Sukru Saracoglu pun geram. Ia langsung berkoar-koar terkait kedatangan Mourinho. Yildirim mengaku Ali Koc sengaja menikungnya demi melanggengkan kekuasaan.
Pasca ditunjuk sebagai pelatih dan diperkenalkan kepada khalayak ramai, Mourinho pun akhirnya angkat bicara soal kisruh tersebut. The Special One mengungkapkan kepada TNT Sport, bahwa dirinya datang ke Fenerbahce karena panggilan dari Presiden Ali Koc, bukan Aziz Yildirim.
Jose Mourinho mau menukangi Fenerbahce karena sepakat dengan proyek yang disodorkan Presiden Ali Koc. Mourinho juga menjelaskan, bahwa ia justru tak diizinkan oleh Yildirim datang ke Fenerbahce saat ini. Yildirim merasa kesal dengan langkah ini. Ia menyayangkan sikap Mourinho yang mau menerima tawaran Ali Koc ketimbang dirinya.
Enver Aysever’in YouTube kanalına konuk olan Aziz Yıldırım:
“Ali Koç, benden çok daha yakın sayın Erdoğan’a pic.twitter.com/ClNR96xomk
— kafalarnanay (@kafamagoretv) June 3, 2024
Yildirim vs Ali Koc
Yildirim memang sudah lama bertengkar dengan Ali Koc di Fenerbahce. Beberapa kali Yildirim juga sengaja merencanakan kekacauan di Fenerbahce dengan tujuan pamor Ali Koc turun dan dengan mudah bisa digulingkan. Salah satunya ketika terjadi kerusuhan ketika Fenerbahce menghadapi Trabzonspor di Liga Turki musim ini.
Usut punya Usut, menurut media Turki, NTV Spor kejadian yang banyak memakan korban tersebut didalangi oleh Aziz Yildirim. Namun, di sisi lain, Ali Koc juga tak mau kalah dengan menghujat Yildirim.
Tak tanggung-tanggung, Koc bahkan menyebut Yildirim pemimpin diktator dan mantan koruptor yang tak pantas dipercaya jadi pemimpin Fenerbahce. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Yildirim, Fenerbahce malah banyak terkena kasus hukum.
AZİZ YILDIRIM – ALİ KOÇ
MACERA SÜRÜYOR!Aziz Yıldırım 1998 de Fenerbahçe Başkanı oldu. O yıllarda bambaşka bir Türkiye ve Fenerbahçe olduğunu söylemeye gerek yok. Bu sürede de oldukça yararlı işler yaptı kulüp için.
Eksik bırakmadan gitmeye çalışalım. Bir süre sonra 2002 de AKP… pic.twitter.com/IQQIHDv9SG— FenerSol (@FenerSol1907) June 23, 2023
Janji Jose Mourinho
Meski mengetahui bahwa situasi internal Fenerbahce sedang carut-marut akibat kisruh politik antar calon pemimpin, Mourinho tak mempedulikannya. Yang terpenting baginya adalah mendapat kepercayaan untuk melatih lagi. Toh ia juga dijanjikan pemilik apa yang dia mau.
Selain itu, siapa pun nantinya yang bakal menjadi presiden, Mourinho tetap akan menjalin kerja sama. Lagi pula ia juga sudah menjanjikan gelar bagi publik Sukru Saracoglu. Salah satunya ia berjanji membawakan trofi Liga Turki yang sudah lama hilang dalam dekapan.
Selain trofi Liga, Mourinho juga berjanji akan membawa Fenerbahce melangkah ke babak Grup UCL musim depan. Pasalnya, Fenerbahce sebagai runner up Liga Turki musim ini, harus menjalani babak playoff UCL terlebih dahulu.
Mourinho: I’ll make Turkish football more relevant: José Mourinho said at his first Fenerbahce news conference that his signing and reputation would bring more attention to the Turkish league, adding that his aim was to win the Super Lig and make it to… https://t.co/wH4iAynlro pic.twitter.com/NtTXdg0qMO
— Fenerbahce_MP (@Fenerbahce_MP) June 3, 2024
Percayakan Pada Jose Mourinho
Harapan Fenerbahce untuk bangkit kini terletak di pundak Mourinho. Asal jangan terus diganggu politik, The Special One pasti akan berikan yang terbaik. Namun perlu dicatat, pelatih dari Portugal sebelum Jose Mourinho, yakni Vitor Pereira dan Jorge Jesus pernah gagal membawa Fenerbahce juara Liga Turki.
José Mourinho reflects on why he chose Fenerbahce.
“Being at a London, fighting for 6th, is that ambition? To be in Italy fighting for 5th place, is that ambition?”
“Ambition is to play to win. Ambition is to feel the pressure. This is Fenerbahce.”pic.twitter.com/nJdqwA14t6
— IM🇵🇹 (@Iconic_Mourinho) June 3, 2024
Vitor Pereira bahkan hanya enam bulan menukangi Fenerbahce lalu dipecat. Jorge Jesus juga sama, ia hanya bertahan satu musim saja di Sukru Saracoglu. Maka dari itu, tak menutup kemungkinan apabila gagal, Mourinho akan dipecat sebagaimana dua pelatih tadi.
Namun, walau bagaimana The Special One dikenal sebagai sosok pelatih spesialis trofi bagi tim yang sudah lama tak meraihnya. Misalnya saja ketika AS Roma membawa trofi Conference League tahun 2022. Trofi tersebut merupakan sebuah penantian panjang Giallorossi meraih trofi lagi selama 14 tahun.
💛💙 José Mourinho to Fenerbahçe fans: “This shirt is my skin. pic.twitter.com/GJKjSeOmRr
— EuroFoot (@eurofootcom) June 2, 2024
Sumber Referensi : france24, eurosport, ntvspor, mirror, nytimes, cumhuriyet, yenisafak, nytimes


