Tuhan itu memang maha adil. Ketika kehilangan satu striker ikonik macam Zlatan Ibrahimovic, rahim sepakbola Swedia langsung melahirkan dua striker gacor baru. Mereka adalah Alexander Isak dan Viktor Gyokeres. Dua-duanya, tampil sangat memukau di musim 2024/25. Isak bersama Newcastle United dan Gyokeres bersama Sporting CP.
Berbeda dengan Isak yang konon masih nyaman dan betah di Newcastle, Gyokeres kabarnya ingin hengkang dari Sporting dan menjajal level kompetisi yang lebih baik. Dengan keputusan ini, Striker berusia 27 tahun itu langsung jadi komoditas panas.
Klub-klub kaliber Manchester United hingga Barcelona ngantri buat dapetin tanda tangannya. Lantas, klub mana yang harus dipilih Gyokeres? Mari kita bedah, mana klub yang paling cocok untuk gaya bermain striker asal Swedia itu.
Daftar Isi
Jadi Komoditas Panas
Sebelum kita masuk ke memilih klub yang pas untuk Viktor Gyokeres, kita akan sedikit menjelaskan mengapa dirinya dikejar begitu banyak klub. Starting Eleven Story sebetulnya sudah pernah membahas tentang bagaimana perjalanan karir Gyokeres.
Mencetak gol sudah seperti minum obat baginya. Sehari tiga kali setelah makan. Performa puncaknya terjadi bersama Sporting CP. Dirinya konsisten mencetak lebih dari 30 gol di semua kompetisi setiap musimnya. Puncaknya ya musim 2024/25, saat Gyokeres bak monster yang siap menerkam pemain pertahanan lawan.
Gyokeres mencetak 54 gol dan 13 assist dalam 52 pertandingan resmi. Ia menjadi top skor Liga Portugal dengan 39 gol dan meraih penghargaan Guldbollen sebagai pemain terbaik Swedia 2024. Mungkin kalau mimin jadi Gyokeres udah bosen sama selebrasi topeng khasnya. Gimana enggak? Ia kerap melakukannya tiga sampai empat kali per laga.
Ah, tapi kan Gyokeres cuma main di Liga Portugal. Lawannya pasti gampang-gampang. Yeee, jangan salah. Performanya juga sudah teruji di Liga Champions. Dari delapan pertandingan, ia mencetak enam gol. Tiga diantaranya bahkan dicetak ke juara Premier League musim 2023/24, Manchester City.
Namun, sebagai pemain yang sedang memasuki usia keemasan, pindah klub adalah hal yang sangat riskan. Jika ia salah memilih klub, maka karirnya bisa tamat. Ibarat bunga, belum mekar sempurna, tapi sudah dibabat habis duluan.
Manchester United
Maka dari itu, mari kita membantu sang pemain untuk memilih klub. Namun, harus tetap mempertimbangkan banyak aspek ya. Seperti keperluan tim, peran Viktor Gyokeres di klub tersebut, gaji, atau mungkin keterlibatan klub di Liga Champions.
Kita mulai dari Manchester United terlebih dahulu. Klubnya wong kalahan ini menunjukan minat kepada Gyokeres sejak pertengahan musim. Atau, sejak Ruben Amorim menduduki kursi kepelatihan Manchester United. Itu karena Amorim adalah mantan manajer Gyokeres di Sporting CP. Dia juga yang memboyong Gyokeres dari Coventry pada tahun 2022.
Amorim sendiri tetap menggunakan sistem permainan yang sama di Manchester United. Maka dari itu, reuni dengan sang pelatih adalah salah satu opsi yang menarik bagi Gyokeres. Selain tak masalah soal skema permainan, Gyokeres bisa mendapatkan gaji tinggi di Manchester United.
Klub asal Manchester itu memang terbiasa merayu pemain dengan iming-iming mimpi dan gaji tinggi. Bagi sebagian pemain, itu sudah cukup. Gaji tinggi, proyek ambisius, dan mendapat popularitas adalah impian bagi pemain-pemain jaman now. Sayangnya, ada masalah yang masih jadi penghalang.
Gyokeres menginginkan bermain di Liga Champions, sementara MU gagal lolos ke kompetisi tersebut setelah finis di peringkat 15 Premier League dan kalah di final UEL. Selain itu, Gyokeres belum terbiasa mendapatkan tekanan tinggi dari fans dan media. Itu bisa berpengaruh pada performa dan psikologisnya
Arsenal
Manchester United bukan satu-satunya tim yang mengejar Viktor Gyokeres. Arsenal juga menginginkannya. Menurut situs Transfermarkt, Arsenal jadi yang terdepan untuk mendatangkan Gyokeres. Kemungkinannya bahkan mencapai 67%.
Dilansir The Sun, Arsenal sudah mengajukan tawaran sekitar 60 juta pound untuk menyegel kesepakatan dengan Sporting. Namun, itu ditolak. Klub hanya bersedia melepas Gyokeres di angka 70 sampai 75 juta pound. Mendatangkan striker seperti Gyokeres adalah urgensi nomor wahid bagi Meriam London.
Musim 2024/25, Arsenal terkendala soal minimnya opsi di lini depan. Gabriel Jesus belum bisa tampil konsisten. Sedangkan Kai Havertz, justru cedera di saat mulai menemukan peak performanya kembali. Jika Gyokeres memutuskan gabung Arsenal musim depan, kabarnya ia akan mendapat jaminan menit bermain.
Karena ia akan diplot sebagai striker utama. Dari segi kecocokan antara skema permainan Mikel Arteta dengan gaya bermain Viktor Gyökeres terbilang sangat menjanjikan. Arteta kerap menggunakan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 yang membutuhkan striker tidak hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai pemantul, pemecah pertahanan, dan high press.
Selain itu, Arsenal juga kini dianggap sebagai tim langganan UCL, itu sesuai dengan kemauan sang pemain. Cuman ya itu, tak ada garansi juara Premier League selagi masih ada Liverpool dan Manchester City.
Liverpool
Nah, jika ingin meraih gelar Liga Inggris, mungkin Liverpool bisa dijadikan pilihan oleh Viktor Gyokeres. Liverpool menunjukkan minat yang signifikan terhadap Viktor Gyökeres untuk memperkuat lini serang mereka pada musim 2025/26. Kabarnya, The Reds akan menjual Darwin Nunez demi memberikan ruang kepada Gyokeres di skuad asuhan Arne Slot.
Arne Slot membutuhkan penyerang siap pakai. Sebab, pemain-pemain seperti Diogo Jota dan Luis Diaz tak bisa diandalkan. Jika Jota kerap bermasalah dengan cedera, maka Diaz kemungkinan juga akan hengkang dari Liverpool. Tapi, bagaimana dengan kecocokan strategi? Apakah Gyokeres adalah pemain yang bisa melebur dalam sistem permainan Arne Slot?
Mantan pemain Brighton itu cocok dengan skema taktik Arne Slot di Liverpool yang menekankan permainan menyerang berbasis penguasaan bola tinggi, pressing intens, dan transisi vertikal cepat. Kendati demikian, tantangan adaptasi tetap ada, terutama dalam memahami struktur pressing dan rotasi posisi khas Slot yang lebih kompleks.
Selain itu, jika Gyokeres memilih Liverpool, ia tak bisa jadi pusat permainan seperti di Arsenal. Ia harus berbagi panggung dengan Mohamed Salah. Mau bagaimanapun, Ikon Anfield adalah Salah. Gyokeres tertinggal 100 langkah untuk menyamai keagungan Salah di hadapan publik Anfield.
Barcelona
Selain klub-klub Liga Inggris, Viktor Gyokeres juga mendapat ketertarikan dari klub Spanyol, Barcelona. Sejauh ini, Direktur Olahraga Barca, yakni Deco telah mengkonfirmasi bahwa posisi striker nomor 9 bukan urgensi nomor satu bagi Barca. Namun, bukan tidak mungkin Barca mau mengamankan tanda tangan Gyokeres lebih awal.
Sebab, cepat atau lambat, Barca akan mencari pengganti Robert Lewandowski yang mulai termakan usia. Soal skema permainan pun Gyokeres tak masalah ya. Karena Hansi Flick merupakan pelatih yang mengandalkan striker utama dalam skema 4-3-3.
Masalahnya, jika Gyokeres bergabung dengan Barca musim panas ini, maka Gyokeres harus bersaing dengan Lewandowski. Tentu ini tidak ideal bagi Gyokeres. Di lini depan, tak seharusnya ada dua alpha. Jika begini tampil di Liga Champions pun terasa percuma karena menit bermainnya akan banyak berkurang.
Selain itu, Barcelona adalah klub yang kurang stabil secara finansial. Gyokeres bisa saja bermasalah dengan pembayaran gaji yang tertunda atau pemotongan gaji di kemudian hari. Masalah-masalah internal juga sering terjadi di tubuh Barcelona. Suasananya sebelas dua belas sama MU, rada toksik.
Napoli
Klub terakhir yang bisa jadi pilihan Viktor Gyokeres adalah Napoli. Sama halnya dengan Spanyol, sepakbola Italia juga jadi hal baru bagi Gyokeres. Direktur Olahraga Il Partenopei, Giovanni Manna sebelumnya sempat membantah bahwa timnya sedang mendekati Gyokeres. Namun, di dunia sepakbola, hal-hal semacam ini kerap terjadi.
Mereka membantah agar tak terganggu saat mengadakan negosiasi. Semacam lips service gitu lah, biar wartawan nggak banyak cing-cong. Secara kebutuhan, Gyokeres bisa jadi pengganti Victor Osimhen yang sudah tak memiliki tempat di hati manajemen. Gyokeres juga bisa jadi pilar penting di dalam proyek pembangunan yang dicanangkan Antonio Conte.
Conte meminta dana besar untuk menciptakan skuad yang kompetitif. Supaya Napoli bisa bersaing di kompetisi Liga Champions. Dilansir Daily Star, Conte ingin menjadikan Gyokeres ujung tombak Napoli saat mengarungi Champions League. Kira-kira lima klub itu lah yang berjajar ngantri buat dapetin service Gyokeres. Kalau kalian jadi Gyokeres, kalian mau gabung kemana? Komen di bawah ya!
____
Sumber: Mirror, Barca Blaugranes, Football London, MEN


