Momen yang ditunggu penggemar Ronaldo dan Manchester United akhirnya datang juga. Ronaldo akhirnya dipercayai memakai ban kapten di lengannya. Namun sayang momen tersebut ternodai dengan MU jadi korban pertama era baru Unai Emery di Liga Inggris setelah menelan kekalahan 3-1. Hasil itu sekaligus merupakan kemenangan kandang pertama Aston Villa atas Manchester United sejak tahun 1995.
Sebagai kapten, Ronaldo hanya bisa melihat timnya dibantai begitu saja. Aston Villa bahkan sudah bisa unggul 2-0 ketika laga baru berjalan 11 menit. Gol pertama Aston Villa dicetak oleh Leon Bailey di menit ke-7. Berselang sekitar tiga menit setelahnya, the Villans menggandakan keunggulan lewat eksekusi tendangan bebas cantik dari Lucas Digne.
Manchester United berusaha membalas, Garnacho sempat mendapat peluang di menit ke-34 sebelum aksinya digagalkan oleh Emiliano Martinez. Ronaldo juga punya kesempatan untuk mencetak gol, tapi sundulannya mampu ditepis oleh kaki kiper Aston Villa itu. MU akhirnya bisa mendapatkan skor setelah tendangan Luke Shaw dibelokkan oleh Jacob Ramsey ke gawangnya sendiri di menit ke-45.
Ten Hag berharap timnya bisa melakukan comeback di babak kedua. Namun setan merah malah kebobolan ketika babak kedua baru berjalan 4 menit. Pertahanan setan merah diobrak abrik sebelum Jacob Ramsey membayar tuntas kesalahannya di babak pertama dengan mencetak gol ke gawang de Gea. Skor 3-1 pun bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Ten Hag Frustasi
Hasil ini tentu bikin Ten Hag Frustasi apalagi setelah mereka meraih kemenangan di tiga pertandingan sebelumnya. Ten Hag bahkan belum pernah merasakan kekalahan dalam sembilan laga terakhir bersama Manchester United. Catatan impresif itu harus berakhir di laga melawan Aston Villa.
Ten Hag mengungkapkan bahwa di pertandingan tersebut, mereka memang tidak lebih unggul dari anak asuh Unai Emery. Meskipun begitu Ten Hag masih tidak bisa menerima kekalahan yang dideritanya itu.
“Kami kalah di awal babak pertama dan awal babak kedua. Itu tidak dapat diterima. Kami tidak siap untuk pertandingan. Seharusnya kami bisa lebih tajam” Ungkapnya.
Ten Hag juga mengungkapkan alasan mengapa timnya bisa kalah dalam pertandingan tersebut. Menurutnya timnya tidak bisa menjaga bola dan membiarkan lawan berlari di awal pertandingan.
“Kami tidak bisa menjaga bola. Kami membiarkan mereka berlari bebas di awal pertandingan. Dan ditambah lagi, kami tidak mengikuti aturan bertahan dan kami kalah duel.”
Alasan Ronaldo Jadi Kapten
Pemain yang menjadi sorotan itu tentu saja Ronaldo. Ia memang selalu menjadi sorotan setiap dirinya bermain. Namun kali ini lebih istimewa karena Ten Hag mempercayakan dirinya sebagai kapten setan merah. Namun, Ten Hag mengaku bahwa sebenarnya ia lebih mempertimbangkan de Gea atau Casemiro sebelum akhirnya memutuskan memberi ban kapten ke Ronaldo.
“de Gea berada terlalu jauh di belakang lapangan sehingga ia tidak akan tahu situasinya, kami ingin kapten yang bisa memberikan instruksi di tengah permainan. Sedangkan Casemiro masih belum lancar berbahasa Inggris. Dan pilihannya ya ke Ronaldo, ia bermain baik di dua pertandingan sebelumnya”.
Dengan Lord Maguire yang berada di bangku cadangan dan Bruno Fernandes diskors, Ronaldo pun mendapat kepercayaan Ten Hag untuk menjadi kapten. Hanya berjarak 18 hari setelah insiden Ronaldo yang tidak mau dimainkan pada laga melawan Tottenham sebelumnya.
Dengan kekalahan di laga ini, Manchester United semakin jauh dari zona Liga Champions di big four Premier League. Setan merah masih terhambat di peringkat kelima klasemen sementara berjarak tiga poin dengan Tottenham yang berada di posisi keempat. Sementara untuk Aston Villa, meskipun ini merupakan awal yang meyakinkan untuk Unai Emery, tapi ia harus berusaha lebih keras di musim ini sebab Aston Villa masih bertengger di peringkat ke 13 Liga Inggris.
Sumber referensi: Sky, Manchester, Goal


