Beranda blog Halaman 785

Bagaimana Cara Pemain Sepakbola Menjaga Kondisi Tubuh Agar Selalu Fit

Menjaga kondisi dan kesehatan tubuh menjadi salah satu syarat bagi kita untuk tetap bisa beraktivitas dengan baik. Karena dengan tubuh yang sehat, aktivitas apapun yang dilakukan akan terasa lebih mudah dan bisa dinikmati. Berbeda ketika tubuh kita berada dalam kondisi tidak baik atau tengah sakit, maka untuk sekadar beranjak dari ranjang pun akan terasa sangat berat.

Menjaga kondisi tubuh yang memang seharusnya dilakukan oleh semua orang menjadi perhatian khusus bagi para olahragawan, tak terkecuali para pemain sepakbola. Mereka yang tampil dalam 90 menit lamanya dituntut untuk bisa bermain secara penuh tanpa mengeluhkan stamina secara berlebihan.

Bahkan, bagi seorang pemain sepakbola, dalam satu minggu mereka bisa melangsungkan 2 hingga 3 pertandingan, yang mana situasi tersebut tentu akan menguras stamina secara luar biasa.

Pertanyaannya, bagaimana mereka menjaga kondisi tubuh agar selalu fit ketika bertanding di atas lapangan?

Dalam hal ini, latihan rutin tentu menjadi topik utama untuk menjaga tubuh agar tetap bugar selama bertanding. Latihan pun tidak hanya mengandalkan satu jenis latihan saja. Ada beberapa macam yang memang diperuntukkan bagi para pemain.

Bagi para pemain sepakbola, latihan dasar yang harus dilakukan secara rutin untuk menjaga tubuh agar tetap bugar adalah latihan lari guna memperkuat otot kaki. Selain praktis, lari memiliki manfaat yang begitu luar biasa. Dengan berlari, maka seluruh anggota tubuh akan bergerak. Bagi para pemain sepakbola, ini akan semakin memperkuat otot kaki dan paha mereka.

Secara rutin, lari dilakukan minimal dua kali seminggu. Bila dilakukan dengan benar, pun dengan jarak yang terus meningkat, kondisi tubuh akan terbiasa dan tentu bisa memberi efek luar biasa.

Kemudian, para pemain sepakbola juga selalu menjaga pernapasan dengan cara berenang sampai lompat jongkong.

Untuk menunjang latihan dasar yang dipersiapkan serta dilakukan secara rutin, para pemain sepakbola juga memiliki pelatih fisik khusus, untuk ikut memberi saran dan memberi porsi latihan guna menstabilkan kondisi pemain agar tetap sehat. Salah satu contohnya adalah timnas Jerman yang kita tahu menggunakan jasa pelatih fisik bernama Mark verstegen yang berasal dari Amerika Serikat.

Mark verstegen merupakan sosok berpengalaman dalam bidang pelatihan fisik. Dia bahkan memiliki perusahaan bernama EXOS yang tentunya bergerak dalam bidang yang ia geluti.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh The New York Times, seperti dilansir panditfootball, verstegen menjelaskan bahwa para pemain Jerman bisa berlatih dimanapun mereka berada. Cara yang dilakukan verstegen adalah membuat latihan yang fokus pada kebutuhan masing-masing individu. Awalnya, dia akan mengamati setiap individu dan mencari sesuatu hal yang memang harus ditingkatkan.

Setelah tau apa yang harus ditingkatkan, dia akan memberi porsi latihan fisik yang sesuai kepada pemain tersebut. Dengan menggunakan cara itu, latihan akan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Ketika menjadi juara dunia pada tahun 2014 lalu, menurut verstegen, para pemain Jerman memiliki kesiapan fisik yang begitu luar biasa. Mereka bisa berlari sampai setidaknya 113,8 km per pertandingan, dan dikatakan hanya kalah dari timnas Amerika Serikat.

Pada penghujung wawancara verstegen lalu memberikan tips ala pemain sepakbola agar tetap berada pada kondisi fit dan bugar.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pola tidur. Pola tidur yang baik merupakan kunci dari tubuh yang bugar. Bila kita memiliki jam tidur teratur, maka tubuh akan merespon baik dan siap melakukan aktivitas padat sekalipun. Namun sebaliknya, bila kita tidak memiliki pola tidur yang baik, maka jangan berharap akan menjalani hari dengan semangat.

Satu contoh nyata dari pentingnya pola tidur bagi pemain sepakbola adalah nama Cristiano Ronaldo. Sang mega bintang asal Portugal bahkan sampai menggunakan jasa pelatih tidur untuk bisa mendapat tidur berkualitas.

Mengutip dari dari laman alodokter, tidur memiliki manfaat yang tidak hanya mampu menghilangkan rasa kantuk, tapi juga sangat baik untuk kesehatan jiwa dan raga. Beberapa manfaat ketika kita memiliki pola tidur yang baik adalah menjadikan tubuh lebih sehat, menjaga berat badan, mengurangi resiko cedera, memperkuat sistem kekebalan tubuh, hingga meningkatkan suasana hati.

Jadi bisa disimpulkan bahwa ketika seorang pemain memiliki porsi tidur cukup, maka mereka tidak hanya punya tubuh sehat, melainkan juga suasana hati yang baik.

Selain itu, masih menurut verstegen, setelah bangun tidur, para pemain diminta untuk langsung melakukan pemanasan berupa push up atau pose yoga dalam waktu yang relatif singkat. Ini berfungsi untuk menyegarkan pikiran setelah bangun tidur.

Tidak langsung mengecek gawai setelah bangun tidur juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Yang tak kalah penting dari menjaga kondisi tubuh bagi para pemain sepakbola adalah mengonsumsi makanan sehat. Cara ini tentu sudah diketahui banyak orang. Pasalnya, makanan yang baik akan menghasilkan mood yang baik. Dengan begitu, ketika suasana hati kita berada pada kondisi yang baik, maka akan sangat mudah bagi kita untuk menjalani hari.

Selanjutnya timbul pertanyaan, bagaimana cara pemain sepakbola berlatih di masa lockdown yang sempat diterapkan oleh pemerintah setempat?

Ya, situasi ini memang membuat semua orang bingung, bukan hanya para pesepakbola. Untuk mengatasi kondisi tidak boleh keluar rumah, tidak bisa bertemu dengan rekan satu tim, hingga dituntut untuk selalu menjaga kondisi tubuh di masa pandemi, para pemain punya caranya sendiri.

Melansir dari situs fifpro.org, pemain yang harus mengikuti aturan pemerintah untuk tetap di rumah, berlatih secara mandiri di dalam rumah. Namun bila mengharuskan mereka untuk melakukan kontak dengan staf atau pelatih, maka mereka tetap berhati-hati dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kemudian, mereka juga tetap menjaga ketahanan dengan berlatih di atas treadmill atau sepeda olahraga selama 30 hingga 60 menit, yang dilakukan setidaknya dua kali seminggu. Bila memungkinkan, mereka juga bisa berlari di taman atau lapangan terdekat, dengan tetap berhati-hati.

Selain itu mereka juga banyak yang menggunakan aplikasi Get Set-Train Smarter yang telah dikembangkan oleh Komite Olimpiade Internasional. Aplikasi tersebut telah digunakan oleh para atlet profesional dan tersedia dalam berbagai bahasa. Disitu terdapat juga program khusus bagi pemain sepak bola untuk melatih kekuatan, koordinasi, dan fleksibilitas.

Terakhir, untuk menjaga pikiran tetap fresh, maka selama masa pandemi, mereka juga terus berkomunikasi dengan teman atau keluarga secara online.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=PZsJBwlfCs4[/embedyt]

 

Sumber referensi: Panditfootball, fifpro, alodokter

Kisah Cinta Unik Alvaro Morata: Dari DM Instagram Sampai Ke Pelaminan

0

Cinta memang penuh misteri. Terkadang, kita tidak pernah menduga darimana cinta datang menggoda. Bagi para pemain sepakbola, kisah cinta mereka juga tak jarang memberi pengalaman luar biasa. Seperti misalnya Ivan Rakitic yang menemukan tambatan hati melalui secangkir kopi. Atau Gerard Pique yang mampu menikahi penyanyi Internasional, hingga Lionel Messi dan Luis Suarez yang menikah dengan teman kecil mereka sendiri.

Kali ini, Alvaro Morata juga tak mau kalah dalam berbagai cerita cinta yang cukup unik.

Morata, bintang asal Spanyol yang saat ini membela Juventus, telah menunjukkan performa luar biasa. Dia mampu tampil konsisten dan tak jarang mencetak gol bagi klub yang dibelanya. Dibalik kehebatannya di atas lapangan, atau wanita cantik yang selalu datang mendukung.

Adalah Alice Campello. Morata mengaku cukup sulit dalam menggaet hati kekasihnya itu. Malah dia sempat diabaikan oleh Alice ketika mencoba mendekati. Hingga pada akhirnya, Morata memberanikan diri untuk melamar sang kekasih.

Menurut laporan sejumlah media, kekasih Morata, Alice Campello menceritakan awal mereka bisa bertemu. Hubungan asmara Morata dan Alice bermula dari direct message, atau DM Instagram.

“Dia telah melihat foto-foto ku dan kami sama sekali tidak memiliki koneksi. Teman-temannya tidak mengenal ku dan sebaliknya,” kata Alice.

“Sehingga dia mengirim pesan di Instagram, yang saat itu sempat aku acuhkan,” sambung Alice.

Setelah sekian lama, barulah Alice Campello membalas pesan Alvaro Morata itu. Kemudian, keduanya saling bertemu dan Morata langsung menunjukkan keseriusan. Alice mengatakan kalau Morata memang sangat serius mencintainya. Malah, baru dua minggu keduanya berkenalan dan melakoni kencan pertama, Morata sudah memacu kencang mobilnya untuk bisa bertemu dengan orang tua Alice.

Kata Alice, Morata saat itu melakukan perjalanan selama kurang lebih delapan jam.

Keseriusan Morata itu pun membuat Alice terkesan. Pasalnya, ketika itu, Morata masih menjalani karir bersama Juventus di periode pertama. Setelah meluncur dari Turin untuk menemui orang tua Alice, Morata langsung kembali ke tempat latihan Juventus pada keesokan harina.

Pada akhirnya tak butuh waktu lama bagi Morata untuk mengajak Alice ke jenjang lebih serius. Morata kemudian mengajukan lamaran untuk mengajak Alice menikah setelah delapan bulan berkenalan.

“Teman-teman dan keluarganya belum pernah melihatnya seperti ini dan dia terus mengatakan kepada ku bahwa dia ingin menikah denganku. Pada akhirnya dia bertanya kepada ku untuk menikah setelah delapan bulan kami berkencan,” kata Alice

Morata dan Alice akhirnya melakukan janji suci di Venesia, Italia. Kini, hubungan keduanya dianugerahi tiga anak, si kembar Leonardo dan Alessandro, dan juga yang paling kecil, Edoardo.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=s2S5UDQxdbQ[/embedyt]

 

Sumber referensi: world-today

Mengapa Bayern Munich Selalu Membeli Pemain Dari Borussia Dortmund?

0

Raksasa Bundesliga, Bayern Munchen menjadi penguasa Liga Jerman selama kurun waktu 10 tahun terakhir. Klub asal Bavaria itu telah menorehkan 8 titel juara, dengan dua sisanya menjadi milik Borussia Dortmund.

Selain dikenal sebagai klub bergelimang prestasi, Bayern juga disebut sebagai klub yang gemar merekrut pemain dari klub rival. Bahkan, dalam 1 dekade ini, Bayern Munchen sering mendatangkan pemain baru dari Borussia Dortmund.

Salah satu hasil rekrutan terbaik Bayern dari Dortmund adalah Robert Lewandowski. Penyerang asal Polandia itu telah mengukir banyak prestasi bersama Die Roten. Saking hebatnya saat berseragam Bayern, orang-orang mungkin sudah lupa jika Lewandowski dulunya adalah pemain Dortmund.

Selain Lewandowski, Bayern juga pernah merekrut pemain Dortmund lainnya seperti Mario Gotze pada 2013 dan Matt Hummels pada 2016.

Lantas, kenapa Bayern sering membeli pemain Dortmund yang notabene adalah rival mereka?

Sebenarnya, seperti kebanyakan transfer pemain di klub lainnya, adalah hal yang wajar jika Bayern membeli pemain dari Dortmund. Hanya saja, dalam satu dekade terakhir, pemain yang diboyong Bayern dari Dortmund adalah pemain berkualitas. Dan menariknya, para pemain itu menunjukkan kualitas permainan yang cemerlang setelah tiba di Bayern.

Sebagai klub raksasa, Bayern tentu tak akan kesulitan untuk membajak pemain, bahkan meski itu dari klub rival. Bayern bisa memberikan sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh Dortmund, salah satunya adalah uang. 

Meski tak masuk dalam kategori klub miskin, namun kemampuan finansial Dortmund memang tak sebaik Bayern. Untuk tahun 2020 saja, Dortmund menempati peringkat 13 klub paling berharga versi Forbes, sedangkan Bayern? Klub ini bertengger cantik di peringkat keempat.

Dengan kondisi keuangan yang secara statistik berada di atas Dortmund, tentu lebih mudah bagi Bayern untuk menarik pemain berkualitas dari klub lain tanpa susah payah. 

Di sisi lain, pendapatan Dortmund kebanyakan ditopang dari transfer.

Jika ditarik ke belakang, Dortmund memang kerap memiliki pemain dengan bakat luar biasa. Sayangnya, mereka tidak menyadari kualitas talenta muda yang mereka latih. Alih-alih menyadarinya, Die Borussen justru menjual atau meminjamkan pemain-pemain itu saat usia mereka telah mencapai 20 ke atas untuk menambah pendapatan.

Padahal, jika pemain-pemain berbakat itu bermain dan memenangkan Liga Champion atau minimal mencapai semifinal, mereka akan menghasilkan uang untuk klub.

Melihat ketidakpekaan Dortmund terhadap para pemainnya, tentu Bayern tak akan diam saja.

Jadi, hal yang wajar, jika Bayern yang punya banyak uang membeli pemain berkualitas dari Dortmund yang notabene mengandalkan pemasukan klubnya dari penjualan pemain.

Selain karena Bayern adalah klub kaya, ada yang beranggapan bahwa alasan Bayern sering membeli pemain dari Dortmund adalah taktik untuk melemahkan klub rival. Alasan ini bisa dibenarkan jika Dortmund memiliki ambisi yang sama dengan Bayern.

Karena jika rivalitas Bayern dan Dortmund sebesar persaingan Real Madrid dan Barcelona atau Inter Milan dan AC Milan, keduanya akan menciptakan anomali transfer. 

Seperti yang terjadi saat transfer Luis Figo ke Real Madrid. Kepindahannya membangkitkan kemarahan para penggemar Barca. Selain dicap sebagai musuh nomor satu, pemain Portugal itu juga dianggap sebagai pengkhianat.

Namun, untuk kasus jual beli pemain antara Bayern dan Dortmund, kecil kemungkinan terjadi hal seperti itu karena keduanya tak memiliki ambisi yang sama. Selain itu, penggemar dari kedua pihak tidak se-emosional fans Madrid-Barca. Bahkan, menurut kabar yang beredar hubungan Dortmund dan penggemarnya tak begitu lekat.

Jadi, dengan ambisi dan sisi emosional fans yang berbeda, tentunya transfer pemain dari atau ke Dortmund adalah hal yang sangat biasa, dan tidak bisa disebut sebagai taktik melemahkan klub rival.

Sebenarnya, Bayern tak selalu mendatangkan pemain bagus dari Dortmund, beberapa diantaranya ia datangkan dari klub lain di Bundesliga, seperti Leon Goretzka dari Schalke, Michael Ballack dari Bayern Leverkusen, Mario Mandzukic dari Wolfsburg dan masih banyak lainnya.

Begitu pun dengan Dortmund, Die Borussen tak selalu menjual pemainnya ke Bayern. Shinji Kagawa yang dijual ke Manchester United pada 2012 dan Christian Pulisic yang dibeli Chelsea pada 2019 adalah bukti bahwa Dortmund juga melepas pemain terbaiknya untuk klub lain.

Namun, sebagai klub besar yang secara alami akan memburu pemain berbakat dari klub lain dan kebetulan Bayern sering menemukannya di Dortmund, jadilah ia sering membeli pemain dari Die Borussen.

Jadi, mengapa Bayern sering membeli pemain dari Borussia Dortmund? Jawabannya, karena di industri sepakbola, hal-hal seperti itu adalah hal yang wajar terjadi dan seperti itulah cara kerja mereka.

Dan sebagai penutup, tampaknya sekarang Bayern akan alami kesulitan jika ingin kembali merekrut pemain bintang milik Dortmund. Sebab, sejak setahun yang lalu, Dortmund telah memutuskan untuk tidak melepaskan satupun pemain yang masih terikat kontrak dengannya menyeberang ke Die Bayern. 

Keputusan tersebut diambil karena Dortmund ingin menjadi ancaman serius bagi rivalnya itu dalam perburuan gelar Bundesliga di setiap musim. Mereka berharap bisa menjadi pesaing serius yang bisa mengganggu dominasi FC Hollywood.

Sumber referensi : ligalaga, Quora, Joe,

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=z0q7bpmdQAA[/embedyt]

Berita Bola 23 Januari 2021: 3 Menit 3 Gol, PSG AMUK Montpellier – ‘DIBUANG’ Madrid, Odegaard Merapat ke Arsenal – Zidane Positif Cvd19

0

Berita Bola Terbaru Hari Ini Sabtu, 23 Januari 2021

LIVERPOOL KALAH DARI BURNLEY, APA KATA JURGEN KLOPP

Jurgen Klopp menyebut kekalahan yang dialami Liverpool dari Burnley sebagai pukulan telak. Klopp tidak menampik jika Liverpool kini dalam situasi yang sulit. Sebab, mereka melewati lima laga Premier League beruntun tanpa kemenangan. Liverpool juga hanya mencetak satu gol. Klopp mengatakan bahwa pencapaian buruk ini menjadi tanggung jawabnya. Klopp juga menyesalkan sejumlah peluang yang gagal dimaksimalkan Liverpool. “Kami punya penguasaan bola, mendapatkan beberapa peluang dan itu tidak menyelesaikan kondisi yang terjadi,” kata Klopp.

Sumber : Sky Sports

IKUT AKSI AMAL, RASHFORD PUJI DUO CHELSEA MASON MOUNT DAN REECE JAMES

Striker Manchester United Marcus Rashford puji Duo Chelsea Reece James dan Mason Mount setelah mengikuti jejaknya untuk mengadakan aksi amal. Rashford memang menjadi panutan dalam memerangi kemiskinan anak di Inggris setelah minggu lalu meminta pemerintah Inggris untuk membagikan makanan secara gratis. James dan Mount juga ikut serta dalam kegiatan amal tersebut. Keduanya memanfaatkan pengikut mereka di sosial media yang bertujuan untuk mempromosikan kegiatan amal tersebut. Apa yang dilakukan Mount dan James menurut Rashford adalah hal fantastis.

Sumber : The Guardian

CHELSEA HARUS TUNGGU NAGELSMANN DI MUSIM PANAS

Pemilik Chelsea, Roman Abramovich mungkin harus menunggu hingga musim panas jika dia ingin Julian Nagelsmann menjadi manajer Chelsea berikutnya. Nagelsmann saat ini menukangi RB Leipzig dan membawa klub tersebut bertengger di papan atas klasemen Bundesliga. Leipzig sendiri pernah menegaskan bahwa mereka tak akan membiarkan Nagelsmann pergi pada pertengahan musim. Nama Nagelsmann belum lama ini muncul sebagai kandidat pengganti Frank Lampard yang terancam dipecat, namun The Blues harus menunggu Nagelsmann hingga musim panas mendatang.

Sumber : Sky Sports

ROONEY OPTIMIS MU RAIH GELAR MUSIM INI

Wayne Rooney punya keyakinan besar Manchester United akan menjuarai Liga Inggris musim ini. Rooney merasa yakin setelah Setan Merah kembali meraih kemenangan di Liga Inggris atas Fulham yang membuat mereka tetap mempertahankan posisi puncak di klasemen sementara. Rooney percaya hadirnya Bruno Fernandes dan Edinson Cavani mengangkat mentalitas tim, sekaligus meredakan tekanan untuk Paul Pogba. Alhasil Pogba bisa bermain lebih lepas dan lebih baik.

Sumber : Sky Sports

CAVANI JELASKAN MAKNA SELEBRASI KHAS MEMANAHNYA

Penyerang Manchester United, Edinson Cavani, menjelaskan arti selebrasi memanah yang selalu ia lakukan setelah mencetak gol. Menurut Cavani, selebrasi tersebut mempunyai makna yang cukup dalam karena terkait putri dan kampung halamannya. Cavani mengungkapkan bahwa selebrasi golnya itu berkaitan dengan penduduk asli Uruguay, suku Charrua, yang piawai dalam berburu menggunakan panah. “Ketika putri kecilku, India, lahir, nama dia itu merujuk pada sebagian kecil penduduk asli Uruguay, suku Charrua.” Ujar Cavani.

Sumber ; Goal

JEAN MATETA BERGABUNG DENGAN CRYSTAL PALACE

Crystal Palace telah resmi mendatangkan penyerang Jean-Philippe Mateta dengan status pinjaman selama 18 bulan dari klub Jerman Mainz. Palace memiliki opsi untuk mempermanenkan Mateta, yang telah mencetak 10 gol musim ini termasuk tujuh di Bundesliga. Mateta akan memberi Hodgson opsi lain dalam lini serangnya dan mantan pelatih timnas Inggris itu berharap sang pemain bisa memberi dampak pada timnya yang kesulitan mencetak gol musim ini.

Sumber : Sky Sports

DIPINJAMKAN 7 KALI DALAM SETAHUN, PIAZON KECAM CHELSEA

Lucas Piazon mengecam perlakuan Chelsea, mantan klubnya. Sebab, ia dipinjamkan berkali-kali dalam 9 tahun terakhir. Piazon dipinjamkan masing-masing ke Malaga (2012/2013), Vitesse (2013/2014), Frankfurt (2014/2015), Reading (2015/2016), Fulham (2016/2018), Chievo (2019), dan Rio Ave (2019/2021). Pada januari 2021, Piazon akhirnya bisa keluar secara permanen usai diboyong Braga. Setelah itu, Piazon tak segan mengkritik bekas klubnya. Menurutnya, apa yang dilakukan raksasa London itu hanya mementingkan bisnis, tidak memperhatikan nasib pemain.

Sumber : Tribal Football

PEMECATAN JULEN LOPETEGUI MEMBUAT TONI KROOS SAKIT HATI

Gelandang Real Madrid Toni Kroos mengakui pemecatan Julen Lopetegui pada musim 2018/19 membuatnya terpukul. Kroos mengatakan dalam podcastnya, bahwa pemecatan Lopetegui adalah salah satu hal yang paling menyakiti dirinya secara pribadi karena Lopetegui adalah pelatih dan orang terbaik. “Dia baru saja mengalami momen buruk saat menjadi pelatih di sini. Saya sangat bahagia untuknya saat dia memenangkan Liga Europa bersama Sevilla , dia pantas mendapatkannya.”. Ujar Kroos.

Sumber : Tribal Football

PAREDES MENDESAK MESSI AGAR PINDAH KE PSG

Spekulasi transfer hengkang Lionel Messi dari Barcelona masih saja terus dibahas sampai saat ini, teranyar dengan rumornya ke PSG. Gelandang PSG sekaligus kompatriot Messi, Leandro Paredes turut menggodanya gabung klub. Kontrak Messi dengan Barcelona akan habis pada musim panas mendatang, yang berarti dia bisa berpindah klub dan menutup karier di luar Camp Nou. Masa depan Paredes sendiri di ibu kota Prancis sejatinya sedikit terancam dengan gosip kedatangan Dele Alli dari Tottenham Hotspur namun pemain berusia 26 ini menegaskan bakal bertahan.

Sumber ; GOAL

SEVILLA IKUT MENGEJAR PAPU GOMEZ

Papu Gomez tetap dikucilkan di Atalanta, tetapi Sevilla menawarkannya kesempatan baru di Spanyol. Pemain internasional Argentina itu dibekukan menyusul perselisihan dengan pelatih Gian Piero Gasperini dan sejauh ini tidak ada klub yang mengajukan tawaran harga 10 juta euro. Atalanta sendiri menyatakan mereka tak akan menjual Gomez ke sesama klub serie A. Itu membuat Inter, Roma, dan Milan harus gigit jari. Menurut laporan, Sevilla telah menyatakan minatnya pada Papu Gomez dan sedang mencoba untuk mengajukan penawaran untuk Atalanta.

Sumber ; Football Italia

RONALDO SUDAH CETAK 760 GOL DAN INILAH GOL PERTAMANYA

Cristiano Ronaldo telah mengukir prestasi gemilang. Belum lama ini, Ronaldo mematahkan torehan gol Josef Bican untuk menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 760 gol. Catatan luar biasa tersebut dimulai saat Ronaldo melakoni karir profesionalnya bersama Sporting CP. Pemain yang kini memperkuat Juventus itu membuat gol perdananya saat menghadapi Moreirense di Liga Portugal pada 7 oktober 2002. Ronaldo membuat gol tersebut saat usianya masih 17 tahun.

Sumber : Twitter

JULUKAN BARU BUFFON UNTUK RONALDO YAKNI CR760

Penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon memuji Cristiano Ronaldo yang baru saja menorehkan 760 gol sepanjang karirnya. Terlebih, legenda Juventus tersebut memutuskan untuk menghadiahkan rekan setimnya dengan julukan baru yang cerdas terkait dengan rekor yang dipecahkan. “Pokoknya, selamat atas rekor kesekianmu dalam karir. CR… 760!” Ujar Buffon.

Sumber : Football Italia

FIORENTINA BOYONG YOUSSEF MALEH

Youssef Maleh resmi menjadi pemain baru Fiorentina. Ia direkrut dari Venezia. Pemain berusia 22 tahun itu telah memainkan 10 pertandingan di Serie B musim ini, mencetak satu gol dan menyumbang dua assist. Sebelumnya, Maleh pindah ke Venezia dari Cesena pada Juli 2018 dan telah bermain sebanyak 40 kali untuk klub tersebut. Kontraknya akan berakhir pada Juni 2021, tetapi Fiorentina keburu merekrutnya pada januari ini.

Sumber : Yousseff Maleh

ALEXANDER KOKORIN MERAPAT KE FIORENTINA

Selain Youssef Maleh, Fiorentina juga telah memboyong striker Alexander Kokorin dari Spartak Moscow. Pemain timnas Rusia itu akan dikontrak tiga setengah tahun. Namun Kokorin belum sepenuhnya resmi menjadi milik Fiorentina. Sebab, ia harus menjalani formalitas seperti tes medis sebelum diumumkan menjadi penyerang baru La Viola.

Sumber : Football Italia

JUVENTUS REKRUT LUNGOYI DARI LUGANO

Juventus telah resmi mendatangkan Christopher Lungoyi dari Lugano. Penyerang berusia 20 tahun itu lahir di Republik Demokratik Kongo, tapi memiliki kewarganegaraan Swiss dan pernah bermain satu kali untuk timnas Swiss U20. Dia tiba di Lugano dari FC Porto Januari lalu dan telah memainkan 25 pertandingan serta menyumbangkan 2 gol.

Sumber ; Football Italia

HASIL PERTANDINGAN

Dari spieltag 18 Bundesliga Jerman, Borussia Mönchengladbach sukses menekuk Borussia Dortmund dengan skor 4-2. Bertanding di Borussia Park, empat gol Monchengladbach diciptakan oleh Nico Elvedi (2 gol) pada menit 11 dan 32, lalu Ramy Bensebaini menit 49 dan ditutup oleh aksi Marcus Thuram menit 78. Sedangkan dua gol Dortmund dicetak oleh Erling Haaland di menit 22 dan menit 28. Kemenangan ini membuat Monchengladbach naik ke posisi keempat, sementara Dortmund berada tepat di bawahnya.

Di ajang Liga Prancis, PSG mengamuk dengan menaklukkan Montpellier 4-0 dalam laga di Parc Des Princes. Kylian Mbappe membuka kran gol PSG di menit 34 usai menerima umpan Di Maria. Pasukan Pochettino kemudian menambah keunggulan di babak kedua masing-masing melalui Neymar menit 60, Mauro Icardi menit 61, dan Mbappe menit 63. Atas hasil ini, PSG masih mempertahankan posisi di puncak klasemen, sedangkan Montpellier ada di urutan ke-11.

Sumber : Livescore

MBAPPE BUAT PENAMPILAN KE-100 NEYMAR BERKESAN

Bintang Brasil, Neymar membuat penampilan ke-100 nya bersama Paris Saint Germain. Penampilan ke-100 Neymar untuk PSG ini berakhir manis setelah Les Parisien menang telak 4-0 atas Montpellier. Kylian Mbappe membuat penampilan ke-100 Neymar berkesan. Sebab, penyerang Prancis itu menyumbang dua gol dalam laga itu.

Sumber : Footballcritic

MBAPPE BOCORKAN MASA DEPANNYA BERSAMA PSG

Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, akhirnya buka suara terkait soal masa depannya di Parc des Princes. Mbappe mengaku sedang mempertimbangkan segala kemungkinan apabila memutuskan untuk memperpanjang kontraknya di PSG yang habis pada musim panas 2022. Lebih lanjut, Mbappe menjelaskan bahwa dia tak bermaksud untuk menunda-nunda tawaran yang diajukan oleh PSG. Mbappe menyebut dirinya membutuhkan banyak waktu untuk mengambil keputusan. “Saya sangat senang di sini. Suporter dan klub selalu membantu saya,” kata Mbappe.

Sumber : Sportsmole

TAK ADA MESSI DI TOTY GAME FIFA 21

Mega bintang Barcelona, Lionel Messi tak terlihat di daftar 11 pemain yang masuk ke dalam team of the year FIFA 21. Hal itu cukup mengagetkan karena untuk pertama kalinya, Messi tak masuk ke dalam 11 pemain terbaik di video game tersebut. Team of the year versi video game FIFA sendiri dimulai sejak 2009 silam. Sejak 2009 itu sampai ke edisi 2020, nama Messi selalu ada ke dalam 11 pemain terbaik di dalam tim video game tersebut.

Sumber : Real Sports

HASIL UNDIAN BABAK 16 BESAR COPA DEL REY

Undian babak 16 besar Copa Del Rey telah usai digelar. Hasilnya, Barcelona bakal menghadapi klub Segunda Division Rayo Vallecano. Sementara duel dua tim besar akan tersaji saat Sevilla dan Valencia saling berhadapan. Alcoyano, yang di babak sebelumnya menjungkalkan Real Madrid akan melawan tim yang baru saja memenangi trofi Piala Super Spanyol, Athletic Bilbao. Sedangkan satu tim strata ketiga lainnya, Navalcarnero, akan menghadapi tim La Liga lainnya, Granada. Jadwal spesifik babak 16 besar belum dirilis tetapi rangkaian pertandingan akan dilangsungkan pada tengah pekan 26-28 Januari nanti.

Sumber ; AS

CEDERA, DE BRUYNE ABSEN 4-6 PEKAN

Gelandang Manchester City Kevin de Bruyne mengalami cedera hamstring. De Bruyne tertatih-tatih meninggalkan lapangan saat City mengalahkan Aston Villa 2-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad tengah pekan lalu. Dia tampak memegangi kakinya ketika berjalan ke pinggir lapangan. Usai pertandingan itu, muncul kekhawatiran terkait dengan cedera De Bruyne. Dan, Pep Guardiola kini mengkonfirmasi sang bintang akan absen sedikitnya satu bulan. De Bruyne akan absen dalam sembilan pertandingan City kedepan.

Sumber : Sportsnet

ZIDANE POSITIF CVD19

Lewat unggahan pada laman resmi klub, Real Madrid memberi kabar bahwa sang pelatih Zinedine Zidane positif virus menular. Dengan adanya kabar ini, Zidane dipastikan tak bisa mendampingi Real Madrid pada laga kontra Alaves dalam rangkaian pekan ke-20 La Liga Spanyol pada akhir pekan ini. Sebagai gantinya, Real Madrid akan didampingi oleh asisten pelatih, David Bettoni. Bettoni sendiri mengatakan bahwa secara fisik, Zidane berada dalam kondisi baik.

Sumber : ESPN

ARSENAL HAMPIR DAPATKAN MARTIN ODEGAARD DARI REAL MADRID

Raksasa London, Arsenal hampir mendapatkan gelandang serang Martin Odegaard dari Real Madrid. Pemain internasional Norwegia itu juga telah bersiap untuk meninggalkan Los Blancos dengan status pinjaman. Ayahnya, Hans, dan agen Bjorn-Tore Kvarme, bertemu dengan direktur teknis Arsenal, Edu, untuk membahas transfer tersebut. Hasilnya, Odegaard sekarang siap untuk menyetujui persyaratan kontrak enam bulan di Emirates Stadium.

Sumber : Dailymail

CR7 TOLAK UANG RATUSAN MILIAR RUPIAH UNTUK PROMOSIKAN PARIWISATA ARAB SAUDI

Cristiano Ronaldo dikabarkan telah menolak tawaran dari Pemerintah Arab Saudi untuk mempromosikan pariwisata di sana. Dilaporkan AS, tawaran uang yang ditolak Ronaldo dari Arab Saudi itu mencapai 6 juta euro atau sekitar Rp 103 miliar per tahun. Pemerintah Arab Saudi ingin melibatkan atlet-atlet kaliber dunia untuk mempromosikan pariwisata di negara tersebut melalui kampanye Visit Saudi. Rencananya, kampanye Visit Saudi akan dirilis secara resmi pada bulan Februari 2021. Tawaran serupa kabarnya juga diberikan kepada kapten Barcelona, Lionel Messi.

Sumber : AS

RANGKUMAN TRANSFER PEMAIN

Klub Premier League, Arsenal resmi mendapatkan jasa penjaga gawang Mat Ryan dari Brighton. Pemain asal Australia itu bergabung ke Arsenal dengan status pinjaman hingga akhir musim ini. Mat Ryan akan mengenakan nomor punggung 33 di meriam London.

AC Milan resmi mendapatkan Fikayo Tomori dari Chelsea. Tomori sudah berada di Italia sejak kemarin dan baru saja menuntaskan tes medisnya. Setelah itu, Tomori meneken kontrak peminjaman selama enam bulan dengan nilai 1 juta euro. Milan punya opsi mempermanenkan Tomori dengan banderol 25 juta euro atau sekitar Rp 429 miliar.

AS Roma memulangkan mantan pemainnya, Stephan El Shaarawy dari Shanghai Shenhua pada bursa transfer Januari 2021. El Shaarawy selangkah lagi akan bergabung dengan Roma setelah meninggalkan Olimpico pada 2019 silam dengan mahar 16 juta euro. El Shaarawy hanya menunggu tes medis sebelum dirinya benar-benar berseragam Il Lupi.

Sumber : Standard, AC Milan, Chiesasitoti

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=ZmU12Gah6Sc[/embedyt]

 

Perkembangan Pesat Yang Ditunjukkan Achraf Hakimi, Setelah Dibuang Madrid

0

Siapa yang menyangka bila nama Achraf Hakimi bakal menjadi idola baru di Giuseppe Meazza. Memang benar bila dia tampil sangat baik di Borussia Dortmund, namun mudahnya Madrid ketika melepas sang pemain ke Italia juga perlu dipertanyakan.

Tepat pada musim 2020/21 ini, Hakimi resmi mewujudkan mimpinya untuk bergabung dengan salah satu klub paling bersejarah di Eropa. Inter Milan, yang masih terus berjuang untuk kembali merebut trofi scudetto begitu ngotot untuk bisa mendapatkan Hakimi. Ternyata, menurut pengamatan manajemen serta pelatih Antonio Conte, Hakimi yang merupakan tipe pemain cepat bakal sangat berguna bila bergabung dengan tim racikan eks pelatih Juventus.

Selain itu, pihak Inter juga mengaku kalau mereka sudah sejak lama memantau perkembangan sang pemain.

Saat Inter resmi mendatangkan Hakimi, mereka harus merogoh kocek sekitar 40 juta euro atau setara dengan 689 miliar rupiah. Kemudian, I Nerazzurri juga harus menanggung beban gaji sang pemain yang mencapai lima juta euro per musim. Bukan nilai yang kecil. Bahkan, dalam hal ini, kedatangan Hakimi harus mengorbankan sejumlah pemain untuk kehilangan tempat, seperti Victor Moses, Danilo D’Ambrosio, hingga Cristiano Biraghi. Kedua nama, Moses dan Biraghi malah sudah bertempat di destinasi baru.

Achraf Hakimi merupakan pemain jebolan akademi Real Madrid. Dia memiliki mimpi besar bersama el Real. Sayangnya, dia tak cukup tangguh untuk mempertahankan posisinya di sayap kanan. Walhasil, dia menjadi satu dari sekian banyaknya pemain Los Galacticos yang dilepas dengan status pinjaman.

Saat itu, Hakimi mendapati Borussia Dortmund sebagai pelabuhan barunya. Dalam hal ini, dia sempat menolak Napoli hingga Juventus sebelum akhirnya memilih klub Jerman. Dengan status pinjaman selama dua musim, Hakimi tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, demi bisa mengembangkan performanya di atas lapangan.

Benar saja, dengan semangat juang tinggi, Hakimi mampu berkembang begitu pesat. Dia mampu mencetak 12 gol plus 17 assist untuk tim berjuluk Die Borussen.

Sebuah catatan yang sama sekali tidak bisa diremehkan bagi seorang pemain sayap kanan.

Achraf Hakimi seolah menepati janjinya sendiri untuk bisa menjadi seorang pemain jempolan. Pemuda Maroko yang membuat keputusan besar untuk mengadu nasib di Jerman pantas mendapatkan apa yang telah ia raih sampai sejauh ini. Dia yang mengalami perkembangan performa diminati oleh banyak sekali klub Eropa, termasuk Arsenal hingga FC Bayern.

Bermain untuk Dortmund, Hakimi disebut sebagai salah satu pemain sayap terbaik di Eropa. Di kompetisi Jerman, Hakimi dipercaya hanya kalah dari pemain sayap macam Alphonso Davies dan juga Filip Kostić. Namun dia telah berhasil menunjukkan kualitasnya yang tidak hanya pandai bertahan, namun juga membantu serangan secara signifikan.

Dengan kecepatan, kekuatan, kelincahan, serta keyakinan yang terus menggebu, Hakimi berhasil menjadi salah satu pemain sayap kanan terbaik ketika itu. Dibawah asuhan Lucien Favre, Hakimi menjadi salah satu momok menakutkan bagi tim lawan.

Salah satu momen terbaiknya, yang mungkin membuat Inter Milan kepincut adalah dua golnya ke gawang klub asal Italia tersebut di ajang Liga Champions Eropa pada 2019 silam. Saat itu, Dortmund ketinggalan dua gol dari Inter Milan. Namun mereka mampu membalikan keadaan melalui dua gol Hakimi dan satu gol tambahan dari Julian Brandt.

Hakimi mengaku tampil habis-habisan dan terus menyerang saat itu, dan merasa beruntung bisa membawa timnya meraih kemenangan.

Selama berkarir di kompetisi Bundesliga, Hakimi juga rata-rata terlibat dalam 4,09 sentuhan di kotak penalti lawan dalam 90 menit pertandingan. Hal itu menjadi yang terbaik diantara pemain lain yang memiliki posisi serupa. Maka wajar bila dengan memanfaatkan speed turbonya, Hakimi mampu menghasilkan banyak assist, bahkan mencetak gol langsung ke gawang lawan.

Terkait masalah bertahan, Hakimi juga tentu memiliki kemampuan tersebut. Meski menjadi pemain yang lebih sering melakukan serangan, Hakimi tetap memiliki catatan apik ketika dihadapkan pada posisi bertahan. Dia mengandalkan kecepatan luar biasanya untuk segera kembali ke garis pertahanan saat tim kehilangan bola. Dengan begitu, dia beberapa kali tercatat sebagai pemain tercepat dalam sebuah laga.

Dia mencatatkan setidaknya 53,6 persen tekel di Borussia Dortmund. Bila dirata-rata, dia melakukan sebanyak 1,28 tekel per laga.

Masa-masa Hakimi di Signal Iduna Park jelas mengalami sukses besar. Dia banyak diperbincangkan hingga seperti yang sudah disinggung di awal, menjadi buruan banyak klub Eropa.

Sayangnya, setelah menciptakan sebuah momen luar biasa, Real Madrid tak mampu memanfaatkan keadaan. Mereka malah membiarkan sang pemain pergi hingga Inter Milan menjadi pihak yang sangat diuntungkan.

Real Madrid melalui Zinedine Zidane mengungkapkan bahwa mereka punya alasan untuk tidak memulangkan sang pemain. Meski masih berusia muda dan punya potensi besar, Zidane mengaku ini bukan murni keputusannya sendiri. Namun juga ada pihak manajemen dan beberapa yang ikut didalamnya. Secara garis besar, Zidane mengaku bila masalah ekonomi menjadi salah satu penyebabnya.

Setelah mendengar alasan klub yang sempat memberinya kesempatan besar, Hakimi lantas tak lagi mendengar celotehan mereka.

Ketika Inter datang memberi tawaran, Hakimi tanpa pikir panjang langsung membubuhkan tanda tangannya.

Dia begitu senang menyambut masa depannya di Italia. Real Madrid hanya menjadi masa lalunya. Dia tak menyalahkan siapapun dan menjunjung tinggi rasa optimis untuk bisa terus mengembangkan potensi besarnya.

Musim 2020/21 ini, bersama Antonio Conte, Hakimi menjadi pemain andalan. Dia selalu masuk ke dalam skuad Inter yang akan berlaga dan mampu menjawab segala tanggung jawab serta kepercayaan yang diberikan.

Hakimi mencintai Inter Milan. Dia juga merasa cocok dengan strategi yang diterapkan pelatih. Lebih dari itu, dia punya ambisi besar untuk meraih gelar juara bersama Inter Milan, dan membawa negaranya tampil di ajang Piala Dunia.

Dalam setidaknya 17 laga yang dijalani bersama Inter Milan di ajang Serie A, Hakimi sudah mengemas sebanyak 6 gol dan 4 assist. Setiap pertandingan, dia juga mampu menciptakan sebanyak 45,6 sentuhan, 5 peluang bersih, satu tembakan dan 1,3 tekel per laga.

Dia memberi warna berbeda dan sukses membuat mata para penggemar terbelalak. Kini, tugasnya hanya tampil secara konsisten. Hadangan masih sangat berat. Bahkan, untuk bisa terus bertahan di tim utama saja butuh perjuangan besar.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=sKITuL0k7lg[/embedyt]

 

Sumber referensi: Tifo Football, Footballwhispers

Final Liga Champions Paling Dramatis Sepanjang Masa Part. I

Liga Champions Eropa masih akan, dan terus menjadi kompetisi paling bergengsi bagi klub-klub seantero benua biru. Kompetisi tersebut menjadi tujuan bagi setiap pemain untuk tingkatkan popularitas. Selain itu, Liga Champions juga sekaligus menjadikan nama sebuah klub naik popularitasnya.

Ketika berhasil meraih gelar juara, praktis, sebuah klub akan masuk ke dalam sejarah yang tak akan terlupakan dunia.

Pada kesempatan kali ini, starting eleven akan coba merangkum deretan final terbaik yang pernah tersaji dalam kompetisi tersebut. Kira-kira pertandingan mana sajakah itu? Simak ulasannya berikut ini.

Barcelona vs Manchester United (2011)

Barcelona berhasil meraih gelar Liga Champions keempat mereka setelah sukses menaklukkan Manchester United di laga final. Final yang terjadi pada Mei 2011 itu digelar di Stadion Wembley. Kedua tim sama-sama berstatus sebagai sang juara liga. Uniknya lagi, laga ini juga merupakan ulangan dari tahun 2009 ketika kedua tim bertemu di Roma.

Skuad asuhan Sir Alex Ferguson datang dengan misi balas dendam. Mereka juga difavoritkan karena tampil di tanah sendiri. Namun bukan hal mudah bagi mereka untuk mendapatkan piala. Pasalnya, sang lawan, FC Barcelona mampu tampil superior. Buktinya, Pedro Rodriguez berhasil membuka keunggulan el Barca pada menit ke 27, sebelum akhirnya MU mampu membuka asa setelah Wayne Rooney berhasil menyamakan kedudukan.

Sayangnya, MU gagal menambah gol dan malah kembali kebobolan dengan keperkasaan Barca. Kali ini, Lionel Messi membawa Barca unggul pada menit ke 54, sebelum David Villa menutup kepahitan Setan Merah 15 menit berselang.

Skor 3-1 ditutup dengan sebuah trofi juara untuk Barcelona. Lebih dari itu, Lionel Messi juga mengukuhkan diri sebagai top skor dengan torehan 12 gol, plus menggondol gelar pemain terbaik turnamen.

Real Madrid vs Bayer Leverkusen (2002)

2002 menjadi tahun bersejarah bagi Real Madrid, setelah mereka berhasil mengumpulkan gelar Liga Champions Eropa ke 9!

Laga final yang mempertemukan el Real dengan Bayer Leverkusen ini dinilai sebagai salah satu yang terbaik karena memang menyajikan laga yang amat luar biasa. Tak hanya atmosfer pertandingannya saja yang luar biasa, namun juga sebuah momen indah yang diciptakan bintang mereka ketika itu, Zinedine Zidane.

Laga baru berjalan 8 menit, Los Galacticos sudah berhasil menjebol gawang lawan melalui gol Raul Gonzales. Namun secara mengejutkan, wakil asal Jerman mampu menyamakan kedudukan melalui aksi Lucio.

Hingga tepat pada menit akhir babak pertama, Zinedine Zidane datang sebagai pahlawan dengan sebuah gol yang begitu menggelegar. Sang jawara dunia 1998 sukses menciptakan sebuah gol voli indah yang sampai saat ini masih sangat diingat oleh siapapun. Di laga final itu, Zidane keluar sebagai pemain terbaik, sekaligus semakin mengokohkan status Real Madrid sebagai rajanya Eropa.

Internazionale vs Bayern Munich (2010)

Sampai saat ini, Internazionale Milano masih menjadi tim Serie A terakhir yang sukses menjuarai gelar Liga Champions Eropa. Inter, yang saat itu telah merajai kompetisi Italia terlebih dulu, berhasil meneruskan sukses di benua biru.

Jose Mourinho boleh dibilang sebagai dalang keberhasilan Inter di tahun 2010. Betapa tidak? Selain mampu membawa Inter juara Eropa, Mou juga sukses membawa serta dua piala domestik yang begitu diperebutkan.

Final Liga Champions 2010 ketika itu memang begitu dinanti. Inter yang pada perjalanannya berhasil membungkam tim superior milik Pep Guardiola harus berhadapan dengan FC Bayern yang sama-sama punya kekuatan menggelegar. Final tersebut sangatlah dinanti, mengingat kedua tim sama-sama mengejar status tim dengan raihan tiga gelar juara dalam satu musim kompetisi.

Saat itu, Santiago Bernabeu menjadi lokasi bagi dua tim superior Eropa untuk tunjukkan eksistensi. Wesley Sneijder dan Arjen Robben, saling sikut di stadion yang dulunya pernah mereka tapaki.

Kedua tim tampil sangat brilian di babak pertama. Sama-sama saling jual beli serangan, baik Inter maupun Bayern terus mengancam gawang lawan. Pada akhirnya, tepat di menit ke 35, Diego Milito, yang saat itu menjadi andalan I Nerazzurri, berhasil mencetak gol pertama berkat kreasi Wesley Sneijder. Umpan cantik playmaker asal Belanda mampu dimanfaatkan dengan baik oleh penyerang berwajah rambo.

Setelah memimpin 1-0 di babak pertama, Inter nyaris kebobolan bila Thomas Muller lebih bisa memanfaatkan peluang saat itu. Karena terus termotivasi oleh nyanyian para pendukung, Inter Milan mampu menggandakan keunggulan, yang kembali diciptakan oleh Diego Milito.

Ketinggalan dua gol membuat Louis van Gaal, pelatih FC Bayern, memasukkan Mario Gomez. Namun strategi tersebut langsung direspon oleh Jose Mourinho yang mengganti Goran Pandev dengan Sulley Muntari. Dalam hal ini, Mou ingin mempertahankan keunggulan dua gol. Benar saja, sampai 90 menit waktu normal, Inter mampu membuat Bayern frustasi karena tak mampu mencetak gol.

Dengan keunggulan itu, Inter sampai saat ini masih menjadi satu-satunya tim Italia yang sukses meraih treble winner.

Borussia Dortmund vs Juventus (1997)

Borussia Dortmund bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata. Meski saat ini mereka seringkali berada di bawah bayang-bayang FC Bayern, tim berjuluk Die Borussen pernah mengukir cerita indah di tahun 1997, tepat di final Liga Champions Eropa.

Borussia Dortmund menghadapi pertandingan dengan misi yang sangat sulit. Pasalnya, mereka harus berhadapan dengan Juventus, yang merupakan pemegang gelar juara edisi sebelumnya. Juve, datang dengan skuad mewah. Materi pemain Si Nyonya Tua berisikan nama-nama seperti Zinedine Zidane, Didier Deschamps dan Alessandro Del Piero. Jelas mereka layak dianggap sebagai favorit juara.

Akan tetapi, nama besar Juve, plus materi pemain luar biasa yang dimiliki tim asal Italia, sama sekali tidak membuat Borussia Dortmund gentar. Mereka datang dengan percaya diri dan terus mengusung misi meraih gelar juara.

Dalam hal ini, mereka juga boleh datang dengan percaya diri, karena pada pertandingan semifinal, tim sekelas Manchester United sukses mereka tumbangkan dengan agregat 2-0.

Bertempat di Olympiastadion Muenchen pada 27 Mei 1997, dua tim langsung bermain dengan tempo tinggi. Jual beli serangan tak bisa terbendung. Rasa ingin meraih gelar juara tampak jelas dari raut muka para pemainnya. Berkat pola serangan yang begitu ciamik, Borussia Dortmund berhasil memecah kebuntuan pada menit ke 29 lewat aksi luar biasa Karl-Heinz Riedle. Sepakan kerasnya di dalam kotak penalti ketika itu sukses menggetarkan gawang Juventus yang dijaga Angelo Peruzzi.

Unggul satu gol sama sekali tak membuat Dortmund mengendurkan serangan. Hasilnya, pada menit ke 34, mereka berhasil menggandakan keunggulan lewat aksi pemain yang sama.

Juventus sempat memperkecil keunggulan pada menit ke 65, melalui sepakan bocah ajaib bernama Alessandro Del Piero. Sayang, Dortmund segera mengunci gelar, pasca Lars Ricken memastikan keunggulan Borussia Dortmund menjadi 3-1.

Real Madrid vs Liverpool (2018)

Real Madrid dan Liverpool bertemu di final Liga Champions Eropa pada tahun 2018. Final yang begitu ideal, mengingat kedua tim masih berada dalam puncak performa mereka. Bertanding di Stadion Olimpiyskiy, Kiev, Real Madrid dan Liverpool sama-sama tampil dengan skuad penuh.

Disaksikan oleh lebih dari 65 ribu penonton, kedua tim tampil ngotot sejak awal. Sayangnya, bintang Liverpool, Mohamed Salah, harus keluar lapangan lebih awal karena mendapat pelanggaran serius dari Sergio Ramos. Sejak insiden tersebut, pertandingan seolah berubah. Madrid mampu mengembangkan permainan, sementara Liverpool seperti kehilangan momen.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Real Madrid mampu membuka keunggulan usai penyerang mereka, Karim Benzema, mampu memanfaatkan blunder yang dibuat Loris Karius. The Reds sebenarnya sempat memperkecil keunggulan lewat Sadio Mane, namun Gareth Bale yang masuk sebagai pemain pengganti segera membawa Real Madrid unggul.

Pemain asal Wales ini mencetak gol melalui sebuah sepakan akrobatik setelah berhasil memanfaatkan umpan Marcelo. Usai mencetak gol pertama, Gareth Bale mampu mencetak gol kedua nya pada laga itu. Bola yang disonteknya dari jarak jauh tak mampu dibendung Loris Karius hingga membuat Madrid unggul 3-1.

Madrid berhasil mengakhiri laga dengan skor 3-1 sekaligus merebut trofi Liga Champions ke 13 nya. Lebih dari itu, mereka juga berhasil menjadi jawara di kompetisi tertinggi antar klub Eropa itu sebanyak tiga kali secara beruntun.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=UFUwLCt-O9Q[/embedyt]

 

Sumber referensi: 90min-football

Berita Bola 22 Januari 2021: Burnley PATAHKAN Rekor Liverpool Di Anfield – Lampard Dipecat Diganti Rodgers – RESMI Milik ke Marseille

0

Berita Bola Terbaru Hari Ini Jumat, 22 Januari 2021

MOURINHO SUDAH PERINGATKAN LAMPARD SOAL MASALAH CHELSEA

Masalah Frank Lampard di Chelsea baru-baru ini mungkin tidak terlalu mengejutkan bagi Jose Mourinho. Sejak awal, eks manajer The Blues itu sudah tahu Lampard akan menghadapi masalah besar. Posisi Lampard sebagai pelatih The Blues sedang terancam menyusul performa buruk yang ditampilkan Chelsea. Soal pemecatan ini, Mourinho pernah memberi peringatan kepada Lampard. Kala itu November 2019, Lampard baru empat bulan melatih Chelsea, Mourinho sudah pernah bicara soal gaya manajemen Lampard.

Sumber : Mirror

PUJIAN SOLSKJAER KE POGBA : DIA BISA MELAKUKAN SEGALANYA

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjær memuji performa Paul Pogba setelah gelandang Prancis itu mencetak gol penentu kemenangan atas Fulham. Pogba sekarang telah kembali ke performa terbaiknya setelah awal musim yang cukup mengecewakan. Penampilan apik Pogba membuat Solskjaer tak segan untuk memujinya. “Kami selalu mengatakan Paul bisa melakukan segalanya, dia bisa bermain melebar, bermain di lini tengah, menciptakan peluang dan menembak,” Ucap Solskjaer.

Sumber : Goal

SOLSKJAER BELUM PUTUSKAN NASIB JUAN MATA

Ole Gunnar Solskjaer mengungkapkan klub belum memutuskan tentang nasib masa depan Juan Mata. Pemain Internasional Spanyol tersebut telah kalah bersaing dengan pemain lain dan musim ini ia tampil 10 pertandingan di semua kompetisi. Kontrak Mata akan berakhir pada Juni. Namun isu yang berkembang MU akan memberikan kesempatan satu tahun lagi meskipun Solskjaer mengkonfirmasi belum ada keputusan mengenai Mata.

Sumber : Goal

ARSENAL TERTARIK MEMINJAM ODEGAARD DARI REAL MADRID

Arsenal dilaporkan telah mendekati Real Madrid untuk bisa mendapatkan gelandang serang Martin Odegaard. Saat ini pemain internasional Norwegia itu berharap bisa meninggalkan Los Blancos dengan status pinjaman di bursa transfer Januari ini agar dapat bermain secara reguler. Dewan Real Madrid kini sedang mempertimbangkan tawaran yang diajukan klub London tersebut. Untuk mendapatkan Odegaard, The Gunners harus bersaing ketat dengan klub lain yang juga dikabarkan berminat kepada pemain 22 tahun tersebut.

Sumber : Marca

WOLVES SEGERA DATANGKAN WILLIAN JOSE

Dikutip Sky Sports, Wolves telah menyetujui kesepakatan dengan Real Sociedad untuk merekrut striker Brasil Willian Jose dengan status pinjaman, dengan opsi pembelian di musim panas. Pemain berusia 29 tahun itu sedang menunggu izin kerja di bawah peraturan pasca-Brexit yang baru, jadi tidak akan berada di Inggris hingga minggu depan. Kedatangan Jose di Molineux akan memberi Wolves pilihan menyerang ekstra dengan absennya Raul Jimenez yang cedera.

Sumber ; Sky Sports

PEDENYA DEJAN LOVREN : LIVERPOOL MERINDUKAN SAYA

Mantan pemain Liverpool, Dejan Lovren yakin betul bahwa Liverpool sekarang lebih merindukan kehadirannya. Setelah Lovren meninggalkan Anfield, The Reds kini krisis bek tengah karena Virgil van Dijk dan Joe Gomez menderita cedera dan harus absen lama. Lovren menegaskan bahwa sekarang Liverpool jelas merindukannya, lebih daripada dia merindukan rekan-rekannya di sana. Lovren merasa meninggalkan Liverpool adalah keputusan yang tepat dan tidak ada yang perlu disesali.

Sumber : Goal

DANNY INGS DIINCAR TOTTENHAM HOTSPURS

Danny Ings dikabarkan mengulur-ulur waktu perpanjangan kontraknya di Southampton, sebab dia menginginkan bermain di Liga Champions. Melihat situasi Ings tersebut, Tottenham Hotspurs mencoba memberikan solusi. Klub London Utara itu ingin merekrut Ings di musim panas mendatang sebagai pelapis Harry Kane yang dirumorkan bakal meninggalkan Spurs. Tim asuhan Jose Mourinho itu sedang menunggu keputusan Ings apakah akan bertahan di Southampton atau tidak.

Sumber : Sportbible

CAPRES BARCELONA : ERIC GARCIA AKAN TIBA DI BARCA SECARA GRATIS

Barcelona kerap dikaitkan dengan bek muda Man City, Eric Garcia. Menurut calon presiden Barca, Toni Freixa, Garcia tidak akan merapat ke Barca pada bursa transfer Januari ini. Krisis keuangan klub yang dialami Barcelona akibat pandemi membuat Barca memutuskan untuk menunggu Garcia hingga kontraknya di City habis pada bulan Juni 2021 nanti. Dengan demikian, Barcelona bisa memboyong Garcia dengan status free transfer. “Kami sangat memperhitungkan kedatangan Eric Garcia. Tetapi, dia akan datang pada musim panas nanti saat dia sudah bebas kontrak,” Ucap Freixa.

Sumber : Tribalfootball

REAL MADRID TERTARIK DATANGKAN PEMAIN FEYENOORD

Marcos Senesi telah menjadi salah satu bek tengah terbaik di Eredivisie sejak bergabung dengan Feyenoord pada 2019. Melansir Marca, penampilan gemilangnya telah membuatnya diminati oleh Real Madrid. Madrid tertarik untuk mendapatkan jasa Senesi di jendela transfer berikutnya di musim panas. Namun, Feyenoord tidak ingin berpisah dengan pemain Argentina itu, yang telah mereka hargai senilai 35 juta euro.

Sumber ; Marca

AGEN SEBUT LAUTARO MARTINEZ BAHAGIA DI INTER MILAN

Lautaro Martinez tercatat telah tampil sebanyak 109 kali dengan menyumbang 40 gol dan 14 assist untuk Inter Milan. Berkat penampilan impresifnya, Lautaro selama dua musim terakhir lantas dikabarkan masuk ke dalam daftar incaran Barcelona. Kendati demikian Inter selalu berusaha untuk melindunginya dari kejaran klub lain termasuk Barca. Belakangan, Agen Lautaro, Beto Yaque kembali menegaskan bahwa kliennya untuk saat ini masih bahagia bersama Inter. Hal itu diungkap Yaque usai melakukan pertemuan dengan direktur Inter pada Rabu (20/1).

Sumber : Tribalfootball

JUVENTUS BISA TAWARKAN WINGERNYA UNTUK BOYONG PIATEK

Raksasa Turin, Juventus dikabarkan siap menawarkan winger mereka, Federico Bernardeschi sebagai alat barter untuk bisa mendapatkan penyerang Hertha Berlin yang pernah memperkuat AC Milan, Krzysztof Piatek. Bernardeschi sendiri memang sudah mulai tersisih dari skuad inti Juventus sejak musim lalu, dan kedatangan Andrea Pirlo ternyata tidak merubah situasi tersebut. Sementara Piatek, meskipun cukup dipercaya untuk mengisi lini depan dari klubnya musim ini, tetapi status Piatek bisa jadi akan bisa dilepas oleh tim Bundesliga tersebut jika memang ada tawaran yang sesuai.

Sumber : Football Italia

PEREZ DAN AGNELLI BAHAS LIGA SUPER EROPA DI TURIN

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, terbang ke Turin pada Senin (18/1/) lalu untuk bertemu dengan Presiden Juventus, Andrea Agnelli dan Chairman Asosiasi Klub Eropa. Kedatangan Perez ke Turin sendiri atas undangan Agnelli. Perez diundang untuk melihat fasilitas Juventus dan berbicara tentang kondisi sepakbola saat ini, termasuk tentang kemungkinan terwujudnya Liga Super Eropa yang ditentang oleh sejumlah pemain dan Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. Bukan rahasia lagi bahwa otak dari gagasan Liga Super Eropa ini adalah Florentino Perez.

Sumber : Football Espana

FEDERICO CHIESA ALAMI CEDERA ENGKEL

Pemain sayap Juventus Federico Chiesa dilaporkan mengalami cedera pergelangan kaki di babak pertama Final Piala Super Italia melawan Napoli. Hal itu memaksa bos Andrea Pirlo menariknya keluar untuk digantikan dengan Bernardeschi selama istirahat. Sebelumnya, Chiesa mengalami cedera yang sama saat laga kandang Juventus melawan Sassuolo pada 10 Januari. Butuh waktu seminggu untuk pulih saat ia kemudian tampil dalam laga tandang melawan Inter Milan yang berakhir dengan kekalahan 2-0. Ini berarti mantan punggawa Fiorentina itu diragukan bermain kontra Bologna di akhir pekan ini.

Sumber : Football Italia

INILAH UEFA TEAM OF THE YEAR 2020 PILIHAN FANS

UEFA pada Rabu (20/1) mengumumkan 11 nama pemain yang masuk ke dalam tim terbaik Eropa edisi 2020 pilihan fans. Tim terbaik kali ini masih dihiasi oleh nama-nama langganan seperti bintang Juventus Cristiano Ronaldo, kapten Barcelona Lionel Messi, hingga bek Madrid Sergio Ramos. Sementara itu, Bayern Munchen sebagai juara Liga Champions musim lalu menjadi klub dengan perwakilan terbanyak dengan empat pemain, yakni Manuel Neuer, Alphonso Davies, Joshua Kimmich dan Lewandowski. Sedangkan, Virgil van Dijk, Thiago Alcantara, Kevin De Bruyne menjadi perwakilan Liga Inggris dan satu pemain lagi yakni Neymar asal PSG.

Sumber ; UEFA

FRANCK RIBERY BUKA PELUANG KEMBALI KE BUNDESLIGA

Penyerang sayap Fiorentina, Franck Ribery, membuka peluang untuk kembali ke Bundesliga. Namun, Ribery tidak menjelaskan secara rinci klub mana yang akan dibela ketika dirinya tak lagi di Fiorentina. Bundesliga memang tempat Ribery menghabiskan karir hebatnya bersama Bayern Munchen. Untuk sekarang ini, Ribery hanya fokus untuk Fiorentina, klub yang ia bela sejak 2019.

Sumber : Football Italia

HASIL PERTANDINGAN

Burnley mematahkan rekor 68 kemenangan kandang Liverpool usai memenangkan laga dengan skor 1-0 dalam lanjutan Liga Inggris. Gol semata wayang Burnley dicetak oleh Ashley Barnes lewat tendangan penalti. Catatan 68 pertandingan kandang tanpa kekalahan yang ditorehkan Liverpool di Premier League berawal pada 2017 silam. Sebelum Burnley, tim terakhir yang sukses mengalahkan Liverpool di Anfield dalam laga Premier League adalah Crystal Palace, yakni dengan skor 2-1 pada 23 April 2017 silam.

Barcelona harus bersusah payah untuk mengalahkan Cornella dalam babak 32 besar Copa Del Rey. Bertindak sebagai tim tamu,El Barca meraih kemenangan 2-0 melalui babak perpanjangan waktu. Barca membuka skor lewat aksi Ousmane Dembele di menit 92, sebelum digandakan oleh Martin Braithwaite di menit 120. Hasil ini membawa Barcelona melaju ke babak 16 besar.

Sementara itu di ajang Coppa Italia, Lazio melaju ke perempat final usai membekuk Parma 2-1 dalam laga 16 besar yang berlangsung di Olimpico. Lazio membuka skor lewat Marco Parolo di menit 23. Namun Parma membalasnya di menit 83 melalui aksi Valentin Mihaila. Kemenangan Lazio akhirnya ditentukan melalui gol bunuh diri Simone Colombi di akhir laga.

Sumber : Livescore

FEDERASI SEPAKBOLA CEKO BELUM AKUI RONALDO SEBAGAI PENCETAK GOL TERBANYAK

Federasi sepak bola Republik Ceko (FACR) mengklaim Cristiano Ronaldo belum memecahkan rekor gol milik Josef Bican. Sebelumnya Ronaldo telah melampaui jumlah 759 gol milik Bican usai mencetak gol ke gawang Napoli. Namun, FACR mengakui Bican telah mencetak 821 gol resmi dan bukan 759. FACR memberikan pernyataan dengan mengklaim Ronaldo harus mencetak 62 gol lebih banyak untuk memecahkan rekor Bican.

Sumber : Goal

SERGIO AGUERO POSITIF CV19

Bomber Manchester City, Sergio Aguero, belum bisa kembali merumput bersama timnya. Melalui akun twitternya, Aguero menyampaikan bahwa ia harus menjalani isolasi usai dinyatakan positif virus menular. Aguero sebelumnya sudah menjalani isolasi mandiri setelah melakukan kontak dekat dengan kasus yang terkonfirmasi. Penyerang 32 tahun itu kemudian melakukan tes dan memastikan dirinya terpapar virus tersebut. Aguero harus bersabar untuk bermain lagi. Ia baru tampil sembilan kali di seluruh ajang musim ini karena diganggu cedera hamstring dan lutut.

Sumber : Goal

SANKSI FIFA MENANTI PESERTA LIGA SUPER EROPA

FIFA dan enam konfederasi sepak bola dunia, termasuk UEFA kembali menegaskan untuk tidak mengakui ajang Liga Super Eropa (European Super League). Dan kini, mereka pun menyatakan siap memberi sanksi kepada klub dan pemain yang terlibat ajang tersebut. FIFA beranggapan, Liga Super Eropa bisa mengancam keberlangsungan Liga Champions yang menjadi kompetisi kasta tertinggi klub-klub di Eropa hingga saat ini. FIFA mengatakan, setiap klub atau pemain yang terlibat kompetisi itu tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi dalam kompetisi FIFA dan konfederasi masing-masing.

Sumber ; Bleacherreport

STRIKER NAPOLI, ARKADIUSZ MILIK RESMI GABUNG MARSEILLE

Olympique Marseille dilaporkan telah resmi meminjam Arkadiusz Milik dari Napoli, dengan kewajiban untuk membeli. Milik terbang ke Prancis pada Kamis (21/1/) dan telah menyelesaikan pemeriksaan medis. Klub Prancis itu diperkirakan akan merilis pengumuman resmi dalam beberapa jam mendatang. Diyakini Marseille akan membayar sekitar delapan sampai sembilan juta euro, ditambah bonus-bonus yang berada di kisaran tiga sampai empat juta euro, untuk mempermanenkan Milik.

Sumber : Get Football

BRENDAN RODGERS COCOK GANTIKAN LAMPARD DI CHELSEA

Masa bakti Frank Lampard sebagai manajer Chelsea tampaknya berakhir dalam waktu dekat. Rumor soal pengganti mulai ramai dibicarakan. Salah satu yang dijagokan sebagai pengganti adalah Manajer Leicester City, Brendan Rodgers. Hal itu diakui oleh mantan pemain Chelsea, Craig Burley. Ia melihat Rodgers sebagai kandidat yang pas dibandingkan kandidat lainnya seperti Thomas Tuchel dan Massimiliano Allegri. “Saya melihat Brendan Rodgers sebagai manajer terbaik ketiga di Liga Inggris. Adakah yang lebih baik? Tidak, bahkan tidak cukup mendekatinya,” Ucap Burley.

Sumber ; Goal

POSISI ZIDANE SEBAGAI PELATIH MADRID MASIH AMAN

Posisi Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid dikabarkan masih aman meski baru saja membuat El Real tersingkir dari Copa del Rey. Sebelumnya, beredar rumor pemecatan usai Madrid takluk dari Alcoyano di babak 32 besar Copa Del Rey. Namun, para petinggi Los Blancos masih memberikan kesempatan bagi Zidane hingga musim ini selesai. Meski akhir-akhir ini Madrid tampil jauh di bawah standar, para petinggi klub tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan soal Zidane.

Sumber : Goal

DE BRUYNE JADI TUMBAL KEMENANGAN CITY ATAS ASTON VILLA

Kevin De Bruyne jadi tumbal kemenangan Man City atas Aston Villa di Liga Inggris, kamis (21/1). Gelandang Belgia itu mengalami cedera. Cedera yang dialami oleh De Bruye diyakini cukup parah lantaran dia langsung menuju ke ruang ganti usai digantikan oleh Gabriel Jesus. Juru taktik City, Pep Guardiola, mengaku belum bisa memastikan kondisi De Bruyne saat ini karena masih menunggu laporan dari dokter tim.

Sumber : Skysports

KIPER DIVISI KEEMPAT INGGRIS MENYANDANG REKOR GOL TERJAUH DUNIA

Pencatat rekor dunia yakni Guinness World Records telah mengkonfirmasi tendangan kiper Newport County, Tom King melawan Cheltenham adalah gol terpanjang yang pernah dicetak dalam laga sepak bola kompetitif. Tendangan gawang pemain berusia 25 tahun itu di Stadion Jonny-Rocks terbawa angin dan melewati kiper Cheltenham, Josh Griffiths dengan jarak 96,01 M. Gol King mengalahkan rekor sebelumnya sejauh 91,9 m yang dibuat oleh sesama kiper Asmir Begovic ketika dia bermain untuk Stoke melawan Southampton pada November 2013.

Sumber ; Sky sports

SERIE A DINOBATKAN SEBAGAI LIGA TERBAIK DUNIA 2020

Federasi Internasional Statistik dan Sejarah Sepak Bola (IFFHS) mendapuk Serie A Italia sebagai liga terbaik di dunia untuk 2020. Ini merupakan pertama kalinya dalam 14 tahun Serie A memenangi gelar tersebut, setelah mereka mendominasi dengan sepuluh kemenangan pada periode 1991 sampai 2006. Terdapat tiga klub Italia pada daftar tujuh klub terbaik di dunia versi IFFHS. Hal itu berkontribusi pada raihan 1.026 poin untuk tahun kalender 2020. Liga Inggris menyusul dengan 1.003 poin. Sedangkan Liga Brasil di posisi ketiga dengan 964 poin, Liga Spanyol dengan 954 poin, sedangkan posisi kelima dihuni Liga Jerman dengan 864 poin.

Sumber : Football Italia

 

Jadi Pemain Termahal el Real, Mengapa Performa Luka Jovic Tak Sesuai Bandrol?

Luka Jovic baru saja resmi kembali ke Eintracht Frankfurt dari Real Madrid melalui status pinjaman. Kabar itu dilaporkan langsung oleh akun Twitter resmi klub pada 14 Januari 2021. Jovic bakal bermukim di klub lamanya itu sampai setidaknya akhir musim 2020/21. Disana, dia bakal mengenakan nomor punggung 9.

Tidak disebutkan berapa biaya yang dikeluarkan klub asal Jerman untuk memulangkan Jovic. Yang pasti kembalinya Jovic disambut gembira oleh pihak klub, tak terkecuali Direktur Olahraga Frankfurt, Fredi Bobic. Dia merasa optimis dan yakin bila Jovic akan kembali ke performa awal.

Seperti diketahui, sebelum direkrut Real Madrid dengan nilai yang cukup mahal, yakni 60 juta euro, Jovic memang menjadi andalan di Frankfurt. Dia menjadi pemain muda penuh potensi yang pada saat itu banyak diincar oleh klub-klub Eropa. Di musim 2018/19, dia berhasil mencetak sebanyak 10 gol di Liga Eropa dan menjaringkan 17 gol di Liga Jerman. Sebuah catatan yang tentunya akan membuat semua klub besar silau.

Sayangnya, Jovic dinilai gagal bersinar dan kesulitan beradaptasi di salah satu klub terbaik dunia tersebut.

Ada sejumlah faktor yang mendasari gagalnya Jovic bersinar di Real Madrid. Apa sajakah itu?

Musim ini, atau 2020/21, Jovic baru tampil dalam empat pertandingan La Liga dan satu penampilan Liga Champions Eropa. Total menit bermainnya sebanyak 208, dan dengan kesempatan itu dia sama sekali belum mampu menyumbangkan satu pun gol untuk Los Galacticos.

Lalu pada musim lalu, 2019/20, atau pertama kali Jovic melakoni debut di Spanyol, dia juga gagal menampilkan performa gemilangnya di atas lapangan. Menurut data yang diambil dari laman transfermarkt, sebanyak 17 kesempatan di kompetisi La Liga diberikan oleh pelatih, namun Jovic hanya mampu membayar dengan torehan dua gol saja. Di sisi lain dia juga tampil dalam 5 pertandingan Liga Champions, 3 Copa del Rey, dan dua Supercoppa. Akan tetapi, tidak ada satu pun gawang lawan yang bergetar karena aksinya.

Menurut Marca, sejumlah faktor benar-benar mempengaruhi performa Jovic diatas lapangan. Pertama adalah dia gagal beradaptasi. Catatan yang begitu impresif berhasil ditunjukkan kala dia masih berada di Jerman. Namun seperti yang kita tahu, pergi ke Spanyol justru merusak karirnya.

Padahal, usianya masih sangat muda dan banyak yang berpendapat pula kalau dia akan sukses di Real Madrid.

Adaptasi Jovic di Real Madrid diganggu oleh beberapa masalah, baik di dalam maupun di luar lapangan. Zidane telah memberinya kesempatan. Namun apa yang ditampilkan sang pemain selalu berada diluar harapan. Malah, posisinya berada dibawah Mariano Diaz yang ditugaskan sebagai pelapis Karim Benzema.

Kemudian, Jovic sempat melakukan pelanggaran masalah lockdown pada masa pandemi. Hal itu mungkin menjadi yang paling diingat oleh publik ketimbang aksinya di atas lapangan. Dia diketahui menggelar pesta di tengah isu merebaknya virus berbahaya. Seperti dilansir dari givemesport, Luka Jovic tak mengindahkan aturan karantina yang diberlakukan Real Madrid dan malah kembali ke Serbia untuk menggelar pesta.

Padahal, sebelumnya Serbia telah melarangnya untuk kembali, karena kekhawatiran virus yang tengah merebak. Perdana menteri Serbia, Ana Brnabic, pun mengecam aksi sang pemain dan sangat menyayangkan karena Jovic dinilai tidak memberi contoh yang baik kepada masyarakat.

Alasan berikutnya yang membuat Jovic tidak bersinar di Real Madrid adalah karena dirinya sendiri. Dia mengalami penurunan performa dan gagal menunjukkan kualitas di atas lapangan, setidaknya seperti saat dia tampil di Bundesliga pada musim 2018/19.

Mengomentari penampilan buruknya, Jovic memang tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Pasalnya, dia sempat terkena cedera parah dan harus absen dalam beberapa pertandingan. Belum lagi, dia juga sempat terkena virus berbahaya, yang kita semua tahu, itu berarti tidak memungkinkannya untuk mendapat kesempatan bermain.

Namun, perlu dicatat pula bahwa dia telah mendapat cukup kesempatan untuk unjuk gigi. Kemunduran sejak musim pertama dia di Spanyol sudah terlihat. Menurut catatan statistik yang diambil dari sofascore, Jovic hanya mencatatkan rata-rata 0,7 tembakan ke gawang per 90 menit. Angka itu jelas turun drastis dari saat dia tampil di Bundesliga pada musim 2018/19, dimana dirinya mampu mencatatkan sebanyak 2,4 tembakan ke gawang lawan per pertandingan.

Dalam hal ini, menurut peta pergerakan Jovic yang ditampilkan di laman football whisper, dia memang tampak lebih sering bermain-main di luar kotak penalti lawan. Berbeda dengan ketika dia tampil bersama Frankfurt. Disana, Jovic benar-benar mampu membuktikan diri sebagai pemangsa berbahaya di depan gawang, karena memang dia lebih sering berada di depan dan jarang keluar dari wilayah tim lawan. Hal itu memungkinkannya untuk melakukan tembakan ke arah gawang sebanyak-banyaknya dan mencetak gol.

Catatan tersebut sedikit banyak membuktikan bahwa Jovic memang mengalami penurunan performa di La Liga. Dengan harga sebesar 60 juta euro atau setara lebih dari 1 triliun rupiah, Real Madrid tentu merasa dirugikan. Dari total 32 kesempatan yang diberikan, torehan dua gol dan dua assist sama sekali tidak cukup untuk membuktikan diri sebagai pemain yang dibayar dengan nilai mahal.

Kini, kembali ke Eintracht Frankfurt bisa dijadikan sebagai kesempatan besar bagi Jovic untuk pulihkan kondisi sekaligus performa di atas lapangan. Bila tidak ingin dicap sebagai pemain gagal, dia harus kembali menunjukkan kualitasnya bersama klub Jerman, persis seperti pada periode pertamanya disana.

Pada akhirnya, kesempatan yang diberikan Real Madrid kepada Jovic untuk mengembalikan performa di Jerman juga dapat dijadikan kesimpulan, apakah raksasa Spanyol itu bakal memberi sang pemain kesempatan kedua, atau membiarkannya pergi dengan banderol yang tentu jauh dibawah nilai yang telah mereka bayar.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=TyK8hHml1SA[/embedyt]

 

Sumber referensi: Twitter, Transfermarkt, Marca, Footballwhispers, Sofascore, Givemesport