Menjaga kondisi dan kesehatan tubuh menjadi salah satu syarat bagi kita untuk tetap bisa beraktivitas dengan baik. Karena dengan tubuh yang sehat, aktivitas apapun yang dilakukan akan terasa lebih mudah dan bisa dinikmati. Berbeda ketika tubuh kita berada dalam kondisi tidak baik atau tengah sakit, maka untuk sekadar beranjak dari ranjang pun akan terasa sangat berat.
Menjaga kondisi tubuh yang memang seharusnya dilakukan oleh semua orang menjadi perhatian khusus bagi para olahragawan, tak terkecuali para pemain sepakbola. Mereka yang tampil dalam 90 menit lamanya dituntut untuk bisa bermain secara penuh tanpa mengeluhkan stamina secara berlebihan.
Bahkan, bagi seorang pemain sepakbola, dalam satu minggu mereka bisa melangsungkan 2 hingga 3 pertandingan, yang mana situasi tersebut tentu akan menguras stamina secara luar biasa.
Pertanyaannya, bagaimana mereka menjaga kondisi tubuh agar selalu fit ketika bertanding di atas lapangan?
Dalam hal ini, latihan rutin tentu menjadi topik utama untuk menjaga tubuh agar tetap bugar selama bertanding. Latihan pun tidak hanya mengandalkan satu jenis latihan saja. Ada beberapa macam yang memang diperuntukkan bagi para pemain.
Bagi para pemain sepakbola, latihan dasar yang harus dilakukan secara rutin untuk menjaga tubuh agar tetap bugar adalah latihan lari guna memperkuat otot kaki. Selain praktis, lari memiliki manfaat yang begitu luar biasa. Dengan berlari, maka seluruh anggota tubuh akan bergerak. Bagi para pemain sepakbola, ini akan semakin memperkuat otot kaki dan paha mereka.
Secara rutin, lari dilakukan minimal dua kali seminggu. Bila dilakukan dengan benar, pun dengan jarak yang terus meningkat, kondisi tubuh akan terbiasa dan tentu bisa memberi efek luar biasa.
Kemudian, para pemain sepakbola juga selalu menjaga pernapasan dengan cara berenang sampai lompat jongkong.
Untuk menunjang latihan dasar yang dipersiapkan serta dilakukan secara rutin, para pemain sepakbola juga memiliki pelatih fisik khusus, untuk ikut memberi saran dan memberi porsi latihan guna menstabilkan kondisi pemain agar tetap sehat. Salah satu contohnya adalah timnas Jerman yang kita tahu menggunakan jasa pelatih fisik bernama Mark verstegen yang berasal dari Amerika Serikat.
Mark verstegen merupakan sosok berpengalaman dalam bidang pelatihan fisik. Dia bahkan memiliki perusahaan bernama EXOS yang tentunya bergerak dalam bidang yang ia geluti.
Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh The New York Times, seperti dilansir panditfootball, verstegen menjelaskan bahwa para pemain Jerman bisa berlatih dimanapun mereka berada. Cara yang dilakukan verstegen adalah membuat latihan yang fokus pada kebutuhan masing-masing individu. Awalnya, dia akan mengamati setiap individu dan mencari sesuatu hal yang memang harus ditingkatkan.
Setelah tau apa yang harus ditingkatkan, dia akan memberi porsi latihan fisik yang sesuai kepada pemain tersebut. Dengan menggunakan cara itu, latihan akan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Ketika menjadi juara dunia pada tahun 2014 lalu, menurut verstegen, para pemain Jerman memiliki kesiapan fisik yang begitu luar biasa. Mereka bisa berlari sampai setidaknya 113,8 km per pertandingan, dan dikatakan hanya kalah dari timnas Amerika Serikat.
Pada penghujung wawancara verstegen lalu memberikan tips ala pemain sepakbola agar tetap berada pada kondisi fit dan bugar.
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pola tidur. Pola tidur yang baik merupakan kunci dari tubuh yang bugar. Bila kita memiliki jam tidur teratur, maka tubuh akan merespon baik dan siap melakukan aktivitas padat sekalipun. Namun sebaliknya, bila kita tidak memiliki pola tidur yang baik, maka jangan berharap akan menjalani hari dengan semangat.
Satu contoh nyata dari pentingnya pola tidur bagi pemain sepakbola adalah nama Cristiano Ronaldo. Sang mega bintang asal Portugal bahkan sampai menggunakan jasa pelatih tidur untuk bisa mendapat tidur berkualitas.
Mengutip dari dari laman alodokter, tidur memiliki manfaat yang tidak hanya mampu menghilangkan rasa kantuk, tapi juga sangat baik untuk kesehatan jiwa dan raga. Beberapa manfaat ketika kita memiliki pola tidur yang baik adalah menjadikan tubuh lebih sehat, menjaga berat badan, mengurangi resiko cedera, memperkuat sistem kekebalan tubuh, hingga meningkatkan suasana hati.
Jadi bisa disimpulkan bahwa ketika seorang pemain memiliki porsi tidur cukup, maka mereka tidak hanya punya tubuh sehat, melainkan juga suasana hati yang baik.
Selain itu, masih menurut verstegen, setelah bangun tidur, para pemain diminta untuk langsung melakukan pemanasan berupa push up atau pose yoga dalam waktu yang relatif singkat. Ini berfungsi untuk menyegarkan pikiran setelah bangun tidur.
Tidak langsung mengecek gawai setelah bangun tidur juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Yang tak kalah penting dari menjaga kondisi tubuh bagi para pemain sepakbola adalah mengonsumsi makanan sehat. Cara ini tentu sudah diketahui banyak orang. Pasalnya, makanan yang baik akan menghasilkan mood yang baik. Dengan begitu, ketika suasana hati kita berada pada kondisi yang baik, maka akan sangat mudah bagi kita untuk menjalani hari.
Selanjutnya timbul pertanyaan, bagaimana cara pemain sepakbola berlatih di masa lockdown yang sempat diterapkan oleh pemerintah setempat?
Ya, situasi ini memang membuat semua orang bingung, bukan hanya para pesepakbola. Untuk mengatasi kondisi tidak boleh keluar rumah, tidak bisa bertemu dengan rekan satu tim, hingga dituntut untuk selalu menjaga kondisi tubuh di masa pandemi, para pemain punya caranya sendiri.
Melansir dari situs fifpro.org, pemain yang harus mengikuti aturan pemerintah untuk tetap di rumah, berlatih secara mandiri di dalam rumah. Namun bila mengharuskan mereka untuk melakukan kontak dengan staf atau pelatih, maka mereka tetap berhati-hati dengan menerapkan protokol kesehatan.
Kemudian, mereka juga tetap menjaga ketahanan dengan berlatih di atas treadmill atau sepeda olahraga selama 30 hingga 60 menit, yang dilakukan setidaknya dua kali seminggu. Bila memungkinkan, mereka juga bisa berlari di taman atau lapangan terdekat, dengan tetap berhati-hati.
Selain itu mereka juga banyak yang menggunakan aplikasi Get Set-Train Smarter yang telah dikembangkan oleh Komite Olimpiade Internasional. Aplikasi tersebut telah digunakan oleh para atlet profesional dan tersedia dalam berbagai bahasa. Disitu terdapat juga program khusus bagi pemain sepak bola untuk melatih kekuatan, koordinasi, dan fleksibilitas.
Terakhir, untuk menjaga pikiran tetap fresh, maka selama masa pandemi, mereka juga terus berkomunikasi dengan teman atau keluarga secara online.
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=PZsJBwlfCs4[/embedyt]
Sumber referensi: Panditfootball, fifpro, alodokter


