Nama Zlatan Ibrahimovic tentu menjadi yang tidak bisa diremehkan. Pria Swedia yang kini bergabung dengan AC Milan, meski usianya sudah tidak muda lagi, masih tetap memiliki tubuh dan kemampuan luar biasa. Oleh sebab itu, tidak mudah bagi tim lawan untuk menghentikan pergerakan pemain 195 cm.
Dibalik sikap arogan dan tak kenal ampunnya, Zlatan sering terlibat dengan konflik yang tidak biasa. Belum lama ini, dia juga sempat berseteru dengan penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, dalam sebuah laga bertajuk derby Milan. Namun banyak yang menyebut bila meski Lukaku memiliki tubuh yang besar, dia tidak akan mampu mengalahkan Zlatan yang merupakan seorang ahli bela diri.
Lantas siapa pemain yang dianggap sebagai lawan sepadan Zlatan Ibrahimovic? Berikut kami sajikan pemain yang mungkin bisa membuat Zlatan KO dalam sebuah pertarungan.
Adebayo Akinfenwa
Nama Adebayo Akinfenwa sudah begitu meluas dan diketahui para penggemar sepakbola. Namun begitu, dia terkenal bukan karena kemampuan atau skil menawan di atas lapangan, melainkan karena dirinya memiliki tubuh yang begitu kekar, sampai-sampai banyak yang menyebut bila dia lebih cocok berada di ring pertarungan.
Ya, tubuh Akinfenwa yang begitu luar biasa memang sangat memungkinkannya untuk mengalahkan seseorang di sebuah ring. Bahkan, dirinya sempat berpikir untuk meniti karir sebagai seorang pegulat. Hal itu diungkapkannya setelah dia dikabarkan melakukan pembicaraan dengan pegulat kenamaan, The Rock.
“Kami telah melakukan percakapan. Aku menyukai WWE, pun dengan anak-anakku,”
Dengan tubuh yang mencapai lebih dari 100 kg, Adebayo Akinfenwa tentu tidak akan kesulitan untuk mengalahkan lawan-lawannya. Bicara tentang potensinya bergabung ke dunia gulat, dia juga tentu tak akan kesulitan bila harus dihadapkan dengan pemain bengal macam Zlatan Ibrahimovic.
Dia tentu tidak akan mudah dikalahkan, apalagi bila melihat rating kekuatan fisiknya yang sebesar 97 di game FIFA.
Bila Adebayo Akinfenwa masih merencanakan untuk gabung dengan WWE, maka Tim Wiese sudah melakukannya pada tahun 2014 silam. Mantan penjaga gawang Jerman, Tim Wiese, sebelumnya berujar bahwa dia sempat mendapat tawaran untuk menggeluti dunia gulat.
Hingga tepat pada September 2014, keinginan itu pun terwujud setelah WWE memberikan tawaran baginya untuk bergabung ke divisi NXT mereka.
Alasan Tim Wiese bergabung dengan WWE adalah sebagai pelarian dari sepakbola saja. Dia beranggapan bahwa menjadi pegulat tidak menutup keinginannya untuk memiliki tubuh besar dan bisa bersantai di sofa dalam waktu yang lama.
Dengan badan yang menjulang tinggi besar, dan tentunya punya kekuatan luar biasa, Tim Wiese dianggap sebagai pemain yang bisa mengalahkan Zlatan Ibrahimovic bila keduanya melakukan duel. Dia tentu sudah mengetahui cara melumpuhkan lawan sehingga membuatnya tak bisa berkutik.
Carles Puyol boleh dikatakan sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki FC Barcelona dan timnas Spanyol. Dia merupakan bek bertipe keras dan tak kenal ampun. Tidak peduli siapa lawan yang dihadapi, yang pasti, dia akan selalu membela diri demi menjaga pertahanan tim agar tetap bersih.
Bila melihat karakter yang ditunjukkan Puyol dalam setiap pertandingan, menghadapi Zlatan Ibrahimovic bukanlah hal yang sulit. Dia akan selalu punya cara untuk bertahan, dan punya kecerdasan untuk memanfaatkan momen kelengahan lawan.
Selain itu, menurut mantan rekan setimnya, Xavi, Puyol juga merupakan sosok pemimpin luar biasa. Dia memiliki keberanian yang tidak semuanya dimiliki banyak orang. Lebih dari itu, masih menurut Xavi, Puyol juga sosok kapten yang akan selalu dan rela berkorban demi kepentingan tim.
Jadi, hanya untuk melawan pemain seperti Zlatan Ibrahimovic, apa yang diragukan dari sosok Puyol?
Pada Februari 2020 lalu, nama Sergio Ramos resmi mencatat rekor sebagai pemain dengan kartu merah terbanyak di kompetisi La Liga. Dia tercatat telah mendapatkan sebanyak 20 kartu merah sepanjang berkompetisi di La Liga.
Apa yang telah didapatkannya itu memang bukan sesuatu yang mengejutkan. Pasalnya, Ramos memang dikenal sebagai pemain tak kenal ampun dan akan selalu menghentikan siapapun yang coba memasuki daerah kekuasaannya. Melihat perangainya selama berada di atas lapangan, nama Zlatan Ibrahimovic mungkin juga akan kesulitan ketika harus dihadapkan dengan Ramos.
Ramos punya kekuatan luar biasa. Dia juga punya kemampuan yang cerdas untuk menentukan sebuah keputusan. Jadi bukan hanya otot yang dimanfaatkannya, namun juga otak yang tak kalah brilian.
Sepanjang karir sepakbolanya, Ramos telah memakan banyak korban, dengan yang paling sering mungkin penggawa FC Barcelona, Lionel Messi. Lionel Messi nyaris tak pernah luput dari terkaman Ramos ketika dua tim yang mereka bela saling berhadapan. Malah bukan hanya takel biasa, namun takel berbahaya yang bisa saja berdampak buruk bagi perjalanan karir La Pulga.
Kisah perseteruan Ahmed Hossam Mido dengan Zlatan Ibrahimovic sudah banyak didengar oleh khalayak. Pemain asal Mesir itu pernah akan membunuh Zlatan Ibrahimovic, ketika dua pemain tersebut masih berada dalam satu tim, Ajax Amsterdam.
Cerita ini memang bukan isapan jempol belaka. Ketika itu, Zlatan dan Mido memang menjadi dua striker andalan tim asal Belanda. Lantas, dalam sebuah pertandingan, Mido yang tampil bersama Zlatan menolak untuk mengoper bola. Keduanya sempat cekcok hingga ke ruang ganti pemain. Disinilah, insiden itu terjadi.
Perlu diketahui bahwa hubungan kedua pemain tersebut memang buruk. Persaingan mereka tidak sehat hingga timbulkan perselisihan.
Kemudian, di ruang ganti tersebut, Mido yang gelap mata langsung melempar sebuah gunting ke arah Ibrahimovic. Untungnya, gunting itu sama sekali tak mengenai Zlatan. Momen itupun tak pernah dilupakan Zlatan dan akan selalu dianggapnya sebagai salah satu yang paling mengerikan dalam hidupnya.
Dari cerita tersebut, kita semua memahami bahwa Mido tidak memiliki rasa takut sedikitpun ketika harus berhadapan dengan Zlatan
Nama terakhir yang mungkin bisa membuat KO Zlatan Ibrahimovic adalah Oguchi Onyewu. Kedua pemain tersebut pernah sama-sama berseragam AC Milan, dan ketika mereka berada satu tim, hasilnya adalah sebuah perkelahian yang sampai membuat sesi latihan berakhir lebih cepat.
Zlatan Ibrahimovic dan Oguchi Onyewu sama-sama tubuh dan otot yang besar. Mereka semua bertubuh tinggi dan memiliki emosi yang kadang tidak terkontrol. Pada sebuah sesi latihan yang dilakukan AC MIlan, Oguchi Onyewu tampak terganggu dengan aksi berlebihan Zlatan Ibrahimovic. Pemain asal Amerika itu terpancing hingga memunculkan sebuah keributan dengan Zlatan.
Perkelahian antar keduanya bahkan sampai membuat pemain lain datang untuk melerai, namun usaha mereka sia-sia. Akibat insiden tersebut, Zlatan sampai mengalami patah tulang rusuk. Imbasnya, Oguchi Onyewu yang memang tidak memiliki kontribusi positif untuk tim pun didepak dari tim.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sudah memberi isyarat menyerah soal kondisi Sergio Aguero. Dilansir dari Skysports, Guardiola tak yakin jika Aguero akan punya waktu untuk bisa kembali ke barisan The Citizens musim ini. Seperti diketahui, Aguero tengah berjuang pulih setelah lama dibekap cedera. Pria asal Argentina itu baru diturunkan dalam enam pertandingan musim ini. Ia bahkan belum dipercaya bermain saat Manchester City ditekuk MU beberapa waktu lalu.
Arsenal dan Chelsea bersaing di segala lini. Teranyar, dua klub kota London itu membidik pemain yang sama. Dia adalah Achraf Hakimi. Hakimi merupakan mantan bek kanan Real Madrid yang kini tampil gemilang bersama Inter Milan. Belakangan, Inter dinilai mengalami kesulitan finansial. The Gunners serta the Blues siap memanfaatkan momentum tersebut. Duo Liga Primer terus memantau situasi terkini di Nerazzurri.
THIERRY HENRY BERMIMPI LATIH BARCELONA DAN ARSENAL
Legenda sepak bola Prancis, Thierry Henry, mengungkapkan bahwa ia ingin suatu hari kembali ke Camp Nou sebagai pelatih. Meski mencatatkan rekor yang cukup impresif sejak mengawali karier di bangku cadangan, Henry mengaku harus membuktikan diri demi mendapatkan peluang di klub-klub besar. Henry mengaku sedang dalam kurva belajar dan ingin melakukannya dengan baik untuk tim yang ia latih. Ia hanya berkonsentrasi pada apa yang bisa dikendalikan. Arsenal, lanjut Henry, juga masuk dalam daftar klub impian yang ingin ia kendalikan.
MU TERTARIK DATANGKAN JAN OBLAK DARI ATLETICO MADRID
Manchester United dilaporkan telah meningkatkan minat mereka pada kiper Atletico Madrid Jan Oblak. Kiper berusia 28 tahun tersebut secara luas dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik. Dengan masa depan kiper nomor satu Setan Merah, David De Gea, semakin tidak menentu, membuat MU semakin serius terhadap Oblak. Untuk mendapatkan Oblak, MU dikabarkan harus mengeluarkan biaya sebesar 103 juta pounds atau setara Rp 2 triliun.
AYAH CAVANI KLAIM PUTRANYA TIDAK AKAN BERTAHAN DI MU
Ayah Edinson Cavani, Luis, mengklaim masa depan putranya tak akan berada di Old Trafford selepas musim ini berakhir. Cavani disebutnya tidak akan memperpanjang kontrak dengan Manchester United. Menurut Luis, Cavani sudah lama mempertimbangkan untuk bermain di klub Amerika Latin agar bisa lebih dekat dengan keluarganya. Ia juga mengklaim pihaknya sudah berbicara bersama presiden Boca Juniors Juan Roman Riquelme soal kemungkinan memboyong penyerang Uruguay itu ke Argentina di akhir musim nanti.
BUKAYO SAKA PEMAIN TERBAIK ARSENAL 3 KALI BERUNTUN
Bukayo Saka meraih penghargaan Pemain Terbaik Arsenal Bulan Februari. Ia mengalahkan Granit Xhaka dan Pierre-Emerick Aubameyang. Pemain berusia 19 tahun itu bermain sepanjang Februari untuk The Gunners, memainkan peran penting dalam pertandingan Liga Europa melawan Benfica. Saka sebelumnya juga meraih penghargaan bulanan pada periode Desember dan Januari. Pelatih Inggris, Gareth Southgate sedang mempertimbangkan untuk memasukkan nama Saka di turnamen piala eropa nanti.
MARK NOBLE PERPANJANG KONTRAK TAPI MUSIM DEPAN TINGGALKAN WEST HAM
Mark Noble telah menulis surat terbuka kepada pendukung West Ham. Ia mengkonfirmasi musim depan akan menjadi yang terakhir di klub sebagai pemain. Kapten The Hammers itu baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi satu tahun yang akan membuatnya bertahan di Stadion London hingga akhir musim 2021/22. Noble selama berada di West Ham telah memainkan lebih dari 500 pertandingan di semua kompetisi.
Jordi Cruyff telah dikaitkan dengan kembalinya ke Barcelona sejak kampanye pemilihan presiden dimulai. Beberapa kandidat telah menyuarakan minat mereka pada mantan pemain tersebut. Joan Laporta, yang memenangkan pemilihan hari Minggu, bersikeras bahwa dia ingin orang Belanda itu mengambil salah satu posisi di klub tersebut. Menurut kabar, Laporta ingin menjadikan Cruyff sebagai direktur olahraga Barcelona. Belum ada tawaran resmi yang diajukan mengingat Laporta belum diresmikan sebagai presiden Barcelona.
TEKAD LUCA JOVIC UNTUK KEMBALI PERKUAT REAL MADRID
Luka Jovic nampaknya belum menyerah untuk membuktikan kehebatannya di Real Madrid. Penyerang berkebangsaan Serbia itu mengungkapkan tekad untuk kembali bermain di tim raksasa La Liga Spanyol itu. Jovic saat ini masih dipinjamkan ke Eintracht Frankfurt setelah menjalani musim yang kurang baik di Madrid. Pemain 23 tahun itu telah mengembalikan sentuhan mencetak golnya di Frankfurt. Sehingga ia percaya diri akan kembali ke Madrid untuk musim 2021/22, dengan tekad membuktikan diri ke Zinedine Zidane.
CONCEICAO BANGGA PORTO CETAK SEJARAH SINGKIRKAN JUVENTUS
Pelatih Porto Sergio Conceicao menyatakan keberhasilan timnya menyingkirkan Juventus dari Liga Champions musim ini akan menjadi sejarah bagi klub. Ia mengapresiasi performa para pemain setinggi-tingginya karena sudah berhasil menumbangkan salah satu favorit juara kompetisi tertinggi antar klub Eropa tersebut. Conceicao mengakui timnya sempat kesulitan tapi berhasil mengatasinya. Menurut dia, Porto tim seutuhnya.
MONCER DI PSG, JUVENTUS BAKAL PULANGKAN MOISE KEAN?
Sebuah informasi menarik datang dari Juventus. Bianconeri diberitakan akan memulangkan Moise Kean di musim panas nanti. Kean merupakan mantan pemain didikan akademi Juve. Ia sempat bermain di tim utama Juventus sebelum pindah ke Everton di tahun 2019 silam. Musim ini Kean tengah dipinjamkan ke PSG dan tampil moncer di sana. Menurut laporan yang beredar, impian Juve untuk memulangkan Kean itu tidak bertepuk sebelah tangan. Sang striker beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa ia masih mencintai Juventus.
Menurut Football Italia, Franck Ribery kemungkinan besar akan meninggalkan Fiorentina di akhir musim untuk pindah ke Monza atau kembali ke Bundesliga. Kontrak mantan bintang Bayern itu akan berakhir pada akhir musim dan bulan berikutnya bisa menjadi yang terakhirnya di Florence. Pemain berusia 37 tahun itu dikontrak 4,5 juta euro per tahun di Artemio Franchi dan kedua belah pihak tampaknya bersedia berpisah di akhir musim.
EKS PRESIDEN : INTER MILAN LEBIH AMAN USAI MENANGI DERBY
Eks Presiden Inter Milan, Massimo Moratti optimistis dengan peluang Nerazzurri merebut Scudetto. Terlebih usai kemenangan 3-0 di derby kontra AC Milan pada 21 Februari lalu. Hasil itu kemudian dilanjutkan dengan tiga kemenangan lainnya oleh Romelu Lukaku dkk, yakni atas Genoa, Parma, dan teranyar Atalanta. Hasil-hasil tersebut mengukuhkan posisi La Beneamata di puncak klasemen Liga Italia. Inter saat ini sudah memimpin enam poin di depan Milan. Keunggulan enam poin itu dinilai Moratti membuat posisi Inter lebih aman.
TERUNGKAP, INI ALASAN SEBENARNYA PIATEK MENINGGALKAN MILAN
Krzysztof Piatek menyebut bahwa Zlatan Ibrahimovic menjadi penyebab dirinya memutuskan untuk hengkang dari Milan. Piatek diketahui sempat menjadi salah satu pemain andalan Milan, sejak kedatangannya pada musim dingin 2019 lalu. Sayangnya hal itu tak berlanjut di musim selanjutnya. Ia mulai mengalami degradasi performa, dan kesulitan mencetak gol. Penderitaannya pun kian bertambah sejak kedatangan Ibrahimovic dari LA Galaxy. “Alasan di balik kepergian saya dari AC Milan ialah kedatangan Zlatan Ibrahimovic. Saya tak bisa membayangkan harus duduk di bangku cadangan selama lima atau enam pertandingan berturut-turut,” ucap Piatek.
Dari ajang Liga Europa babak 16 besar, Manchester United harus puas berbagi angka satu sama dengan AC Milan. Dihelat di Old Trafford, MU terlebih dulu mencetak gol lewat aksi Amad Diallo usai memanfaatkan assist Bruno Fernandes. Namun, keunggulan ini buyar di menit akhir laga usai Simon Kjaer membobol gawang Setan Merah. Pada leg kedua nanti, giliran AC Milan yang akan bertindak sebagai tuan rumah.
Hasil manis didapat oleh Arsenal saat berkunjung ke markas Olympiakos. The Gunners menang 3-1 atas tim tuan rumah berkat gol dari Martin Odegaard di menit 34, Gabriel di menit 80, dan Mohamed Elneny di menit 85. Sedangkan satu-satunya gol Olympiakos dicetak oleh Youssef El Arabi.
Pada pertandingan di tempat lain, Ajax menang 3-0 atas Young Boys, Dynamo Kiev takluk 0-2 dari Villarreal, Slavia Praha bermain imbang satu sama dengan Rangers, Granada menang 2-0 atas Molde, Roma menang 3-0 atas Shakhtar Donetsk, dan Tottenham menggilas Zagreb 2-0.
Tottenham Hotspur menang 2-0 saat menjamu Dinamo Zagreb. Kedua gol The Lilywhites dicetak Harry Kane. Kane mencetak gol pertamanya di menit 25 setelah menerima umpan Erik Lamela. Setelah istirahat, pelatih Jose Mourinho meningkatkan serangan Spurs dengan memasukkan Gareth Bale di menit ke-64. Enam menit setelah itu, Kane mencetak gol kedua untuk membawa Tottenham unggul 2-0 yang bertahan hingga bubaran.
CETAK GOL PERDANA, ODEGAARD MAKIN BETAH DI ARSENAL
Gelandang Norwegia Martin Odegaard senang bisa membantu Arsenal mengalahkan Olympiakos di Liga Europa. Pada laga tersebut, Odegaard mencetak gol luar biasa dari luar kotak penalti. Odegaard pun mengungkapkan kegembiraannya setelah membuka rekening golnya untuk Arsenal, menegaskan dia telah “merasa di rumah sejak hari pertama” masa pinjamannya di Emirates Stadium. Ia mengaku senang berada di Arsenal dan merasa hebat.
SOLSKJAER KECEWA KEMENANGAN MU BUYAR DI INJURY TIME
Manchester United ditahan imbang AC Milan di leg pertama 16 besar Liga Europa. Ole Gunnar Solskjaer kecewa karena MU kebobolan jelang berakhirnya laga. Seperti diketahui, Milan mencetak gol balasan di menit ke-90+2 lewat sundulan Simon Kjaer. Bek Milan itu melepaskan diri dari kawalan pemain bertahan MU untuk menyambut bola sepak pojok. Solskjaer kecewa dengan hasil imbang yang disebutnya bakal menyulitkan MU. Dia juga kecewa dengan cara MU kebobolan.
RONALDO JADI SASARAN KRITIK, BRUNO FERNANDES MEMBELA
Cristiano Ronaldo mendapat kritikan tajam. Ia dianggap sebagai biang kegagalan Juventus di Liga Champions musim ini. Kritikan ini, mungkin, bisa menjadi puncak kesabaran publik terhadap Ronaldo. Sebab sejak tiba di Turin pada tahun 2018 lalu, ia belum memenuhi harapan fans yang ingin melihat tim kesayangannya meraih gelar Liga Champions. Di tengah-tengah kritikan itu, ia juga mendapatkan banyak pembelaan dari rekan-rekannya. Salah satunya datang dari rekan setim Ronaldo di Timnas Portugal, Bruno Fernandes. “Dia telah memenangkan banyak gelar, tapi tidak ada yang bisa memenangkannya sendirian,” ucapnya.
REAL MADRID MULAI NEGOSIASI KONTRAK BARU RAPHAEL VARANE
Kontrak Raphael Varane di Real Madrid akan habis tahun depan. Kini, pembahasan kesepakatan baru sudah dimulai. Disebutkan, pembahasan kontrak baru Varane berjalan baik. Jika tak ada aral melintang, maka kesepakatan bisa tercapai secepatnya. Pembahasan kontrak baru Varane ini, melanjutkan penegasan Zinedine Zidane beberapa waktu lalu. Zidane menegaskan, bahwa Varane tidak akan dijual kepada klub-klub yang meminatinya.
Gelandang Inter Milan asal Chile Arturo Vidal akan naik meja operasi untuk mengatasi lutut kirinya yang bermasalah. Media lokal mengabarkan, eks pemain Barcelona ini bisa menepi hingga satu bulan pada masa pemulihan pasca operasi. Kemungkinan besar, ia bakal absen dalam laga terdekat Inter melawan Torino, Sassuolo dan Bologna. Pelatih Inter Antonio Conte diyakini sudah bisa memainkan Vidal kembali dalam laga melawan Cagliari pada 11 April atau ketika menghadapi Napoli sepekan kemudian.
GAGAL BELI NEWCASTLE, PANGERAN ARAB LANGSUNG INCAR INTER MILAN
Gagal mengambil alih Newcastle United, Pangeran Mohammad Bin Salman dikabarkan tertarik membeli Inter Milan, yang saat ini berada di ambang kebangkrutan. Kondisi finansial Inter saat ini sedang carut marut, dengan total utang yang ditanggung klub sebesar 650 juta pounds atau sekitar Rp 13 triliun. Kondisi Inter tersebut merupakan imbas dari keputusan pemiliknya asal China, Suning Holding Group, yang menutup bisnis non-ritel karena keuangan mereka terdampak pandemi. Pangeran Salman dipahami sudah melakukan negosiasi dengan Sunning, terkait minatnya membeli klub yang dibanderol seharga 850 juta pounds atau Rp 17 triliun.
Kylian Mbappe telah mencetak 25 gol di Liga Champions. Sejumlah catatan apik pun berhasil dicapai olehnya. Ia tercatat melewati rekor Lionel Messi sebagai pemain termuda yang berhasil menyarangkan 25 gol di ajang tersebut. Mbappe mencapai jumlah gol tersebut pada usia 22 tahun lebih 80 hari. Sebelumnya rekor dipegang oleh Messi yang berhasil mencetak 25 gol pada usia 22 tahun lebih 286 hari.
PRESIDEN BARCELONA PRIORITASKAN TRANSFER ERLING HAALAND
Bomber maut Borussia Dortmund Erling Haaland telah menjadi target nomor satu Joan Laporta untuk Barcelona. Laporta memiliki hubungan yang baik dengan agen Mino Raiola dan akan mencoba serta mengeksplorasi ekonomi klub untuk membuat kesepakatan itu terjadi. Keluarnya mereka dari Liga Champions di tangan PSG membuat situasi keuangan mereka semakin rumit, tetapi itu juga menggarisbawahi kebutuhan mendesak mereka akan penyerang tengah.
JIKA MBAPPE PERGI DAN MESSI TIDAK GABUNG, PSG INGIN RONALDO
Cristiano Ronaldo menjadi prioritas transfer PSG musim panas nanti. Sebelumnya, PSG memiliki mimpi menjadi yang terkuat di lini depan mereka dengan menggabungkan pemain bintang Lionel Messi, Kylian Mbappe dan Neymar. Namun kini, PSG juga harus menyiapkan rencana cadangan jika Messi akhirnya memutuskan bertahan di Barcelona, dan kemungkinan Mbappe meninggalkan klub. Ronaldo menjadi pilihan serius di PSG. Le Parisien bahkan menyebutkan, klub yang dimiliki pengusaha Qatar ini siap membayar gaji tahunan Ronaldo saat ini, senilai 31 juta euro atau sekitar Rp 531 miliar.
Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, pesepakbola muda dengan prospek cerah bermunculan. Dari mulai Erling Haaland, Sandro Tonali, Dayot Upamecano hingga Eduardo Camavinga. Mereka dinilai bakal menjadi bintang besar di masa depan. Dan kini, muncul satu lagi sosok bocah ajaib yang siap meramaikan dan menghibur penikmat sepakbola.
Dia adalah Jamal Musiala, wonderkid milik Bayern Munchen yang belum lama ini mengukir rekor gemilang bersama klub berjuluk Die Roten tersebut. Rekor tersebut dibuat Musiala saat membela Bayern Munchen di kompetisi Liga Champions. Seperti diketahui, Musiala diturunkan oleh pelatih Hansi Flick dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions kontra Lazio pekan lalu.
Pemain muda berbakat itu pun langsung mengambil kesempatan untuk unjuk gigi. Musiala mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda klub dalam sejarah Liga Champions di usianya yangke-17 tahun, 363 hari. Pada laga itu sendiri, ia menyumbang satu gol dalam kemenangan 4-1 Bayern atas Lazio.
Tidak hanya itu, Musiala juga menjadi pemain kedua di usia 17 tahun yang mampu mencetak gol di fase gugur Liga Champions. Adapun yang termuda pertama adalah Bojan Krkic dengan usia 17 tahun 217 hari, yang melakukannya untuk Barcelona saat melawan Schalke 04 di perempat final 2008.
Pelatih Die Roten, Hansi Flick mengaku terkesan dengan bakat yang dimiliki Musiala. Ia juga tak segan untuk melontarkan pujian kepada anak asuhnya tersebut. “Dia memiliki pemahaman yang baik tentang ruang dan melakukan pekerjaan yang baik hari ini bersama dengan anggota tim lainnya,” Ucap Musiala.
Hanya berselang satu hari usai laga melawan Lazio, Musiala membuat keputusan penting bagi masa depannya. Ia telah memutuskan tim nasional mana yang akan ia bela. Sebelumnya, ia sempat dilanda kebimbangan antara memilih timnas Jerman atau Inggris. Di samping itu, kedua negara juga sangat ingin menggunakan service Musiala.
Dan akhirnya, sang wonderkid Bayern Munchen menjatuhkan pilihan pada timnas Jerman alih-alih Inggris. Meski mengaku berat mengabaikan Inggris, namun Musiala menegaskan keputusannya untuk membela Jerman di level senior adalah pilihan tepat.
“Pada akhirnya, saya hanya mendengarkan perasaan yang selama ini selalu mengatakan kepada saya keputusan yang tepat adalah bermain untuk Jerman, tanah kelahiran saya. Tetapi, ini bukan keputusan yang mudah bagi saya.” Ucap Musiala (DikutipGoal)
Tapi, siapa sebenarnya Jamal Musiala? Mengapa ia sampai diperebutkan dua negara?
Jamal Musiala lahir pada 26 februari 2003 di Stuttgart, Jerman. Ia berdarah campuran Jerman, Inggris, dan Nigeria. Ibunya merupakan orang Jerman, sementara ayahnya memiliki darah Inggris dan Nigeria. Meski lahir di Jerman, Musiala menghabiskan masa kecilnya di Inggris, tempat dia dan keluarganya pindah ketika dia berusia tujuh tahun.
Tepat satu tahun setelah tiba di negara tersebut, sang gelandang menghabiskan empat bulan bersama Southampton. Dari Southampton, ia mendapat beasiswa untuk bergabung dengan akademi Chelsea.
Performa apiknya bersama tim junior Chelsea membuat namanya makin dikenal. Musiala bahkan dipercaya masuk ke tim nasional Inggris U 15, saat ia masih berusia 13 tahun, dan ia terus bermain untuk timnas Inggris sampai kelompok umur u-16.
Skill-nya yang berkembang pesat, membuat ia yang saat itu masih berumur 15 tahun, 2 bulan 13 hari, sudah melakukan debutnya untuk Chelsea U-18 di Liga Primer.
Kemudian pada oktober 2018, Musiala mendapat panggilan dari timnas U16 Jerman, ia diberi kesempatan tampil dalam dua pertandingan. Setelah sempat bermain untuk Jerman U16, Musiala dipanggil kembali untuk memperkuat Inggris U17. Tercatat ia tampil dalam delapan pertandingan bersama timnas Inggris u17 dan mencetak dua gol.
Di timnas Inggris U17 dia bahkan pernah menjadi kapten tim dan pada saat membela Inggris itulah pemandu bakat Bayern Munchen mengendus bakat Musiala. Bayern tertarik untuk memboyong anak muda itu ke Allianz Arena. Bayern kemudian beruntung bisa merekrutnya dari akademi Chelsea yang memang langganan dalam menelurkan bakat-bakat hebat. Meski Chelsea berupaya untuk mempertahankannya, tapi tepat pada Juli 2019 Musiala menandatangani kontrak selama lima tahun dengan Bayern.
Minimnya menit bermain dan prospek jangka panjang pemain didikan akademi Chelsea yang jarang mendapat kesuksesan ketika bertahan di klub asal London tersebutlah yang membuat Musiala memutuskan untuk cabut dan bergabung dengan Bayern. Akan tetapi, Musiala terlebih dulu harus bermain di tim cadangan Bayern Munchen. Hal itu demi meningkatkan performa serta pengalamannya.
Tepat pada tanggal 3 Juni 2020, Musiala melakukan debut profesionalnya bersama Bayern München II melawan Preußen Münster di Bundesliga 3. Ia masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 3-2 tersebut. Seminggu kemudian, dia mencetak gol profesional pertamanya.
Dengan Bayern berjuang untuk mendobrak FSV Zwickau, Musiala dimasukkan untuk menggantikan Malik Tillman di menit ke-57. Dan pemain berpostur 181 cm itu sukses membuat perbedaan, dengan dua serangannya yang terjadi pada menit ke-75 dan ke-85 itu, ia mendapatkan kemenangan bagi timnya.
Setelah menimba pengalaman di tim cadangan Bayern Munchen, Musiala kini mulai mendapat tempat di skuad utama tim asuhan Hansi Flick. Rekor demi rekor pun terus dipecahkan oleh Musiala.
Sebelum ia mengukir sejarah sebagai pencetak gol termuda Bayern Munchen di Liga Champions, Musiala telah terlebih dulu membuat berbagai rekor pada waktu sebelumnya. Pada awal musim 2020/21, ia mencatat rekor sebagai pencetak gol termuda buat Bayern di kompetisi Bundesliga Jerman.
Seperti diketahui, Bayern Munchen membuka Bundesliga musim 2020/21 dengan kemenangan fantastis. Mereka sukses mempecundangi Schalke dengan skor telak 8-0 di stadion Allianz Arena. Salah satu pencetak golnya adalah Jamal Musiala.
Musiala sukses mencuri perhatian pada laga tersebut. Saat mencetak gol melawan Schalke di menit 81, usia Musiala adalah 17 tahun 205 hari. Ia melewati catatan emas milik Roque Santa Cruz yang memegang rekor sebelumnya. Kala itu, pemain asal Paraguay tersebut mencetak gol pertamanya di usia 18 tahun 12 hari pada 1999 lalu.
Tak cuma berstatus pencetak gol termuda, Musiala juga merupakan pemain termuda yang tampil untuk Bayern di Bundesliga pada usia 17 tahun 115 hari. Ia melakukannya saat dipercaya melakoni debut pada pertandingan melawan Freiburg bulan juni tahun lalu.
Kini, di usianya yang masih 18 tahun, Musiala masih bisa terus kembangkan permainan dan tingkatkan kualitas dalam mengolah si kulit bundar. Bukan tak mungkin, bila ia bisa menjaga konsistensi dalam bermain, dalam empat sampai lima tahun ke depan ia bakal menjadi pemain bintang yang diperhitungkan.
Dalam pertandingan sepakbola terdiri dari dua babak, masing-masing babak memiliki durasi 45 menit. Di antara kedua babak itu, ada jeda 15 menit, yang mana di waktu tersebut para pemain akan keluar dari lapangan untuk beristirahat dan memulihkan diri.
Meski tak ada standar khusus tentang apa yang harus dilakukan klub sepakbola saat jeda pertandingan, namun biasanya kebanyakan pelatih akan memberikan evaluasi pada para pemainnya.
Sedangkan yang dilakukan para staf, selain membantu pelatih kepala dalam memberikan evaluasi kepada pemain, mereka juga turut mengecek kondisi fisik pemain, meski hal ini biasanya dilakukan oleh para staf medis.
Lalu untuk staf medis akan memeriksa kondisi fisik para pemain yang di babak pertama mengalami benturan, terjatuh, menerima tekel keras dari pemain lawan dan lain-lain. Staf medis akan melihat, meneliti, dan mengidentifikasi pemain tersebut untuk selanjutnya dibuat keputusan apakah sang pemain bersangkutan dapat melanjutkan permainan di babak kedua atau tidak.
Dan, bila ada pemain yang alami cedera, si pemain tersebut akan diganti dengan pemain yang tentunya masih fresh.
Selain cek kondisi fisik pemain, para staff juga akan mengecek kondisi perlengkapan pemain. Bila diperlukan, perlengkapan seperti jersey dan sepatu bisa diganti.
Namun, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan oleh klub sepakbola saat jeda pertandingan. Diantaranya:
Analisis Pertandingan
Hal yang sebaiknya dilakukan klub sepakbola saat jeda pertandingan adalah menganalisis pertandingan.
Jeda pertandingan bisa menjadi saat yang tepat untuk menentukan nasib tim di babak kedua. Tim pelatih yang sudah mengamati jalannya pertandingan babak pertama biasanya akan memberikan hasil analisis mereka pada para pemain, tentang apa saja yang menjadi kekurangan dan kelebihan tim di babak pertama.
Selain itu, hasil analisis tersebut bisa dijadikan dasar untuk menyusun ulang strategi. Untuk membicarakan taktik saat jeda pertandingan, klub bisa memanfaatkan ruang ganti.
Nutrisi
Hal selanjutnya yang sebaiknya dilakukan oleh para pemain dan ofisial tim saat jeda pertandingan adalah memenuhi kebutuhan nutrisi.
Jeda pertandingan adalah waktu yang tepat untuk menikmati minuman dan makanan ringan. Hal ini demi untuk membantu mengisi kembali beberapa mikronutrien penting yang telah digunakan selama paruh pertama permainan.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Northumbria University, Dr. Mark Russell menemukan bahwa banyak pemain yang memulai babak kedua dengan kadar glukosa dalam darah yang rendah. Padahal, memulai laga dengan kondisi itu akan berpengaruh pada penurunan performa. Untuk itu seorang pemain biasanya akan mengkonsumsi minuman olahraga yang mengandung glukosa untuk meningkatkan kadar glukosa dalam darahnya.
Untuk makanan, pesepakbola bisa menikmati camilan ringan, termasuk roti ara. Camilan yang dipanggang ini penuh dengan vitamin dan mineral, serta karbohidrat sederhana yang dibutuhkan untuk pelepasan energi secara perlahan selama babak kedua pertandingan. Satu gigitan camilan tersebut direkomendasikan karena memungkinkan pemain untuk mendapat nutrisi tanpa harus mengisi penuh perutnya.
Karena jika perut dalam keadaan penuh sebelum laga, dapat membuat pemain lesu dan bahkan dapat menyebabkan masalah gastrointestinal saat babak kedua. Otak juga akan mengarahkan energi dan aliran darah ke perut untuk mencoba mencerna makanan yang lebih besar. Pemain sepak bola tidak akan bisa menyisihkan energi vital ini selama pertandingan.
Pemanasan dan Pendinginan
Melakukan strategi yang benar juga harus memperhatikan kondisi iklim itu sendiri. Misalnya, jika laga berlangsung di lingkungan yang sangat hangat, pendinginan akan menjadi prioritas karena tubuh sudah terlalu panas. Dalam keadaan ini, pendinginan bisa berfungsi untuk mengembalikan otot ke suhu optimal untuk mencegah pemain merasakan efek negatif yang terkait dengan kepanasan.
Sebaliknya, jika pertandingan berlangsung di iklim yang dingin, maka hal yang harus dilakukan adalah mencegah suhu tubuh agar tidak turun terlalu jauh karena dapat menghambat kinerja babak kedua.
Di Inggris sendiri, sebagian besar pertandingan disana, tim fisioterapinya menggunakan strategi pendinginan dimana saat pemain pertama kali keluar dari lapangan mereka akan dikompres es. Hal itu bertujuan untuk meredakan otot yang lelah. Setelah dikompres, mereka akan melakukan rutinitas pemanasan mini, termasuk peregangan dan latihan lari cepat, tepat sebelum mereka kembali ke lapangan.
Jika dilakukan dengan benar, strategi tersebut dapat membantu menyeimbangkan tubuh pemain agar bisa pulih dan bisa bermain maksimal di 45 menit berikutnya.
Selain poin-poin yang disebutkan tadi, adanya half time juga bisa digunakan tim untuk mengetahui skor pertandingan lain yang sedang berlangsung.
Pada intinya, jeda pertandingan adalah waktu yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh klub sepakbola.
Teka-teki mengapa Roberto Firmino absen di laga Liverpool vs Fulham terungkap. Penyerang asal Brasil itu dikonfirmasi mengalami cedera sehingga absen di laga tersebut. Sang striker disebut mengalami benturan ringan saat sesi latihan terakhir Liverpool. Sehingga ia tidak bisa bermain melawan Fulham, dimana The Reds takluk 0-1. Namun cedera itu tidak parah, sehingga ia diperkirakan bisa cepat pulih dari cedera tersebut.
Jadon Sancho mengalami cedera otot saat laga perempat final DFB Pokal kontra Borussia Monchengladbach pekan lalu. Dan menurut kabar, Dortmund mungkin harus tampil tanpa Sancho dalam 3 laga mereka selanjutnya, kontra Sevilla, Hertha Berlin, dan FC Koln. Jika rehabilitasi berjalan lancar, maka Sancho akan bisa kembali ke tim untuk laga Bundesliga bulan depan kontra Eintracht Frankfurt pada 3 April. Atas cederanya, Sancho juga harus melewatkan laga timnas Inggris di jeda internasional bulan maret.
Kingsley Coman menolak penawaran perpanjangan kontrak dari Bayern Munchen. Dikutip Sportsmole, situasi ini tentu ingin dimanfaatkan Manchester United untuk menggaet Coman. Man United sudah tertarik mendatangkan Coman musim panas tahun lalu, dan sempat tertarik pada sang pemain sebelum Natal. Karena itu, dengan situasi ini membuat United semakin berpeluang mendatangkan pemain internasional Prancis tersebut.
MOURINHO : BALE KINI SUDAH SEMBUH DARI LUKA MASA LALU
Gareth Bale menyumbang dua gol saat Tottenham Hotspur mengandaskan Crystal Palace 4-1 akhir pekan lalu. Musim ini, Bale masih juga berkutat dengan sejumlah cedera dari lutut hingga betis. Tapi pelatih Tottenham Jose Mourinho percaya kini pemain internasional Wales itu dalam kondisi jauh lebih baik. Empat gol dalam tiga penampilan terakhir menjadi bukti bahwa Bale lebih siap tempur. Mou menyebut selama ini Bale punya semacam trauma, yang membuatnya lebih rapuh dan rentan cedera.
Edinson Cavani hanya sebentar di Manchester United. Ketika kontraknya berakhir pada musim panas 2021, dia telah memutuskan bergabung dengan klub Argentina, Boca Juniors. Menurut Marca, Cavani hanya memiliki sisa waktu kurang lebih empat bulan merumput di Eropa sebelum kembali ke Amerika Selatan. Boca Juniors kemudian disebut-sebut menjadi tujuan karir Cavani berikutnya. Orang-orang terdekat Cavani, seperti Xeneize Soccer Council dan Walter Guglielmone, saudara tiri dan agen sang pemain, bahkan sudah mengkonfirmasi hal tersebut.
Dilaporkan tribalfootball, Everton siap untuk menguangkan Gylfi Sigurdsson musim panas ini. The Toffees akan mendengarkan setiap tawaran yang masuk untuk pemain Islandia tersebut. Everton kemungkinan besar memang akan menjual setidaknya satu pemain kunci musim panas nanti karena mereka ingin membentuk kembali skuad dan nama Sigurdsson disebut sebagai pemain yang akan dijual. Sejak bermain di Everton, Sigurdsson sudah mencapai 144 penampilan.
Agen dari Alexandre Lacazette dikabarkan telah menawarkan striker Arsenal itu ke sejumlah klub-klub elit Eropa. Kabarnya, Lacazette ditawarkan ke dua klub Liga Spanyol di antaranya Barcelona dan Atletico Madrid. Selain itu, pemain berusia 29 tahun itu juga ditawarkan ke Juventus. Ketiga klub tersebut pun dilaporkan sedang mencari penyerang anyar untuk menyambut kompetisi musim depan. Lacazette untuk meninggalkan Emirates Stadium sejatinya tidak akan sulit. Pasalnya, kontrak sang pemain juga akan berakhir pada Juni 2022 mendatang dan sejauh ini belum ada tanda-tanda pembicaraan mengenai kontrak baru.
MANTAN STRIKER VILLARREAL DAN TIMNAS URUGUAY MENINGGAL DUNIA KARENA TENGGELAM
Kabar duka datang dari dunia sepak bola Uruguay. Mantan pesepak bola asal Uruguay yang juga eks penyerang Villarreal, Franco Acosta, ditemukan meninggal dunia pada hari Senin (8/3/21) sore waktu setempat. Dikabarkan, Acosta hilang pada hari Sabtu (6/3) ketika berenang bersama saudara laki-lakinya, di Sungai Arroyo Pando, Canelones, Uruguay. Jenazah Acosta kemudian ditemukan di lokasi yang sama seperti ketika terakhir kali terlihat.
Dikabarkan football espana, Atletico Madrid akan melacak striker Napoli Hirving Lozano menjelang kemungkinan pindah di musim panas. Diego Simeone akan menerima uang transfer yang cukup besar jika mereka sukses menjuarai La Liga musim ini. Dilaporkan, Simeone telah menyusun daftar target yang berada dalam jangkauan Atletico, dan pemain internasional Meksiko itu sebagai salah satu opsi potensial. Lozano saat ini terikat kontrak dengan Napoli hingga musim panas 2024, namun, klub Italia itu terbuka untuk menjualnya jika Atletico bersedia membayar 40 juta euro.
WASIT ALEJANDRO HERNANDEZ DINILAI KERAP RUGIKAN REAL MADRID
Direktur Real Madrid, Emilio Butragueno kecewa dengan keputusan wasit Alejandro Hernandez pada laga kontra Atletico Madrid yang berkesudahan 1-1. Butragueno kecewa lantaran wasit tidak memberikan penalti ketika bek Filipe menyentuh bola di kotak terlarang. Sang wasit sempat berdiskusi dengan petugas VAR. Ia diminta memantau tayangan ulang. Setelah melihat tayangan ulang di monitor di pinggir lapangan, sang wasit memutuskan tak ada pelanggaran yang dilakukan Felipe. Butragueno menilai, Hernandez kembali merugikan Madrid.
OPERASI BEK NAPOLI, FAOUZI GHOULAM BERJALAN SUKSES
Napoli mengonfirmasi bahwa bek asal Aljazair, Faouzi Ghoulam menjalani operasi yang sukses di klinik Villa Stuart selasa kemarin. Pemain internasional Aljazair itu digantikan pada paruh pertama saat menang 3-1 atas Bologna pada hari Minggu dan Partenopei mengumumkan bahwa ia mengalami cedera ligamen anterior. Napoli sekarang telah memastikan operasi hari ini berhasil untuk pemain berusia 30 tahun itu.
DEL PIERO PUJI KECERDASAN PIRLO MENCADANGKAN RONALDO
Legenda Juventus, Alessandro Del Piero ikut berkomentar atas poin penuh yang didapat Andrea Pirlo dan anak asuhnya saat menjamu tamunya Lazio akhir pekan lalu. Del Piero mengakui bahwa keputusan membangku cadangkan Cristiano Ronaldo saat kontra Lazio membuatnya terkejut. Namun, dari hasil akhir pertandingan, Del Piero percaya bahwa keputusan itu adalah sebuah keputusan yang cerdas. Ronaldo sendiri bermain di babak kedua dalam laga yang berakhir 3-1 tersebut.
TAKUT CVD19, INTER MILAN BAKAL TOLAK LEPASKAN HAKIMI KE TIMNAS MAROKO
Inter Milan dan Fiorentina dilaporkan ingin Achraf Hakimi dan Sofyan Amrabat menolak panggilan Timnas Maroko mereka di tengah kekhawatiran pandemi virus menular. Performa gemilang Hakimi memang membuat Maroko memanggilnya untuk laga internasional di bulan Maret ini. Tapi, kekhawatiran pandemi membuat klub sangat hati-hati untuk melepas pemainnya. Jika positif, tidak kurang 2 minggu pemain harus absen itupun jika dinyatakan negatif. Oleh karenanya untuk menjaga hal tersebut banyak klub Eropa tidak hanya Inter akan berupaya menahan pemainnya.
STEFANO PIOLI BERHARAP THEO DAN REBIC SEGERA PULIH
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, sedang berharap-harap cemas. Pioli cemas menunggu apakah dua pemainnya, Theo Hernandez dan Ante Rebic, bisa pulih tepat waktu untuk turun pada leg pertama Liga Europa kontra Manchester United di Stadion Old Trafford, Jumat (12/3) dini hari WIB. Pada laga nanti, Milan dipastikan tak diperkuat Ibrahimovic, Calhanoglu, Bennacer, dan Mandzukic. Namun, Pioli punya harapan Theo dan Rebic bisa fit untuk partai penting itu.
Kontrak Kylian Mbappe di PSG kurang dari 18 bulan lagi. Mbappe akan dijual oleh PSG musim panas ini jika mereka tidak dapat mencapai kesepakatan kontrak baru. Saga transfer Mbappe memang cukup rumit. Satu diantara penyebabnya adalah tuntutan tinggi dari bintang Timnas Prancis itu. PSG ingin memperbarui kontrak Mbappe. Namun, Mbappe menuntut gaji yang setara dengan Neymar yakni 3 juta euro atau Rp 51,9 miliar per bulan. Mbappe juga dikabarkan menuntut klausul tambahan sebagai syarat memperpanjang kontrak di klub raksasa Ligue 1 tersebut.
Juventus tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agresivitas gol tandang atas FC Porto. Dalam laga leg kedua babak 16 besar di Allianz Stadium, Si Nyonya Tua mampu memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 lewat perpanjangan waktu. Ketiga gol Juve masing-masing dibuat oleh Federico Chiesa (2 gol) dan Adrien Rabiot. Sedangkan dua gol Porto tercipta lewat Sergio Oliveira. Namun, kemenangan itu rupanya belum cukup membawa Juve lolos karena di leg pertama mereka kalah 1-2 dari Porto.
Pada laga lain, Borussia Dortmund bermain imbang 2-2 dengan Sevilla. Dortmund unggul dua gol terlebih dahulu melalui Erling Haaland di menit 35 dan menit 54, sebelum disamakan oleh Sevilla lewat dua gol Youssef El Nesyri di menit 69 dan menit 90+6. Dengan hasil ini, Dortmund yang lolos setelah menang agregat dengan skor 5-4.
HAALAND PEMAIN TERCEPAT YANG MENGOLEKSI 20 GOL DI UCL
Erling Haaland menjadi pemain paling cepat mencetak 20 gol di ajang Liga Champions. Ia hanya membutuhkan 14 pertandingan untuk bisa mencetak gol sebanyak itu di kompetisi prestis Eropa. Ia melewati rekor striker Tottenham Harry Kane yang membutuhkan 24 laga Liga Champions untuk mencetak 20 gol. Selain itu, Haaland juga tercatat sebagai pemain termuda yang mencetak 20 gol di Liga Champions, yakni usia 20 tahun, 231 hari. Posisi kedua adalah Kylian Mbappe yang mencetak 20 gol pada usia 21 tahun, 355 hari.
Tidak ada reuni antara Neymar dengan Barcelona di musim ini. Bintang asal Brasil itu masih absen saat PSG menjamu Barcelona di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Parc Des Princes. Neymar, yang alami cedera lutut belum cukup fit untuk tampil dalam laga melawan mantan klubnya tersebut. Padahal, ia sudah melakoni sesi latihan individu sejak pekan lalu dan diprediksi bisa main lawan Barcelona. Namun kenyataan berkata lain.
LOEW PUTUSKAN MUNDUR DARI TIMNAS JERMAN PASCA EURO
Joachim Low memastikan bakal hengkang dari kursi kepelatihan timnas Jerman setelah Euro 2020, Juli 2021 mendatang. Loew mengawali karier kepelatihannya di timnas Jerman sebagai asisten pada 2004. Ia lalu dipilih menjadi pelatih kepala mulai 2006 hingga pertengahan tahun ini. Selama mengarsiteki Jerman, ia berhasil mempersembahkan satu gelar Piala Dunia 2014, Piala Konfederasi 2017, dan sempat membawa Jerman runner-up di Euro 2008. Presiden DFB Fritz Keller mendukung keputusan Loew yang akan undur diri meski kontraknya masih tersisa hingga 2022.
PIRLO SALAHKAN RONALDO ATAS TERSINGKIRNYA JUVENTUS
Andrea Pirlo menyebut kesalahan yang dibuat Cristiano Ronaldo menjadi salah satu penyebab tersingkirnya Juventus. Pada laga itu, gol kedua Porto dinilai beberapa pihak seharusnya tak perlu terjadi. Pasalnya, jarak tendangan bebasnya terbilang jauh dan sepakan Oliviera mendatar. Pagar betis Juventus yang dibuat Morata, Ronaldo, dan Rabiot dianggap sebagai biang keladi lahirnya gol kedua Porto. Ronaldo yang paling mendapat sorotan. Ini karena CR7 langsung memunggungi Oliveira untuk menghadap ke gawang. Bola pun meluncur di antara celah kakinya membobol gawang Juventus.
“Kami memilih pemain untuk masuk ke dalam pagar betis. Belum pernah terjadi sebelumnya mereka (Ronaldo dan Rabiot) berbalik. Mungkin mereka merasa tendangan bebas yang diambil sangat jauh sehingga tidak bahaya. Itu adalah kesalahan, biasanya tidak terjadi. Para pemain tidak merasa itu adalah situasi berbahaya dan kebobolan gol,” ujar Pirlo.
MU VS MILAN: SETAN MERAH TAK DIPERKUAT MARCUS RASHFORD
Menghadapi AC Milan di leg pertama babak 16 besar Liga Europa, Setan Merah selaku tuan rumah mendapat kabar buruk. Baru-baru ini diketahui kalau sang striker Marcus Rashford mengalami cedera pergelangan kaki yang didapat saat kontra Man City. Absennya Rashford jelas bakal terasa buat MU. Sebab sejauh ini, Rashford merupakan salah satu pemain yang paling produktif dengan catatan 18 gol dari 43 penampilan di semua ajang. Di sisi lain, AC Milan bakal kembali diperkuat Theo Hernandez usai sang pemain pulih dari cedera.
Dikutip Football Italia, Manchester United dilaporkan tertarik pada kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma. MU terus mengawasi pemain internasional Italia itu dan berharap bisa merekrut Donnarumma dengan gratis di akhir musim. Masa depan Donnarumma sendiri bersama Milan belum jelas. Kendalanya adalah perpanjangan kontrak sang kiper yang sejauh ini masih menemui beberapa kendala.
KAPTEN MADRID, SERGIO RAMOS BISA BERKHIANAT DAN PINDAH KE BARCELONA
Mantan penyerang Barcelona, Rivaldo menjelaskan, Sergio Ramos akan menjadi rekrutan yang baik untuk Blaugrana. Kontrak kapten Real Madrid itu akan berakhir pada 30 Juni dan dia belum menyetujui kontrak baru dengan Los Blancos. Menurut Rivaldo, semua ini tergantung pada tawaran yang bisa diberikan. Jika ada yang diajukan, itu tentu akan dipertimbangkan. Legenda Brasil itu menegaskan, transfer itu pastinya bakal heboh.
KASUS PERKOSAAN, ROBINHO DIJATUHI HUKUMAN PENJARA 9 TAHUN
Eks penyerang AC Milan, Robinho, dijatuhi hukuman penjara sembilan tahun oleh pengadilan Italia. Kepastian tersebut dikonfirmasi oleh Pengadilan Banding Milan sebagaimana dilansir dari Marca, Rabu (10/3). Robinho dijatuhi hukuman pada Desember lalu, karena keterlibatannya dalam kasus pemerkosaan berkelompok yang terjadi pada 2013. Pria 37 tahun tersebut awalnya dinyatakan bersalah pada 2017. Robinho tidak sendirian, ia dijatuhi hukuman bersama temannya Ricardo Falco. Sekarang Robinho mempunyai waktu 45 hari untuk mengajukan banding ke Mahkamah Agung.
LIGA CHAMPIONS AKAN PAKAI FORMAT BARU, INI PERUBAHANNYA
Format baru pertandingan Liga Champions pada 2024 tampaknya akan terealisasi. Rencana tim peserta turnamen sebanyak 36 klub dijadwalkan akan disepakati pada akhir bulan ini. Dalam format baru yang dicanangkan itu, disebut-sebut ada perubahan radikal dalam fase penyisihan. Yang mana setiap tim akan memainkan 10 laga tandang kandang dan akan ada model peringkat untuk menentukan kelolosan ke babak 16 besar. Delapan tim teratas secara otomatis akan lolos ke babak 16 besar. Sedangkan sisanya akan masuk ke babak play-off untuk memperebutkan delapan slot sisanya.
Masih ingat dengan Gai Assulin? Bagi penggemar berat Barcelona, nama tersebut tentu tidak asing lagi. Maklum saja, Gai Assulin pernah menjadi bagian dari skuad Barcelona di era kepemimpinan Pep Guardiola. Namun, karir sepakbola Assulin berjalan tidak seperti yang diinginkannya.
Pada masanya, Gai Assulin pernah dijuluki sebagai The Next Lionel Messi atau Messi Israel karena kualitas olah bola yang dimilikinya. Sama halnya seperti Messi, Assulin juga tipe pemain yang suka menggiring bola dan melewati pemain lawan.
Kualitas Assulin itu akhirnya menarik perhatian para pelatih La Masia. Bahkan, dia juga terkenal di mata para manajer sepakbola karena potensinya. Namun sayang, ternyata karirnya sangat jauh dari dugaan.
Assulin seperti kebanyakan pemain yang dijuluki The Next Messi, yang karirnya justru tenggelam. Seperti kita tahu, banyak pemain muda brilian yang dijuluki Messi baru, akan tetapi karirnya setelah itu tidak menemui kesuksesan. Marko Marin, Alen Halilovic, Bojan Krkic, dan tentu saja Gai Assulin adalah beberapa pemain yang masuk dalam golongan tersebut.
Gai Assulin dilahirkan pada 9 April 1991 di Nahariya, Israel. Ia sempat mengawali karir junior bersama Hapoel Haifa dan Beitar Nes Tubruk sebelum kemudian menimba ilmu di akademi La Masia Barcelona pada 2003 hingga 2007.
Lalu, pada tahun 2007, Assulin bergabung ke Barcelona B. Karir Assulin selama membela tim ini cukup mengesankan. Bahkan, di bawah asuhan Pep Guardiola, Assulin menjadi salah satu pemain yang menonjol di Barcelona B. Meski selama tiga tahun ia masuk dalam tim cadangan Barcelona, pemain yang berposisi gelandang serang dan winger ini cukup sukses. Dalam 67 penampilannya, ia berhasil menorehkan 13 gol.
Tak ayal, kemampuan dan teknik bermain bola yang dimiliki Assulin membuat publik menjulukinya sebagai The Next Messi.
Berkat penampilannya yang menawan saat bersama Barcelona B, ia pun dipromosikan ke tim utama pada 2009. Namun, ternyata masuknya Assulin ke tim utama adalah awal mula segalanya.
Assulin tak pernah merasakan debut di Liga Spanyol bersama tim utama Blaugrana. Ia hanya dimainkan satu kali di ajang Copa Del Rey, yakni ketika dipercaya bermain melawan Cultural Leonesa pada 2009. Selain itu, nyaris sepanjang musim 2009/10, Assulin tak pernah bermain untuk Barcelona. Meski saat itu, cedera menjadi salah satu penyebab dirinya absen dari lapangan hijau.
Pada musim berikutnya, Assulin memilih pindah ke Manchester City, dengan harapan agar mendapat menit bermain yang diinginkan. Akan tetapi, keinginan Assulin untuk mendapatkan jam terbang bermain yang tinggi tidak kesampaian. Ia justru gagal dan tak pernah dimainkan.
Setelah dari City, perjalanan karir Assulin makin merosot jauh. Karena setelah itu ia justru dipinjamkan oleh Sky Blues ke klub antah berantah, Brighton & Hove Albion. Di sana, ia mengukir 7 penampilan sebelum kemudian kembali ke Spanyol dengan memperkuat Racing de Santander.
Karena performanya di Santander dianggap tidak memuaskan, Assulin lalu dilepas ke sesama klub segunda division, Hercules, dengan status pinjaman musim 2013/14.
Setelah itu, Assulin berturut-turut pindah ke klub Real Mallorca (Spanyol), Hapoel Tel Aviv (Israel), Sabadell (Spanyol) dan Kairat di liga Kazakhstan. Selanjutnya, musim 2019/20, Assulin sempat merasakan petualangan di Liga Rumania bersama Politehnica Lasi. Klub tersebut menjadi klub ke-11 yang dibela Assulin dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
Dan puncaknya kini Assulin terdampar di Serie D (Kasta keempat sepakbola Italia). Belum lama ini, ia direkrut oleh klub bernama AC Crema 1908. Dalam konferensi pers pertamanya di klub barunya tersebut, Assulin mengaku bersyukur bisa bermain di Italia.
“Saya di sini karena saya selalu ingin bermain di Italia. Kesempatan ini akhirnya terwujud. Saya berada pada tahap dalam hidup dan karier saya di mana saya merasa perlu untuk terlibat dalam lingkungan seperti keluarga, lingkungan dengan nilai-nilai yang seimbang dan hubungan antarmanusia”. Ucap Assulin (via MARCA)
Terkait kegagalan dalam karirnya, dalam wawancara denganITV, Assulin mengaku mendapat tekanan karena kerap dibanding-bandingkan dengan Messi.
“Ketika mereka membandingkan anda dengan pemain terhebat sepanjang sejarah (Messi), maka mereka memiliki harapan terlalu besar,”
“Dan ketika anda masuk ke lapangan, maka itu (perbandingan) akan sangat berat buat anda. Saya pikir, secara pribadi, itu (julukan Messi Israel) sedikit menyiksa saya.” Ujar Assulin.
Penyerang PSG, Kylian Mbappe tampil gemilang saat membantu timnya menggilas Barcelona dengan skor 4-1 pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Pemain berusia 22 tahun itu mencetak trigol di menit 32, 65 dan 85. Atas performa luar biasanya itu, Mbappe mendapatkan penghargaan man of the match di akhir pertandingan.
Hattrick Mbappe ke gawang Barcelona di Camp Nou terasa begitu spesial. Sebab, tak banyak pemain yang mampu melakukannya. Para pemain bintang sekaliber Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, ataupun Robert Lewandowski pun belum pernah melakukannya.
Selain Kylian Mbappe, ada beberapa pemain lainnya yang juga pernah mencetak tiga gol ke gawang Barcelona. Siapa saja mereka? Berikut starting eleven sajikan ulasannya.
Diego Forlan (Villarreal)
Penyerang asal Uruguay, Diego Forlan pernah menyihir Barcelona dengan hattrick yang diciptakan kala masih berseragam Villarreal. Momen itu terjadi pada pertandingan terakhir La Liga musim 2004/05 pada 20 mei 2005. Sepekan sebelumnya, Barcelona sudah memastikan diri menjadi juara di kandang Levante.
Laga di Camp Nou pun dimaksudkan menjadi ajang perayaan pesta juara Barcelona. Namun, pesta perayaan Barcelona ternodai, usai ditahan imbang Villareal 3-3. Forlan mencetak tiga gol pada menit 16, 29, 62. Tambahan tiga golnya itu membuat Forlan merebut El Pichichi (top skor Liga Spanyol) karena berhasil mengumpulkan 25 gol, unggul satu gol atas bomber Barcelona, Samuel Eto’o.
Catanha (Celta Vigo)
Striker kelahiran Brasil, Catanha, bermain untuk tim nasional Spanyol pada tahun 2000, musim yang sama di mana ia mencetak hattrick untuk Celta Vigo melawan Barcelona di stadion Balaidos.
Pada pertandingan La Liga musim 2000/01 tersebut, Catanha sukses membukukan hattrick hanya dalam 30 menit pertama pertandingan dan membawa Celta memimpin 3-1 atas Barca hingga turun minum. Namun, Celta gagal membawa pulang tiga poin setelah dua gol striker Barca, Patrick Kluivert di babak kedua membuat skor berakhir imbang tiga sama.
Andriy Shevchenko (Dynamo Kiev)
Sama seperti halnya Kylian Mbappe, Andriy Shevchenko juga pernah membuat onar di Camp Nou. Panggungnya juga sama yakni Liga Champions. Pada matchday ketiga babak penyisihan grup musim 1997/98, Sheva sukses membantu Dynamo Kyiv menghajar Barcelona 4-0 di Stadion Camp Nou.
Sheva yang berusia 21 tahun mengantongi tiga gol di paruh pertama laga. Striker Ukraina itu melengkapi hattricknya dari titik penalti. Partner Sheva di lini depan, Serhiy Rebrov mencetak gol keempat dan Barcelona kemudian finis di posisi terbawah grup tersebut.
Faustino Asprilla (Newcastle)
Bomber asal Kolombia, Faustino Asprilla juga pernah mencetak hattrick saat bersua Barcelona. Asprilla mengemas tri golnya di kandang sendiri saat dia berkostum klub Inggris, Newcastle United. Momen luar biasa itu terjadi pada laga fase grup Liga Champions musim 1997/98 di St James Park. Laga debut Newcastle di Liga Champions itu berakhir manis setelah meraih kemenangan 3-2 atas Blaugrana. Dua gol El Barca sendiri diukir oleh Luis Figo dan Luis Enrique.
Anton Polster (Rayo Vallecano)
Legenda Austria, Anton Polster adalah pemain pertama tahun 1990-an yang mencetak hattrick di kompetisi La Liga melawan Barcelona. Ia melakukannya saat membantu timnya meraih hasil imbang 3-3 melawan Barcelona beberapa hari sebelum Natal 1992. Polster adalah salah satu pemain asing terbaik La Liga saat itu dan sebelumnya menorehkan rekor impresif di Sevilla. Hattricknya ke gawang Barcelona terjadi di musim terakhirnya di Spanyol, setelah itu ia pindah ke Jerman pada musim panas 1993.
Ivan Zamorano (Real Madrid)
Ivan Zamorano adalah satu-satunya pemain Real Madrid dalam 30 tahun terakhir yang mencetak hattrick dalam El Clasico melawan Barcelona. Pesepak bola asal Chile itu tiga kali mengoyak jala Carles Busquets–ayah Sergio Busquets–pada 7 Januari 1995 di Santiago Bernabeu. Zamorano membantu tim asuhan Jorge Valdano menang telak 5-0 atas Barcelona yang dinahkodai Johan Cruyff. Dua gol sisanya dicetak oleh Luis Enrique–sosok yang kemudian menghadiahkan treble untuk Barcelona-dan Jose Amavisca.
Slavisa Jokanovic (Tenerife)
Barcelona finis dua poin di belakang Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga musim 1996/97. Barcelona banyak menuai hasil minor pada musim tersebut, dan kekalahan 4-0 dari Tenerife adalah salah satu pertandingan yang merugikan mereka. Penduduk pulau Canary memimpin lebih awal, tapi kemudian Barca bermain dengan sembilan pemain berkat dua kartu merah di satu jam pertama. Slavisa Jokanovic mengambil alih dan mencetak tiga gol lagi di Tenerife, dua diantaranya dari titik penalti.
Emmanuel Boateng (Levante)
Emmanuel Boateng menjadi pemain pertama dalam 13 tahun yang mencetak hattrick La Liga melawan Barcelona. Ketika itu ia membela Levante yang secara mengejutkan menumbangkan Barcelona dengan skor 5-4 pada Mei 2018. Barcelona sendiri ketika itu sudah mengunci gelar juara La Liga. Lebih spesial lagi adalah Levante menjadi tim pertama yang menaklukkan Barca di La Liga musim 2017/18. Boateng tidak sendirian mengemas hattrick pada laga tersebut. Dari kubu Barca, ada Philippe Coutinho yang juga menyumbangkan tiga gol.
Salva (Malaga)
Salva menjadi pahlawan kemenangan Malaga atas Barcelona di ajang La Liga musim 2003/04. Pemain Spanyol bernama lengkap Salva Balesta itu mencetak trigol alias hattrick untuk membantu timnya membantai Barcelona 5-1. Hattrick yang ia kemas terbilang mengejutkan. Pasalnya, beberapa bulan sebelumnya, ia sama sekali tak mampu bikin gol saat dipinjamkan ke Bolton Wanderers di ajang Liga Inggris. Setelah gagal bermain di Inggris, ia menemukan bentuk ketajamannya di Malaga.
Francisco Higuera (Zaragoza)
Nama Francisco Higuera menjadi sorotan kala timnya, Real Zaragoza berhasil menumbangkan Barcelona dengan skor 5-4 pada piala super Spanyol musim 1994. Betapa tidak, Higuera, yang berposisi sebagai gelandang serang mengemas tiga gol pada laga tersebut. Namun sayang, Hattrick Higuera tak cukup untuk mengantarkan Zaragoza menjadi juara Piala super Spanyol. Sebab, meski menang 5-4 di leg kedua, mereka harus mengakui keunggulan Barcelona dengan agregat 6-5.
Itulah deretan pencetak hattrick ke gawang Barcelona baik dalam laga kandang maupun tandang. Selain nama-nama tadi, sebenarnya masih ada beberapa pemain lagi yang pernah mengukir tiga gol saat bentrok dengan Barcelona. Mereka antara lain : Vicente Segui (Valencia) – saat kalah 4-3 dari Barcelona di Les Corts pada tahun 1948, Julian Arcas (Espanyol) – saat bermain imbang 4-4 di Les Corts pada tahun 1956, Tony Kurbos (Metz) – saat meraih kemenangan 4-1 di Camp Nou pada tahun 1984, Manuel Pena (Valladolid) – saat meraih kemenangan 4-2 di Camp Nou pada tahun 1987, Balthazar de Morais (Atletico Madrid) – saat menahan imbang 3-3 di Camp Nou pada tahun 1989, dan Milinko Pantic (Atletico Madrid) – dalam kekalahan 5-4 di Camp Nou pada 1997.
Pada November lalu, Liga Super China baru saja kedatangan juara baru, yaitu Jiangsu Suning. Klub yang bermarkas di Nanjing Olympic Sports Centre resmi dinobatkan sebagai juara pada November 2020 lalu. Gelar juara tersebut didapat setelah mereka berhasil mengandaskan perlawanan sang juara bertahan musim sebelumnya, Guangzhou Evergrande dengan skor 2-1.
Di laga itu, nama Eder dan Alex Tereira menjadi penentu kemenangan Jiangsu dengan gol yang diciptakan, sedangkan satu gol Guangzhou dicetak oleh Wei Shihao.
Gelar ini pun menjadi hadiah bagi penantian panjang Jiangsu Suning setelah pada tahun 2012 dan 2016 mereka hanya duduk di posisi runner up, tepat dibawah Guangzhou Evergrande.
Dengan kemenangan itu pula, tim asal Italia, Inter Milan, turut memberi ucapan selamat kepada Jiangsu Suning. Ucapan dari Inter itu terjadi karena memang kedua tim bekerja sama dengan Suning Group.
Menjadi juara, selain menaikkan reputasi klub, juga tentunya akan kebanjiran sejumlah uang hadiah, seperti dari sponsor maupun hak siar televisi. Namun bagi Jiangsu Suning, hal tersebut tidaklah berlaku. Mengapa? Seperti yang dikabarkan oleh banyak media, Jiangsu Suning menjadi tim yang harus mengalami banyak kerugian meski berstatus sebagai sang juara liga. Mereka dikabarkan bangkrut setelah Suning yang selama ini menjadi penopang dana terbesar mengalami krisis finansial.
Klub yang dimiliki investor Inter Milan itu bangkrut dan secara sepihak membubarkan diri pada 28 Februari 2021.
Jiangsu Suning sendiri pertama kali didirikan pada tahun 1958 oleh pemerintah daerah Provinsi Jiangsu untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional pada tahun berikutnya.
Setelah dibentuk, klub yang dibentuk oleh pemerintah setempat itu masih terus berjalan meski tampil di kompetisi semi profesional. Seperti diketahui, kompetisi China ketika itu memang belum memungkinkan mereka untuk menjadi profesional. Barulah pada tahun 1994, kompetisi profesional baru dibentuk dan membuat Jiangsu ikut serta didalamnya.
Karena sudah tampil di kompetisi profesional, Jiangsu Suning langsung mendapat tawaran dari berbagai sponsor dan mengganti nama menjadi Jiangsu Maint. Kompetisi China yang ketika itu bernama Jia-A League terus melakukan perkembangan dan membuat klub-klub di dalamnya juga turut membangun diri sendiri.
Namun begitu, tidak mudah bagi Jiangsu untuk terus bertahan. Ada banyak hal yang harus diikuti demi memajukan kompetisi China. Mereka ketika itu mulai kesulitan dan mendapat banyak masalah, termasuk kehilangan sponsor.
Jiangsu Suning won the Chinese league last season but announced on Sunday they would immediately cease operations due to massive financial troubles 🤯
This means the following players will become free agents:
🇧🇷 Alex Teixeira
🇧🇷 Miranda
🇮🇹 Éder
🇬🇭 Mubarak Wakaso pic.twitter.com/W8vbmq0xyN
Perlahan tapi pasti, Jiangsu mulai memperbaiki apa yang harus diperbaiki setelah mendapat tawaran dari beberapa sponsor. Ketika itu sejumlah perusahaan seperti Jiangsu TV, Jinling Petrochemical Company turut membantu Jiangsu secara finansial.
Berganti sponsor berarti juga harus berganti nama. Setelah kembali bekerja sama dengan sponsor, nama Jiangsu berubah menjadi Jiangsu Jiajia. Namun kembali, mereka harus mengalami masa-masa sulit seperti terjun ke divisi ketiga pada tahun 1996, sebelum akhirnya berhasil naik kembali pada tahun 1997.
Seakan begitu akrab dengan berbagai masalah. Dari tahun 2000 sampai setidaknya 2009, mereka dibekap dengan berbagai isu seperti penyuapan dan sulit naik ke kompetisi tertinggi.
Barulah saat pria bernama Pei Encai ditunjuk sebagai pelatih pada 2007, klub mulai mengalami perkembangan dan tampil di divisi utama pada tahun 2009. Sejak saat itu, Jiangsu tidak pernah terdegradasi dan konsisten tampil di kasta tertinggi. Pada tahun 2015, mereka bahkan didatangi oleh Suning Appliance Group dengan memberikan dana senilai lebih dari 1 triliun rupiah.
Seperti kebanyakan klub China lainnya, melalui dana dari Suning, Jiangsu resmi mendatangkan pemain-pemain dunia seperti Ramires dari Chelsea dan Alex Teixeira dari Shakhtar. Dengan deretan pemain hebat, Jiangsu langsung menjelma menjadi tim yang semakin kuat. Selain tampil hebat di kompetisi domestik, Jiangsu Suning juga sukses masuk ke fase knock out Liga Champions 2017 untuk pertama kali dalam sejarah.
Puncak tertinggi mereka tentu saat menjadi juara seperti yang sudah dijelaskan. Mereka menjadi juara Liga Super China untuk pertama kalinya dalam sejarah, meski pada akhirnya harus membubarkan diri.
Apa yang dialami Jiangsu Suning tak ubahnya menjadi fenomena yang amat langka dalam dunia sepakbola. Tidak hanya tim sepakbola pria saja, tim sepakbola wanita dan juga akademi mereka juga turut berhenti beroperasi.
“Sebenarnya kami enggan berpisah dengan para pemain yang telah memenangkan penghargaan tertinggi bagi kami, dan penggemar yang telah berbagi solidaritas dengan klub. Tapi, kami dengan menyesal harus membuat pengumuman,” kata Jiangsu
Apa yang terjadi dengan Jiangsu Suning pun banyak mengundang komentar. Salah satunya adalah dari mantan pemain Inter Milan, Eder. Eder mengungkap bila ada banyak sekali borok yang terdapat di tubuh Suning Group. Oleh sang pemain, Suning disebutnya tak membayar gaji dan mengurung pemain Jiangsu di hotel.
Lebih dari itu, Eder menyebut bila Suning tak menghormati para penggawa Jiangsu yang sudah membawa klub ini berprestasi.
“Suning tidak akan lagi berinvestasi dalam sepakbola. Mereka tidak menghormati semua pekerja dan pemain. Mereka membiarkan kami tanpa gaji dan mencegah kami bermain untuk klub lain,” ujar Eder via sempreinter)
“Mereka semua adalah pembohong. Kami melakukan hal yang hebat untuk Suning Group, bahkan mampu menjuarai Liga China China. Namun kami tidak mendapatkan perlakuan dan rasa hormat yang pantas kami terima.”
“Jika Suning Group bangkrut, aku bisa menerimanya, tapi tidak dengan cara mereka memperlakukan kami. Kami dikurung di hotel selama beberapa bulan. Kami turut menyebarkan nama Suning ke seluruh dunia, tetapi kami menerima perlakuan seperti itu dengan tidak hormat!,”
Pembubaran yang dilakukan Suning kepada klub Jiangsu pun membuat Inter Milan yang juga bekerja sama dengan perusahaan tersebut turut khawatir. Malah banyak yang menyebut bila Inter akan mengalami nasib yang sama.
Apalagi, kini mereka baru saja kehilangan kontrak dengan salah satu sponsor mereka selama bertahun-tahun, Pirelli. Seperti yang dilaporkan oleh banyak media, kepala Eksekutif Pirelli, Marco Tronchetti Provera, menyebut bila kesepakatan sponsorship kaos mereka, yang dikabarkan bernilai sekitar 10 juta pounds atau setara 199 miliar rupiah per musim, plus bonus tidak akan diperpanjang setelah akhir musim ini.
Meski begitu, dalam hal ini, kekhawatiran Inter tidak perlu dibesar-besarkan mengingat di Italia dan Eropa, klub sepakbola tidak terlalu bergantung pada pemilik klub. Mereka bisa mendapatkan pemasukan dari aktivitas ekonominya sendiri. Apalagi, UEFA memiliki regulasi Financial Fair Play (FFP), yang menjaga klub tetap sehat, meski sang pemilik sedang kolaps.