Beranda blog Halaman 373

Prahara di Balik Pemecatan Brendan Rodgers dari Leicester City

0

Resmi! Leicester City dikabarkan telah memecat manajer mereka, Brendan Rodgers setelah kekalahan 2-1 dari Crystal Palace pekan lalu. Kekalahan tersebut jadi kekalahan kelima Leicester dalam enam pertandingan terakhir di Liga Inggris. Kekalahan tersebut sekaligus menjerat sang serigala ke lembah degradasi. 

Namun, apa alasan di balik Leicester memecat pelatih yang sudah banyak berjasa dalam empat tahun terakhir? Menurut BBC, performa buruk jadi alasan utama klub dalam mengambil keputusan mendadak ini. Namun, ada yang janggal di balik pemecatan ini. Pasalnya, performa buruk The Foxes bukan murni kesalahan Rodgers. Tapi ada pengaruh dari internal klub. Benarkah demikian?

Brendan Rodgers Jadi Kambing Hitam

Pemimpin Leicester City, Aiyawatt Srivaddhanaprabha menyampaikan kalau performa Leicester musim ini sangat buruk. Ia menyebutnya, “Penampilan Leicester di bawah ekspektasi kita bersama”. Namun, performa buruk tentunya tidak hadir begitu saja.

Manajemen mengambil keputusan ketika kondisi tim dianggap sudah tak tertolong lagi. Mereka menuntut adanya kemajuan, tapi perbaikan itu tak kunjung datang. Hingga kini Leicester pun berada di urutan ke-18 klasemen sementara Liga Inggris. 

Berbagai pihak mengkambinghitamkan Brendan Rodgers. Itu wajar, karena Rodgers yang bertanggung jawab dengan strategi dan bagaimana The Foxes bermain di setiap pertandingan. 

Rodgers jadi pelatih ke-11 yang dipecat oleh tim Inggris musim ini. Dari sembilan tim terbawah Liga Inggris, hanya Nottingham Forest dan West Ham United saja yang belum memecat pelatih mereka. Padahal performanya sama saja. Bahkan bisa dibilang sebelas dua belas dengan Rodgers.

Namun, manajemen Leicester terlalu munafik apabila hanya menyerahkan semua permasalahan di pundak Rodgers. Pada dasarnya, buruknya penampilan Leicester musim ini bukan karena sang manajer seorang. Melainkan ada campur tangan ketidakbecusan manajemen dalam mengelola sebuah tim. Terutama setelah meninggalnya sang pemilik terdahulu, Vichai Srivaddhanaprabha.

Internal Leicester Memang Sudah Bobrok

Tentu tak etis apabila menyalahkan kematian seseorang sebagai penyebab bobroknya internal Leicester. Namun, kematian Vichai memang jadi penanda. Pasalnya, pada saat Vichai memegang tongkat kepemimpinan klub, Leicester dianggap sebagai tim Liga Inggris yang dikelola dengan baik saat itu. Bahkan jadi yang paling berprestasi apabila dibandingkan dengan tim-tim dengan kualitas yang hampir sama.

Setelah kematian sang bos utama, hitung mundur kehancuran Leicester pun seakan telah dimulai. Awal penyerahan kepemilikan ke sang anak berjalan lancar. Leicester masih berprestasi dengan meraih gelar FA Cup pada musim 2020/21 dan Community Shield dengan mengalahkan Manchester City tahun 2021. Tapi, semakin ke sini kok malah makin ke sana.

Di awal musim 2022/23, komentar pesimis bahkan sudah terucap dari bibir Brendan Rodgers. Menurutnya, kondisi Leicester tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Situasi klub terasa sunyi dan minim koordinasi. Dan firasat itu pun benar adanya. 

Dilansir Foxes Of Leicester, manajemen menunjukan gerak-gerik yang tidak beres. Kurangnya komunikasi dan transparansi dengan para penggemar jadi salah satu tandanya. Tim hanya menyuruh Rodgers menjawab semua pertanyaan ketika media datang. Mereka seakan lempar batu sembunyi tangan dengan keadaan tim musim ini.

Krisis Finansial

Usut punya usut ternyata memang ada yang disembunyikan oleh manajemen. Dapuran Leicester ternyata sangat buruk dalam mengelola keuangan. Tahun 2022 kemarin The Foxes dinyatakan telah menderita kerugian berada di angka 120 juta pounds atau sekitar Rp2 triliun selama tiga tahun terakhir. Bahkan, tagihan gaji Leicester membengkak jadi 192 juta pounds (Rp3,5 triliun) musim ini.

Dengan besarnya kerugian tersebut, Leicester nyaris terkena sanksi dari UEFA. Untungnya tidak jadi karena kerugian itu dinilai sebagai dampak dari Covid-19 yang menyerang pada awal tahun 2020. Meski pada akhirnya tak mendapat sanksi, situasi ini sudah cukup untuk membuat manajemen panik.

Kepanikan itu akhirnya menjalar ke sistem pengeluaran klub. Tanpa berpikir panjang, klub langsung memangkas dana transfer Brendan Rodgers di musim ini. Mungkin soal keuangan klub bukan jadi urusan Rodgers, tapi jika sudah menyangkut dana transfer, itu sudah pasti akan mengganggu kinerja sang pelatih.

Dilansir The Athletic, Rodgers mengeluhkan sistem yang diberikan klub. Mereka menuntut perubahan dan pembangunan kembali skuad tapi tak memberikan dana transfer yang cukup. Dan itulah yang membuatnya frustrasi. 

Skuad Leicester Digembosi

Setelah mendapat dana transfer yang terbatas, lagi-lagi klub menggembosi skuad Brendan Rodgers. Alih-alih mendatangkan pemain baru guna membangun kembali skuad Leicester City, manajemen klub yang takut terkena sanksi justru terlalu fokus mengurangi beban gaji dan menambah pemasukan dari penjualan beberapa pemain bintang. 

Salah satu kehilangan terbesar Leicester adalah di sektor penjaga gawang. The Foxes melepas Kasper Schmeichel ke Nice pada awal musim 2022/23.  Leicester tak hanya kehilangan seorang kiper berkelas, tapi juga kapten, panutan, dan pemain senior yang sudah membela klub selama 11 tahun. 

Selain itu, mereka juga melepas bek utama, Wesley Fofana ke Chelsea. Sebetulnya Leicester sudah meraup untung sangat besar saat melepas Fofana. Sang pemain ditebus Chelsea dengan banderol 80 juta euro atau Rp1,2 triliun. Namun, dana besar itu tidak dipakai untuk menyokong dana transfer Rodgers.

Menjual pemain bintang dan menggantinya dengan pemain muda yang lebih fresh sebenarnya sudah seperti SOP bagi Leicester. Namun, kali ini mereka sangat buruk dalam mengeksekusi strategi tersebut. Manajemen tak memberikan pengganti yang sepadan untuk Schmeichel dan Fofana. 

Leicester hanya mendatangkan Wout Faes dari Stade de Reims sebagai pengganti Fofana dan Alex Smithies dari Cardiff sebagai pengganti Schmeichel. Mereka yang datang tak memiliki kualitas yang sepadan dengan pemain yang pergi. Kiper cadangan Leicester, Danny Ward pun dianggap belum cukup untuk menggantikan peran sentral putra Peter Schmeichel tersebut di bawah mistar gawang The Foxes musim ini.

Rodgers Tetap Bertahan

Bagaimana Rodgers tidak kesal dengan sikap manajemen yang seenaknya begitu? Meski demikian, ia tetap sabar dan bertahan dengan segala keterbatasan yang ada. Dengan menurunnya performa Jamie Vardy dan Youri Tielemans, Rodgers jadi terlalu bergantung dengan satu pemain, yakni James Maddison sebagai kreator di lini tengah.

Selain itu, laga demi laga yang berakhir buruk mempengaruhi mental bermain skuad asuhan Brendan Rodgers. Dengan situasi seperti ini, sosok Rodgers sebagai manajer sangat dibutuhkan untuk memotivasi tim. Namun, karena sudah muak dengan sikap manajemen, Rodgers tak berada dalam mood terbaiknya. Alhasil intensitas komunikasi di ruang ganti pun menurun drastis.

Manajemen yang menyadari situasi kian memburuk mengambil keputusan untuk memecat Brendan Rodgers. Tapi jika dilihat dari sudut pandang lain, keputusan ini dianggap kejam. Harusnya klub lebih bisa menghargai dedikasi yang diberikan Rodgers selama ini. Mengingat sang pelatih sudah memberikan dua trofi mayor dalam empat tahun terakhir. Rodgers juga tetap sabar meski kondisi tim tengah mengalami krisis finansial dan jati diri.

https://youtu.be/-RyWVUVCIqI

Sumber: The Athletic, 90min, Fox of Leicester, Daily Mail, BBC

Akhirnya Menyesal! Kesalahan Besar Alex Ferguson di Manchester United

0

Hingga hari ini, tidak ada manajer terbaik yang pernah menukangi Manchester United selain Sir Alex Ferguson. Fergie telah banyak meninggalkan legacy ke klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut. Dia juga disebut sebagai salah satu manajer terbaik di dunia.

Kiprahnya, kualitasnya dalam melatih, caranya memimpin terutama saat melatih Manchester United menjadi inspirasi. Masuk dalam Hall of Fame Premier League musim 2022/23 hanyalah semacam untuk menunjukkan betapa galibnya seorang Sir Alex Ferguson.

Akan tetapi, itu hanyalah catatan manis di atas meja. Sebagai seorang manajer yang pernah menukangi tim besar di dunia, Fergie juga tak bisa lepas dari kesalahan. Pelatih berdarah Skotlandia ini pernah melakukan kesilapan besar saat melatih Manchester United. Nah, apa saja kesalahan besar yang sudah dilakukan Fergie selama di MU?

Berkonflik dengan David Beckham

Saat melatih Manchester United, Sir Alex Ferguson tak jarang berkonflik dengan para pemainnya. Salah satunya David Beckham. Hubungan Beckham dan Fergie sempat renggang. Dinamika hubungan keduanya bahkan menjadi perhatian media.

Fergie pernah melempar sepatu ke David Beckham. Atas insiden itu Beckham pun terluka dan harus mendapat beberapa jahitan. Kejadian yang sempat geger ini diawali dari cekcok antara Beckham dan Sir Alex di tempat latihan MU, Carrington.

Keduanya terlibat perdebatan yang tegang. Alex Ferguson mempertanyakan komitmen David Beckham pada Manchester United. Kemarahan Fergie ini disinyalir karena dipicu dari hasil minor menghadapi Arsenal yang membuat MU tersingkir dari Piala FA 2003.

Insiden itu benar-benar memutuskan hubungan keduanya. Tidak hanya itu Beckham akhirnya hengkang ke Real Madrid. Syahdan, pada 2007, Fergie berkata Beckham adalah anak yang luar biasa. Tapi, menurut Fergie sejak menjadi seperti selebritas, hidup Beckham berubah. Sekarang tidak diketahui pasti bagaimana hubungan keduanya.

Menolak Edwin van der Sar

Pada musim panas 1999, Sir Alex Ferguson berniat mendatangkan Edwin van der Sar untuk menggantikan Peter Schmeichel yang pergi ke Sporting. Namun, ternyata rival bebuyutan Manchester United, Liverpool juga tertarik memboyong sang kiper.

Dilansir Give Me Sport, Van der Sar bercerita bahwa dirinya bahkan sudah diajak untuk mengenal Anfield. Dia juga bilang sudah menjalin pembicaraan dengan manajer Liverpool waktu itu, Gerard Houllier usai resmi meninggalkan Ajax.

Namun, Van der Sar menolak tawaran Liverpool. Di sisi lain, Van der Sar tahu Sir Alex juga menginginkannya. Eks kiper Ajax itu membayangkan bahwa dirinyalah yang bakal menggantikan Schmeichel.

Tapi kedatangan Van der Sar ternyata harus ditunda. Fergie malah mendatangkan kiper-kiper lainnya dulu. Mulai dari Mark Bosnich, Massimo Taibi, Fabien Barthez, Roy Carroll, Tim Howard, Raimond van der Gouw, Nick Culkin, Ricardo, Andy Goram, sampai Paul Rachubka. 

Sementara di tempat lain, Van der Sar justru merapat ke tim Serie A, Juventus. Kiper-kiper yang datang itu, tak satu pun sepadan dengan ayah mantan kiper Leicester City.

Akhirnya, setelah kiper-kiper nggak beres itu, Van der Sar sungguh merapat ke Old Trafford tahun 2005. Dia datang dari Fulham di usia yang sudah cukup tua, yaitu 34 tahun. Kelak dia mendapatkan gelar Kiper Terbaik Eropa dan Kiper Terbaik Klub UEFA di MU tahun 2009.

Fergie pun menyesal atas keputusannya tak mendatangkan Van der Sar lebih cepat. Dilansir Daily Mail, Fergie mengatakan, waktu itu karena mantan ketua MU, Martin Edwards sudah menjalin kesepakatan dengan Mark Bosnich. 

Pemecatan Mendadak Jaap Stam

Pemain paling bangor yang pernah memperkuat Manchester United, Jaap Stam menjadi bagian integral kesuksesan Fergie selama 1990-an hingga 2000-an awal. Namun, bek berkewarganegaraan Belanda itu harus dipecat dengan cara yang jauh dari rasa hormat oleh Sir Alex Ferguson.

Tahun 2001, status Stam sebagai pemain MU dicabut oleh Fergie lewat pertemuan di sebuah pom bensin. Hal ini menyusul tindakan mantan pemain PSV Eindhoven yang dianggap telah melewati batas. Jaap Stam sering mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Salah satunya adalah Stam pernah menyebut Ferguson telah menyadapnya dari PSV pada tahun 1998. Selain itu, Stam juga mengklaim bahwa Fergie mendorongnya untuk terus-menerus melakukan diving. Tentu saja Fergie marah.

Fergie akhirnya melepas Jaap Stam pada Agustus 2001 ke klub Serie A, Lazio. Akan tetapi, dilansir Daily Star, Sir Alex Ferguson ternyata menyebut penjualan Jaap Stam merupakan salah satu kesalahan besarnya.

Melepas Paul Pogba

Paul Pogba mengalami peningkatan yang sangat signifikan setelah bergabung ke Juventus dari MU tahun 2012. Peningkatan itu bahkan membuat United memulangkannya lagi tahun 2016. Namun, pada akhirnya dijual lagi dengan harga nol rupiah ke Juventus.

Pogba sejatinya produk United yang bisa menjadi aset masa depan. Maksudnya tidak harus untuk dilepas, tapi untuk kemudian kembali dengan memecahkan rekor transfer. Tapi Pogba harusnya dipelihara sejak bergabung dari Le Havre.

Fergie malah tak memberi banyak kesempatan bermain untuk Paul Pogba. Alih-alih mempertahankan permata seperti Pogba, Fergie justru melepasnya. Entah apa yang dimau Fergie. Saat sedang krisis lini tengah, daripada memakai Pogba, Fergie malah menggunakan Rafael di lini tengah bersama Park Ji-sung.

Pogba yang didatangkan kembali dengan harga fantastis membuktikan bahwa penjualannya adalah kesalahan Fergie. Namun, Fergie dalam bukunya Memimpin menulis, sejatinya dia tak ingin melepas Pogba. Tapi hubungannya dengan agen Pogba kala itu, Mino Raiola yang berantakan membuat Pogba tak jadi memperpanjang kontraknya di MU.

Ferguson mengatakan, Raiola berhasil meyakinkan sang gelandang bahwa Manchester United bukanlah tempat yang tepat untuknya. “Ada satu atau dua agen yang tidak saya suka, dan Mino Raiola, agen Pogba adalah salah satunya. Aku tidak mempercayainya sejak bertemu dengannya,” kata Fergie.

Menunjuk David Moyes Sebagai Penerus

Umumnya jika seorang pelatih meninggalkan jabatannya di klub, dari pihak klub lah yang semestinya mencarikan penggantinya. Namun, saat Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun dari dunia kepelatihan, justru dia sendiri yang diberikan wewenang untuk menunjuk pelatih baru United.

Pada waktu itu, Keluarga Glazer memiliki pengalaman terbatas di dunia sepak bola. Ketua Eksekutifnya kala itu, Ed Woodward juga belum memulai peran barunya. Di tubuh United pada saat itu tidak ada yang lebih berpengalaman dalam manajerial tim sepak bola, selain Sir Alex Ferguson.

Maka dengan pertimbangan-pertimbangan pribadi, Sir Alex Ferguson menunjuk sobatnya, David Moyes untuk menjadi penerusnya di Manchester United. Glazer mengabulkan permintaan itu. Pada awal-awal melatih United, kritik terhadap Moyes bisa diredam. Sebab jika meragukan Moyes, berarti meragukan Ferguson.

Penunjukkan Moyes pada gilirannya justru mengantarkan malapetaka buat United. Di tangan Moyes, United keluar dari perburuan gelar Liga Inggris. United juga merosot tajam ke peringkat tujuh di tangan Moyes. Tak dipungkiri, Moyes kala itu adalah pribadi yang menyenangkan dan solid.

Namun, tetap saja, tidak mengantarkan MU ke arah lebih baik. Selain Community Shield, tak ada lagi trofi yang diberikan Moyes untuk United. Penunjukannya oleh Fergie kelak dicatat sebagai sebuah kesalahan.

Apalagi setelah pensiun, Fergie sejatinya dihadapkan dua alternatif kandidat: David Moyes dan Jose Mourinho. Fergie memilih Moyes dan Manchester United berada di titik nadir. Kelak ketika mendapat kesempatan melatih, Jose Mourinho justru memberikan treble kecil-kecilan untuk MU. Yah, hidup memang kadang begitu.

https://youtu.be/5U297E2j2QQ

Sumber: Sportsmanor, GiveMeSport, DailyStar, BR, Sportjoe, DailyMail, Sportskeeda

Berita Bola Terbaru 2 April 2023 – Starting Eleven News

HASIL PERTANDINGAN

Dari laga lanjutan Liga Inggris, Manchester City sukses menaklukan tamunya Liverpool dengan skor telak 4-1 di Etihad. Tak diperkuat Haaland karena cedera, pasukan Pep tetap tak memberi ampun pasukan The Reds lewat gol yang dicetak Julian Alvarez, Kevin De Bruyne, Ilkay Gundogan dan Jack Grealish. Berkat hasil itu, The Citizens masih terjaga di posisi dua Liga Inggris membuntuti Arsenal dengan selisih 8 poin.

Sementara itu, tim yang dibuntuti Manchester City, Arsenal sukses meraih tiga poin di Emirates setelah melibas tamunya Leeds United dengan skor yang sama 4-1. Keunggulan pasukan Arteta salah satunya yakni lewat Brace dari pemainnya yang baru sembuh dari cedera, Gabriel Jesus. Berkat raihan tiga poin ini Meriam London tetap kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan poin 72.

Di bagian London lainnya, Chelsea menerima hasil buruk. The Blues harus menanggung malu di kandang sendiri setelah kalah 0-2 dari Aston Villa asuhan Unai Emery. Kekalahan ini memunculkan pesimisme dari para fans The Blues terhadap pelatihnya Graham Potter. Berkat hasil minor ini, kini mereka terlempar dari 10 besar Liga Inggris.

Di laga lanjutan Serie A, secara mengejutkan Inter Milan harus mengakui kekalahan atas Fiorentina 0-1 di kandangnya sendiri. Gol semata wayang Bonaventura mengirim Nerazzurri jauh dari kandidat juara. Berkat hasil ini, kini Inter sementara hanya duduk di posisi ketiga dengan poin 50.

Kemudian di Turin, Juventus sukses meraup tiga poin setelah kemenangan tipis 1-0 yang diraih atas tamunya Hellas Verona. Gol dari Moise Kean itu mengantarkan anak asuh Max Allegri merangkak naik ke posisi 7 klasemen Serie A dengan 44 poin.

Lalu dari lanjutan Bundesliga, partai Big Match Der Klassiker antara Bayern Munchen dan Borussia Dortmund akhirnya dimenangkan oleh sang tuan rumah Munchen dengan skor 4-2. Gol munchen dicetak dari brace dari Thomas Muller, gol bunuh diri kiper Dortmund, dan gol Kingsley Coman berkat hasil ini Munchen sukses menggeser Dortmund dari puncak klasemen Bundesliga dengan poin 55. kemenangan ini juga terasa spesial bagi pelatih baru mereka, thomas tuchel.

Berlanjut ke La Liga, Barcelona sukses mencukur tuan rumah El Che dengan skor 0-4. Gol Barca dicetak oleh brace dari Lewandowski, serta masing-masing satu gol dari Ansu Fati dan Ferran Torres. Berkat hasil ini, sementara mengokohkan Blaugrana di posisi puncak La Liga dengan selisih jarak 15 poin dari Real Madrid.

HAALAND BERJOGET

Setelah hilang dari skuad karena cedera saat menghadapi Liverpool, Erling Haaland terlihat menonton dengan seksama timnya berlaga di tribun lapangan. Ia tampak bergabung dengan beberapa teman dan fans. Ia terlihat kegirangan saat gol penyama kedudukan dari Alvarez dengan memeluk teman dan fans yang ada di dekatnya. Ia pun tak lupa berjoget setelah akhir laga dengan melakukan tarian Poznan bersama para fans. Ia sekilas tampak seperti seorang supporter.

BUS LIVERPOOL DISERANG

Dilansir Mirror, bus Liverpool yang akan pulang ke Merseyside pasca kekalahan dari Manchester City 4-1, diserang oleh oknum tak dikenal dengan menggunakan batu bata. Kini polisi Greater of Manchester telah melakukan investigasi dan memburu para pelaku. Pihak City sendiri menyayangkan akan hal ini dan mendukung penuh langkah kepolisian mencari motif dari para pelaku.

CITY MENGUTUK PENDUKUNGNYA SENDIRI

Pihak Manchester City mengatakan mereka sangat kecewa dengan nyanyian yang ditujukan oleh pendukungnya sendiri kepada para fans Liverpool selama pertandingan Liga Inggris yang berkesudahan 4-1 untuk kemenangan City itu. Pendukung tuan rumah terdengar selalu meneriakkan “Liverpool selalu menjadi korban”. Pihak Liverpool sendiri enggan berkomentar
masalah sepele seperti itu. Pihak Liga Inggris sendiri pun juga mengutuk nyanyian dengan nada-nada menghina seperti itu.

MAGUIRE INGIN PULANG KE MANTAN KLUBNYA

Harry Maguire dikabarkan sangat ingin kembali ke mantan klubnya Leicester, musim depan. Bek tengah MU itu selalu terganggu menit bermain di MU selama ini. Pelatih Leicester Brendan Rodgers Pun diketahui juga ingin membawanya kembali ke The Foxes. Leicester akan selalu menjadi daya pikat bagi Maguire. Kesepakatan pinjaman akan dapat menjadi win-win solution untuk semua pihak.

PEMAIN WOLVES INI MELUDAHI LAWAN

Bintang Wolves Daniel Podence dituduh meludahi lawannya di laga Wolves kontra Nottingham Forest. Ada kontroversi besar dalam bentrokan di stadion City Ground, setelah striker tuan rumah Brennan Johnson mengklaim dia telah diludahi oleh Daniel Podence. Meskipun sudah dilihat di VAR, Podence tetap dinyatakan tak bersalah oleh wasit. Podence pun terhindar dari hukuman kartu, padahal jelas-jelas dalam tayangan VAR ia terlihat jelas meludah kepada Johnson.

BINTANG BARU REAL MADRID GAGAL KUNJUNGI SPANYOL

Pemain baru Real Madrid di musim depan Endrick Felipe, menurut Diario AS tak akan menjalani partai uji coba di Spanyol membela Brazil U-20 setelah klubnya Palmeiras tak mengizinkannya pergi membela timnas karena jadwal yang padat di liga. Endrick sedianya dipanggil timnas U-20 untuk laga uji coba di Spanyol pada April ini melawan Republik Dominika, Irak, Uzbekistan atau Senegal.

APA KATA PIQUE TENTANG KEMBALINYA MESSI

Mantan bintang Barcelona Gerard Pique telah memberikan pandangannya tentang upaya klub untuk membawa kembali Lionel Messi ke Catalonia. dilansir dari Football Espana, Pique sangat tau perkataan Rafa Yuste wakil presiden Barca yang diketahui sudah berbicara empat mata dengan Messi. Menurut Pique “Jelas untuk semua fans Barca ini akan jadi luar biasa jika Leo kembali. Tetapi, ada titik dimana situasi ini terlalu memaksakan dan bisa menjadi kontraproduktif.”.

MENGAPA SOFYAN AMRABAT MAKAN PISANG DI LAPANGAN?

Para fans Fiorentina penasaran saat melihat Sofyan Amrabat memasukkan pisang ke mulutnya di pinggir lapangan saat laga melawan Inter. Pemain internasional Maroko itu menjadi pemain pengganti dalam kemenangan 1-0 di San Siro. ia masuk antara pukul 6 sore di italia. Amrabat memanfaatkan jeda waktu itu untuk bergegas berbuka puasa. Kita tahu ia adalah seorang muslim yang taat. Nampaknya fans Fiorentina harus memahami itu.

KENAPA FANS FEYENOORD DILARANG HADIRI LAGA EUROPA LEAGUE KONTRA AS ROMA?

Otoritas lokal di Roma telah memerintahkan larangan kunjungan tandang ataupun penjualan tiket kepada penduduk Belanda manapun saat Roma menjamu Feyenoord di perempat final Liga Europa. Hal ini dikarenakan insiden yang terjadi menjelang pertandingan Liga Europa mereka pada Februari 2015 yang mengakibatkan enam suporter dinyatakan bersalah karena merusak air mancur bersejarah Barcaccia di Piazza Navona.

BEK NAPOLI INI DIDEKATI SERIUS OLEH LIVERPOOL

Dilansir Football Italia, Liverpool telah melakukan pendekatan untuk bek tengah Napoli Kim Min-jae. Pemain internasional Korea Selatan itu pun sudah terbuka untuk pindah. The Reds benar-benar masih berjuang dengan pertahanan mereka musim ini yang rapuh. Jurgen Klopp percaya Kim Min-jae adalah orang yang bisa merevitalisasi lini belakangnya. Footmercato di Prancis juga telah mengklaim bahwa Liverpool telah mendekati Napoli untuk menyatakan ketertarikan mereka pada mantan bintang Fenerbahce itu.

KUE SPESIAL UNTUK RONALDO

Al-Nassr mempersembahkan kue spesial untuk pemain bintang mereka Cristiano Ronaldo setelah ia memecahkan rekor penampilan internasional terbanyak. Pemain berusia 38 tahun itu melampaui rekor 196 penampilan internasional Bader Al-Mutawa dari Kuwait ketika Portugal menghadapi Liechtenstein dalam pertandingan kualifikasi Euro 2024. Untuk menandai prestasi tersebut, Al Nassr membuat kue khusus bernuansa warna bendera portugal untuk menghormati CR7.

MESSI TAK JADI POTONG GAJI?

Lionel Messi akan habis kontrak pada bulan Juli nanti. Akan tetapi ia terbebani oleh kontrak yang berat dan dibatasi oleh peraturan Financial Fair Play. PSG harus memangkas gaji mereka hampir 30% untuk menyamai gaji Messi musim ini. PSG kini bagaimanapun harus mengurangi gaji Messi dikontrak baru yang akan diteken. Dan nampaknya, La Pulga sendiri tidak sudi untuk mengambil pemotongan gaji itu untuk bertahan di PSG. Ia lebih memilih untuk hengkang dari Paris musim depan.

BOS TOTTENHAM STELLINI: SIAPA BILANG SPURS LAGI KRISIS?!

Manajer Tottenham Hotspur, Cristian Stellin, menegaskan bahwa klubnya tidak dalam krisis, terlepas dari apa yang dipikirkan banyak orang di luar klub. Tottenham memang sedang dalam masa-masa runyam musim ini. Conte tinggalkan Spurs awal pekan ini, Direktur sepakbola Fabio Paratici juga angkat kaki, dan terdepak dari semua turnamen tapi masih berada di urutan keempat Liga Primer. “Ketika Anda mengambil keputusan untuk yang terbaik, Anda tidak berada dalam krisis,” ucap Stellini dalam konferensi persnya.

HAALAND PERPANJANG KONTRAK DENGAN NIKE

Nike resmi mengontrak Erling Haaland sebagai brand ambassador mereka. Sebelumnya, kontrak Nike dan Haaland pernah berakhir pada Januari 2022. Haaland telah menandatangani kembali kesepakatan dengan Nike, merek yang telah bekerja sama dengannya sejak usia 14 tahun. Nike mengalahkan persaingan untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 22 tahun dari merek saingan seperti adidas dan Puma.

DUH, ARSENAL BAKAL TAK DIPERKUAT WILLIAM SALIBA HINGGA AKHIR MUSIM?

Bos Arsenal Mikel Arteta telah memberikan kabar terbaru tentang cedera pemain pentingya di lini belakang, William Saliba. Saliba saat ini masih menderita cedera punggung sejak tiga pekan lalu. Ada laporan bahwa cedera punggung yang dialami Saliba dapat membuatnya absen di sisa musim ini, sehingga membuatnya tidak dapat mengikuti sesi latihan saat Arsenal berusaha untuk memenangkan gelar Premier League untuk pertama kalinya sejak 2003/04. Namun, Arteta mengatakan bahwa eks pemain Saint Etienne itu akan berusaha untuk kembali bermain.

CHELSEA KEPINCUT PENYERANG MUDA BARCELONA

Dikutip Tribalfootball, Chelsea sedang memantau situasi bek sayap Barcelona Alejandro Balde. Barca telah mencoba untuk menyelesaikan pembaruannya, hingga 2027, selama berbulan-bulan dan berharap dapat segera mengumumkannya. Namun, ada juga diskusi di dalam klub bahwa Balde dapat diuangkan untuk meringankan masalah keuangan mereka dengan La Liga. Chelsea sudah menghubungi agen Balde, Jorge Mendes, tentang minat terhadap pemain muda Spanyol tersebut.

MU SAINGI CHELSEA UNTUK GAET KIPER INTER MILAN

Manchester United dikabarkan akan mengirimkan orang khusus untuk memantau kiper Inter Milan, Andre Onana pada pertandingan Liga Champions Inter melawan Benfica. Pemain internasional Kamerun itu tampaknya menarik banyak perhatian dari Liga Premier, karena selain MU, Chelsea juga dikabarkan tertarik mengontraknya musim panas ini. Tidak hanya Onana, MU juga akan memantau striker Benfica, Goncalo Ramos.

ALEXANDRE PATO: SAYA BERTARUH AC MILAN AKAN KALAHKAN NAPOLI

Alexandre Pato percaya AC Milan sudah bangkit. Kelolosan ke perempat final Liga Champions membuat kepercayaan diri pemain kembali. Di perempat final nanti Milan bertemu sesama wakil Italia, Napoli. Sebelumnya di Serie A awal musim ini mereka kalah 1-2 di San Siro. Akan tetapi di Liga Champions cerita akan berbeda. Pato sangat yakin mantan klubnya akan menang. Dia bahkan sampai bertaruh I Rossoneri menembus semifinal.

MOURINHO INGIN BEREUNI DENGAN DE GEA DI AS ROMA

Kontrak David De Gea di Manchester United bakal segera habis dan sejauh ini belum ada tanda-tanda bakal diperpanjang. Dikutip Thepeopleperson.com, ada rumor menyebut Mourinho berencana bereuni dengan mantan anak didiknya itu dengan memboyongnya ke Olimpico pada bursa musim panas nanti. Andai rumor ini nantinya menjadi kenyataan, maka De Gea akan jadi pemain ketiga MU yang berhasil dibajak AS Roma dalam lima tahun terakhir. Sebelumnya, ada Chris Smalling dan Nemanja Matic.

REAL MADRID SAINGI MU UNTUK REKRUT BINTANG PORTUGAL

Kabar dari Football Espana melaporkan, Real Madrid siap bersaing dengan Manchester United guna mengamankan jasa penyerang Benfica, Goncalo Ramos. Los Blancos membutuhkan penyerang baru guna menjadi suksesor Karim Benzema. Laporan mengklaim Benfica bisa saja melepas salah satu asetnya andai ada tawaran tak kurang dari 100 juta Euro.

SETELAH RONALDO, GILIRAN SERGIO RAMOS SIAP DIGAJI SELANGIT OLEH KLUB SAUDI

Al-Hilal siap memanfaatkan kontrak Sergio Ramos yang bakal berakhir di PSG. Menurut kabar Dailymail, Al-Hilal ingin menawarkan kontrak dua tahun kepada pemain asal Spanyol itu. Andai menerima tawaran ini, Ramos bakal mendapat gaji bersih 30 juta euro (Rp 488 miliar) per tahun. Jumlah yang sangat besar untuk seorang pemain berusia 37 tahun. Itu hampir empat kali lipat dari upahnya saat ini di Les Parisiens.

ANGKAT TROFI, PEMAIN PALESTINA PAKAI JERSEY TIMNAS INDONESIA

Pemain timnas Palestina, Mohammed Rashid memakai jersey timnas Indonesia dengan mengangkat trofi juara Yasser Arafat Cup 2023. Mohammed Rashid baru saja membantu klubnya, Jabal Al-Mukaber melawan Balata FC di final Yasser Arafat Cup 2023, Jumat (31/3).”Yang ini untuk orang Indonesia yang luar biasa, semoga Allah memberkati kalian semua dan insyaallah sepak bola Indonesia akan makmur dan menjadi yang terbaik karena kalian semua pantas mendapatkan yang terbaik!.” ujar mantan pemain Persib tersebut.

Ramadan 2023: Usaha Premier League Menjadi Liga Ramah Muslim

0

Sejarah tercipta di Premier League pada bulan Ramadan 2021. Di laga antara Leicester City vs Crystal Palace, 26 April 2021, wasit menghentikan laga sejenak di menit ke-30 untuk memberi kesempatan kepada Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate untuk berbuka puasa.

Perlakuan khusus tersebut didapat setelah kedua kapten tim telah bersepakat sebelum kick-off bahwa pertandingan akan dihentikan sejenak di waktu berbuka puasa. Fofana, yang tertangkap kamera, kemudian menepi ke pinggir lapangan untuk minum dan makan sebuah pisang.

Laga itu pun diyakini sebagai kali pertama sebuah laga Premier League dihentikan untuk memberi kesempatan kepada pemain muslim untuk berbuka puasa. Fofana dan Kouyate kemudian juga diklaim sebagai pemain Premier League pertama yang diizinkan berbuka puasa di tengah pertandingan.

Momen serupa sepertinya bakal makin sering tersaji di Premier League, khususnya ketika sebuah pertandingan digelar sebelum matahari terbenam. Pasalnya, selama bulan Ramadan 2023 ini, Premier League telah secara resmi mengizinkan dan memberi waktu jeda khusus untuk pemain muslim berbuka puasa di tengah laga.

Yang membedakan dengan kejadian dua tahun lalu adalah adanya panduan khusus yang akan berlaku selama bulan Ramadan 2023. Mengutip dari Sky Sports, Professional Game Match Officials Ltd telah memberlakukan panduan khusus untuk memberi otoritas kepada ofisial pertandingan untuk mengizinkan para pemain muslim yang menjalankan ibadah puasa untuk berbuka puasa selama pertandingan yang digelar di waktu petang.

Dalam panduannya, ofisial pertandingan yang bertugas diimbau sebelum kick-off untuk mengidentifikasi pemain yang mungkin perlu berbuka puasa di tengah pertandingan. Jika memungkinkan dan menyepakati waktu yang tepat, wasit akan memberi jeda alami di tengah pertandingan agar para pemain atau ofisial yang beragama Islam dapat berbuka puasa.

Aturan tersebut tak hanya berlaku di Premier League saja, melainkan juga English Football League yang membawahi divisi Championship, League One, dan League Two. Artinya, mulai Ramadan 2023 ini, legal hukumnya seorang pemain muslim berbuka puasa di tengah pertandingan Liga Inggris.

Momen Buka Bersama dan Solat Idul Fitri di Stadion Klub Liga Inggris

Dikeluarkannya protokol khusus tersebut tentu merupakan kabar gembira bagi para pemain dan ofisial Liga Inggris yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 2023. Selain itu, apa yang dilakukan oleh Liga Inggris tersebut juga menambah panjang upaya mereka untuk menjadikan Premier League sebagai liga yang ramah muslim.

Tak lama setelah dikeluarkannya protokol khusus tersebut, komunitas muslim di seluruh dunia kembali dibuat takjub dengan suksesnya acara buka puasa bersama yang digelar di Stamford Bridge, Minggu 26 Maret 2023. Itu jadi kali pertama sebuah stadion milik kontestan Premier League digunakan untuk acara buka bersama atau Open Iftar.

Tak hanya buka bersama, acara yang dilangsungkan di area The Shed End yang berada di sisi selatan Stamford Bridge itu juga disertai dengan ceramah, salat magrib, dan ditutup dengan salat tarawih bersama. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, azan juga berkumandang di Stamford Bridge.

Acara bersejarah yang tak hanya diikuti oleh komunitas muslim di London Barat tersebut terlaksana berkat kerja sama Chelsea Foundation dengan Ramadan Tent Project, sebuah badan amal yang didirikan pada 2013 lalu dengan misi menyatukan komunitas dan memperkenalkan makna dari bulan suci Ramadan kepada berbagai orang dari beragam latar belakang agama dan kepercayaan.

Stamford Bridge hanyalah 1 dari 5 stadion klub di Inggris yang menggelar Open Iftar di Ramadan tahun ini. Setelah berkolaborasi dengan Chelsea, Ramadan Tent Project kembali menggelar event serupa pada Senin, 27 Maret kemarin di Falmer Stadium, markas dari Brighton & Hove Albion. Setelah Brighton, giliran QPR yang menjadi tuan rumah acara Open Iftar pada Kamis 30 Maret kemarin di Loftus Road Stadium.

Rencananya, pada Rabu 5 April nanti, acara serupa kembali akan digelar di Villa Park, markas dari Aston Villa. Kemudian pada Sabtu 15 April 2023, giliran Wembley Stadium yang bakal jadi tuan rumah buka puasa bersama.

Rangkaian kegiatan Open Iftar yang diselenggarakan berkat kolaborasi dengan klub Liga Inggris itu tentu makin menambah panjang jejak toleransi Islam di Inggris, khususnya di ranah sepak bola. Tahun lalu, Blackburn Rovers mencetak sejarah sebagai klub Inggris pertama yang menggelar Salat Idul Fitri di stadion mereka, Ewood Park.

Pengaruh Pemain Muslim di Liga Inggris

Event-event islami di bulan Ramadan 2023 tadi tentu dapat terlaksana dengan sukses berkat besarnya pengaruh pemain muslim di Liga Inggris. Nujum Sports, sebuah organisasi non-profit yang mendukung komunitas atlet muslim di Inggris memperkirakan terdapat sekitar 253 pemain muslim di tim utama dan akademi di 4 kasta teratas sepak bola Inggris. Jumlah tersebut merupakan 5% dari total pemain di 4 kasta teratas Liga Inggris.

Tak bisa dipungkiri kalau Premier League menjadi destinasi dari beberapa pesepakbola muslim terbaik dunia. Mulai dari Hakim Ziyech, Kalidou Koulibaly, Wesley Fofana, hingga N’golo Kante di Chelsea. Riyad Mahrez dan Ilkay Gundogan di Manchester City, hingga Naby Keita, Ibrahima Konate, dan Mo Salah di Liverpool.

Para pemain muslim di Liga Inggris ini sudah terkenal memiliki hubungan yang kuat dengan keyakinan mereka, baik di dalam maupun di luar lapangan. Mereka juga dikenal tetap menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan. Itulah mengapa FA dan badan wasit membuat panduan khusus agar mereka dapat berbuka puasa di tengah pertandingan.

Salah satu kisah menarik dibagikan gelandang Everton, Abdoulaye Doucouré. Ia bersama Asmir Begovic, Idrissa Gueye, dan Amadou Onana merupakan 4 pemain muslim dalam skuad Everton. Dikutip dari culture.org, ahli gizi Everton, Lloyd Parker, membantu para pemain muslim di Everton mempersiapkan menu makanan khusus selama bulan ramadan.

Menariknya lagi, Doucouré, Gueye, dan Onana kerap dipasang bersama dan membentuk lini tengah yang semaunya berisi pemain muslim. Mengutip dari BBC, ketiga pemain tadi juga memiliki ikatan yang kuat. Mereka tak pernah absen ke masjid untuk salat Jumat dan kerap salat berjamaah di ruang ganti dengan Idrissa Gueye sebagai imamnya. Selain karena senioritas, Gueye dinilai punya suara yang paling bagus.

Doucoure juga bercerita kalau Mohamed Salah adalah panutannya. Tak bisa dipungkiri kalau Mo Salah adalah salah satu pemain muslim paling berpengaruh di Premier League saat ini. Tak hanya karena kepribadian positifnya, tetapi juga karena prestasinya di atas lapangan.

“Sebagai pesepakbola Anda selalu ingin menjadi contoh dan Muhammad Salah adalah salah satunya. Dia berprestasi di klubnya sehingga orang-orang menyukainya, tetapi mereka juga belajar tentang agamanya, Islam. Ia adalah teladan yang baik bagi kami dan sempurna,” kata Doucoure dikutip dari BBC.

Kehadiran Mo Salah di Liverpool memang memberi dampak yang sangat positif bagi Islam. Menurut penelitian Stanford University pada 2019 silam, sejak Mo Salah bergabung dengan Liverpool, kejahatan kebencian di daerah tersebut telah menurun sebesar 19% dan komentar anti-Muslim secara online telah menurun sebesar 50%.

Ramah ke Pemain Muslim, Usaha Premier League Melawan Islamofobia?

Impak Mo Salah bagi toleransi dan dakwah Islam di Inggris memang begitu besar. Akan tetapi, itu dulu. Tiga tahun setelahnya, islamofobia di Inggris kembali meningkat.

Dikutip dari Anadolu Agency, per Maret 2022, “hate crime” di Inggris dan Wales mengalami peningkatan tajam dengan Muslim sebagai kelompok yang paling banyak menjadi sasaran. Jumlah kejahatan kebencian agama yang dicatat polisi yang dilakukan terhadap Muslim di Inggris dan Wales mencapai 3.459 di musim 2021/2022. Jumlah tersebut meningkat 42% dibanding musim sebelumnya.

Meningkatnya kasus islamofobia tersebut dinalai erat kaitannya dengan sikap pemerintah Inggris yang mencoba menenangkan kelompok sayap kanan dan tidak berkaitan langsung dengan sepak bola.

Meski tidak berkaitan langsung, tetapi bisa jadi apa yang dilakukan FA, Premier League, dan beberapa klub Liga Inggris yang menggelar Open Iftar, Salat Idul Fitri, hingga mengizinkan pemain muslim berbuka di tengah pertandingan adalah upaya untuk meredakan islamofobia di tanah Inggris.

Dengan bertransformasi menjadi liga yang ramah muslim, bisa saja kasus “hate crime” dan islamofobia yang tengah terjadi bisa ditekan. Apapun alasannya, upaya-upaya tersebut sangat patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi liga lainnya di Eropa.

Selama ini, Inggris memang dikenal lebih toleran ketimbang negara besar Eropa lainnya, seperti Prancis dan Jerman yang sebenarnya memiliki populasi umat Islam yang lebih banyak ketimbang Inggris. Mengutip dari Wisevoter.com, tingkat populasi Muslim di UK hanya 6,1%, lebih sedikit dari Jerman yang mencapai 6,9%, dan Prancis yang mencapai 8,3%.

Namun, baru-baru ini, Federasi Sepak Bola Prancis malah melarang ofisial pertandingan untuk menghentikan laga di waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan. Sebelumnya, timnas Prancis bahkan diberitakan mendorong pemain muslimnya untuk menunda puasa selama bulan Ramadan 2023.

Sementara itu, meski tahun lalu sudah ada wasit yang menghentikan laga di tengah pertandingan untuk memberi kesempatan pemain muslim untuk berbuka puasa, tetapi Bundesliga Jerman tidak membuat panduan khusus seperti apa yang dilakukan Premier League dan English Football League selama bulan Ramadan 2023 ini.

Seperti yang dikatakan Abdoulaye Doucoure kepada BBC, untuk sementara ini Premier League memang liga terbaik untuk pemain Muslim.

“Kami merasa sangat percaya diri di sini, sangat diterima dan segala sesuatunya tersedia untuk dinikmati oleh orang-orang Muslim. Di Premier League Anda bebas melakukan apa pun yang sesuai dengan Anda, mereka tidak akan pernah melakukan apa pun yang bertentangan dengan keyakinan Anda dan ini luar biasa. Dan saya ingin tinggal lebih lama di sini. Ini adalah liga terbaik bagi umat Islam,” ujar Abdoulaye Doucoure dikutip dari BBC.


https://youtu.be/P4_GppD-LZ0

Referensi: Sky Sports, DailyMail, Culture.org, Bleacher Report, Anadolu Agency, BBC, Kompas.

Berita Bola Terbaru 1 April 2023 – Starting Eleven News

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

DUO ARSENAL RAIH PENGHARGAAN PREMIER LEAGUE MARET

Dua penghargaan individu bergengsi di pentas Premier League didapatkan duo Arsenal yakni Bukayo Saka dan Mikel Arteta. Saka terpilih sebagai Pemain Terbaik EPL pada bulan Maret 2023 ini. Sementara itu Arteta didapuk sebagai Manajer Terbaik. Penghargaan ini tentu saja tak lepas dari sepak terjang Arsenal di sepanjang bulan Maret. Mereka menyapu bersih semua laga mereka di Liga inggris. Dalam periode itu, Saka mencatatkan tiga gol dan dua assist.

BARCELONA AKUI SUDAH HUBUNGI MESSI

Wakil Presiden Barcelona, Rafael Yuste mengatakan bahwa klubnya telah menjalin komunikasi dengan pihak Lionel Messi untuk membuka kemungkinan kembalinya sang pemain ke Camp Nou pada bursa transfer musim panas ini. Saat ini, La Pulga masih bermain untuk PSG tetapi kontraknya dengan klub Prancis tersebut akan habis pada Juni 2023. PSG dikabarkan sudah menawarkan kontrak baru, tetapi Messi belum menandatanganinya.

LAGA SEPAKBOLA PALESTINA DISERANG TENTARA ISRAEL

Pertandingan Piala Liga Palestina mendapatkan serangan dari tentara Israel. Tentara Israel menembak gas air mata di laga Balata FC vs Jabal Al-Mukaber, Kamis 30 Maret 2023. Para tentara Israel tiba-tiba masuk ke Stadion Faisal Al Husseinil. Setelah memasuki area lapangan, para tentara tersebut menembakkan gas air mata ke lapangan dan tribun stadion.

GUARDIOLA BERI KABAR TERKINI KONDISI HAALAND

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memberikan update terkini terkait cedera yang dialami Erling Haaland. Diketahui  Haaland tengah mengalami cedera pangkal paha. Kini, Guardiola mengonfirmasi bahwa pemulihan cedera Haaland berjalan lancar. Meski begitu, Guardiola belum bisa memastikan apakah akan menurunkan Haaland atau tidak saat City bentrok dengan Liverpool di Etihad Stadium dalam lanjutan Liga Inggris 2022/23, Sabtu (1/4) pukul 18.30 WIB.

LUKE SHAW TANDATANGANI KONTRAK BARU DI MU

Luke Shaw dilaporkan sepakat untuk melanjutkan masa kerjanya bersama Manchester United. Shaw diberitakan setuju memperpanjang kontraknya di Old Trafford hingga empat tahun ke depan atau hingga Juni 2027. Kontrak tersebut akan semakin memperpanjang masa bakti Shaw untuk The Red Devils, sejak pertama kali menginjakkan kakinya di kota Manchester pada tahun 2014.

DIHUKUM FIFA, PARATICI CUTI DARI TOTTENHAM

Direktur Olahraga Tottenham, Fabio Paratici dijatuhi larangan beraktivitas di sepakbola Italia oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Dia dianggap salah satu sosok yang bertanggung jawab atas manipulasi transfer Juventus. FIFA lantas meminta FIGC untuk memperluas cakupan hukuman 30 bulan tersebut ke seluruh dunia dan akhirnya dikabulkan. Itu artinya Paratici dilarang untuk menjalani pekerjaannya di Tottenham saat ini. Paratici pun tengah mengajukan banding atas hukuman FIFA. Oleh karenanya, Paratici memilih cuti sampai batas waktu tidak ditentukan, agar fokus untuk mengurus banding sanksinya.

NEWCASTLE VS MU: MARCUS RASHFORD BISA MAIN?

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford baru saja pulih dari cedera. Cedera itu yang membuatnya absen membela Inggris di jeda internasional beberapa hari lalu. Nah, sejak awal pekan ini Rashford sudah mulai berlatih. Manajer MU, Erik ten Hag optimistis pesepakbola berusia 25 tahun itu akan bisa tampil dalam laga tandang ke markas Newcastle, Minggu (2/4).

BARCELONA TERTARIK PADA SON HEUNG MIN

Menurut kabar thehardtackle.com, Barcelona tertarik untuk mendapatkan jasa pemain sayap Tottenham Hotspur, Son Heung-min menjelang musim depan. Pemain sayap berusia 30 tahun itu adalah bagian dari daftar target transfer Barca karena mereka ingin memperkuat lini serang. Xavi adalah pengagum berat Son dan percaya dia bisa memberikan dampak instan pada timnya. Namun, mengontraknya tidak akan menjadi tugas yang mudah bagi Barcelona.

NAPOLI MENJAMU AC MILAN TANPA OSIMHEN

Kabar buruk menimpa Napoli jelang melawan AC Milan akhir pekan ini, Minggu (2/4). Partenopei kehilangan mesin gol Victor Osimhen akibat cedera. Dalam pernyataannya, Napoli mengungkap Osimhen mengalami cedera otot adductor kirinya. Belum dikonfirmasi berapa lama sang bomber itu harus menepi, tapi perkiraannya bisa beberapa pekan.

PENGACARA DESAK TROFI JUVENTUS DISERAHKAN KE NAPOLI

Di luar kasus yang menjerat Juventus musim ini, ada kasus lain yang diajukan terhadap klub berdasarkan musim 2018/2019. Gugatan tersebut diajukan ke pengadilan TAR di wilayah Lazio oleh pengacara yang mewakili Codacons (lembaga perlindungan konsumen) dan Associazione Club Napoli Maradona, Jumat (31/3). Banding ini mengklaim Juventus ‘melanggar prinsip-prinsip sistem keadilan olahraga’ dan karenanya ‘mengubah keteraturan musim 2018-19, 2019-20, dan 2020-21.’ Ia meminta Juve dicopot dari gelar juara Serie A 2018/19, yang kemudian akan diserahkan kepada tim yang berada di urutan kedua, yakni Napoli.

BARCELONA MINTA GANTI RUGI RP1,6 T KE UEFA JIKA DILARANG TAMPIL DI UCL

Sembari menunggu kelanjutan vonis dugaan keterlibatan dalam kasus suap, Barcelona menyiapkan manuver balasan kepada UEFA. Dikutip Football Espana, angka 100 juta euro atau setara Rp 1,63 triliun siap diajukan Barca sebagai kompensasi jika mereka dinyatakan bersalah oleh UEFA. Bentuk sanksi administrasi akibat kasus yang terkenal dengan sebutan Skandal Negreira ini adalah larangan tampil di kompetisi Eropa musim depan.

REAL MADRID TARUH MINAT PADA MO SALAH

Real Madrid memperluas daftar incaran penyerang di musim panas 2023. Nama penyerang sayap Liverpool,  Mohamed Salah turut masuk dalam radar. Salah dinilai bisa jadi pengganti Karim Benzema. Meski demikian, Salah yang masuk daftar incaran Madrid ternyata bukan prioritas utama. Pemain berusia 30 tahun ini sementara hanya jadi alternatif.

PSM JUARA LIGA 1 MUSIM 2022/23

PSM Makassar dipastikan menjadi juara Liga 1 2022/23 pada Jumat (31/3) malam WIB. Hal ini menyusul keberhasilan tim asuhan Bernardo Tavares itu mengalahkan Madura United dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. Berkat kemenangan ini, PSM pun telah mencatatkan 72 poin dari 32 pertandingan. Dengan dua laga tersisa, raihan PSM tidak mungkin dikejar Persib Bandung yang memiliki tiga pertandingan tersisa.

ERICK THOHIR: FIFA MELIHAT INI SEBUAH INTERVENSI

Usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (31/3), ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan FIFA melihat ada intervensi yang terjadi di balik Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Intervensi ini berkaitan dengan penolakan-penolakan terhadap timnas Israel yang muncul termasuk dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali, I Wayan Koster. Selain itu, menurut pengamatan Erick, keputusan FIFA membatalkan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia bukan karena terkait fasilitas. Dari segi infrastruktur, ia memastikan Indonesia tidak punya masalah.

FIFA SURATI JOKOWI USAI BATALKAN PIALA DUNIA U20 DI INDONESIA

Presiden Jokowi menerima surat resmi dari FIFA. FIFA memberikan surat tersebut melalui Ketua Umum PSSI, Erick Thohir yang sebelumnya mereka temui di Doha, Qatar, pada Rabu (29/3). Setelah memberikan surat dari FIFA kepada Presiden Jokowi, Erick Thohir mendapat dua arahan. Dijelaskan, arahan pertama berkaitan dengan proses pembentukan cetak biru transformasi sepak bola Indonesia. Kemudian Instruksi kedua dari Presiden Jokowi yang berkaitan dengan upaya lobi kepada FIFA agar Indonesia tidak mendapatkan sanksi berat.

SARAN MARIO KEMPES KEPADA MESSI JIKA INGIN MAIN DI PIALA DUNIA 2026

Bintang timnas Argentina di Piala Dunia 1978, Mario Kempes memberi saran kepada Lionel Messi jika ingin bermain di Piala Dunia 2026. Mantan penyerang River Plate, Rosario Central, dan Valencia itu bersikukuh bahwa hal terbaik bagi Messi adalah melanjutkan bermain di Paris Saint-Germain. Kempes menuturkan, di Ligue 1 Prancis Messi dapat bermain dengan caranya sendiri dan mendapatkan lebih banyak istirahat. “Untuk Liga Prancis, Messi memiliki kualitas, bakat, dan energi yang lebih dari cukup.” Kata Kempes.

HERVE RENARD RESMI TANGANI TIMNAS WANITA PRANCIS

Herve Renard ditunjuk sebagai pelatih wanita Prancis hingga 2024 dan akan memimpin tim di Piala Dunia tahun ini, kata federasi Sepakbola Prancis (FFF), Kamis (30/3). Pria Prancis 54 tahun itu mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Arab Saudi Minggu ini setelah memimpin mereka di Piala Dunia 2022 kemarin. Sebelumnya, FFF memecat Corinne Diacre bulan ini setelah kapten Wendie Renard mengatakan dia tidak akan bermain di Piala Dunia jika pelatih tetap memimpin.

RAUL GONZALEZ DIINCAR KLUB BUNDESLIGA

Raul Gonzalez, yang merupakan legenda Real Madrid telah disebut-sebut sebagai pelatih kepala masa depan di klub. Namun, menurut Mundo Deportivo, Raul cenderung ingin meninggalkan Real Madrid daripada bertahan dengan kontraknya sebagai pelatih kepala Castilla akan berakhir pada akhir musim. Mantan klubnya, Schalke disebut tertarik menjadikan Raul sebagai pelatih. 

DITINGGAL RONALDO, MU DINILAI MAKIN KUAT

Wayne Rooney telah memuji Manchester United yang telah move on dari kepergian Cristiano Ronaldo, dan mendukung pemain andalan baru mereka, Marcus Rashford untuk memecahkan rekor gol Setan Merah. “Saya pikir di situlah Ten Hag telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam memfokuskan kembali para pemain dan menempatkan mereka di posisi di mana mereka berada, jelas dengan nyaman di empat besar, dan juga memenangkan Carabao Cup.”

JUVENTUS INGIN GAET BEK MAN CITY

Juventus ingin mengejar Aymeric Laporte dari Manchester City di jendela transfer mendatang untuk membantu memperkuat opsi pertahanan Bianconeri yang semakin berkurang. Si Nyonya Tua dikatakan sedang mencari bek tengah level internasional untuk masuk ke starting lineup musim depan, karena opsi di lini belakang Massimiliano Allegri relatif sedikit selama tahun ini. Menurut Football Italia, Laporte adalah salah satu yang saat ini menarik minat paling banyak dari direksi Juve.

MASA DEPAN DYBALA BERGANTUNG PADA MASA DEPAN MOURINHO

Manajer AS Roma José Mourinho merekrut Paulo Dybala musim panas lalu dan dalam waktu kurang dari setahun, playmaker Argentina itu telah menunjukkan kelasnya dengan klub Italia tersebut. Laporan di Italia menunjukkan, Dybala hanya akan bertahan di Roma jika José Mourinho berada di klub musim depan. Pemain berusia 29 tahun itu telah memantapkan dirinya sebagai favorit penggemar di Roma, dengan 13 gol dan delapan assist dalam 29 pertandingan di bawah Mourinho musim ini.

UTANG MANCHESTER UNITED TERUS MEMBENGKAK

Utang klub Liga Inggris, Manchester United telah meningkat sebesar 60 juta pounds atau lebih dari Rp 1,11 triliun karena sang pemilik yakni Malcolm Glazer berusaha untuk menjual klub tersebut. MU mempresentasikan laporan keuangannya untuk kuartal kedua pada periode yang berakhir pada hari terakhir tahun lalu. BBC melaporkan bahwa manajemen United tidak panik dengan jumlah tersebut karena kenaikan tersebut memperhitungkan nilai tukar antara pound dan dolar. Laporan itu juga melihat bahwa klub secara keseluruhan menghasilkan keuntungan sebesar 6,3 juta pound (Rp 116 miliar) selama periode tersebut meskipun omset mereka turun 10 persen.

EMPAT ‘STRIKER PANAS’ BIDIKAN MU, ADA HARRY KANE

Manchester United kabarnya akan mencari penyerang pada bursa transfer musim panas mendatang. Ada empat nama yang dirumorkan, salah satunya Harry Kane. Penyerang Timnas Inggris itu masa depannya bersama The Lilywhites tengah disorot, usai Antonio Conte meninggalkan Tottenham. Kemudian ada Victor Osimhen, penyerang Napoli. Dua striker lain yang dibidik adalah bomber muda Denmark, Rasmus Hojlund, serta striker Prancis milik Eintracht Frankfurt, Randal Kolo Muani.

KINI, PELANGGAR HAM TIDAK BISA JADI PEMILIK KLUB LIGA PRIMER INGGRIS

Individu yang telah melakukan pelanggaran HAM tidak bisa menjadi pemilik atau direktur klub Liga Primer Inggris, Hal itu terungkap dalam aturan baru Liga Primer Inggris, yang disetujui Kamis (30/3). Pelanggar HAM, berdasarkan Aturan Sanksi Pelanggaran HAM Global 2020, akan menjadi salah satu hal yang menggugurkan pencalonan pemilik dan direktur klub papan atas liga Inggris. Aturan baru yang disetujui oleh seluruh klub itu juga berarti individu atau perusahaan yang tengah terkena sanksi dari pemerintah Inggris juga akan didiskualifikasi.

STY SIAPKAN INDONESIA LOLOS KE PIALA DUNIA 2026

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku akan mempersiapkan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia senior atau Piala Dunia 2026. Hal itu dilakukan setelah Indonesia gagal ikut Piala Dunia U-20 karena batal jadi tuan rumah. Meski Indonesia dipastikan tidak menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, namun Shin menyatakan dirinya masih akan menangani tim nasional U-20 serta tim nasional senior.”Saya akan mempersiapkan tim senior agar bisa ikut Piala Dunia senior, karena Piala Dunia berikutnya akan ada tiket di Asia itu 8,5 tiket,” kata dia. 

Kisah Dua Sahabat Muslim Mendy dan Kante yang Mulai Terpinggirkan Chelsea

Siapa sangka cerita pertemuan dua bintang pesepakbola Edouard Mendy dan N’Golo Kante berawal dari ketidakjelasan karir mereka dari klub level bawah Liga Prancis. Hingga akhirnya pengorbanan kedua bestie tersebut mengantarkannya bersama dalam satu tim besar dan meraih kesuksesan.

Sebuah cerita perjalanan panjang telah ditulis dengan rapi dari dua pesepakbola muslim yang kini malah mencapai titik yang sama di Chelsea. Lantas apa lagi cerita yang akan ditulis oleh mereka kedepannya?

Cerita Pertemuan di Divisi Tiga Liga Prancis

Mari bercerita menyusuri jalan kenangan pertemuan dua bestie itu. Tanpa disadari sebuah pertandingan kasta ketiga Liga Prancis antara AS Cherbourg vs US Boulogne nantinya akan melahirkan dua pesepakbola muslim yang handal.

Tak banyak yang mengenal Mendy maupun Kante di laga itu, maklum mereka hanyalah penghuni bangku cadangan di klubnya masing-masing. Kante yang berusia 21 tahun di US Boulogne, sedangkan Mendy masih 20 tahun di AS Cherbourg. Pertandingan itu berlangsung di hadapan 880 penonton di Stadion Maurice Postaire pada 8 Januari 2013.

Untung bagi Kante, karena ia diberi menit bermain di babak kedua sebagai pengganti ketika US Bologne menang atas AS Cherbourg 3-0. Sementara Mendy hanya melongo menyaksikan timnya terbantai dan akhirnya harus terdegradasi musim itu juga.

Meski tak bertemu secara langsung di laga itu, Mendy bercerita bahwa ia tak menyangka akan bertemu dengan sosok bintang seperti Kante. Kata Mendy, ini seperti mimpi.

Bagaimanapun dirinya bersama Kante ketika itu menyadari betapa pentingnya etos kerja yang keras guna meningkatkan karir. Karena tak dipungkiri itu adalah level liga kasta ketiga Prancis, dan semua tahu kualitasnya seperti apa.

Pengorbanan Mendy dan Kante

Setelah pertemuan itu berlalu, karir mereka berjalan ke arah yang berbeda. Kante makin dipercaya sebagai starter di US Boulogne. Ia pun di akhir musim dinobatkan sebagai pemain muda terbaik liga tiga Prancis. Berkat prestasi itu Kante direkrut klub liga dua Prancis, Caen.

Dalam mencapai peningkatan karir itu tak semudah membalikan telapak tangan bagi Kante. Pelatih Boulogne saat itu, George Tournay saat ditanya tentang kepergian Kante mengatakan, bahwa Kante adalah pribadi yang pantas untuk naik karirnya berkat sikap dan kerja kerasnya.

Tournay juga mengatakan bahwa Kante adalah pribadi yang sangat rendah hati. Kante mempunyai kontrak amatir dengan Boulogne dengan nilai gaji yang kecil. Namun, ia sama sekali tak menuntut lebih dari gajinya tersebut selain menit bermain dan kerja keras.

Setelah Kante naik kelas di liga dua Prancis, lalu apa yang terjadi dengan Mendy? Pengorbanan kiper asal Senegal itu lebih berat dibanding Kante. Ia masih bertahan di Cherbourg, namun mulai dapat kesempatan menit bermain lebih.

Di saat kesempatan itu datang, ia menunjukan tajinya dengan beberapa kali mencuri perhatian ketika bermain di liga kasta empat Prancis. Bos Cherbourg saat itu Jean-Marie Huriez pun sudah percaya bahwa Mendy adalah seorang kiper shot stopper yang sangat bagus.

Mendy adalah pribadi yang hampir mirip dengan Kante. Etos kerjanya untuk mencapai level yang diharapkan sangat luar biasa. Namun karirnya tak semulus seperti apa yang Kante alami. Mendy justru setelah itu dilepas Cherbourg dan sempat tak memiliki klub selama setahun. Setahun tak bermain, Mendy sempat berpikir untuk mencari pekerjaan lain.

Ia frustasi sampai-sampai tak punya uang dan berhutang guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun pada 2015, akhirnya Mendy menerima pinangan untuk bermain sepakbola lagi bersama Marseille B di liga kasta kelima Prancis. Mendy seperti menemukan kehidupan keduanya. Dari Marseille B karirnya kemudian melesat sampai ke klub liga dua Prancis, Reims.

Sampai ke Chelsea

Berkat penampilan apik Mendy di Reims, ia akhirnya ditebus oleh klub Ligue 1, Rennes pada 2019. Mendy menjelma kiper terbaik di Rennes. Di musim pertamanya saja, ia sudah menjadi bagian yang mengantarkan Rennes duduk di posisi tiga Ligue 1 dan berhak masuk Liga Champions.

Hanya butuh satu musim saja bagi Mendy untuk meyakinkan beberapa klub besar untuk merekrutnya. Datanglah Chelsea yang melayangkan tawaran disaat masih bimbang mencari kiper selain Kepa yang kerap cedera dan blunder.

Akhirnya, pada musim 2020/21, Mendy berseragam Chelsea. Dirinya langsung ditunjuk sebagai kiper utama The Blues, baik ketika masih dilatih Lampard maupun Tuchel.

Di sinilah dua bestie itu akhirnya bertemu. Karena Kante sudah terlebih dahulu berada di tim London iu sejak 2016. Lantas apakah Kante ujug-ujug datang ke Chelsea? Singkatnya selepas dari Caen selama dua musim, talentanya kemudian dibawa ke Inggris bersama Leicester City.

Di Leicester City lah namanya melambung tinggi. Kisah Leicester City juara Liga Inggris membuatnya laris manis di pasaran. Chelsea yang ketika itu penasaran dengan talentanya, di bawah pelatih Antonio Conte langsung gerak cepat memboyongnya ke Stamford Bridge.

Liga Champions dan Gelar Bagi Negaranya

Pertemuan Mendy dengan Kante yang dikatakan sebagai sebuah mimpi itu akhirnya berakhir indah. Setelah dua pesepakbola muslim yang bersahaja ini sama-sama meraih kesuksesan dengan menjuarai Liga Champions musim 2020/21.

Gelar yang menobatkan mereka sebagai kiper dan pemain tengah terbaik musim itu. Bahkan di level negaranya, mereka berdua juga sudah sukses mengharumkan tanah kelahirannya. Kante sukses membawa Prancis juara dunia 2018, sedangkan Mendy sukses membawa Senegal juara Piala Afrika 2022.

Namun tunggu dulu, ada satu yang luput dari segala pencapaian dua bestie tersebut. Mendy belumlah mencicipi gelar prestisius di Liga Inggris, Sedangkan Kante sudah dua kali.

Hantu Cedera

Harusnya, di musim ini Mendy berpeluang untuk mendapatkannya. Namun cerita berkata lain. Mendy justru mengalami penurunan performa. Banyak blunder yang dilakukannya seperti ketika melawan Leeds di Liga Inggris. Berkat itu, tim terpaksa mengevaluasinya.

Bukan hanya ia yang dievaluasi, sang pelatih Tuchel pun dievaluasi bahkan dipecat oleh pemilik baru Chelsea. Ditambah Mendy mengalami cedera bahu yang parah. Oleh sebab itu ia pun harus absen dari 8 Desember 2022. Hingga awal Maret 2023, ia masih belum merumput.

Memang sudah jodohnya mungkin, cedera panjang Mendy itu ternyata menyusul bestie-nya yang sudah terlebih dahulu naik meja perawatan. N’Golo Kante di musim ini juga menderita cedera hamstring parah sejak bulan Agustus 2022. Hingga awal Maret 2023 ini, ia juga belum bisa merumput.

Nasib Mendy dan Kante Di Chelsea

Di saat kondisi yang belum pulih dari dua pilar penting Chelsea itu, Chelsea mengalami perubahan besar-besaran di bawah kepemilikan baru dengan pelatih dan pemain baru. Usut punya usut, kedua pemain yang masih menjalani perawatan itu akan menjadi korban dari era baru perubahan Chelsea.

Mendy contohnya. Graham Potter lebih condong mempercayai Kepa menjadi kiper utama Chelsea dengan alasan kemampuan ball playing-nya yang bagus dibanding Mendy. Begitupun Kante. Sejak hadirnya beberapa punggawa muda di lini tengah seperti Denis Zakaria, Chukwuemeka, Conor Gallagher maupun Enzo Fernandez, nasib Kante juga makin tak jelas.

Kante yang belum tentu sembuh total dan prima lagi di usia 32 tahun, membuat klub dan pelatih bimbang mempertahankannya. Buktinya perpanjangan kontrak Kante yang akan habis akhir musim ini belumlah terang benderang.

Kini kedua bestie itu dikabarkan sudah berlatih lagi di skuad Chelsea. Namun pertanyaannya, apakah mereka masih akan tetap dipercaya Graham Potter? Atau justru klub sudah merencanakan keduanya untuk hengkang musim depan?

Sumber Referensi : sportbrief, transfermarkt, goal, espn, mirror, transfermarkt

Andalusia: Pusat Peradaban Islam Sekaligus Kiblat Sepakbola Spanyol

Berjalan-jalan menyusuri selatan Spanyol, sebuah peninggalan penting terdapat di sana. Di wilayah Andalusia tepatnya. Sebuah pusat awal peradaban Islam di Eropa. Selain sebagai pusat peradaban Islam, Andalusia juga dikenal menjadi salah satu kiblat persepakbolaan Spanyol.

Di Andalusia terdapat beberapa klub sepakbola yang tak kalah mentereng dibanding wilayah-wilayah lainnya di Spanyol macam Catalunya, Madrid, maupun Basque. Tak jarang pula beberapa pemain terbaik lahir dari wilayah ini.

Jejak Andalusia

Al-Andalus atau kemudian sering disebut Andalusia adalah gerbang pintu masuknya Islam di kawasan Eropa. Islam datang ke Spanyol lewat Semenanjung Iberia. Agama itu dibawa oleh orang keturunan Arab dari Afrika Utara tepatnya pada abad ke-7 atau 711 masehi.

Tak dipungkiri wilayah inilah yang paling penting keberadaannya bagi tumbuhnya Islam di Eropa. Bangunan-bangunan bersejarah seperti Istana Al-Hambra dan Masjid Raya Cordoba, adalah beberapa peninggalan arsitektur indah di abad itu.

Dari aspek penduduknya, banyak pula akhirnya para muslim yang menjamur di kawasan tersebut. Terutama di wilayah Cordoba yang jadi pusat pemerintahan ketika itu. Andalusia sendiri secara provinsi dibagi menjadi delapan bagian.

Diantaranya adalah Cordoba, Almeria, Cadiz, Granada, Huelva, Jaén, Málaga, dan Seville. Nah, dari beberapa wilayah otonom itulah terbentuk beberapa klub sepakbola yang mewakili wilayahnya masing-masing.

Beberapa Klub Dari Andalusia

Melihat wilayah Andalusia yang cukup luas, wajar saja bila wilayah ini banyak memiliki klub sepakbola. Dimulai dari ibukota Andalusia, sekaligus kota terbesar di Andalusia yakni Seville. Seville adalah rumah bagi Derby terbesar di wilayah Andalusia, EL Gran Derby antara Sevilla FC vs Real Betis Balompie.

Sekitar 250 km dari timur Seville, terdapat wilayah Granada. Sebuah wilayah yang mempunyai klub bernama Granada CF. Ke arah utara jauh dari pantai, terdapat pusat pemerintahan Andalusia Cordoba yang mempunyai kesebelasan bernama Cordoba CF.

Di wilayah paling barat Andalusia, terdapat wilayah Huelva. Wilayah yang mempunyai klub tertua di Spanyol bernama Recreativo Huelva. Di sebelah selatan Huelva, terdapat Cadiz. Sebuah wilayah kecil tempat klub Cadiz CF lahir.

Lalu di dekat pantai yang berbatasan dengan Gibraltar terdapat kawasan Malaga. Letaknya berdekatan dengan kawasan liburan ternama di Spanyol, Marbella. Di sanalah lahir klub bernama Malaga CF. Dari Malaga sekitar 200 km ke arah timur, kita akan menemukan kawasan terpencil dari Andalusia yakni Almeria. Di situlah klub bernama UD Almeria lahir.

Prestasi dan Pencapaian Tim Asal Andalusia

Dari beberapa klub yang ada, tentu perlu diketahui seberapa menterengnya sih prestasi klub asal Andalusia tersebut? Sevilla dan Real Betis menjadi nama teratas yang paling mentereng secara prestasi. Terutama Sevilla, klub ini dalam beberapa dekade terakhir menjadi klub tersukses di Andalusia dengan menggondol beberapa gelar domestik maupun Eropa.

Di luar prestasi, dalam perjalanannya klub ini cukup menuai banyak perhatian. Beberapa pemain handal pun kerap muncul dari klub ini. Bahkan pemain sekelas Diego Maradona pun pernah singgah di tim ini.

Tak lupa pula sejarah keberadaan para pemain muslim di Sevilla yang ikonik. Misal Frederic Kanoute yang menggalang dana untuk pembangunan sebuah masjid di Sevilla. Ataupun jejak keberadaan pemain muslim yang silih berganti berseragam Sevilla macam Karim Rekik, Munir El Haddadi, Yassine Bounou, maupun En-Nesyri.

Sementara Real Betis sebagai klub dengan pendukung terbanyak di Andalusia tak mau kalah. Mereka punya Benito Villamarin, stadion terbesar di Andalusia yang dibanggakan.

Kolektivitas serta sikap spartan para pendukungnya terlihat selalu menonjol, terutama ketika bentrok melawan Sevilla. Dari segi trofi, Betis memang tak sementereng Sevilla. Betis hanya pernah menjadi juara La Liga sekali dan Copa Del Rey tiga kali.

Malaga CF meski miskin trofi, namun klub ini setidaknya pernah menyita perhatian di musim 2012/13. Ketika mereka diakuisisi oleh taipan Qatar dan berfoya-foya membeli beberapa pemain bintang, mereka berhasil mencapai babak perempatfinal Liga Champions.

Rival Malaga di Derby Andalusia Timur yakni Granada CF, juga pernah mencuri perhatian di La Liga. Mereka mencatatkan sejarah masuk kompetisi Eropa untuk pertama kalinya yakni Europa league setelah finish di peringkat 7 La Liga musim 2019/20.

Merepotkan Klub Papan Atas

Sementara klub lain seperti Almería, Córdoba, Recreativo Huelva, maupun Cadiz masih miskin prestasi. Tapi setidaknya klub seperti Cadiz di La Liga sempat menjadi momok bagi klub-klub papan atas termasuk Real Madrid dan Barcelona.

Seperti misalnya pada tahun 2020, ketika Cadiz pernah mengalahkan Barcelona dan Real Madrid dalam satu musim. Barca kalah 2-1 di Desember 2020, sementara Real Madrid kalah 1-0 di Oktober 2020.

Jauh sebelum Cadiz klub seperti Almeria juga pernah menyulitkan Real Madrid. Tepatnya di musim 2007/08. Dimana Almeria sempat melibas Los Blancos 2-0. Di musim itu juga, tiga dari lima kekalahan Real Madrid dihasilkan oleh klub dari Andalusia yakni Sevilla, Betis dan Almeria.

Sumbangsih Pemain Asal Andalusia Bagi Timnas Spanyol

Disamping beberapa prestasi yang diraih, Andalusia juga mahir dalam mencetak bakat-bakat terbaik. Bakat-bakat Andalusia ini dalam perjalanan nya juga sangat bermanfaat bagi timnas Spanyol.

Bagaimana tidak, ketika La Furia Roja meraih trofi Piala Eropa dan Piala Dunia periode 2008 hingga 2012, para produk Andalusia juga turut andil dalam tim. Mereka diantaranya adalah Pepe Reina, Carlos Marchena, Sergio Ramos, Daniel Guiza, maupun Jesus Navas.

Jika ditarik lagi ke belakang, banyak juga pemain asli Andalusia yang pernah bersinar macam Diego Tristán di Deportivo La Coruña, Fernando Hierro di Real Madrid, Joaquin di Real Betis, Jose Antonio Reyes di Arsenal, maupun Isco ketika di Real Madrid.

Kondisi Terkini Klub

Lalu di musim 2022/23 ini, bagaimana sih kondisi para klub asal Andalusia? Di La Liga, empat klub Andalusia masih berjuang menempati peringkat terbaiknya hingga akhir musim. Mereka adalah Real Betis, Sevilla, Cadiz, dan Almeria.

Hanya Real Betis asuhan Pellegrini yang sementara masih bercokol di papan 10 besar. Sevilla musim ini mengalami kemunduran di La Liga. Pelatih mereka Jorge Sampaoli pun juga sudah dipecat. Namun di sisi lain, mereka masih menjadi harapan bagi Spanyol sebagai satu-satunya wakil di Europa League.

Sementara Cadiz dan Almeria hanyalah tim medioker yang inkonsisten. Mereka tak lagi mengejutkan tim-tim besar lagi musim ini. Sementara itu di Segunda B ada Granada dan Malaga. Namun nasib berbeda dialami dua klub itu di Segunda B.

Granada masih bercokol di papan atas Segunda dan menjaga asa promosi ke La Liga musim depan bersama pemain macam Jose Callejon. Sementara Malaga yang sempat dihantui krisis keuangan terdampar di papan bawah klasemen Divisi Segunda dan terancam degradasi. Sementara itu Cordoba CF masih berada di divisi tiga dan Recreativo Huelva berada di divisi empat La Liga.

Andalusia dengan segala cerita jejak keislamannya ternyata memiliki warna lain dari segi persepakbolaan di tanah Matador. Namun satu yang masih menjadi pertanyaan besar, kapan ya salah satu wakil dari Andalusia mendominasi La Liga atau bahkan menjadi juara?

Sumber Referensi : laligaexpert, laliga, footballclubssevilla, soccerfootball

Pemain Top Ini Apes Akibat Kecanduan Main Judi

0

“Yang kaya bisa jadi melarat, yang senang bisa jadi sengsara”. Begitulah pesan Rhoma Irama dalam lagunya “Judi”. Namun, pesan Rhoma Irama itu sepertinya tak pernah sampai ke telinga pesepakbola. Sebab judi begitu melekat pada pesepakbola.

Dengan segala kemudahan dan gaji yang tinggi, pesepakbola sangat mudah untuk mengakses situs judi online atau rumah-rumah judi terdekat. Namun, di antara mereka justru apes dan malah membuktikan pesan Bang Haji bahwa judi membuat yang senang menjadi sengsara benar belaka.

Nah, berikut ini adalah pemain yang apes akibat kecanduan bermain judi. Bahkan ada yang rugi sampai miliaran rupiah. Siapa saja pesepakbola tersebut?

Neymar

Punggawa timnas Brazil ini memang identik dengan kehidupan glamor dan dunia malam. Tak jarang, setelah berlatih dengan timnya, Neymar menghabiskan waktu luang dengan berpesta atau mengakses situs judi online untuk menyalurkan kegemarannya bermain poker.

Kini ia sedang menjalani masa pemulihan lantaran sedang cedera pergelangan kaki. Namun, bukannya fokus pada pemulihan, ia justru mengisi waktu kosong dengan bermain judi online yang disiarkan langsung di platform Twitch miliknya.

Dilansir Goal, punggawa Paris Saint-Germain tersebut kehilangan sekitar 1 juta euro atau sekitar Rp16 miliar saat bermain poker. Jumlah uang yang tak sedikit itu pun akhirnya lenyap hanya dalam hitungan menit. 

Momen tersebut membuat Neymar menangis. Tentu hanya tangisan gimmick. Sebab, dengan gaji triliunan rupiah per musim kerugian dengan nominal segitu bukan masalah baginya. Meski demikian, momen ini sedikit memalukan, karena kekalahan itu menandakan kalau sang pemain tak jago dalam urusan berjudi.

Wayne Rooney

Selain dikenal sebagai salah satu penyerang paling mematikan yang pernah dimiliki Timnas Inggris dan Manchester United, Wayne Rooney juga dikenal sebagai pesepakbola yang menggilai dunia judi. Bahkan kegemarannya ini sudah dimulai sejak menjalani periode pertamanya di Everton. 

Dalam buku autobiografinya yang berjudul Wayne Rooney: My Story So Far yang dirilis pada tahun 2006 silam, Wazza menceritakan kalau dirinya pernah merugi 50 ribu pounds atau sekitar Rp923 juta, hanya beberapa saat setelah menerima gaji pertama sebagai pemain Everton.

Meski sudah tahu kalau berjudi menggunakan gaji pertamanya itu merupakan tindakan bodoh, Rooney tak pernah bisa menghilangkan kebiasaannya itu. Dilansir Independent, pada 2006 ia sempat ditegur FA. Alasannya karena Rooney dianggap memancing kegaduhan karena dikabarkan terlilit utang 700 ribu pounds (Rp12 miliar) dalam sebuah ‘judi rahasia’ dengan para pemain Timnas Inggris. 

Kabarnya, Wazza berjudi dengan beberapa pemain Inggris lain seperti Michael Owen, Rio Ferdinand, dan John Terry. Hutang Rooney muncul setelah dikabarkan berjudi dengan uang pinjaman dari seorang pebisnis yang juga relasi dari Owen. Malu-maluin juga nih si Rooney.

Ivan Toney

Pemain Inggris lain yang doyan main judi adalah Ivan Toney. Penyerang Brentford ini jadi bahan perbincangan pada tahun 2022 lalu karena terlibat dalam skandal pelanggaran aturan judi bola di Inggris. 

Dilansir Marca, Toney dikabarkan tengah dihadapkan dengan 200 tuduhan terkait pelanggaran aturan perjudian. Pelanggaran itu terjadi dalam rentang waktu sejak Februari 2017 hingga Januari 2021. 

Diketahui, FA punya peraturan yang melarang pemain sepakbola, pelatih, karyawan klub, agen, manajer, dan siapa pun yang memiliki informasi orang dalam tentang pertandingan sepakbola memasang taruhan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kini kasus Toney masih terus diselidiki. Jika terbukti benar, ia bisa dijatuhi denda dan mendapat skorsing selama enam bulan lamanya.

Kieran Trippier

Hal serupa juga pernah menimpa bek Newcastle United, Kieran Trippier. Pemain berpaspor Inggris tersebut tersandung kasus pelanggaran peraturan judi pada tahun 2020 silam. Yang mana saat itu Trippier masih berseragam Atletico Madrid. 

Hukuman tersebut diberikan oleh Federasi Sepakbola Inggris. Trippier dianggap melanggar aturan yang menyatakan seorang pemain tidak boleh bertaruh terkait sepakbola atau menyediakan informasi kepada seseorang untuk memenangkan taruhan. Akibatnya, Trippier harus mendapat hukuman larangan bertandingan selama 10 pekan dan kena denda 70 ribu pounds atau setara Rp1,2 miliar.

Dilansir Daily Mail, perkaranya terjadi pada tahun 2019 saat Trippier memutuskan untuk hengkang dari Spurs ke Atletico. Ini memang jadi keputusan yang cukup mengejutkan mengingat sang pemain merupakan bek kanan andalan Mauricio Pochettino dalam beberapa tahun terakhirnya. 

FA kemudian menuduh Kieran Trippier mendapat keuntungan pribadi dari bursa taruhan menyusul transfernya ke Atletico. Sang pemain dikabarkan telah membocorkan klub pilihannya kepada rekan atau saudara sehingga mereka bisa mempertaruhkan hal itu di rumah judi.

Daniel Sturridge

Daniel Sturridge juga pernah bermasalah dengan dunia perjudian. Kita ketahui, karir sang pemain sudah dihancurkan oleh riwayat cedera panjangnya di Liga Inggris. Dan kasus ini kian membuat nama baiknya buruk di dunia sepakbola. Mantan pemain Manchester City itu tersandung skandal perjudian pada tahun 2019 silam.

Kabarnya, kasus yang dialami Sturridge kurang lebih sama dengan Kieran Trippier. Dilansir The Guardian, saat masih berseragam Liverpool. Sturridge membocorkan kepada saudaranya soal potensi transfer dirinya ke Sevilla pada tahun 2018. Meski akhirnya ia tak jadi pindah ke Sevilla, komisi regulasi FA tetap menganggap itu sebagai sebuah pelanggaran.

Setelah penyelidikan berakhir pada tahun 2019, pemain tersebut dijatuhi larangan bermain sepakbola profesional selama empat bulan. Selain itu, sang pemain juga dikenai denda sebesar 150 ribu pounds atau sekitar Rp2,7 miliar. Sialnya lagi klubnya saat itu, yakni Trabzonspor memutuskan untuk mengakhiri kontraknya karena percuma juga mempertahankan pemain yang tak bisa dimainkan.

Andros Townsend

Selanjutnya ada punggawa Everton, Andros Townsend. Pemain berkebangsaan Inggris tersebut sempat dapat teguran dari FA soal keterlibatannya dalam serangkaian kasus perjudian sepakbola. Townsend bahkan sudah kecanduan bermain judi sejak musim 2012/13 yakni saat masih bermain untuk Birmingham.

Dilansir ESPN, hasil penyelidikan membuktikan kalau Townsend terbukti bersalah atas kasus pelanggaran aturan perjudian. Menurut laporan, ia mendapatkan larangan bermain selama empat bulan dan denda sebesar 18 ribu pound atau setara Rp332 juta.

Menurut pengakuan sang pemain, dirinya merasa kesulitan untuk menghilangkan kebiasaan buruknya itu. Bahkan Andros Townsend sempat menyewa seorang ahli terapi guna membantu menghilangkan kecanduannya terhadap judi.

Joey Barton

Terakhir ada pemain langganan sanksi, yakni Joey Barton. Sanksi dan Barton merupakan sahabat karib, jadi tidak kaget apabila sang pemain juga pernah bermasalah dengan skandal perjudian. Dilansir BBC, mantan pemain Burnley tersebut terbukti bersalah melakukan 1.260 taruhan yang terbentang sejak tahun 2006 hingga 2016.

Kabarnya, ia terlibat dalam beberapa taruhan yang terkait dengan rekan satu tim atau dirinya sendiri. Jadi, bisa dibilang ia memanfaatkan aksesnya di klub untuk mendapatkan informasi akurat yang nantinya digunakan untuk berjudi di rumah judi.

Setelah penyelidikan, pada April 2017, FA memutuskan untuk memberikan Barton larangan bermain selama 18 bulan dan denda sebesar 30 ribu pounds (Rp554 juta). FA merasa kalau itu merupakan hukuman yang setimpal untuk rangkaian pelanggaran yang sudah ia lakukan.

Sumber: ESPN, The Guardian, BBC, Fottheball, Daily Mail, Goal