Beranda blog Halaman 276

Tim-Tim Kecil yang Tampil Luar Biasa di Awal Musim 2023/24

0

Awal musim di setiap liga akan selalu menyuguhkan kejutan. Drama demi drama akan selalu tersaji di awal musim. Tak terkecuali di awal musim 2023/24. Sejak sepak mula, musim ini sudah memberikan kejutan baru. Dari mulai terkaparnya Chelsea sampai terperosoknya Sevilla ke zona bawah La Liga.

Namun, awal musim bukan hanya milik tim-tim besar. Entah mereka yang tampil moncer maupun sebaliknya. Awal musim juga menjadi panggung bagi tim-tim kecil untuk membuktikan diri di kompetisi tertinggi. Yap, di awal musim ini kita sudah dipertontonkan penampilan luar biasa dari tim-tim yang sering disebut kelas teri.

Mereka bahkan menggebrak liganya masing-masing. Nah, berikut ini adalah tim-tim kecil yang penampilannya luar biasa di lima liga top Eropa awal musim ini. Siapa saja mereka?

Girona

Barangkali karena bernaung di perusahaan yang sama, awal musim ini Girona ikut-ikutan garang seperti Manchester City. Tim yang dilatih Michel mengobrak-abrik La Liga di awal musim ini. Girona bahkan bisa duduk di peringkat kedua La Liga sampai jornada keenam. Mereka sudah mengumpulkan 16 poin, hasil dari 5 kali menang dan sekali imbang dalam enam laga.

Girona bahkan menyapu bersih lima pertandingan terakhir dengan kemenangan sebelum laga melawan Villarreal. Yang menarik tim yang dihadapi Girona bukan sekelompok tim entengan. Pada jornada ketiga misalnya, Girona berhasil mengalahkan sang juara Liga Eropa, Sevilla. Girona juga sudah mencetak 16 gol dalam enam laga di La Liga.

Jauh lebih banyak dari Real Madrid yang baru mencetak 11 gol dalam rentang waktu yang sama. Yangel Herrera yang diboyong dari Manchester City dan Savio yang dipinjam dari Troyes adalah dua di antara pemain lain yang berperan di balik meroketnya Girona. Yangel sudah mencetak tiga gol dan satu asis dari enam laga, sedangkan Savio mengemas dua gol dan tiga asis juga dalam enam laga.

VfB Stuttgart

Jika di La Liga ada Girona, di Jerman VfB Stuttgart menjadi kejutan di empat besar. Sampai spieltag kelima, Stuttgart duduk di peringkat ketiga Bundesliga. Mengungguli RB Leipzig, Hoffenheim, dan Borussia Dortmund. Stuttgart nyaman di bawah Leverkusen dan Bayern Munchen dengan koleksi 12 poin, hasil dari satu kekalahan dan empat kali menang.

Benar, meski sudah kalah, yakni ketika menghadapi RB Leipzig, namun Stuttgart belum pernah meraih hasil imbang sampai spieltag kelima. Berbeda dengan dua tim teratas Bundesliga. Tidak hanya itu, VfB Stuttgart juga sangat produktif di awal musim ini. Sudah 17 gol tercipta dan hanya kebobolan tujuh gol saja.

Ditukangi keponakan Uli Hoeness, Sebastian Hoeness, penampilan Stuttgart begitu solid di awal musim ini. Dari lini belakang, tengah, dan lini depan semua menjadi senjata mematikan. Di lini belakang, Stuttgart diperkuat mantan kiper Bayern Munchen, Alexander Nubel. Sektor bek ditopang eks pemain Dortmund, Dan-Axel Zagadou.

Dan di lini depan, selain Deniz Undav yang dibeli dari Brighton, mereka menemukan permata dari Prancis, Serhou Guirassy. Pemain murah yang dibeli dari Rennes itu bahkan sudah mencetak 10 gol dan untuk sementara menjadi top skor Bundesliga mengalahkan Harry Kane.

Brighton and Hove Albion

Jika musim lalu Brighton and Hove Albion naik secara perlahan, di awal musim ini mereka langsung tancap gas. Sampai pekan keenam Liga Inggris, anak asuh Roberto De Zerbi sudah menduduki peringkat ketiga. Mengoleksi 15 poin buah dari lima kemenangan dan sekali kalah, yaitu melawan West Ham.

Sisanya, The Seagulls tampil sangat bagus. Tidak hanya bermain penguasaan bola, tapi juga produktif mencetak gol. Setiap laganya, saat menang, Brighton tidak pernah mencetak gol kurang dari tiga. Tak terkecuali saat melawan Newcastle yang perkasa musim lalu.

Manchester United yang kuat itu pun sudah menjadi korban si burung camar. Setan Merah dikalahkan di rumahnya sendiri 3-1. Kaoru Mitoma, Pervis Estupinan, Solly March, sampai Pascal Gross dan Evan Ferguson menjadi pemain vital Brighton. Bahkan nama yang terakhir sudah mengemas empat gol dalam enam laga.

Lecce

Setelah dari Inggris, kita terbang ke Italia untuk melihat bagaimana Lecce bisa bertengger di posisi ketiga sampai giornata kelima. Tim yang bermarkas di Via del Mare itu mengoleksi 11 poin dari tiga kali kemenangan dan dua hasil seri. Menariknya ada tim seperti Lazio yang dikalahkan Lecce.

Tim ini selama bulan Agustus kemarin tidak pernah sekali saja menelan kekalahan di seluruh pertandingan. Sebelum mengalahkan Lazio, Lecce sudah mengalahkan Como di Coppa Italia. Setelah melumat pasukan Maurizio Sarri, Lecce menahan imbang finalis Liga Konferensi Eropa musim lalu, Fiorentina.

Tidak seperti klub-klub sebelumnya di daftar ini, Lecce seret dalam mencetak gol. Dari lima laga di Serie A, Lecce baru mencetak delapan gol dan kebobolan separuhnya. Tapi kompetisi liga memang bukan hanya perkara gol. Hasil akhir menjadi lebih menentukan.

Roberto D’Aversa tahu itu. Mantan pelatih Sampdoria tersebut menularkan mentalitasnya pada pemain Lecce. Meskipun baru bekerja pada Juni 2023 lalu, D’Aversa memberi dampak cepat untuk Salentians. Dilansir Goal, pelatih yang satu ini memperoleh penghargaan Pelatih Terbaik Serie A Bulan Agustus.

Roberto D’Aversa mengalahkan pelatih kawakan lainnya seperti Simone Inzaghi, Maurizio Sarri, Stefano Pioli, sampai Massimiliano Allegri. Awal musim ini Lecce cukup sibuk di bursa transfer. Namun, dasar tim kecil, tidak ada yang memperhatikan hal itu. Lagi pula pemain yang didatangkan bukanlah pemain bintang.

Namun, mereka punya pengaruh. Misalnya, Nikola Krstovic. Pemain muda yang dibeli dari klub Slovakia, Dunajska Streda itu adalah top skor klub dengan mencetak tiga gol dalam lima laga.

Stade Brestois

Terakhir, ada Stade Brestois 29 yang memberi kejutan di Liga Prancis. Alih-alih Marseille atau PSG, justru Brest yang memuncaki klasemen Ligue 1 sampai pertandingan keenam tuntas. Stade Brestois memang tidak menyapu bersih laga dengan kemenangan atau tanpa kekalahan, tapi mereka sejauh ini sudah mengumpulkan 13 poin.

Empat kali menang, sekali imbang, dan satu kali menelan kekalahan. Satu-satunya kekalahan itu diraih kala menghadapi Marseille yang diperkuat eks pemain Watford, Ismaila Sarr. Sementara hasil imbang diperoleh saat menjamu Rennes.

Menariknya, tim yang diasuh Eric Roy itu di pekan lalu sudah mengalahkan mantan juara Liga Prancis, Lyon. Sebelumnya runner-up musim lalu, RC Lens terkapar di hadapan Brest. Tidak ada pemain istimewa di skuad Brestois. Barangkali hanya Marco Bizot yang cukup familiar karena pernah memperkuat Timnas Belanda.

Sisanya paling hanya pemain buangan. Seperti Jordan Amavi dari Marseille dan Martin Satriano, pemain muda yang dipinjam dari Inter. Di tangan Eric Roy yang pernah bekerja sebagai direktur olahraga Watford, Brest bermain ofensif dan sering kali mendominasi permainan. Tak ayal apabila Brest bisa mencetak delapan gol dari enam laga. Meskipun kebobolannya juga banyak, yaitu enam gol.

Nah, itulah tadi tim-tim kecil yang tampil luar biasa di awal musim ini. Menurut Football Lovers, kira-kira tim mana yang bisa bertahan lebih lama di klasemen teratas?

Sumber: BuliNews, TheAthletic, Goal, FrancetvInfo, Transfermarkt

Bagaimana Peran Sponsor Membentuk Sepakbola Modern di Liga Inggris?

0

Jangan sepelekan peran sponsor dalam sepakbola. Peran sponsor sekarang tak bisa dihindarkan dari perkembangan sepakbola modern. Hal ini menjadi sebuah tonggak penting bagi komersialisasi olahraga sepak bola.

Apalagi di liga sepopuler Inggris. Peran sponsor dalam perkembangannya memiliki grafik yang pesat dan terus meningkat. Tapi sebenarnya sejak kapan sih peran sponsor itu menjadi penting bagi perkembangan industri sepakbola khususnya di Inggris?

Kettering Town

Menurut History Of Soccer, konsep kesepakatan sponsorship di Liga Inggris itu awalnya baru berkembang di tahun 70-an. Sebelum era 70-an klub-klub di Inggris masih mengandalkan pemasukan dari penjualan tiket pertandingan saja.

Namun seiring masuknya sepakbola sebagai tayangan di televisi, peluang komersial sepakbola pun semakin terbuka lebar untuk menghasilkan pendapatan tambahan bagi klub.

Justru yang pertama kali melihat peluang tersebut adalah klub non liga bernama Kettering Town. Pada tahun 1976, klub tersebut nekat memberanikan diri menampilkan perusahaan yang dimilikinya yakni Kettering Tyres di jersey mereka.

Liverpool dan MU

Dan ya, cara itu berhasil mendongkrak kepopuleran klub non liga tersebut. Tak heran jika klub-klub lain di Inggris kepincut dengan cara yang dilakukan Kettering Town. Bahkan nih, kemudian klub besar di divisi teratas seperti Liverpool pun berani menirunya.

Tepatnya pada tahun 1979, Liverpool mulai menjajaki kesepakatan sponsor pertama dengan perusahaan asal Jepang, Hitachi. Liverpool menjadi klub pertama di divisi teratas Liga Inggris yang menggunakan logo sponsor di jersey mereka.

Melihat The Reds sukses menerapkan strategi tersebut, klub lainnya kemudian latah. Tak terkecuali MU. Pada tahun 1985,MU mencoba meraih kesepakatan dengan pihak sponsor yang juga berasal dari Jepang, yakni Sharp Corporation.

Sponsor di Turnamen

Dalam banyak hal, profit yang dihasilkan dengan skema kerjasama sponsorship tersebut kemudian menjadi tren. Dan tak disadari pula, tren tersebut terus berkembang dan membentuk sepakbola Inggris ke arah yang lebih komersil.

Dalam perkembanganya, sudah bukan hanya klub macam MU atau Liverpool saja yang ikut-ikutan memakai sponsor. Bahkan otoritas pengelola turnamen di Inggris ikut. Seperti apa yang terjadi di era 80-an, ketika operator Piala Liga Inggris menjadikan liganya bernama Milk Cup. Milk tersebut berasal dari identitas perusahaan yang mensponsori, yakni Milk Marketing Board

Sponsor Liga

Beberapa langkah tersebut menjadi indikator nyata bagi perkembangan pesat sponsor di Liga Inggris. Apalagi di era reformasi Liga Premier pada tahun 1992. Setelah dulu ada Milk Cup, pada tahun 1993 Liga Premier Inggris mulai menjajaki kesepakatan kerjasama sponsorship. Carling sukses menjadi sponsor pertama Liga Premier Inggris dengan nilai kesepakatan yang tertera sebesar 12 juta pounds selama empat musim.

Kesepakatan tersebut membuat Liga Inggris mempunyai nilai pasar yang tinggi dan sangat menguntungkan. Tak jarang beberapa perusahaan ternama mulai antri untuk jadi partner sponsor Liga Premier setelah Carling. Barclays, sebuah perusahaan perbankan di Inggris sempat juga mensponsori Liga Premier Inggris.

Jersey Dan Merchandise

Ketika sudah sangat besar eksposur dunia terhadap Liga Premier Inggris, kemudian hal lain ikut terkena imbasnya. Diantaranya penjualan jersey dan merchandise klub. Nah, maka dari itu, para sponsor kemudian berlomba-lomba menciptakan logo dan desain yang menarik agar laku.

Pendapatan yang diraih dari penjualan jersey Liga Premier cukup menguntungkan bagi kedua belah pihak, baik itu klub maupun pihak sponsornya. Maka tak heran jika penjualan beberapa atribut klub termasuk jersey, mulai menjadi sumber ekonomi baru bagi para klub maupun pihak sponsor.

Stadion

Kemudian tak mandek di jersey, pihak sponsor mengincar peluang ekonomi lain. Jawabannya adalah stadion atau markas dari sebuah klub. Ya, penamaan stadion dianggap bagi sebagian sponsor sangat menguntungkan karena merupakan bagian dari sebuah kebanggaan dari para fans.

Misal saja perusahaan Emirates yang menyuntikan dana besar guna membiayai pembangunan stadion baru Arsenal bernama Emirates Stadium. Atau juga taipan Abu Dhabi lewat perusahaannya Etihad, berinvestasi di Manchester City dengan mengubah nama stadion mereka menjadi Etihad Stadium.

Fenomena tersebut ternyata tak hanya terjadi di klub-klub besar saja lho, klub kecil pun kalau dianggap menguntungkan, pasti akan diincar. Misal Leicester City, mereka punya stadion dengan nama King Power Stadium. Sebuah identitas dari perusahaan Thailand yang punya Leicester. Atau ada juga Bournemouth yang mempunyai stadion bernama Vitality Stadium, sebuah identitas dari perusahaan yang dipunyai pemilik Bournemouth.

Perkembangan dan Dampak

Lalu apa sih dampak lain dari sponsorship selain dari sekadar nambah cuan? Dana segar yang digelontorkan dari sebuah kesepakatan biasanya digunakan klub untuk membangun infrastruktur penunjang, membiayai pembinaan pemain usia muda, maupun untuk membeli beberapa pemain top yang dibutuhkan.

Tentu kalau semua aspek tersebut terpenuhi dan berhasil, pasti akan berkorelasi pada lahirnya prestasi. Kalau sudah berprestasi, otomatis pendapatan klub akan tambah meningkat, sekaligus juga eksposur bagi si sponsor juga meningkat.

Ya, peran sponsor secara tidak sadar telah membawa sepakbola Inggris menjadi liga terpopuler nomor satu di dunia. Jangkauannya telah menyebar di seluruh pelosok dunia. Bahkan negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, dan Thailand tak mau ketinggalan kesempatan menjajaki kesepakatan dengan klub di Liga Inggris. Contohnya saja King Power, Garuda Indonesia, maupun Air Asia.

Tur Pra Musim

Pasar Asia yang notabene seksi dimanfaatkan betul oleh pihak klub dan sponsor untuk dijadikan komoditi ekonomi baru bagi mereka. Maka dari itu, marak tren laga tur pramusim yang diselenggarakan di negara-negara Asia seperti Jepang, Korea, Cina, maupun negara di Asia Tenggara. Ya, beberapa negara tersebut tak dipungkiri mayoritas penduduknya gila bola, jadi cocok dijadikan makanan empuk bagi kepentingan sponsor maupun klub.

Tak hanya di Asia saja sebenarnya, klub di Liga Inggris dan sponsornya juga mengincar pasar Amerika yang juga tak kalah seksi. Tak jarang turnamen dan laga-laga tertentu dihelat di Amerika. Misal saja Premier League Series yang baru saja diadakan di pramusim 2023/24 ini.

Prospek Masa Depan

Nah, lalu apa lagi prospek kesepakatan sponsorship di dunia yang semakin canggih ini? Ketika raksasa teknologi seperti Amazon dan Google memperluas jejak mereka di bidang penyiaran olahraga, maka beberapa perusahaan lain juga mulai mengantisipasinya.

Bisa jadi sepakbola ke depan tak hanya perusahaan konvensional lagi yang bersaing, melainkan juga perusahaan platform online yang mulai menyeruak pamornya. Meningkatnya mata uang kripto misalnya, kini sudah mulai merambah ke dunia sponsorship di Liga Inggris.

Kesepakatan dengan uang digital seperti Bitcoin maupun Dogecoin, sudah terjadi di Watford. The Hornets menyepakati sponsor uang digital tersebut dengan nilai 700 ribu pounds per tahun. Logo sponsor Bitcoin dan Dogecoin tersebut terpampang nyata di lengan jersey mereka.

Ya, perkembangan sponsorship di Liga Inggris saat ini sudah sangat pesat. Kalau uang digital saja sudah merambah sponsor, bukan tidak mungkin nanti perusahaan teknologi canggih lain seperti AI, juga akan meramaikan dunia sponsorship di Liga Inggris.

Sumber Referensi : footheball, historyofsoccer, breakingthelines, theguardian, theathletic

Berita Bola Terbaru 25 September 2023 – Starting Eleven News

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

HASIL PERTANDINGAN

Liverpool sukses menjinakkan West Ham 3-1 di laga pekan keenam Liga Inggris 2023/24 di Anfield, Minggu (24/09) malam WIB. Gol Liverpool dicetak oleh trio penyerang mereka. Yakni Mohamed Salah, Darwin Nunez, dan Diogo Jota. Sementara gol West Ham dihasilkan Jarrod Bowen. Dengan hasil ini Liverpool mengemas 16 poin dari enam laga dan berada di peringkat dua klasemen sementara Liga Inggris. Sementara itu The Hammers turun ke peringkat tujuh dengan koleksi 10 poin.

Arsenal dipaksa bermain imbang 2-2 saat menjamu Tottenham Hotspur pada lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, London, Minggu (24/9). Arsenal lebih dulu unggul berkat gol bunuh diri Christian Romero, sebelum disamakan oleh Son Heung Min di menit akhir babak pertama. Di babak kedua, Bukayo Saka kembali membawa Arsenal memimpin, tapi Son Heung Min lagi-lagi menjadi mimpi buruk bagi Arsenal. Dengan hasil ini, kedua tim mempunyai perolehan poin yang sama 14 dan duduk di posisi ke-4 dan ke-5.

Sementara itu, Chelsea kembali raih hasil negatif. Bertanding di Stamford Bridge, Chelsea kena petaka kartu merah di awal babak kedua dan akhirnya kalah 0-1 saat melawan Aston Villa. Gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Ollie Watkins di menit ke-73 dan bertahan sampai akhir laga. Kekalahan ini semakin memperburuk posisi The Blues di papan klasemen Liga Inggris. 

Di pertandingan lain, Newcastle United membawa rekor baru usai pulang dari markas Sheffield United. Tak tanggung-tanggung, The Magpies menang 8-0 dalam laga di stadion Bramall Lane. Delapan gol dicetak oleh pemain berbeda. Berturut-turut melalui Sean Longstaff, Dan Burn, Sven Botman, Callum Wilson, Anthony Gordon, Miguel Almiron, Bruno GuimarΓ£es, dan Alexander Isak. Newcastle pun menyamai kemenangan terbesar mereka di Liga Inggris saat membantai tim asal Sheffield lainnya, Sheffield Wednesday, dengan skor 8-0 pada September 1999.

Dari ajang Liga Italia, Inter Milan masih sempurna di tahapan awal Serie A Italia musim ini. Pasukan Simone Inzaghi menyapu bersih lima laga pertama dengan kemenangan setelah terbaru mereka melibas Empoli di Stadio Carlo Castellani. Penyerang sayap Federico Dimarco jadi penentu kemenangan Inter Milan berkat gol tunggalnya di menit 51.

AS Roma menyambangi markas Torino di Stadio Olimpico, Turin dalam matchday pekan ke-5 Liga Italia 2023/24. Hasilnya, laga berakhir 1-1. Tim asuhan Jose Mourinho sejatinya unggul lebih dulu melalui Romelu Lukaku saat laga berjalan 68 menit. Namun, tuan rumah membuyarkan kemenangan tim Serigala Ibu Kota lewat gol Duvan Zapata saat waktu normal tersisa lima menit.

Dalam pertandingan La Liga, Real Madrid harus akui ketangguhan Atletico Madrid dengan skor 1-3 di laga pekan ke-6 Liga Spanyol 2023/24. Pada pertandingan yang dihelat di Wanda Metropolitano, Senin dini hari, Los Rojiblancos mencetak gol masing-masing melalui Alvaro Morata yang membuat dua gol di menit 4 dan 46, lalu sebiji gol Antoine Griezmann. Real Madrid hanya bisa cetak satu gol lewat Toni Kroos. Atas kekalahan ini , Madrid duduk di posisi tiga klasemen sementara.

Dari ajang Liga Prancis, PSG menang telak empat gol tanpa balas atas lawannya, Marseille. Achraf Hakimi, Kolo Muani, serta dua gol Goncalo Ramos, masing-masing di menit ke-47 dan 89, menjadi penentu kemenangan PSG atas tim tamu. Hasil ini membuat pasukannya Luis Enrique bertengger di peringkat ketiga dengan 11 poin dari enam laga. Sedangkan Marseille tertahan di peringkat ketujuh dengah dengan sembilan poin.

KYLIAN MBAPPE CEDERA

Bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe mengalami cedera dalam kemenangan telak timnya atas Marseille. Mbappe harus ditarik keluar sebelum jeda karena diduga mengalami cedera pergelangan kaki. Ia cedera setelah dilanggar oleh Leonardo Balerdi. Mbappe kini diragukan tampil saat juara Liga Prancis itu memainkan laga tandang Liga Champions 2023/24 lawan Newcastle United pada 4 Oktober mendatang.

MARCUS RASHFORD ALAMI KECELAKAAN MOBIL

Menurut laporan BBC, musibah menimpa penyerang MU Marcus Rashford ketika meninggalkan Carrington usai laga kontra Burnley. Mobil mewah Rolls-Royce yang dikendari pemuda Inggris ini terlibat dalam kecelakaan. Beruntung buat Marcus Rashford, tidak sampai dibutuhkan ambulans guna penanganan kecelakaan tersebut. Pemain berusia 25 tahun itu hanya ‘terguncang’ setelah insiden.

ARSENAL IMBANG, DECLAN RICE MALAH CEDERA

Arsenal berpotensi mengalami pukulan cedera ketika pemain termahal Declan Rice terpaksa keluar lapangan pada laga menghadapi Spurs. Mikel Arteta selaku pelatih mengatakan, β€œDia merasakan ketidaknyamanan di punggungnya. Kami harus menilai dia. Aneh ketika pemain seperti dia meminta keluar karena merasa tidak nyaman. Mudah-mudahan tidak (jangka panjang),” ucapnya.

 BALASAN PSG TERHADAP UCAPAN MESSI

Klub kaya raya Prancis, PSG lewat sang petinggi, Nasser Al-Khelaifi memberikan respons terhadap pernyataan mantan bintang mereka, Lionel Messi yang merasa tidak dihargai usai menjadi juara Piala Dunia 2022. Pria asal Timur Tengah itu rupanya merasa terusik dengan pernyataan Messi tersebut. Ia pun merespons dengan bantahan dan menegaskan bahwa klubnya sudah memberikan penghargaan yang memang layak didapatkan La Pulga.

DI HADAPAN SIMEONE, ANCELOTTI HANYA BAPAK-BAPAK ITALIA BIASA

Diego Simeone sukses membuat Carlo Ancelotti kembali jadi pecundang. Dalam El Derbi Madrileno, sekali lagi, Los Rojiblancos mampu membuat Los Blancos tak berkutik. Selepas pertandingan, Opta mengungkapkan bahwa Ancelotti telah mengalami delapan kekalahan saat menghadapi Diego Simeone di seluruh kompetisi. Hanya ketika melawan Luciano Spalletti [11] dia menelan kekalahan lebih banyak di seluruh karier elite manajerialnya.

FANS RUSUH, LAGA AJAX VS FEYENOORD DIHENTIKAN

De Klassieker antara Ajax Amsterdam vs Feyenoord akhir pekan ini harus dihentikan di awal babak kedua. Pasalnya fans tuan rumah membuat kericuhan di stadion Johan Cruyff Arena, sampai melempar flare. Ketika peristiwa itu terjadi, Ajax sedang tertinggal 0-3 dari rivalnya itu. Para fans kecewa berat melihat penampilan Ajax. Selain melempar flare ke lapangan, fans garis keras Ajax juga menyerbu pintu masuk stadion dan merusaknya. Adapun informasi terkait penuntasan laga ini akan diumumkan selanjutnya.

ONANA TAMPIL BURUK, MU REKRUT JAN OBLAK

Dikutip BBC, Manchester United sedang mempertimbangkan langkah musim dingin untuk merekrut Jan Oblak, kiper bintang milik Atletico Madrid. Hal ini menyusul awal yang buruk Andre Onana di Old Trafford. Kiper berusia 27 tahun tersebut hanya mencatatkan dua clean sheet dalam tujuh pertandingan, kebobolan 14 gol dalam prosesnya. Kabarnya, MU akan melepas tawaran 44 juta pound atau sekitar Rp 828 miliar demi mendapatkan Oblak.

ASIAN GAMES 2022: TIMNAS INDONESIA LOLOS KE 16 BESAR

Timnas Indonesia U-24 menelan kekalahan 0-1 dari Korea Utara pada laga pamungkas Grup F Asian Games 2022, Minggu (24/9) di Stadion Zhejiang Normal University East. Gol tunggal Korea Utara dicetak oleh Kim Su Yong di akhir babak pertama. Meski kalah, Indonesia berhasil lolos ke babak 16 besar Asian Games lewat jalur sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik. Hasil yang didapat anak asuh Indra Sjafri tidak terlepas dari kemenangan Kirgizstan atas Taipei 4-1 di waktu bersamaan.

INDRA SJAFRI BUKA OPSI PANGGIL SANANTA DAN BECKHAM

Kelolosan Timnas Indonesia U24 ke babak 16 besar Asian Games membuat Indra Sjafri berpikir untuk menambah pemain lagi. Dua pemain yang sebelumnya sudah didaftarkan tapi tidak bisa bergabung, yakni Ramadhan Sananta dan Beckham Putra, dikabarkan akan dipanggil Indra untuk melakoni babak 16 besar Asian Games. Tetapi, Indra akan mendiskusikan terlebih dulu dengan tim pelatih. “Apakah saya akan memanggil dua slot pemain yang masih tersisa yang belum hadir, nanti kami diskusikan,” kata Indra setelah laga. 

POSISI RAMSDALE DI ARSENAL TERANCAM

Setelah kedatangan David Raya, posisi Aaron Ramsdale sebagai penjaga gawang utama Arsenal mulai terganggu. Dilansir Goal, dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi, Mikel Arteta lebih gemar menggunakan David Raya ketimbang Ramsdale. Situasi ini membuat kiper asal Inggris itu terancam. Melihat situasi ini beberapa klub mulai ancang-ancang untuk melakukan pergerakan transfer. Salah satu klub yang kabarnya tertarik adalah Bayern Munchen.

TERNYATA LENO SEMPAT β€œDIUSIR” DARI ARSENAL

Penjaga gawang Fulham, Bernd Leno mengungkap apa yang terjadi sebelum ia memutuskan hengkang dari Arsenal. Dilansir Tribal Football, ia mengaku kalau kepergiannya dari Arsenal jadi salah satu momen terpahit di hidupnya. Namun, ia merasa apa yang ia lakukan sudah benar. Ketika Arsenal mendatangkan Aaron Ramsdale, Leno perlahan tersisih. Leno tau kalau alasan tak dimainkan bukan karena performanya buruk, jadi ia memutuskan untuk pergi. Sikap Arsenal yang terus begitu secara tidak langsung telah mengusirnya secara halus.

EVERTON TERANCAM KEHILANGAN JORDAN PICKFORD

Everton diambang kehilangan beberapa pemain penting apabila gagal menjual saham dalam waktu dekat. Dilansir Mirror, bos Everton saat ini, Farhad Moshiri telah setuju untuk melepas 94% sahamnya di Everton. Namun, sang pembeli, yakni 777 partners belum mendapatkan izin. Jika kesepakatan penjualan saham ini gagal, maka Everton harus melepaskan beberapa pemain guna menyeimbangkan neraca keuangan klub.

BINTANG MUDA BRENTFORD JADI REBUTAN MU, ARSENAL, DAN LIVERPOOL

Performa bintang muda Brentford, Aaron Hickey dikabarkan telah menarik perhatian banyak orang. Berkat performa apiknya, ia menjadi incaran sejumlah klub top Liga Inggris. Dilansir Goal, Arsenal, Liverpool, dan Manchester United dikabarkan ngantri untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 21 tahun itu. Thomas Frank selaku pelatih belum mau melepas sang pemain. Tapi, jika harganya cocok, Brentford tentu terbuka untuk negosiasi.

BRUNO GUIMARAES PERPANJANG KONTRAK DI NEWCASTLE

Here We Go, Newcastle United dikabarkan sudah merampungkan kesepakatan baru dengan salah satu gelandangnya, Bruno Guimaraes. Menurut cuitan Fabrizio Romano, pemain asal Brazil itu akan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun yang mana akan membuatnya bertahan di Newcastle hingga 2028. Dalam kontrak barunya, The Magpies memasukan klausul pelepasan di angka 100 juta pound.

NEWCASTLE DAN MU REBUTAN RABIOT DI JANUARI NANTI

Manchester United tampaknya belum menyerah untuk mendatangkan Adrien Rabiot. Bahkan mereka sedang mempersiapkan strategi untuk mendatangkannya pada Januari nanti. Dilansir Goal, Manchester United masih ingin mendatangkan Rabiot karena ingin memperkuat lini tengah guna bersaing di Eropa. Tapi, United kabarnya akan mendapat persaingan ketat dari Newcastle yang juga meminati Rabiot.

ALASAN MENGAPA THIAGO SILVA TAK JADI KAPTEN CHELSEA 

Setelah cederanya Reece James, Chelsea telah berganti-ganti kapten di enam pertandingan awal Liga Inggris. Namun, keputusan itu jadi tanda tanya karena nama-nama yang ditunjuk Mauricio Pochettino sebagai kapten tak ada nama Thiago Silva, pemain paling senior di klub. Dilansir Football London, Pochettino menjawab pertanyaan itu. Menurutnya, dengan segudang pengalaman yang dimiliki Silva, ia tak perlu mengenakan ban kapten hanya untuk memimpin tim di lapangan. Pochettino memberikan ban kapten kepada pemain lain untuk membangun kepemimpinan yang baik di klub. Ia tak mau terus bergantun pada Silva yang sudah berusia 39 tahun.

SERIE A AKAN MERILIS AUDIO VAR DI TV

Serie A telah menyepakati terobosan baru untuk meningkatkan kualitas menonton tayangan sepakbola mereka. Dilansir Football Italia, federasi sepakbola Italia telah sepakat untuk merilis audio VAR mengenai insiden yang terjadi selama pertandingan Serie A. Ini berarti para penggemar akan diberi kesempatan untuk mendengarkan apa yang dikatakan para ofisial selama diskusi penting di lapangan. Inovasi ini bisa meminimalisir salah paham atas keputusan yang diambil setelah mempertimbangkan hasil VAR.

BARCELONA SIAP PERMANENKAN CANCELO DAN FELIX

Meski baru bermain dalam beberapa laga, tampaknya Joao Felix dan Joao Cancelo sudah membuat Xavi Hernandez puas. Manajemen Barcelona bahkan dikabarkan siap untuk mempermanenkan keduanya di akhir musim nanti. Dilansir Mundo Deportivo, karena keduanya datang sebagai pemain pinjaman, klub berusaha mencari cara untuk mempermanenkan mereka. Barca yakin dengan dana sebesar 100 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun akan cukup untuk mempermanenkan Felix dari Atletico Madrid dan Cancelo dari Manchester City.

SIMIC BERTOLAK KE SERBIA, NGAPAIN?

Pihak Persija Jakarta telah mengkonfirmasi kalau salah satu pemainnya, yakni Marko Simic akan absen dalam beberapa laga ke depan karena sedang berkunjung ke Serbia. Kira-kira Simic ngapain ke Serbia? Dilansir Bola.net, ternyata kepergian Simic ke Serbia untuk melakukan perawatan terhadap cederanya. Simic mengalami gangguan pada betisnya di laga kontra Persik Kediri. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh sang pelatih, Thomas Doll. 

Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Newcastle United

0

Sempat tersesat di jalur kekalahan selama tiga pekan beruntun, Newcastle, perlahan tapi pasti bangkit dari keterpurukan. Diawali dengan kemenangan tipis-tipis 1-0 melawan Brentford dan mampu mencuri poin di San Siro, kini Newcastle mengamuk di kandang Sheffield United dengan skor 8-0.

Meski bukan kemenangan terbesar dalam sejarah, karena The Magpies pernah mencatatkan kemenangan 13-0 atas Newport County musim 1946/47. Melibas lawan dengan skor telak sudah seperti tradisi bagi klub yang bermarkas di St. James Park itu. Penasaran siapa saja yang jadi korban? Berikut adalah daftar kemenangan terbesar yang pernah diraih Newcastle United.

VS Sheffield United 

Dalam laga melawan Sheffield United semalam, Newcastle United menggila. Skuad asuhan Eddie Howe seakan menjadikan klub promosi itu ladang pelampiasan atas gagalnya meraih tiga poin di Liga Champions 2023/24. Kemenangan 8-0 merupakan kemenangan tandang terbesar Newcastle sekaligus kekalahan terbesar yang pernah dialami The Blades.

Menariknya, gol-gol Newcastle berasal dari delapan pemain yang berbeda. Tim asuhan Eddie Howe menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Inggris yang memiliki delapan pencetak gol berbeda dalam satu pertandingan. The Magpies hanya memerlukan 20 menit untuk membuka keunggulan.

Mendapat umpan dari Anthony Gordon, Sean Longstaff berhasil mengkonversinya menjadi gol dan membawa The Magpies unggul 1-0. Bak pintu tanggul yang sudah dibuka, gol Longstaff seperti awal dari air bah yang membanjiri Bramall Lane. Dari striker hingga bek semuanya berlomba-lomba untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Tujuh gol selanjutnya lahir dari aksi Dan Burn, Sven Botman, Callum Wilson, Anthony Gordon, Miguel Almiron, Bruno Guimaraes, dan Aleksander Isak. Meski tak mencatatkan namanya di papan skor, Kieran Trippier jadi pemain paling berpengaruh dengan tiga assist-nya. Kemenangan ini membuat The Magpies melesat ke peringkat delapan klasemen sementara Liga Inggris.

VS Morecambe

Kemenangan terbesar berikutnya terjadi di ronde ketiga kompetisi Carabao Cup musim 2020/21. Bertandang ke markas tim kasta keempat, Morecambe FC, Newcastle yang kala itu masih ditukangi Steve Bruce menang telak dengan skor 7-0.

Tim kasta keempat memang bukan levelnya Newcastle. Dalam 30 menit pertama saja, The Magpies sudah unggul empat gol. Sialnya, di tengah tuntutan untuk mengejar ketertinggalan, Morecambe justru harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Toumani Diagouraga diganjar kartu merah pada menit 33.

Situasi ini membuat Newcastle semakin nyaman memainkan bola. Saking mendominasinya, mereka sampai bisa menambah tiga gol lagi. Joelinton jadi pemain paling bersinar di pertandingan ini setelah mencatatkan dua gol. 

Lima gol lain dicetak bergantian oleh Miguel Almiron, Jacob Murphy, Isaac Hayden, Jamaal Lascelles dan satu gol bunuh diri dari pemain Morecambe, Sam Lavelle. Kemenangan ini jadi pelecut semangat mengingat Newcastle datang dengan wajah murung karena baru kalah dari 0-3 dari Brighton di Liga Inggris.

VS Preston North End 

Korban selanjutnya Preston North End di ajang Piala Liga musim 2016/17. Kala itu, The Magpies berhasil mengunci kemenangan di ronde keempat dengan skor 6-0. Bermain di kandang sendiri, Newcastle United sudah mendominasi sejak menit awal. Mereka bahkan memenangi penguasaan bola dan melepaskan 13 tembakan on target dalam 90 menit.

Tak butuh waktu lama bagi Newcastle untuk menunjukan siapa yang berkuasa di St. James Park. Memasuki menit ke-19, Newcastle membuka keunggulan melalui tandukan Aleksandar Mitrovic yang memanfaatkan umpan dari Matt Ritchie. Di saat harus mengejar ketertinggalan, Preston justru harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-27 karena Alan Browne dikartu merah.

The Magpies berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan menggandakan keunggulan melalui Mohamed Diame di menit ke-38. Setelah gol ini, Newcastle kian percaya diri sehingga gol-gol lain mulai menghujani gawang Preston.

Mitrovic dan Diame jadi bintang lapangan. Mereka masing-masing mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Kemenangan telak ini membawa skuad asuhan Rafael Benitez ke perempat final Piala Liga untuk kedua kalinya dalam sembilan musim. Sayangnya, di ronde berikutnya mereka harus kalah dari Hull City melalui babak adu penalti.

VS QPR 

Tak cuma lawan Preston North End, di musim yang sama Rafael Benitez juga membawa Newcastle United meraih kemenangan telak 6-0 kala menghadapi tim kuat lainnya, Queens Park Rangers. Ditangani Benitez, The Magpies jadi tim unggulan di kasta kedua. Mereka jadi salah satu tim yang sulit untuk dikalahkan di liga.

Bertandang ke Loftus Road Stadium, Newcastle United berjalan dengan kepala tegak karena belum terkalahkan di empat pertandingan liga terakhirnya. Dengan formasi 4-4-1-1 andalan, The Magpies berhasil mendominasi. 

Mereka bahkan sudah membuka keunggulan di menit 12 melalui tembakan Jonjo Shelvey. Di menit 30, Ayoze Perez menggandakan keunggulan dan itu jadi gol terakhir yang terjadi di babak pertama. Para komentator dan pundit yang bertugas memprediksi kalau QPR akan membalikan keadaan di babak kedua. Tapi prediksi itu salah. Skuad asuhan Jimmy Floyd Hasselbaink justru kian merana di paruh kedua.

Tak tanggung-tanggung, Newcastle membuat Alex Smithies kembali memungut bolanya dari jala gawangnya sendiri lagi. Jonjo Shelvey jadi pemain paling berbahaya di pertandingan ini. Berkat dua gol dan aksi-aksinya di lini tengah, The Magpies bisa mengunci kemenangan 6-0 di kandang QPR. Setelah itu, performa mereka terus meroket. Newcastle bahkan promosi ke Premier League dengan status juara Divisi Championship 2016/17.

VS Aston Villa 

Mundur ke enam tahun sebelum laga melawan QPR, Newcastle United sudah mencatatkan kemenangan dengan skor 6-0 kala menghadapi Aston Villa di pertandingan Liga Inggris musim 2010/11. Musim tersebut adalah musim kembalinya Newcastle setelah dua musim sebelumnya terdegradasi ke Championship. 

Kemenangan ini cukup mengejutkan publik Inggris, mengingat Newcastle hanya berstatus sebagai klub promosi. Pertandingan baru berjalan 12 menit, si bengal Joey Barton sudah membuka kran gol The Magpies. Berkat tambahan dua gol dari Kevin Nolan dan Andy Carroll, Newcastle unggul tiga gol saat jeda turun minum.

Andy Carroll yang jadi andalan The Magpies musim sebelumnya bersinar di laga kontra Villa. Tak tanggung-tanggung, penyerang yang identik dengan rambut kuncir kudanya itu mencatatkan hattrick yang luar biasa di laga ini yang masing-masing ia cetak di menit 34, 67, dan 90+3. Gol kedua Kevin Nolan di menit 87 melengkapi kemenangan 6-0 Newcastle atas The Villa.

VS Tottenham

Yang terakhir terjadi musim lalu saat Newcastle menumbangkan Tottenham Hotspur dengan skor 6-1. Dalam daftar ini, Spurs jadi satu-satunya tim yang bisa menjebol gawang The Magpies

Sebetulnya, sebelum laga dimulai pun sudah banyak yang memprediksi kalau Spurs bakal keok di tangan Newcastle. Tapi tak ada yang mengira kalau selisihnya akan sejauh ini. Bermain di St. James Park, The Magpies tak menjadi tuan rumah yang ramah. Tanpa basa-basi, Newcastle bahkan sudah membuka keunggulan di menit kedua.

Skuad asuhan Eddie Howe bahkan sudah unggul tiga gol di sepuluh menit pertama. Spurs benar-benar tak diberikan waktu untuk berkembang. Berkat sepasang gol dari Aleksander Isak, The Magpies mengangkangi Spurs dengan skor 5-0 bahkan jauh sebelum jeda turun minum.

Di awal babak kedua Harry Kane mencetak gol. Itu sempat memunculkan harapan bagi seluruh fans yang hadir di stadion. Tapi, gol pamungkas Callum Wilson di menit 67 seakan mematahkan sayap si Ayam Jantan. Hingga peluit panjang dibunyikan Spurs tak bisa membalas lagi dan akhirnya skor 6-1 pun tersaji di akhir laga.

Sumber: Goal, BBC, ESPN, Sky Sport

Siap-siap Saksikan Versi Terbaik Darwin Nunez! Momen Penting Kemenangan Liverpool vs West Ham

Liverpool mengamankan kemenangan kelima berturut-turut di Premier League setelah mengalahkan West Ham di Anfield. Liverpool memang semakin nyaman dengan hasil kemenangan. Namun, ada yang berbeda di laga ini. The reds jadi tim yang cetak gol pembuka di menit 16 lewat penalti dari Mohamed Salah.

West Ham sempat membalas lewat gol dari Jarrod Bowen di menit 42. Babak pertama pun berakhir dengan skor 1 sama. Masuk ke babak kedua, semangat Liverpool kembali bangkit. Darwin Nunez membuat The Reds unggul 2-1. Sebelum akhirnya Diogo Jota mengunci kemenangan jadi 3-1.

Kemenangan ini membuat Liverpool melesat ke peringkat kedua klasemen Premier League. Mereka kini hanya tertinggal dua poin dari Manchester City yang berada di puncak. Ada beberapa momen di pertandingan ini. Dari Mohamed Salah yang mencetak rekor, sampai Darwin Nunez yang mulai tunjukkan potensi menjanjikan. Mari simak ulasannya.

Mohamed Salah Cetak Rekor

Hasil memuaskan tidak hanya didapatkan Liverpool. Pemain andalan mereka, Mohamed Salah juga punya catatan yang membanggakan. Gol penaltinya itu membuat Salah jadi pemain kelima yang mencetak gol atau assist di enam pertandingan pertama di liga.

Gol itu adalah gol yang membuat namanya sejajar dengan para legenda Premier League. Sebelum Salah, para pemain yang punya catatan ini adalah David Beckham di musim 2000/2001. Kemudian Thierry Henry di musim 2004/05. Lalu ada striker Manchester City, Sergio Aguero dan Haaland yang mencatatkan rekor ini di musim 2019/20 dan 2022/23.

Salah juga telah mencetak gol atau memberikan assist dalam 12 penampilannya di kasta tertinggi. Ini menyamai rekornya di tahun 2021 lalu. Juga rekor milik Jamie Vardy di tahun 2015 dan Stan Collymore di tahun 1995.

Ini juga jadi gol ke-10 Salah ke gawang West Ham sebagai pemain Liverpool. Kini ia telah menyamai rekor John Toshack sebagai pencetak gol terbanyak ke gawang the hammers untuk Liverpool.

Sampai sekarang, Salah masih jadi pilihan terbaik lini serang Liverpool. Rekor dan catatan yang disebutkan tadi menunjukkan kalau ia selalu konsisten. Di pertandingan ini juga, ia jadi ancaman konstan bagi West Ham. Tapi jika dilihat, bukan hanya salah saja yang buat lini serang Liverpool terlihat mengancam. Tapi kerjasamanya dengan Darwin Nunez di lini depan.

Darwin Nunez Lanjutkan Performa Baik

Darwin Nunez kini sedang menjalani masa terbaiknya. Seolah ia bosan dengan julukan striker lawak atau pembelian gagal. Nunez sepertinya ingin membuktikan kalau Liverpool telah menjadikannya sebagai pembelian termahal klub musim lalu bukannya tanpa alasan.

Darwin Nunez dibeli dari Benfica musim panas kemarin. Biaya transfernya mencapai 85 juta pounds. Itu biaya yang tak sedikit. Namun sepanjang musim 2022/23, Nunez malah lebih sering jadi bahan olok-olokan. Ketidakmampuan Nunez dalam mencetak gol musim kemarin membuatnya sempat dicap jadi pembelian gagal.

Tapi seiring berjalannya waktu, ia membuktikan kalau ini hanya masalah adaptasi dan penyesuaian. Di pertandingan ini, terlihat Nunez nyaman bermain sebagai penyerang nomor 9 the reds. Ia berkontribusi dalam menciptakan penalti di babak pertama. Kalaupun itu tidak penalti, pergerakannya bisa membuahkan assist untuk Mo Salah.

Pemain asal Uruguay itu juga jadi ancaman konstan untuk West Ham di sepanjang pertandingan. Gol yang pantas ia dapatkan pun akhirnya muncul di menit ke-59. Pengambilan posisi dan eksekusinya di gol tersebut patut untuk diberikan pujian.

Ini adalah gol ketiganya di Premier league musim ini. Dan gol ke-4 di semua kompetisi. Menariknya semua gol itu adalah gol penting. Dua golnya ke gawang Newcastle memastikan comeback yang dramatis. Kemudian gol nya di laga Europa League memberikan Liverpool momentum untuk bangkit. Dan di laga ini, golnya membalikkan kedudukan the reds.

Pujian Untuk Darwin Nunez

Penampilan Nunez yang memuaskan di laga itu pun mendapat pujian dari sang pelatih, Jurgen Klopp. Ia berpendapat kalau kini Nunez telah jadi bagian penting untuk Liverpool. Klopp mengakui kalau Nunez adalah ancaman untuk lawan.

β€œIa membuat langkah besar dalam beberapa minggu terakhir. Nunez adalah ancaman. Dia selalu tersedia untuk kami. Mengambil bola dengan dadanya dan dengan tenang memainkannya jadi gol. Itu sangat penting untuk kami.”

Klopp juga mengatakan kalau peran Nunez tidak hanya sebagai finisher. Tapi juga jadi barisan terdepan dalam bertahan. Dan Nunez telah melakukannya dengan baik di laga ini. Klopp melanjutkan, kalau ia tahu Nunez punya kemampuan yang hebat tapi kini kemampuannya lebih terorganisir.

β€œKerja defensifnya juga jadi perbedaan utama. Dia selalu ingin melakukan itu. Hanya saja sekarang lebih terorganisir” Ucap Klopp dikutip dari Sky Sports.

Perkembangan Nunez juga tidak hanya disadari oleh Klopp. Tapi juga dari para pemain dan rekan-rekannya sendiri. Salah satunya Virgil van Dijk. Kapten Liverpool itu telah me-notice perkembangan Nunez bahkan sejak pertandingan sebelumnya, yaitu di Europa League.

β€œSemua orang kini telah melihat potensi yang dimilikinya. Darwin sangat penting bagi kami saat menang lawan LASK dan semoga ini bisa terus berlanjut. Di posisi penyerang, dia punya persaingan yang cukup berat. Tapi dorongan itu bagus untuknya.” Ucap Van Dijk dikutip dari the athletic.

Penampilan Van Dijk Yang Masih Dipertanyakan

Terlepas dari pujian Van Dijk untuk Nunez, mari kita lihat bagaimana penampilan bek asal Belanda itu sendiri. Juga bagaimana performa bek Liverpool. The Reds memang punya sedikit pilihan pemain bertahan.

Absennya Alexander-arnold sampai membuat Klopp memainkan Joe Gomez di posisi bek kanan. Namun, bisa dibilang Gomez cukup baik dalam memerankan posisi itu. Sementara Joel Matip yang menempati bek tengah juga tampil baik. Kedua pemain ini menerima banyak kritikan musim kemarin. Tapi meskipun tidak bisa menjaga clean sheet, tapi penampilan mereka bisa dibilang bagus.

Justru penampilan mengkhawatirkan ditunjukkan oleh Van Dijk. Dari susunan empat bek di laga itu, sepertinya Van Dijk yang paling lemah. Ia harusnya bisa menghalau gol sundulan Bowen di babak pertama jauh lebih baik lagi. Van Dijk juga sering kehilangan penjagaan. Membuat Bowen beberapa kali lolos dan mengancam gawang Liverpool.

Van Dijk masih bisa menyelamatkan muka setelah memberikan assist untuk Jota menjelang akhir laga. Itu satu-satunya poin plus yang membuat Van Dijk di laga ini juga tidak bisa dibilang tampil buruk-buruk amat.

Ini adalah pertandingan pertama Van Dijk setelah ia diskors pada laga melawan Newcastle. Harusnya ia bisa tampil lebih bagus lagi. Sayangnya ini malah jadi malam yang patut untuk dilupakan olehnya. Tapi ini tidak bisa dilupakan oleh Klopp. Ia harusnya sudah sadar, lini pertahanannya semakin keropos. Perlu mendatangkan bek tengah kualitas bintang, untuk memberikan persaingan dengan Van Dijk.

Sumber referensi: Sky, Liverpool, Athletic, Anfield, Mirror, AW

17 Laga Tanpa Kekalahan! Liverpool Kembali ke Jalan yang Benar

0

Liverpool menutup pekan keenam Liga Primer Inggris dengan kemenangan paten 3-1 atas West Ham United. Kemenangan yang sangat berkesan bagi pasukan The Kop. Tak ayal setelah laga tersebut, Jurgen Klopp bersuka cita. Ia tak kuasa meluapkan kegembiraannya atas kemenangan itu.

Tidak, itu bukan kegembiraan atas kemenangan malam itu semata. Kebahagiaan yang tercurah di wajah Jurgen Klopp seperti ingin memperlihatkan bahwa ia berhasil mengeluarkan Liverpool dari masalah-masalah yang selama ini membelenggunya. Singkatnya, The Reds kembali ke jalan yang benar.

Liverpool Musim Lalu

Jika berkaca pada musim lalu, Liverpool tidak sebagus ini. Hanya finis di peringkat kelima dan cuma mengumpulkan 67 poin dari 38 pertandingan Liga Primer Inggris. Catatan itu sekaligus menunjukkan Liverpool mengalami penurunan performa. Sebab lima musim sebelumnya The Reds tidak pernah absen di empat besar.

Tidak hanya di liga domestik, musim lalu di kompetisi domestik lainnya Liverpool juga gontai. Di Piala FA, Liverpool dikalahkan Brighton and Hove Albion 2-1 di babak keempat. Manchester City juga berhasil menghentikan langkah Liverpool di Piala Carabao, juga di babak keempat. Di laga itu Liverpool dipaksa menyerah 3-2.

Satu-satunya yang membuat penggemar Liverpool bangga musim lalu adalah raihan Community Shield yang didapat usai mengalahkan Manchester City. Selain itu paling hanya kemenangan besar 7-0 atas Manchester United. Sisanya, Liverpool seperti kelimpungan dan hilang arah. Kalah dari Bournemouth, Wolverhampton Wanderers, sampai Nottingham Forest buktinya.

Geliat Transfer

Tak mau terperosok di lubang yang sama, Liverpool mencoba untuk bangkit di musim berikutnya. Klopp tak sudi mengulang kesalahan. Satu yang menjadi perhatian manajer asal Jerman itu adalah lini tengah. Maka saat Liverpool bergerak di bursa transfer awal musim, perhatian Klopp tertuju untuk memperkuat lini tengah.

Alhasil Liverpool mendatangkan tak sedikit gelandang di awal musim ini. Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, Wataru Endo, sampai Ryan Gravenberch diboyong. Walaupun gagal mendatangkan Moises Caicedo dan Romeo Lavia, Liverpool masih diuntungkan karena gelandang yang dibeli bermain sangat solid.

Fans Liverpool perlu berterima kasih pada FSG yang kini tak lagi pelit. Dari nama-nama yang direkrut, setidaknya menunjukkan bahwa FSG benar-benar mulai serius mengelola Liverpool. Sekitar 172 juta euro (Rp2,8 triliun) sudah digelontorkan untuk membeli pemain sesuai kebutuhan Jurgen Klopp.

Lini Tengah

Awal musim ini, Liverpool sebenarnya sudah diterpa masalah. Klopp khawatir rencananya untuk merenovasi lini tengah Liverpool gagal akibat terusik oleh klub Arab Saudi. Ia sempat gerah ketika Al-Ittihad memboyong Fabinho dan Al-Ettifaq membajak Jordan Henderson. Namun, bukan Klopp namanya jika larut dalam kekhawatiran.

Para gelandang yang dibeli Liverpool ternyata sangat berguna. Gravenberch misalnya. Di laga melawan LASK, Gravenberch tampil ngotot. Menurut Sofascore, mantan pemain Bayern Munchen itu mengemas 23 umpan sukses dari 33 percobaan di laga tersebut. Tidak hanya itu, Gravenberch juga melepas empat umpan kunci dan satu di antaranya berbuah asis ke Luis Diaz.

Mac Allister yang dibeli dari Brighton juga tampil bagus. Ia lebih percaya diri dengan peran nomor β€œ6”. Allister melakukan beberapa duel, intersep, dan menghentikan serangan saat Liverpool menghajar West Ham kemarin.

Szoboszlai juga tak kalah luar biasa. Selain gol spektakulernya di laga melawan Aston Villa, menurut Fbref, pemain Hungaria itu telah melakukan 29 umpan progresif sampai pekan ke-6 Liga Primer.

Wataru Endo? Ah, kita semua sudah melihatnya di laga debut. Lini tengah Liverpool musim ini harus diakui benar-benar hidup. Seumpama mesin jahit, lini tengah Liverpool adalah dinamonya. Tapi sayang, belum apa-apa Gravenberch sudah terjangkiti penyakit gelandang Liverpool. Ya, doi cedera di laga kontra LASK.

Lini Depan Wadidaw

Selain lini tengah yang serasa hidup kembali, lini depan The Reds juga yahud. Sampai pekan ke-6 Liga Primer Inggris dan jelang pertandingan melawan Leicester di Piala Liga, tidak ada satu pun pemain depan Liverpool yang belum mencetak gol. Mohamed Salah sudah biasa. Tapi Darwin Nunez itu lho. Pemain Uruguay itu seakan hidup kembali.

Walaupun masih sering gagal saat mendapat peluang 24 karat, tapi Nunez sudah mencetak tiga gol di semua kompetisi.  Selain Nunez, Salah dan Luis Diaz juga mengemas tiga gol. Sementara Diogo Jota dan Cody Gakpo masing-masing sudah menceploskan satu gol.

Hal itu menunjukkan lini depan Liverpool sangat baik. Ibarat pisau, ia adalah ujung pisau yang tajam karena sudah diasah 15 kali sehari. Liverpool sudah tidak perlu khawatir urusan mencetak gol. Sebab di awal musim ini saja, The Kop sudah mencetak 15 gol dalam enam laga Liga Inggris. Jika dirata-rata, per laga Liverpool paling tidak mencetak dua gol. Wow!

Cairnya lini tengah dan ketajaman di lini serang membuat Liverpool sulit dikalahkan. Kemenangan atas West Ham kemarin melengkapi 17 laga Liverpool tanpa kekalahan, terhitung sejak musim lalu. Di musim ini The Reds membabat lima laga terakhir dengan kemenangan. Kalau dilihat di tabel klasemen seperti absensi Madrasah Tsanawiyah, centang hijau semua.

Mentalitas yang Kembali

Berkaca pada penampilan Liverpool awal musim ini, kita jadi meyakini kalau mentalitas pasukan Jurgen Klopp sudah pulang. Mentalitas pesaing papan atas, Big Six, tim raksasa, semuanya sudah melekat lagi ke Liverpool. Lihatlah di beberapa pertandingan. Liverpool tak pernah letoy saat tertinggal terlebih dahulu.

Di laga melawan LASK misalnya. Walaupun kebobolan lebih dulu, The Reds seketika membalikkan keadaan. Saat melawan Wolves pun demikian. Laga belum 10 menit, The Reds sudah kebobolan gol Hwang Hee-chan. Tapi mentalitas untuk bangkit itu muncul hingga Liverpool akhirnya comeback 3-1.

Sejauh ini Liverpool jago membalikkan keadaan. Selain dua laga tadi, Liverpool juga melakukan hal serupa kala menggiling Bournemouth 3-1 dan menghempaskan Newcastle 2-1 di markasnya sendiri. Kemampuan Liverpool untuk comeback ini jelas memperlihatkan bahwa respons Jurgen Klopp dan perubahan yang ia lakukan setelah ketinggalan sangat tepat.

Lini Belakang Perlu Diperbaiki

Berkaca dari penampilan apik di awal musim ini, Liverpool akan bertambah sempurna andai juga banyak melakukan clean sheet. Liverpool sebenarnya adalah tim yang hobi melakukan clean sheet. Di musim-musim sebelumnya The Reds bisa melakukan tiga, empat, sampai lima kali nirbobol berturut-turut.

Akan tetapi hal itu sepertinya sulit untuk diulangi lagi oleh Liverpool. Sejauh ini tanpa menghitung laga pramusim, The Reds baru sekali clean sheets, yaitu saat mencukur Aston Villa 3-0. Lini belakang The Reds masih sering ceroboh. Ini bukan karena peran baru Trent Alexander-Arnold atau kesalahan Alisson, tapi bek-bek Liverpool lainnya.

Joel Matip dan Virgil van Dijk masih tak solid permainannya. Van Dijk bahkan gagal mengantisipasi sundulan Jarrod Bowen di laga melawan West Ham. Di lain tempat, Matip masih suka kebingungan. Untungnya, Alisson perkasa di bawah mistar. Menurut Fbef, Alisson sejauh ini mengoleksi 21 penyelamatan dari 26 tembakan yang dihadapi di Liga Inggris.

Pertahanan The Reds juga masih ketolong Mac Allister yang tampil apik sebagai gelandang nomor β€œ6”. Tapi bagaimanapun pertahanan menjadi tanggung jawab para bek Liverpool. Mereka harus introspeksi diri dan Jurgen Klopp mesti segera menemukan solusinya, sebab Liverpool sudah kebobolan 5 gol. Itu hanya satu gol lebih sedikit dari Arsenal.

Sumber: LiverpoolFC, LiverpoolOffside, LiverpoolFC, ThisIsAnfield, Sportskeeda, FootballTransfers

Berita Bola Terbaru 24 September 2023 – Starting Eleven News

0

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan pekan keenam Liga Inggris, Manchester City kembali berhasil meraih tiga poin kala menjamu Nottingham Forest. Meski hanya bermain dengan sepuluh pemain, City tetap bisa mempertahankan kemenangan 2-0 atas Forest. Gol dicetak Phil Foden menit tujuh dan Erling Haaland menit 14. Kemenangan ini membuat City makin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris.

Di pertandingan lain, Brentford harus menanggung malu setelah kalah 1-3 dari Everton. Gol The Toffees dicetak oleh Abdoulaye Doucoure menit enam, James Tarkowski menit 67, dan Dominic Calvert-Lewin menit 71. Sedangkan The Bees hanya mampu membalas satu gol melalui aksi Mathias Jensen menit 28. Hasil ini membuat Everton keluar dari zona degradasi untuk sementara.

Sedangkan Manchester United harus susah payah untuk menang melawan tim promosi, Burnley. Satu-satunya gol yang tercipta berkat sepakan volley Bruno Fernandes menit 45. Kemenangan 1-0 ini membuat United naik ke peringkat delapan klasemen sementara Liga Inggris.

Beralih ke Serie A, Juventus justru kalah dari Sassuolo dengan skor 4-2. Gol bunuh diri dari Federico Gatti di menit-menit akhir telah melengkapi kekalahan Si Nyonya Tua di markas Sassuolo. Hasil ini membuat Sassuolo naik ke peringkat 11 dan Juve masih bercokol di empat besar klasemen sementara Serie A.

Sementara itu, AC Milan berhasil menang atas tamunya Verona. Gol semata wayang Rafael Leao menit delapan membawa Milan mengamankan tiga poin di San Siro. Hasil ini membuat mereka membuntuti Inter Milan di peringkat kedua klasemen Serie A.

Bergeser ke La Liga, meski pada akhirnya Barcelona berhasil menang, anak asuh Xavi Hernandez sempat dibuat kalang kabut oleh Celta Vigo. Tertinggal dua gol lebih dulu, La Blaugrana melakukan comeback luar biasa dan mengakhiri laga dengan skor 3-2. Robert Lewandowski jadi pemain paling berpengaruh dengan catatan dua golnya. Kemenangan ini membuat Barca kembali ke puncak klasemen Liga Spanyol.

BAYERN NGAMUK, HARRY KANE CETAK HATTRICK

Hujan gol juga terjadi di pertandingan antara Bayern Munchen dengan Bochum. Sang raksasa Jerman bahkan menjebol gawang Bochum sebanyak tujuh kali tanpa balas. Dilansir Eurosport, Bayern sudah mendominasi sejak menit awal. Eric Choupo-Moting boleh jadi pembuka skor. Namun, Harry Kane lah yang paling bersinar setelah mencetak hattrick pertamanya di Bundesliga. Kemenangan ini membuat The Bavarian kembali ke puncak klasemen.

RODRI KENA SEMPROT PEP USAI KENA KARTU MERAH

Kemenangan Manchester City atas Nottingham Forest ternodai oleh kartu merah yang diterima Rodri pada menit 46. Dilansir ESPN, kesalahan yang dilakukan Rodri telah membuat sang juru taktik, Pep Guardiola marah. Menurut laporan, di jeda turun minum Pep sudah mewanti-wanti para pemain untuk sedikit lebih menjaga emosi. Namun, Pep merasa Rodri tak mendengarkan apa perkataannya. Yang membuat makin kesal, Pep akan kehilangan Rodri di laga penting melawan Arsenal dua minggu lagi.

SETELAH CETAK ASSIST, EVANS: INI MALAM TERINDAH BAGIKU

Usai laga kontra Burnley, Bruno Fernandes dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. Namun, sang pemain justru memberikan trofi penghargaannya kepada Jonny Evans. Dilansir Sky Sport, Bruno merasa Evans lebih layak mendapatkan penghargaan itu. Bek berusia 35 tahun itu pun merasa terhormat bisa menerimanya. Ia merasa senang bisa kembali bermain untuk Manchester United. Ia menikmati setiap menitnya dan ketika ia mencetak assist, malam itu jadi malam terindah baginya.

BARU GABUNG, DEMBELE UDAH MAU DITENDANG PSG

Meski baru bergabung dengan PSG di bursa transfer musim panas kemarin, posisi Ousmane Dembele mulai terancam. Dilansir Mirror, Dembele dianggap kesulitan untuk menunjukan performa terbaiknya di PSG. Luis Enrique yang enggan bersabar lebih lama pun berniat untuk meminjamkannya saja pada bulan Januari mendatang. Kabarnya, Arsenal bersedia untuk menampung Dembele.

PSG INCAR RODRYGO

PSG punya cara unik untuk merespon Real Madrid yang terus menekan klub untuk mendatangkan Kylian Mbappe. Dilansir Football Transfers, PSG juga akan memeras Madrid di bursa transfer mendatang. Bukan uang saja yang PSG inginkan untuk melancarkan transfer Mbappe. PSG juga menginginkan pemain Madrid untuk bergabung dengan mereka. Menurut laporan, Rodrygo jadi pemain yang paling diinginkan PSG. Kabarnya Madrid terbuka untuk melepas sang pemain, tapi Madrid hanya akan melepas Rodrygo di angka 120 juta euro (Rp1,9 triliun).

IVAN TONEY JADI REBUTAN KLUB BIG SIX

Meski sedang menjalani hukuman, Ivan Toney tetap jadi perbincangan di kalangan klub-klub Liga Inggris. Kabarnya, ketika hukumannya rampun Januari mendatang, sang pemain berniat untuk meninggalkan Brentford. Dilansir Mirror, beberapa klub berminat untuk mengamankan tanda tangannya. Chelsea, Spurs, dan Arsenal kabarnya jadi yang paling siap untuk melayangkan tawaran pada Januari mendatang. Toney bahkan sudah mulai berlatih untuk menjaga kondisinya agar tetap fit.

ANTONY DIKELUARKAN DARI SKUAD TIMNAS BRAZIL

Kabar mengejutkan datang dari Timnas Brazil. Dilansir ESPN, pelatih Brazil Fernando Diniz telah mengumumkan kalau pemain sayap Manchester United, Antony tak akan masuk skuad Brazil lagi. Antony bakal absen di pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang akan diselenggarakan Oktober mendatang. Penyebabnya karena sang pemain masih harus menyelesaikan permasalahan KDRT yang kini sedang dihadapi.

FRENKIE DE JONG CEDERA PANJANG?

Kabar buruk menghampiri Barcelona. Salah satu gelandangnya, yakni Frenkie De Jong dikabarkan akan absen dalam beberapa waktu akibat cedera pergelangan kaki. Cedera itu ia dapat di pertandingan kontra Celta Vigo semalam. Dilansir Football Espana, pihak Barca belum mengkonfirmasi sampai kapan De Jong akan absen. Perkiraan terakhir, sang pemain akan absen sekitar enam pekan. Itu jadi kerugian besar di tengah jadwal Barca yang kian padat. 

BELLINGHAM & VINICIUS FIT UNTUK LAGA DERBI MADRID

Kabar gembira untuk fans Real Madrid. Jude Bellingham dan Vinicius dikabarkan siap tampil di laga kontra Atletico Madrid nanti malam. Dilansir Goal, Bellingham sudah kembali berlatih bersama Real Madrid setelah mengalami ketidaknyamanan pada perutnya. Sementara Vinicius Jr kembali fit jelang derby. Selain dua pemain itu, Arda Guler juga berpotensi masuk skuad Carlo Ancelotti di laga tersebut.

USAI TIMNYA TAMPIL BURUK, ULTRAS LAZIO NGAMUK

Setelah hanya bermain imbang 1-1 saat menghadapi AC Monza, Lazio memberikan salam dan terimakasih kepada ultras yang datang ke stadion. Namun, respon para fans di luar prediksi. Dilansir Football Italia, cemoohan dari para fans sudah terdengar persis setelah peluit panjang dibunyikan. Kian menjadi-jadi saat pemain Lazio menghampiri fans. Mereka mendapat hinaan yang lebih keras dari para ultras yang hadir di stadion. Menurut laporan, ultras Lazio murka karena tim kesayangannya bermain sangat buruk malam itu.

INTER MILAN MAU DIJUAL?

Di tengah performa apik, Inter Milan justru diterpa isu-isu tak mengenakan. Dilansir Football Italia, pemilik Inter saat ini, Steven Zhang berpeluang untuk menjual Inter Milan dalam waktu dekat. Pengusaha asal China itu diberitakan tak memiliki dana untuk membayar hutang berbunga besar yang akan jatuh tempo pada tahun 2024 mendatang. Perusahaan asal Bahrain Investcorp dikabarkan jadi yang paling berminat untuk membeli Inter. Tapi, Zheng masih berusaha untuk mencari investor baru agar ia tak perlu menjual Inter.

INTER SIAPKAN KONTRAK BARU UNTUK LAUTARO

CEO Inter, Marotta dikabarkan puas dengan perkembangan Lautaro Martinez selama bermain di Inter Milan. Untuk memberikan penghargaan lebih, ia merekomendasikan kepada klub untuk memberikan kontrak baru pada Lautaro. Menurut cuitan Fabrizio Romano, Marotta sedang mendiskusikan dengan jajaran direksi klub untuk memberikan kesepakatan baru untuk Lautaro. Negosiasi pun akan dijadwalkan dalam beberapa hari mendatang.

NEWMAR APES DI ARAB SAUDI

Nasib Neymar sangat berbeda dari Cristiano Ronaldo. Bintang asal Brazil itu justru mendapat banyak masalah di Arab Saudi. Dilansir Goal, ini jadi minggu yang berat bagi Neymar. Karena sang pemain baru saja menampilkan permainan yang mengecewakan karena melewatkan sejumlah peluang di laga kontra Damac FC. Kabarnya, konsentrasi sang pemain terganggu lantaran sang kekasih yang tengah hamil cemburu setelah melihat video sang pemain tengah menghabiskan waktu dengan wanita lain.

VIDAL SEBUT MILAN VS NEWCASTLE UNITED LAGA TERBURUK DI UCL

Arturo Vidal, eks gelandang Juventus, mengaku tidak terkesan setelah menonton duel AC Milan versus Newcastle United di partai perdana Grup F Liga Champions 2023/24 di San Siro yang berakhir pada Rabu (19/9), dini hari WIB. Vidal menjelaskan pandangan kontroversialnya di saluran Twitch.tv. “Saya melihat pertandingan terburuk dalam sejarah Liga Champions antara Milan dan Newcastle. Tidak seperti Porto dan Shakhtar yang hebat,” katanya.

KOMPANY BERI DUKUNGAN KEPADA ERIK TEN HAG

Erik ten Hag sedang dalam tekanan besar akibat start buruk Manchester United. Namun, manajer Burnley, Vincent Kompany yakin Ten Hag bisa memperbaiki hasil MU. Kompany, yang pernah menghabiskan 11 tahun sebagai pemain City paham betul situasi Ten Hag. “Satu hal yang pasti adalah orang ini telah menunjukkan bahwa dia itu benar-benar mampu. Tidak ada yang meragukannya. Semua hal lain yang terjadi hanyalah dari luar, yang tidak bisa dia kendalikan,” kata Kompany. 

ARSENAL WASPADAI SPURS ASUHAN POSTECOGLOU

Arsenal akan menjamu Tottenham Hotspur di Emirates akhir pekan ini. Mikel Arteta mewaspadai The Lilywhites asuhan Ange Postecoglou. Sejauh ini, di bawah asuhan Ange, Spurs sudah bermain lima pertandingan di Liga Inggris. Hasilnya, meraih empat kemenangan dan sekali hasil imbang. Musim lalu Arsenal punya catatan apik kontra Spurs. Arsenal mampu menang kandang dan tandang. Di kandang, Arsenal menang dengan skor 3-1 atas Spurs. Sementara di kandang Spurs, Arsenal menang dengan skor 2-0.

TOTTENHAM JUAL LO CELSO KE BARCELONA

Barcelona akan menghidupkan kembali minat mereka terhadap Giovani Lo celso. Meski Lo Celso dikabarkan betah di Tottenham ia ingin bermain reguler dalam beberapa bulan mendatang. Situasi inilah yang coba dimanfaatkan Barcelona untuk menawarkan jaminan bermain reguler kepadanya. Spurs bisa menjual sang pemain, dengan kontrak Lo Celso di klub akan habis pada tahun 2025, dengan biaya transfer terbaru ditetapkan sebesar 12 juta pounds.

JUVENTUS PERTIMBANGKAN KONTRAK BARU UNTUK GATTI

Federico Gatti telah membuktikan dirinya di Juventus dan pihak klub siap menghadiahi sang bek kontrak baru. Bek tengah Italia berusia 25 tahun ini sering tampil di bawah asuhan Massimiliano Allegri dalam musim debutnya di Turin, tampil lebih dari 2.150 menit dalam total 27 penampilan. Gatti merupakan pemain dengan bayaran terendah di Juve, hanya 1 juta euro per musim. Juve kini menyiapkan kontrak baru dengan kenaikan gaji yang signifikan, memperpanjang kontraknya satu tahun lagi hingga 2028.

VITOR ROQUE ABSEN HINGGA 2024

Bintang masa depan Barcelona, Vitor Roque meninggalkan lapangan hanya tujuh menit setelah laga, usai mendapat tekel keras dari bek Internacional Nicolas Hernandez. Menurut laporan awal, Roque mengalami cedera pergelangan kaki yang parah dan dapat absen selama tiga bulan. Cedera Roque akan menjadi perhatian Barca, yang pada awal musim panas menyetujui biaya sebesar 35 juta euro ditambah biaya tambahan dari Atletico Paranaense untuk memboyong striker 18 tahun tersebut. Meskipun transfer telah diselesaikan, masih belum jelas apakah pemain Brasil itu akan pindah pada jendela transfer Januari atau musim panas mendatang.

BODYGUARD LIONEL MESSI DIGODA SITUS DEWASA

Selain mega bintang Lionel Messi, sang bodyguard La Pulga, Yassine Cheuko, belakangan ini ikut jadi sorotan. Sebuah situs dewasa datang menawarkan konten dengan bayaran fantastis. Situs web dewasa, My Club, yang akan memberikan tawaran uang fantastis kepada Yassine Chueko. Pesaing situs Onlyfans ini bersedia menggelontorkan uang 25 ribu dollar (sekitar Rp 384 juta), demi bisa mengunggah satu video dari Yassine Cheuko di platform mereka.

MOURINHO: DYBALA BAGI ROMA SEPERTI MBAPPE BUAT PSG

Jose Mourinho mengakui pentingnya Paulo Dybala untuk AS Roma. Dybala disebut sebagai pemain spesial. Pelatih asal Portugal itu membandingkan pengaruh Dybala ke Roma dengan Bernardo Silva di Manchester City atau Kylian Mbappe di Paris Saint-Germain. Namun, Mourinho juga menyadari bahwa Dybala tidak boleh terlalu diforsir. Sejauh ini, pemain 29 tahun itu tidak pernah main penuh selama 90 menit dalam tiga kali penampilannya.

BEK VETERAN MU BERIKAN PEMBELAAN UNTUK PERFORMA ONANA

Sebuah pembelaan diberikan oleh bek veteran Manchester United, Jonny Evans untuk performa buruk Andre Onana di laga UCL kontra Bayern Munchen. Seperti yang diketahui, setelah Onana didatangkan dari Inter Milan ke MU, sang kiper belum memberikan performa yang sesuai ekspektasi. Onana pun kerap jadi korban kritikan fans Manchester United. Tapi Evans membela sang kiper dengan menyebut, Onana masih beradaptasi dengan MU, seperti halnya dulu David De Gea saat awal karirnya di Setan Merah.

MARSELINO FERDINAND MALU TERHADAP ULAH NETIZEN INDONESIA

Marcelino Ferdinan tidak dicantumkan dalam skuad KMSK Deinze untuk melawan Zulte Waregem di pekan keenam Divisi 2 Liga Belgia, Sabtu (23/9), waktu setempat. Hal ini menimbulkan reaksi sinis dari netizen Indonesia di medsos. Lewat akun twitternya, Marcelino pun memberikan tanggapan. Marceng menyoroti kritik dari penggemar sepak bola Indonesia terhadap klubnya, sambil meyakinkan bahwa dia sedang berusaha menjadi pemain yang lebih baik. β€œBikin malu ya, pemainnya aja lagi berproses enak-enak aja, ini netizen heboh.” Marselino juga membandingkan perjuangan dengan pemain asal Jepang, Takefusa Kubo, yang telah lama berkarier di Eropa.

Nasib Skuad Terakhir Arsenal di Liga Champions 2017

0

Merinding. Itulah yang kita rasakan ketika mendengar anthem Liga Champions. Perasaan yang sama juga dirasakan Mikel Arteta ketika mengantarkan Arsenal meraih kemenangan di laga pembuka babak penyisihan grup Liga Champions musim 2023/24.

Yang membuatnya lebih emosional, ini adalah laga perdana Arteta sebagai pelatih Arsenal di kompetisi antarklub terakbar se-Benua Biru itu. Arsenal terakhir kali tampil di Liga Champions pada musim 2016/17. Pemain-pemain pun sudah banyak yang hengkang. Lantas, apa kabar mereka sekarang? 

David Ospina

Mari kita mulai dari penjaga gawang. Pada musim 2016/17 sebetulnya Arsenal masih memiliki Petr Cech. Namun, legenda Chelsea itu tak pernah diturunkan dalam pertandingan Liga Champions. Arsene Wenger justru mempercayakan pertahanan terakhir Arsenal kepada David Ospina.

Setelah kalah dari Bayern Munchen di babak 16 besar, Ospina masih bertahan di Arsenal satu musim lagi sebelum akhirnya hengkang ke Napoli. Di Italia ia cukup sukses dengan meraih satu trofi Coppa Italia musim 2019/20. Usai empat tahun di Naples, Ospina hijrah ke Arab Saudi bersama Al-Nassr dan masih bermain hingga sekarang.

Hector Bellerin

Di posisi bek kanan ada Hector Bellerin. Lulusan akademi La Masia ini memang jadi andalan Arsene Wenger di masa-masa akhirnya melatih Arsenal. Namun, di Liga Champions musim 2016/17, Bellerin hanya mencatatkan lima penampilan. Itu karena Bellerin sempat mengalami cedera pergelangan kaki di babak penyisihan grup.

Setelah tujuh tahun mengabdi pada Meriam London, posisi Bellerin mulai tak aman seiring kedatangan Mikel Arteta. Tahun 2021 ia mulai terasingkan dan akhirnya menjalani masa pinjaman ke Real Betis. Di La Liga, ia sempat bermain di Barcelona dan akhirnya kembali ke pelukan Betis pada musim panas 2023.

Shkodran Mustafi

Shkodran Mustafi memainkan tujuh pertandingan Liga Champions musim 2016/17. Ini jadi musim perdana Mustafi bersama Arsenal. Di era ini, fans Arsenal masih menikmati penampilan solid dari pemain asal Jerman ini. Ia bahkan jadi bagian penting dalam proses Arsenal meraih trofi Piala FA di akhir musim. 

Namun, setelah beberapa tahun berlalu, cedera dan inkonsistensi performa mulai mengganggu Mustafi. Arsenal pun melepasnya ke Schalke sebagai pemain pinjaman pada tahun 2021. Tampil tak memuaskan, Schalke pun enggan mempermanenkan sang pemain. Sempat bermain dengan Levante, kini Mustafi berstatus free agent.

Laurent Koscielny

Bek asal Prancis itu jadi bagian penting Arsenal musim 2016/17. Dengan kedewasaan dan pengalamannya, Koscielny bahkan diamanahi oleh Arsene Wenger sebagai kapten tim. Posisinya hampir tak tergantikan di skuad utama. Ia juga diturunkan di semua pertandingan Liga Champions musim tersebut.

Namun di musim terakhirnya, ia terlibat sedikit perselisihan karena menolak ikut tur pramusim di Amerika Serikat. Sikapnya itu disinyalir karena ingin segera hengkang dan bergabung dengan klub Prancis, Bordeaux. Ia bermain hingga pensiun tahun 2022. Kini, Koscielny sedang fokus menjadi pundit sepakbola di salah satu media olahraga.

Nacho Monreal

Pemain Spanyol itu membuat 251 penampilan untuk The Gunners antara tahun 2013 dan 2019. Dan tentu saja ia menjadi bagian penting di skuad Arsenal yang tampil di Liga Champions musim 2016/17. Monreal jadi sosok yang mudah dicintai oleh para Gooners. Gaya main yang atraktif dan militan membuatnya memiliki tempat tersendiri di hati para fans.

Berbeda dengan Koscielny, Monreal bergabung Real Sociedad pada tahun 2019 dengan iringan tepuk tangan dari fans. La Real jadi klub terakhirnya sebelum memutuskan pensiun pada tahun 2022. Kini, Monreal dipercaya sebagai Brand Ambassador dari La Liga. ia selalu terlibat dalam kampanye atau promosi Liga Spanyol dalam beberapa tahun terakhir.

Granit Xhaka

Selanjutnya di sektor gelandang bertahan ada si bengal Granit Xhaka. Bergabung pada tahun 2016, Liga Champions musim 2016/17 jadi ajang besar pertama dan satu-satunya bagi Xhaka selama di Arsenal. Di kompetisi tersebut, ia mencatatkan tujuh penampilan dengan mencetak satu gol.

Xhaka termasuk pemain warisan Arsene Wenger yang bisa survive di era Mikel Arteta. Perannya sangat vital saat membantu The Gunners finis di urutan kedua Liga Inggris musim 2022/23. Itu membuat tim kembali tampil di Liga Champions. Sayangnya, setelah itu Xhaka justru dilepas ke Bayer Leverkusen pada musim panas 2023 dan menjadi jantung lini tengah.

Alex Oxlade-Chamberlain

Di sektor gelandang tengah Arsene Wenger tak memiliki nama pasti untuk mengisi posisi ini. Beberapa nama seperti Santi Cazorla, Aaron Ramsey, hingga Alex Oxlade-Chamberlain silih berganti untuk tampil di Liga Champions 2016/17. Namun, Oxlade-Chamberlain jadi pemain yang paling sering diturunkan.

Ia mencatatkan tujuh kali penampilan di kompetisi tersebut. Musim 2016/17 jadi musim terakhir Ox di Arsenal sebelum akhirnya bergabung Liverpool. Bersama The Reds, barulah Ox dibanjiri trofi. Ia bahkan menjuarai Liga Champions dan Liga Inggris ketika masih berseragam Liverpool. Namun, ia bukan lagi favorit Jurgen Klopp. Alhasil, ia dibuang ke Besiktas.

Mesut Ozil 

Untuk melengkapi trio lini tengah, Wenger biasanya menurunkan Mesut Ozil. Ia berperan sebagai playmaker kreatif yang membongkar pertahanan lawan melalui umpan-umpan terobosannya. Dengan catatan empat gol dan tiga assist dalam delapan pertandingan, Ozil barangkali jadi pemain Arsenal paling berpengaruh di Liga Champions musim 2016/17.

Bahkan kita semua tak bisa melupakan gol solo run indah dari pemain berparas ngantuk ini ke gawang Ludogorets. Semua pemain bertahan Ludogorets dibuat turu karena ditipu habis-habisan oleh pergerakan Ozil. Itu jadi Liga Champions terakhir dalam karirnya sebelum akhirnya berkarir dan pensiun di Turki pada tahun 2023.

Theo Walcott

Trio lini depan diisi oleh Theo Walcott di sisi kanan. Musim 2016/17 jadi salah satu musim terbaik Walcott bersama Arsenal. Selain mencetak 10 gol di Liga Inggris, ia mencatatkan empat gol dari enam pertandingan di Liga Champions. Yang menarik, ia hanya membutuhkan 270 menit untuk mencetak seluruh golnya. 

Setelah musim itu, ia bergabung dengan Everton pada Januari 2018. Semakin sering cedera membuat performanya kian menurun. Walcott seakan kehilangan kecepatannya. Sempat bermain di klub masa kecilnya, Southampton, kini Walcott memutuskan untuk pensiun dan menjadi pundit. Sesekali ia juga terlihat menekuni hobi barunya yakni bermain golf.

Alexis Sanchez

Di kiri ada Alexis Sanchez. Pemain yang satu ini jadi salah satu penandatanganan paling sukses dalam sejarah Arsenal. Dengan catatan tiga gol dan empat assist, Sanchez jadi pemain paling penting lainnya di Liga Champions musim 2016/17. 

Sayangnya, transfer aneh ke Manchester United setahun kemudian telah merusak karirnya. Setelah terombang-ambing di Manchester, Sanchez diterbangkan ke Italia untuk bergabung dengan Inter Milan. Bersama Nerazzurri, ia meraih Scudetto musim 2020/21. Sempat dilepas ke Marseille, Inter justru memulangkannya kembali pada Agustus 2023. 

Olivier Giroud 

Sebagai ujung tombak, ada Olivier Giroud. Turun di enam pertandingan, Giroud mencetak dua gol dan satu assist di Liga Champions musim 2016/17. Setelah jadi bulan-bulanan di babak 16 besar, Giroud masih bermain untuk Arsenal, setidaknya satu musim lagi karena ia memutuskan untuk berkhianat ke Chelsea tahun 2018.

Bersama Chelsea, Giroud hidup bergelimang trofi. Ia memenangkan beberapa trofi bergengsi termasuk Liga Champions musim 2020/21. Barulah pada tahun 2021 ia bergabung dengan AC Milan dan kembali membantu klubnya itu berjaya. Giroud meraih scudetto musim 2021/22. Bersama Sanchez, Giroud juga jadi alumni Arsenal 2016/17 yang masih aktif bermain di Liga Champions.

Sumber: Planetfootball, Transfermarkt, Goal, Sempre Inter