Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Newcastle United

spot_img

Sempat tersesat di jalur kekalahan selama tiga pekan beruntun, Newcastle, perlahan tapi pasti bangkit dari keterpurukan. Diawali dengan kemenangan tipis-tipis 1-0 melawan Brentford dan mampu mencuri poin di San Siro, kini Newcastle mengamuk di kandang Sheffield United dengan skor 8-0.

Meski bukan kemenangan terbesar dalam sejarah, karena The Magpies pernah mencatatkan kemenangan 13-0 atas Newport County musim 1946/47. Melibas lawan dengan skor telak sudah seperti tradisi bagi klub yang bermarkas di St. James Park itu. Penasaran siapa saja yang jadi korban? Berikut adalah daftar kemenangan terbesar yang pernah diraih Newcastle United.

VS Sheffield United 

Dalam laga melawan Sheffield United semalam, Newcastle United menggila. Skuad asuhan Eddie Howe seakan menjadikan klub promosi itu ladang pelampiasan atas gagalnya meraih tiga poin di Liga Champions 2023/24. Kemenangan 8-0 merupakan kemenangan tandang terbesar Newcastle sekaligus kekalahan terbesar yang pernah dialami The Blades.

Menariknya, gol-gol Newcastle berasal dari delapan pemain yang berbeda. Tim asuhan Eddie Howe menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Inggris yang memiliki delapan pencetak gol berbeda dalam satu pertandingan. The Magpies hanya memerlukan 20 menit untuk membuka keunggulan.

Mendapat umpan dari Anthony Gordon, Sean Longstaff berhasil mengkonversinya menjadi gol dan membawa The Magpies unggul 1-0. Bak pintu tanggul yang sudah dibuka, gol Longstaff seperti awal dari air bah yang membanjiri Bramall Lane. Dari striker hingga bek semuanya berlomba-lomba untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Tujuh gol selanjutnya lahir dari aksi Dan Burn, Sven Botman, Callum Wilson, Anthony Gordon, Miguel Almiron, Bruno Guimaraes, dan Aleksander Isak. Meski tak mencatatkan namanya di papan skor, Kieran Trippier jadi pemain paling berpengaruh dengan tiga assist-nya. Kemenangan ini membuat The Magpies melesat ke peringkat delapan klasemen sementara Liga Inggris.

VS Morecambe

Kemenangan terbesar berikutnya terjadi di ronde ketiga kompetisi Carabao Cup musim 2020/21. Bertandang ke markas tim kasta keempat, Morecambe FC, Newcastle yang kala itu masih ditukangi Steve Bruce menang telak dengan skor 7-0.

Tim kasta keempat memang bukan levelnya Newcastle. Dalam 30 menit pertama saja, The Magpies sudah unggul empat gol. Sialnya, di tengah tuntutan untuk mengejar ketertinggalan, Morecambe justru harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Toumani Diagouraga diganjar kartu merah pada menit 33.

Situasi ini membuat Newcastle semakin nyaman memainkan bola. Saking mendominasinya, mereka sampai bisa menambah tiga gol lagi. Joelinton jadi pemain paling bersinar di pertandingan ini setelah mencatatkan dua gol. 

Lima gol lain dicetak bergantian oleh Miguel Almiron, Jacob Murphy, Isaac Hayden, Jamaal Lascelles dan satu gol bunuh diri dari pemain Morecambe, Sam Lavelle. Kemenangan ini jadi pelecut semangat mengingat Newcastle datang dengan wajah murung karena baru kalah dari 0-3 dari Brighton di Liga Inggris.

VS Preston North End 

Korban selanjutnya Preston North End di ajang Piala Liga musim 2016/17. Kala itu, The Magpies berhasil mengunci kemenangan di ronde keempat dengan skor 6-0. Bermain di kandang sendiri, Newcastle United sudah mendominasi sejak menit awal. Mereka bahkan memenangi penguasaan bola dan melepaskan 13 tembakan on target dalam 90 menit.

Tak butuh waktu lama bagi Newcastle untuk menunjukan siapa yang berkuasa di St. James Park. Memasuki menit ke-19, Newcastle membuka keunggulan melalui tandukan Aleksandar Mitrovic yang memanfaatkan umpan dari Matt Ritchie. Di saat harus mengejar ketertinggalan, Preston justru harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-27 karena Alan Browne dikartu merah.

The Magpies berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan menggandakan keunggulan melalui Mohamed Diame di menit ke-38. Setelah gol ini, Newcastle kian percaya diri sehingga gol-gol lain mulai menghujani gawang Preston.

Mitrovic dan Diame jadi bintang lapangan. Mereka masing-masing mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Kemenangan telak ini membawa skuad asuhan Rafael Benitez ke perempat final Piala Liga untuk kedua kalinya dalam sembilan musim. Sayangnya, di ronde berikutnya mereka harus kalah dari Hull City melalui babak adu penalti.

VS QPR 

Tak cuma lawan Preston North End, di musim yang sama Rafael Benitez juga membawa Newcastle United meraih kemenangan telak 6-0 kala menghadapi tim kuat lainnya, Queens Park Rangers. Ditangani Benitez, The Magpies jadi tim unggulan di kasta kedua. Mereka jadi salah satu tim yang sulit untuk dikalahkan di liga.

Bertandang ke Loftus Road Stadium, Newcastle United berjalan dengan kepala tegak karena belum terkalahkan di empat pertandingan liga terakhirnya. Dengan formasi 4-4-1-1 andalan, The Magpies berhasil mendominasi. 

Mereka bahkan sudah membuka keunggulan di menit 12 melalui tembakan Jonjo Shelvey. Di menit 30, Ayoze Perez menggandakan keunggulan dan itu jadi gol terakhir yang terjadi di babak pertama. Para komentator dan pundit yang bertugas memprediksi kalau QPR akan membalikan keadaan di babak kedua. Tapi prediksi itu salah. Skuad asuhan Jimmy Floyd Hasselbaink justru kian merana di paruh kedua.

Tak tanggung-tanggung, Newcastle membuat Alex Smithies kembali memungut bolanya dari jala gawangnya sendiri lagi. Jonjo Shelvey jadi pemain paling berbahaya di pertandingan ini. Berkat dua gol dan aksi-aksinya di lini tengah, The Magpies bisa mengunci kemenangan 6-0 di kandang QPR. Setelah itu, performa mereka terus meroket. Newcastle bahkan promosi ke Premier League dengan status juara Divisi Championship 2016/17.

VS Aston Villa 

Mundur ke enam tahun sebelum laga melawan QPR, Newcastle United sudah mencatatkan kemenangan dengan skor 6-0 kala menghadapi Aston Villa di pertandingan Liga Inggris musim 2010/11. Musim tersebut adalah musim kembalinya Newcastle setelah dua musim sebelumnya terdegradasi ke Championship. 

Kemenangan ini cukup mengejutkan publik Inggris, mengingat Newcastle hanya berstatus sebagai klub promosi. Pertandingan baru berjalan 12 menit, si bengal Joey Barton sudah membuka kran gol The Magpies. Berkat tambahan dua gol dari Kevin Nolan dan Andy Carroll, Newcastle unggul tiga gol saat jeda turun minum.

Andy Carroll yang jadi andalan The Magpies musim sebelumnya bersinar di laga kontra Villa. Tak tanggung-tanggung, penyerang yang identik dengan rambut kuncir kudanya itu mencatatkan hattrick yang luar biasa di laga ini yang masing-masing ia cetak di menit 34, 67, dan 90+3. Gol kedua Kevin Nolan di menit 87 melengkapi kemenangan 6-0 Newcastle atas The Villa.

VS Tottenham

Yang terakhir terjadi musim lalu saat Newcastle menumbangkan Tottenham Hotspur dengan skor 6-1. Dalam daftar ini, Spurs jadi satu-satunya tim yang bisa menjebol gawang The Magpies

Sebetulnya, sebelum laga dimulai pun sudah banyak yang memprediksi kalau Spurs bakal keok di tangan Newcastle. Tapi tak ada yang mengira kalau selisihnya akan sejauh ini. Bermain di St. James Park, The Magpies tak menjadi tuan rumah yang ramah. Tanpa basa-basi, Newcastle bahkan sudah membuka keunggulan di menit kedua.

Skuad asuhan Eddie Howe bahkan sudah unggul tiga gol di sepuluh menit pertama. Spurs benar-benar tak diberikan waktu untuk berkembang. Berkat sepasang gol dari Aleksander Isak, The Magpies mengangkangi Spurs dengan skor 5-0 bahkan jauh sebelum jeda turun minum.

Di awal babak kedua Harry Kane mencetak gol. Itu sempat memunculkan harapan bagi seluruh fans yang hadir di stadion. Tapi, gol pamungkas Callum Wilson di menit 67 seakan mematahkan sayap si Ayam Jantan. Hingga peluit panjang dibunyikan Spurs tak bisa membalas lagi dan akhirnya skor 6-1 pun tersaji di akhir laga.

Sumber: Goal, BBC, ESPN, Sky Sport

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru