Beranda blog Halaman 7

Berita Bola Terbaru 22 Agustus 2025 – Starting Eleven News

0

ARTETA MINTA ARSENAL DATANGKAN JULIAN ALVAREZ

Merasa belum puas dengan komposisi lini depannya, Mikel Arteta dilaporkan telah meminta Arsenal untuk mendatangkan striker baru lagi. Apalagi, Arsenal baru saja mendapat kabar kalau Kai Havertz mengalami cedera lutut. Dilansir The Sun, jika tujuannya untuk memperkuat lini depan dan memberikan pesaing yang tepat untuk Viktor Gyokeres, Arteta mengusulkan satu nama, yakni Julian Alvarez. Atletico Madrid selaku pemilik Alvarez kabarnya tak sepenuhnya menutup pintu keluar untuknya. Momen ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Arsenal. Tapi, saingan Arsenal adalah Barcelona. Kabarnya, mereka siap menawarkan 100 juta euro untuk sang striker. 

SPURS INCAR SORLOTH

Bukan cuma Arsenal yang mencari striker baru, Tottenham pun kabarnya demikian. Dilansir Fichajes, Spurs kabarnya memasukan nama Alexander Sorloth dalam daftar pencariannya. Sang pemain dirasa memiliki profil yang pas untuk Premier League yang mengandalkan kekuatan fisik. Namun, Spurs tak sendirian. Sebab, banyak klub Eropa yang juga mendekati striker Atletico Madrid itu. Salah satunya Napoli. Ketertarikan Spurs pun saat ini masih tahap awal. Belum ada langkah konkret yang diambil.

MU MINTA TUKAR GARNACHO DENGAN ANDREY SANTOS

Negosiasi antara Manchester United dan Chelsea terkait transfer Alejandro Garnacho terus berlanjut. Karena Chelsea terus menawar di bawah angka yang ditentukan, kini United meminta persyaratan baru. Dilansir Give Me Sport, United meminta Chelsea untuk memasukan Andrey Santos dalam kesepakatan. Santos bisa jadi alternatif disaat Ruben Amorim membutuhkan suntikan kekuatan di lini tengah. Jika gagal mendapatkan Carlos Baleba, Santos akan mengambil peran penting musim ini.

MU KEJAR LUCIEN AGOUME

Selain berharap pada Chelsea, Manchester United kabarnya tetap mendekati opsi-opsi lain untuk melengkapi komposisi di lini tengah. Dilansir Goal, nama Lucien Agoume dari Sevilla menarik perhatian United. Sevilla kabarnya telah menetapkan harga di angka 30 juta euro untuk Agoume. United percaya, pemain yang satu ini bisa jadi opsi yang lebih murah ketimbang Baleba. Namun, belum ada tawaran resmi yang dilayangkan United. Negosiasi antara kedua belah pihak pun masih berlanjut. United tetap memprioritaskan Baleba. Jika tidak memungkinkan, maka negosiasi dengan Agoume bakal dipercepat.

FRIMPONG CEDERA

Kabar buruk justru datang dari sang juara bertahan, Liverpool. Dilansir Standard, Arne Slot mengkonfirmasi bahwa Jeremie Frimpong mengalami cedera. Menurut laporan, Frimpong mengalami gangguan di pekan pertama. Maka dari itu, ia tak dimainkan secara penuh. Kabarnya, pemain asal Belanda itu bermasalah dengan hamstringnya. Arne mengkonfirmasi bahwa Frimpong akan absen hingga jeda internasional mendatang. Kabarnya, Conor Bradley bisa menggantikan posisinya. Bradley yang sempat cedera dilaporkan sudah pulih dan sudah menjalani latihan bersama tim.

MADRID BERSEDIA TUKAR VINI DENGAN HAALAND

Bergeser ke Spanyol, ada Real Madrid yang kabarnya bersedia untuk menukar Vinicius dengan striker Manchester City, Erling Haaland. Dilansir Fichajes, Vini yang tak kunjung memberikan kepastian soal kontrak barunya di Madrid membuat klub mulai mencari solusi terbaik. Salah satunya adalah dengan menukarnya dengan pemain yang diidam-idamkan Madrid sejak lama, Erling Haaland. Namun, kesepakatan ini kabarnya lebih masuk akal dilakukan pada musim panas 2026.

ATLETICO SEPAKAT DATANGKAN NICOLAS GONZALEZ

Masih dari Kota Madrid, ada Atletico Madrid yang kabarnya sudah sepakat dengan Juventus untuk mendatangkan Nicolas Gonzalez. Namun, kepindahan ini dipercaya tidak akan mudah bagi Atletico. Dilansir Football Espana, sang pemain kabarnya masih setengah hati untuk pindah. Padahal, Atletico sudah menyepakati mahar dengan Juve. Negosiasi pun masih berlanjut. Gonzalez hanya butuh diyakinkan saja.

BARCA TERPAKSA PUTUS KONTRAK ROMEU

Sementara dari Barcelona, mereka kabarnya terpaksa memutus kontrak Oriol Romeu demi bisa mendaftarkan pemain baru. Dilansir Mirror, Barcelona akan memutus kontrak Romeu 10 bulan lebih awal demi kepentingan klub. Dengan keluarnya Romeu, ada ruang gaji yang bisa dimanfaatkan Barca untuk mendaftarkan para pemain baru. Romeu memang sudah tak memiliki tempat di skuad Hansi Flick. Musim lalu saja, ia hanya menjadi pemain pinjaman di Girona.

ALEX MORENO KE GIRONA

Ngomong-ngomong soal Girona, kabarnya mereka sudah menemukan bek kiri baru di musim panas ini. Dilansir The Athletic, bek kiri yang dimaksud adalah Alex Moreno. Dirinya kini sedang merampungkan kepindahan dari Aston Villa. Sang pemain kabarnya akan segera menjalani tes medis sebelum akhirnya menandatangani kontrak bersama Girona. Moreno kabarnya akan diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun. Kabarnya, Villa memasukan klausul bagi hasil sebesar 40% jika Girona menjual Moreno di kemudian hari.

YILDIZ MASUK RADAR KLUB INGGRIS

Spanyol sudah, kini kita bergeser ke Italia. Dilansir Foot Italia, permata Juventus, Kenan Yildiz kabarnya jadi incaran klub Inggris. Klub yang dimaksud adalah Tottenham. Yildiz muncul dalam daftar pencarian Spurs usai mereka gagal mendapatkan Eberechi Eze. Namun, pendekatan Spurs kabarnya akan sulit. Sebab, Igor Tudor akan melibatkan Yildiz dalam skema permainannya. Ia ingin membangun masa depan Juve bersama Yildiz. Apalagi, sang pemain memiliki sisa kontrak selama empat tahun. Jika dijual, pasti harganya sangat mahal.

BARU LATIHAN SEKALI, BAILEY LANGSUNG CEDERA

Bergeser ke Ibukota Italia, ada kabar kurang mengenakan dari AS Roma. Dilansir Foot Italia, pemain baru Roma, yakni Leon Bailey langsung mengalami cedera di sesi latihan perdana bersama tim. Menurut laporan, dalam sesi latihan, Bailey mengalami cedera otot. Tingkat keparahannya belum diketahui. Bailey akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut soal cederanya ini. Ini jadi awal yang buruk bagi pemain baru sepertinya. 

LEGENDA SASSUOLO PERPANJANG KONTRAK

Selanjutnya dari klubnya Bang Jay, Sassuolo. Legenda hidup Sassuolo, Domenico Berardi akhirnya memutuskan untuk stay di klub. Mengutip dari Football Italia, Sassuolo secara resmi mengumumkan bahwa legenda klub tersebut telah menandatangani perpanjangan kontrak baru jangka panjang. Berardi, yang telah menghabiskan seluruh karier seniornya bersama Neroverdi, telah menandatangani perpanjangan kontrak baru yang akan berlangsung hingga musim panas 2029. Itu artinya, ia akan terus bermain di Sassuolo hingga usianya 35 tahun.

EDSON ALVAREZ NYEBRANG KE FENERBAHCE

Mampir sebentar ke Turki, ada Fenerbahce yang baru saja mendapatkan gelandang dari West Ham. Mengutip cuitan Fabrizio Romano, Fenerbahce mencapai kesepakatan dengan West Ham untuk meminjam Edson Alvarez. Hari ini, sang pemain langsung terbang ke Turki untuk menjalani tes medis dan merampungkan kepindahan. Sang pemain begitu semangat pindah ke Turki. Karena ia ingin dilatih oleh Jose Mourinho dan bermain di kompetisi Eropa. 

PAES SEDIH TAK BISA BELA TIMNAS

Kembali ke Indonesia, Patrick Kluivert telah merilis daftar nama pemain yang akan mengikuti sesi latihan jelang menghadapi Kuwait. Menurut CNN Indonesia, Maarten Paes tak masuk dalam daftar. Posisi kiper diisi oleh Emil Audero, Nadeo Argawinata, dan Ernando Ari. Situasi ini pun membuat Paes sedih. Menurut laporan, hal ini disampaikan Paes melalui Instagram Story pribadinya. “Sayangnya saya harus melewatkan pertandingan mendatang bersama Timnas karena cedera. Semoga semuanya sukses di Surabaya. Sampai jumpa,” tulis Paes. Paes kini fokus pemulihan agar bisa berkontribusi di Ronde Ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

DIKS TERANCAM BATAL DEBUT DI BUNDESLIGA PEKAN INI

Kabar kurang mengenakan juga datang dari Kevin Diks. Menurut VIVA, Kevin berpotensi batal debut di pekan pertama Bundesliga melawan Hamburg. Kabarnya, cedera yang dialami Kevin di laga DFB Pokal kemarin belum juga pulih. Saat ini Diks menjalani latihan terpisah dengan skuad Borussia Monchengladbach. Kondisi ini membuat Diks diragukan untuk tampil melawan Hamburg. Pelatih Gerardo Seoane kemungkinan bakal memasukan nama Shuto Machino untuk mengisi ruang yang ditinggalkan Diks. Berdasarkan penuturan sang pelatih, Diks diperkirakan akan absen selama dua minggu. Meski begitu, namanya tetap masuk dalam daftar pemain yang dipanggil ke tim nasional Indonesia.

CHELSEA DAPATKAN ENCISO, TAPI…

Chelsea kabarnya telah mendapatkan pemain Brighton, Julian Enciso. Tapi, sang pemain tidak akan langsung bergabung dengan Chelsea. Mengutip cuitan Fabrizio Romano, Enciso telah menandatangani kontrak dengan Chelsea hingga 2031. Namun, ia akan menghabiskan musim 2025/26 di Strasbourg, klub yang berada di bawah naungan yang sama dengan Chelsea. Baru pada musim berikutnya, pemain asal Paraguay itu akan terdaftar sebagai pemain Chelsea hingga 2031. Chelsea kabarnya menginvestasikan dana sekitar 20 juta euro untuk menyegel kesepakatan ini. 

FOREST IKUTAN KEJAR JACKSON

Masih berhubungan dengan Chelsea, kabarnya Nottingham Forest ikutan kejar Nicolas Jackson di sisa waktu bursa transfer kali ini. Dilansir The Chelsea Chronicle, Forest telah menghubungi pihak Chelsea untuk menanyakan ketersediaan Jackson. Mereka siap bersaing dengan Aston Villa dan Newcastle United untuk mendapatkan striker asal Senegal itu. Kabarnya, Chelsea telah melunak soal harga Jackson. Forest dan klub lainnya bisa mendapatkan jasa Jackson dengan harga 56 juta pound saja.

FOREST SAH DAPATKAN DOUGLAS LUIZ

Sementara itu, Forest telah merampungkan transfer Douglas Luiz dari Juventus. Menurut Give Me Sport, status transfernya sudah terkonfirmasi oleh Fabrizio Romano. Semua persyaratan sudah disepakati oleh kedua klub. Sang pemain pun akan segera menjalani tes medis di Inggris. Kabarnya, kesapakatan ini dicapai dengan mahar sekitar 26 juta pound. Namun, belum jelas berapa durasi kontrak yang akan ditandatangani Luiz. 

PORTO DEKATI BEK ARSENAL, KIWIOR

Bergeser ke Arsenal, kabarnya Jakub Kiwior sedang masuk radar klub Portugal, Porto. Pertemuan antara kedua klub sudah berlangsung kemarin. Porto berupaya keras untuk merekrut pemain internasional Polandia tersebut sebelum bursa transfer ditutup. Menurut Give Me Sport, Porto akan menawarkan proposal dengan opsi pembelian wajib musim panas mendatang. Struktur ini dirancang untuk meringankan beban keuangan jangka pendek Porto sekaligus mengamankan biaya bagi Arsenal pada tahun 2026. Negosiasi soal fee pun sedang dibahas.

VEIGA KE VILLARREAL

Bergeser ke Spanyol, ada Villarreal yang telah mencapai sepakat dengan pemain Chelsea, Renato Veiga. Mengutip cuitan Fabrizio Romano, Villarreal membayar sekitar 29,5 juta euro untuk memboyong pemain asal Brazil itu ke Spanyol. Kabarnya, Chelsea memasukan klausul bagi hasil penjualan jika The Yellow Submarine memutuskan untuk menjual Veiga di kemudian hari. Villarreal telah mengalahkan Atletico Madrid yang juga mengincar pemain yang satu ini. 

AGEN RODRYGO BERADA DI INGGRIS

Setelah Rodrygo tak masuk line up di laga pembuka Real Madrid melawan Osasuna, kabarnya agen sang pemain langsung terbang ke London guna menemui perwakilan klub-klub yang menginginkan kliennya. Dilansir Tribalfootball, agen Rodrygo menemui pihak Manchester City dan Liverpool untuk membicarakan potensi kepindahan. Liverpool jadi yang terdepan. Rodrygo kabarnya akan dijadikan pengganti Luis Diaz yang dilepas ke Bayern Munchen.

RABIOT TAWARKAN DIRI KE JUVE

Spanyol sudah, kini kita beralih ke Serie A. Kabarnya, Adrien Rabiot telah menawarkan dirinya lagi ke Juventus. Dilansir Football Italia, Rabiot sangat ingin kembali ke Juve. Ia sudah berbicara dengan Giorginio Chiellini dan mengungkapkan keinginannya itu. Keinginan ini muncul usai sang pemain mengalami momen tak mengenakan dan beberapa perselisihan di Marseille. Ia merasa tak ada tempat senyaman Juventus. Maka dari itu, ia bersedia menjadi pemain Juventus untuk sekali lagi. 

JUVE INCAR GELANDANG CHELSEA

Sementara itu, Juve dikabarkan memang sedang mencari seorang gelandang. Namun, Adrien Rabiot tak menjadi prioritas. Dilansir Tribalfootball, Matt O’Riley masih jadi prioritas Juventus saat ini. Diluar itu, kabarnya Bianconeri sedang memantau gelandang Chelsea, Carney Chukwuemeka. Langkah pendekatan ini diambil usai Borussia Dortmund mundur dari perebutan tanda tangan sang pemain. Nantinya, Juve akan menjadikan Carney Chukwuemeka sebagai pengganti Douglas Luiz yang kembali ke Premier League.

FIFA KALAH DI PERSIDANGAN DARI DIARRA, HARUS BAYAR 1,2 T

Sengketa hukum antara FIFA dan Lassana Diarra telah berakhir. Di persidangan, FIFA kalah dari Diarra. Dilansir Goal, FIFA pun harus membayar kompensasi yang diminta Diarra. Kabarnya, Diarra akan menerima dana segar senilai 65 juta euro dari FIFA atas kariernya yang terhenti akibat sistem transfer ilegal. Kemenangan ini pun jadi sejarah baru bagi sepakbola. Seperti Jean-Marc Bosman dulu, Lassana Diarra kini menjadi simbol revolusi untuk hak-hak pemain.

DUA PEMAIN KETURUNAN DIINCAR NIJMEGEN

Masih dari Eropa, tapi berhubungan dengan Indonesia. Dua pemain berdarah Indonesia, yakni Tristan Gooijer dan Jenson Seelt kabarnya masuk radar NEC Nijmegen, klub yang dibela Calvin Verdonk. Dilansir Bola, rumor Seelt bisa bergabung dengan Nijmegen karena Sunderland kabarnya sedang berusaha mencari bek baru dari Serie A. Sementara Tristan kabarnya sedang mencari klub baru demi bisa mendapat menit bermain yang cukup dan Nijmegen hadir menawarkan diri. Jika kepindahan dua pemain ini terealisasi. Itu artinya, akan ada tiga pemain berdarah Indonesia di Nijmegen.

Berita Bola Terbaru 21 Agustus 2025 – Starting Eleven News

0

MADRID MENANG TIPIS DI LAGA PEMBUKA LA LIGA

Di pekan pertama La Liga, Real Madrid hanya bisa menang tipis 1-0 dari Osasuna. Golnya pun lahir dari titik putih. Dilansir Fotmob, gol tersebut dicetak oleh Kylian Mbappe di menit 51. Ini jadi gol pertama Mbappe ketika dirinya menggunakan nomor punggung 10. Gol tersebut juga jadi gol perdana Real Madrid di laga resmi di bawah kepemimpinan Xabi Alonso. Kemenangan ini membawa Madrid naik ke urutan delapan klasemen sementara.

HAALAND TUNGGU PANGGILAN DARI MADRID

Masih berhubungan dengan Real Madrid, Defensa Central melaporkan kalau Madrid mulai serius dengan niat mendatangkan Erling Haaland dari Manchester City. Menurut laporan, Haaland sudah bersedia untuk hijrah ke Spanyol dan berduet dengan Kylian Mbappe. Sumber mengatakan, Haaland tinggal menunggu panggilan dari Florentino Perez untuk segera angkat kaki dari Manchester. Namun, kepindahan ini akan terjadi di musim panas ini jika Vinicius memutuskan hengkang dari El Real.

BARCA PUNYA STRATEGI JITU UNTUK DAPAT 100 JUTA EURO

Bergeser ke Barcelona, pemilihan presiden klub yang baru tinggal menghitung minggu. Kabarnya, Joan Laporta akan mencalonkan lagi. Untuk menarik suara dan dukungan, Laporta kabarnya punya strategi jitu agar Barcelona bisa mendatangkan pemain bintang di musim depan tanpa mempengaruhi struktur keuangan saat ini. Menurut El Nacional, dirinya bahkan berkelakar kalau proyek yang sedang disusunnya itu akan menghasilkan dana sekitar 100 juta euro dalam bentuk cash. Kabarnya, dana itu akan terkumpul melalui sponsor, penjualan pemain cadangan, dan pengendalian pengeluaran. Nantinya, striker top bakal jadi target utama musim depan. Tapi, itu jika dirinya kembali terpilih sebagai presiden klub.

FERMIN LOPEZ DIBIARKAN PERGI OLEH BARCA

Di sisi lain, Barcelona terus berusaha membujuk beberapa pemain muda yang tak mendapat tempat di skuad utama untuk pergi. Salah satunya adalah Fermin Lopez. Dirinya jadi salah satu talenta potensial yang siap dilepas oleh La Blaugrana. Dilansir Barca Blaugranes, Barca sudah memberikan lampu hijau bagi sang pemain untuk pergi. Kini, persaingan untuk mendapatkan sang pemain pun sangat terbuka. Harganya pun cukup murah. Barca akan puas jika tawarannya senilai 50 juta euro. Saat ini, ada Manchester United yang kabarnya tertarik dengan pemain yang satu ini.

PERWAKILAN MILAN DI LONDON UNTUK TEMUI HOJLUND

Pindah ke Italia, ada perwakilan AC Milan yang kabarnya sudah tiba di London untuk membicarakan beberapa negosiasi transfer. Salah satunya untuk membahas potensi kepindahan Rasmus Hojlund dari Manchester United. Dilansir Football Italia, Direktur Milan, Igli Tare telah mengirimkan perwakilannya untuk menemui ayah Hojlund di London. Dalam pertemuan ini, perwakilan Milan menyampaikan proyek dan rencana jangka panjang untuk pemain asal Denmark itu. Jadi, bukan cuma proposal pinjaman. Milan ingin segera merampungkan kepindahan Hojlund. Milan ingin mendahului Napoli yang juga mengincar Hojlund.

BONIFACE SEPAKAT GABUNG MILAN

Di sisi lain, Milan juga sudah mencapai kesepakatan dengan striker Bayer Leverkusen, Victor Boniface. Mengutip cuitan Fabrizio Romano, setelah kesepakatan lisan tercapai, Milan dan Leverkusen kini sedang berdiskusi soal detail kesepakatan. Jika Milan punya rencana panjang untuk Hojlund, maka kali ini Milan hanya menawarkan proposal pinjaman. Namun, Leverkusen meminta Milan untuk memasukan klausul opsi pembelian di akhir pinjaman. Biaya yang diminta Leverkusen untuk mempermanenkan Bonifaci dikisar 30 juta euro. 

NAPOLI PANTAU SITUASI SORLOTH

Bukan cuma Milan yang sibuk mencari striker baru. Napoli yang baru saja kehilangan Romelu Lukaku akibat cedera pun mulai mengeksplore opsi penyerang di sisa waktu yang ada. Selain mengejar Rasmus Hojlund, Napoli kabarnya memasukan nama Alexander Sorloth ke dalam daftar. Dilansir Foot Italia, Antonio Conte menggemari gaya bermain Sorloth. Meski belum ada aksi konkret, pihak klub terus mengawasi situasi sang pemain. Kabarnya, Sorloth bisa jadi solusi yang tak begitu mahal. Harganya tak lebih dari 30 juta euro.

HAVERTZ ALAMI CEDERA PARAH

Italia sudah, kini kita membahas sepakbola Inggris. Kabar kurang mengenakan datang dari tim calon juara, Arsenal. Baru pekan pertama, Kai Havertz dikabarkan alami cedera lutut yang cukup parah. Dilansir The Athletic, pemeriksaan masih tahap awal. Tapi, cedera Kai terlihat mengkhawatirkan. Kini, Viktor Gyokeres jadi satu-satunya striker Arsenal yang berada dalam kondisi fit 100%. Gabriel Jesus tersedia, namun kondisi kebugarannya masih perlu dikaji lagi.

ARSENAL RESMI DAPATKAN EZE

Dengan cederanya Kai Havertz, Arsenal dengan cepat kembali menggoda Eberechi Eze dan menikungnya dari Spurs. Mengutip dari cuitan Fabrizio Romano, pendekatan Arsenal kepada Eze sudah berada di tahap Here We Go. Sang pemain setuju dengan segala persyaratan yang diajukan Arsenal. Eze pun lebih tertarik untuk bergabung Arsenal ketimbang Spurs. Kabarnya, Crystal Palace akan mendapat dana sekitar 60 juta pound dari penjualan Eze. Pembicaraan tentang rincian kontrak masih berlanjut.

PALMER TERLIBAT SENGKETA DENGAN PERKEBUNAN ANGGUR

Masih dari London, tapi kali ini dari Chelsea. Ada berita unik yang melibatkan sang bintang Cole Palmer. Dilansir The Sun, Palmer kini terlibat sengketa merek dagang “Cold Palmer” dengan sebuah perkebunan anggur di Prancis yang bernama, Chateau Palmer. Seperti yang sudah pernah diwartakan, Palmer berniat untuk mendaftarkan nama “Cold Palmer” ke badan HAKI Inggris. Namun, permohonan HAKI yang diajukan Palmer ditentang oleh Chateau Palmer. Karena dalam permohonannya Palmer juga meminta tak ada orang lain yang menggunakan namanya untuk minuman beralkohol, wine, minuman berenergi, dan sebagainya. Yang mana, perkebunan anggur di Prancis akan terdampak. Kini, perkebunan itu meminta Palmer untuk tidak memasukan kategori minuman anggur ke dalam permohonannya.  

CITY BERUBAH PIKIRAN, SAVINHO DILARANG PERGI

Bergeser ke Manchester, ada Manchester City yang kabarnya berubah pikiran dalam menentukan nasib Savinho. Awalnya, City terbuka untuk melepasnya. Namun, kini City telah menutup pintu keluar bagi Savinho. Apalagi, yang mau mendatangkan adalah Spurs. Dilansir Goal, Spurs belum berhenti berusaha untuk mendapatkan Savinho setelah Eze justru mencapai kesepakatan dengan Arsenal. Namun, City sudah mengambil keputusan. Bahwa Savinho akan dipertahankan. Kini, pilihan Spurs cuma dua. Mencari cara lain atau opsi lain.

ISAK KRITIK PEDAS NEWCASTLE, KINI HUBUNGANNYA MEMANAS

Sementara dari pinggiran Inggris, hubungan antara Alexander Isak dan Newcastle United semakin memanas. Dilansir Goal, Isak mulai menyindir klubnya sendiri. Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Isak mengkritik Newcastle United, dan menuduh klub tersebut ‘mengingkari janji’. Janji soal perkembangan karir dan izin untuk pergi di bursa transfer musim ini. Isak juga menuliskan, momen ini membuatnya tak lagi percaya dengan klub. “Ketika janji diingkari dan kepercayaan hilang, hubungan tidak dapat dilanjutkan.” tulis Isak. Ini sebuah deklarasi bahwa dirinya benar-benar sudah muak dengan keputusan Newcastle yang tak kunjung membiarkannya pergi ke Liverpool.

TWENTE PAKSA HILGERS PERPANJANG KONTRAK

Masih dari Eropa, tapi kali ini dari Belanda. CNN melaporkan, bahwa Mees Hilgers ada kemungkinan untuk bertahan di FC Twente musim ini. FC Twente ingin memaksa bek Timnas Indonesia itu memperpanjang kontrak meski sang pemain sudah tak masuk daftar susunan pemain dalam dua pertandingan awal Eredivisie. Twente berjanji tak akan memarkirnya lagi, jika sang pemain mau menandatangani kontrak baru. Ini adalah kesepakatan yang berbau ancaman bagi Hilgers. Ini jadi dilema. Sebab, apabila Mees Hilgers terus diparkir Twente, hal itu bisa memberikan efek buruk pada posisinya di Timnas Indonesia.

VERDONK CETAK SEJARAH DI EREDIVISIE

Berbeda dengan Mees Hilgers, Calvin Verdonk justru mencatatkan sejarah di Eredivisie. Dilansir Goal, kemenangan 5-0 atas Excelsior dan 1-4 dari Heracles Almelo membuat klub Verdonk, NEC Nijmegen berada di puncak klasemen sementara Eredivisie 2025/26. Ini jadi sejarah untuk klub asal Gelderland tersebut sejak terakhir kali berada di peringkat pertama klasemen pada September 2000. Meski begitu, Verdonk tak mau jumawa. Ia tak mau terlena dengan hasil positif ini. Dirinya bahkan merasa bahwa Nijmegen belum memiliki modal bagus untuk terus bersaing di tiga besar Eredivisie. Ah sukanya merendah nih si Verdonk.

KLOK KEMBALI DIPANGGIL TIMNAS, NGAPAIN?

Dari Indonesia, ada rumor yang mengatakan bahwa Patrick Kluivert sudah menyurati beberapa klub Liga Indonesia untuk memanggil salah satu pemainnya guna mengikuti pemusatan latihan. Dilansir CNN Indonesia, TC ini nantinya jadi persiapan menuju laga uji coba melawan Kuwait. Menariknya, dari nama-nama yang dipanggil, ada nama Marc Klok di situ. Ini jadi pemanggilan pertama bagi Klok di era Patrick Kluivert. Mendengar ini, respons netizen pun beragam. Ada yang menyerukan kalau Klok lebih baik dari Thom Haye. Ada juga yang mempertanyakan. Ngapain Klok berada di Skuad Garuda lagi?

CITY PINJAMKAN NYPAN KE KLUB CHAMPIONSHIP

Wonderkid Manchester City, Sverre Nypan dikabarkan telah resmi dipinjamkan ke klub Championship, Middlesbrough. Dilansir Goal, The Boro memenangkan perlombaan dengan Arsenal dan Aston Villa yang juga meminati Nypan. Namun, sang pemain kabarnya lebih merasa cocok dengan proyek Middlesbrough. Kesepakatan sudah dicapai antara kedua belah pihak. Pihak klub pun sudah mengumumkan kedatangan sang wonderkid. 

BERUBAH PIKIRAN, CHIESA INGIN STAY DI LIVERPOOL

Bergeser ke Liverpool, ada Federico Chiesa yang berubah pikiran. Awalnya, sang pemain memprioritaskan kepergian dari Liverpool musim panas ini. Namun, mengutip dari cuitan Fabrizio Romano, setelah mencetak gol di pekan pertama, sang pemain yakin bahwa dirinya masih memiliki peluang untuk bersaing di skuad utama Arne Slot. Apalagi, The Reds telah menjual salah satu sayapnya, Luis Diaz ke Bayern Munchen. Hal ini menimbulkan ruang yang lebih untuk Chiesa agar bisa membuktikan diri. 

PALACE PANTAU HWANG HEE-CHAN

Beberapa hari lalu, Hwang Hee-chan dilaporkan sedang mempertimbangkan opsi untuk hengkang dari Wolves. Dan kini, Crystal Palace muncul sebagai tim yang berminat pada sang pemain. Dilansir The Sun, Palace sedang mempersiapkan proposal pinjaman selama satu tahun untuk Hwang. Nama Hwang muncul sebagai opsi kedua jika Palace gagal mendapatkan bintang muda Leicester City, Bilal El Khannouss. Ketertarikan ini masih tahap awal. Palace belum melayangkan tawaran resmi ke Wolves.

LEEDS SELANGKAH LAGI DAPATKAN NOAH OKAFOR

Leeds United kabarnya belum berhenti di bursa transfer musim panas ini. Dilansir Sempre Milan, Leeds selangkah lagi mendapatkan Noah Okafor. Status transfer sudah Here We Go dan sang pemain akan terbang ke Inggris untuk merampungkan kesepakatan. Kabarnya, Leeds menebus Okafor dengan biaya sekitar 20 juta euro. Sang pemain pun akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di tim promosi Liga Inggris itu. Setelah tes medis dilakukan, pengumuman resmi pun akan dipublikasikan.

SEPARAH APA CEDERA LUKAKU

Dari Inggris, kita bergeser ke Italia untuk membahas separah apa cedera yang dialami Romelu Lukaku. Dilansir Foot Italia, Lukaku mengalami cedera otot paha kiri saat pertandingan pramusim Napoli melawan Olympiakos. Menurut laporan, pemain berusia 32 tahun itu diperkirakan akan absen selama tiga bulan ke depan. Kemungkinan tidak akan tampil hingga periode Natal karena harus menjalani pemulihan yang cukup lama. Maka dari itu, Napoli kini kembali ke bursa transfer untuk mencari striker baru guna menggantikan peran Lukaku.

INTER JUGA PANTAU EDERSON

Selain Andre Onana, Inter Milan kabarnya memasukan nama Ederson sebagai salah satu opsi penjaga gawang incaran musim panas kali ini. Dilansir Foot Italia, situasi Ederson di Manchester City belum jelas. Sang pemain bahkan tidak dimainkan di pekan pertama saat City berhadapan dengan Wolves. Inter melihat ini sebagai peluang untuk membujuk sang pemain ke Italia. Namun, Inter tak sendirian. Galatasaray kabarnya juga masih memantau situasi sang pemain.

PARMA SEMAKIN DEKAT DENGAN REYNA

Sementara itu, Parma kabarnya kian dekat dengan bintang Borussia Dortmund, Giovanni Reyna. Mengutip cuitan Fabrizio Romano, Parma sedang dalam diskusi dengan Dortmund untuk mencari kesepakatan untuk Reyna. Kabarnya, negosiasi tak akan lama. Sebab, petinggi Parma meminta sang pemain untuk segera bergabung guna menghadapi Serie A musim 2025/26. Sejauh ini, Reyna belum memberi respon. Tapi, sang pemain kabarnya tak menutup kemungkinan untuk pindah.

NICO PAZ BUKA PELUANG BALIK KE MADRID

Bintang Como, Nico Paz kini telah berubah pikiran. Awalnya, sang pemain ingin bertahan di Como, namun, kini sang pemain justru membuka pintu lagi bagi Real Madrid, mantan klubnya. Dilansir Tribalfootball, Nico menegaskan bahwa kembalinya ke Madrid masih sangat mungkin. Ia merasa tak bisa menentukan masa depannya sekarang. Untuk saat ini, dia memang masih terikat kontrak jangka panjang dengan Como. Namun, dirinya tak menampik saat ditanya soal peluang kembali ke Madrid di kemudian hari.

FORMAT PIALA DUNIA ANTARKLUB BAKAL GANTI LAGI?

Dari kabar internasional, FIFA berencana untuk mengganti sekali lagi sistem turnamen Piala Dunia Antarklub. Dilansir The Guardian, FIFA kabarnya sedang mempertimbangkan untuk mengadakan turnamen ini dua tahun sekali. Padahal, kesepakatan awal turnamen ini akan diadakan empat tahun sekali. Kabarnya, format ini akan berlaku setelah edisi tahun 2029. Selain itu, jumlah pesertanya akan ditambah. Dari 32 menjadi 48 tim. Meski demikian, ide ini masih digodok. Belum keputusan final.

PESAN COACH NOVA USAI TIMNYA KALAH DARI MALI

Dari sepakbola nasional, ada pesan dari Coach Nova Arianto yang timnya baru saja dikalahkan oleh Mali di ajang Piala Kemerdekaan 2025. Kekalahan ini membuat Indonesia gagal menjadi juara turnamen, Dilansir CNN Indonesia, Nova Arianto justru mengaku senang ketika di wawancara setelah pertandingan. Menurut Nova, anak asuhnya bisa banyak belajar sebelum berlaga di Piala Dunia U-17 pada November 2025. “Saya senang pemain banyak belajar melawan Mali, setelah ini pasti akan evaluasi mengenai performa pemain dan kita lihat siapa pemain yang akan kita bawa, harapan kedepannya mereka berkembang,” ujar Nova

Berita Bola Terbaru 18 Agustus 2025 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Di pekan pertama La Liga, ada Athletic Bilbao yang menang dramatis atas Sevilla. Nico Williams dan Maroan Sannadi sempat bawa Bilbao unggul di babak pertama. Namun, Sevilla menyamakan kedudukan lewat Dodi Lukebakio dan Lucien Agoume. Robert Navarro pun hadir di menit-menit akhir untuk mencetak gol dan membawa Bilbao meraih tiga poin perdana musim 2025/26. Dengan kemenangan ini, Bilbao bertengger di urutan kelima klasemen sementara.

Di pertandingan lain, ada Atletico Madrid yang takluk 1-2 di kandang Espanyol. Unggul lebih dulu melalui Julian Alvarez menit 37, Atletico kena comeback setelah Espanyol cetak dua gol di babak kedua. Gol tersebut dicetak Miguel Rubio menit 73 dan Pere Milla menit 84. Espanyol pun naik ke urutan tujuh dan Atletico tertahan di urutan 15.

Bergeser ke Inggris, ada Chelsea yang ditahan imbang Crystal Palace dengan skor 0-0. Ini adalah hasil imbang tanpa gol kedua di pekan pertama Premier League musim ini setelah Aston Villa vs Newcastle United.

Di laga lain, Nottingham Forest menang 3-1 atas Brentford. Chris Wood cetak brace menit 5 dan 45. Plus satu gol dari Dan Ndoye menit 42. Satu gol Brentford hadir dari sepakan penalti Thiago Rodrigues menit 78. Kemenangan ini bikin Forest berada di urutan kelima klasemen sementara Premier League. 

DEBUT YANG BURUK UNTUK GYOKERES

Masih dari Premier League, Benjamin Sesko dan Viktor Gyokeres sama-sama jalani debut di laga antara Manchester United vs Arsenal. Laga dimenangkan oleh Arsenal dengan skor 1-0. Namun, penampilan Sesko dan Gyokeres tak terlalu mencolok. Namun, menurut The Sun, Gyokeres justru yang ramai jadi bahan perbincangan. Dengan menit bermain yang lebih banyak, sang striker benar-benar tak berkutik di hadapan bek-bek MU. Gyokeres kalah duel sebanyak 5 kali, 0 tembakan, 0 umpan kunci. Gyokeres benar-benar dikantongin Matthijs De Ligt cs.

MU DIAM-DIAM INGIN PULANGKAN DE GEA

Masih berkaitan dengan Manchester United. Setelah muncul kabar bahwa Andre Onana tak masuk skuad United di laga vs Arsenal, muncul rumor bahwa klub sedang berusaha mendatangkan kembali David De Gea. Dilansir The Sun, United kabarnya sedang menjalankan operasi diam-diam untuk menggoda sang legenda untuk kembali ke Old Trafford. United ingin menjadikan De Gea sebagai pesaing utama bagi Onana. Harapannya, United bisa mendapat kiper berpengalaman dan Onana akan terpacu untuk meningkatkan performanya. United bergerak karena ada klausul khusus di kontrak De Gea bersama Fiorentina yang memungkinkan ia pergi dengan harga murah di musim panas ini.

JACKSON MERAPAT KE ASTON VILLA

Chelsea masih fokus untuk segera menjual Nicolas Jackson sebelum pintu transfer musim panas ditutup. Setelah diisukan ke AC Milan dan Newcastle United, kini Jackson kabarnya mendapat ketertarikan dari Aston Villa. Dilansir Give Me Sport, pendekatan kabarnya sudah dilakukan. Bahkan, Jackson kabarnya sudah memberitahu teman-temannya bahwa ia akan segera merampungkan kepindahan ke Villa. Ia sangat tertarik dengan proyek Unai Emery musim ini. 

SPURS MASUK ANTRIAN DAPATKAN KUBO

Masih dari London, ada Spurs yang kabarnya masuk antrian guna mendapatkan tanda tangan bintang asal Jepang, Takefusa Kubo. Dilansir Give Me Sport, Kubo muncul sebagai opsi kedua jika Spurs gagal menggoda Savinho dan Eberechi Eze. Menurut laporan, Kubo masuk radar Spurs karena posisi sayap adalah urgensi nomor satu bagi klub. Spurs memperbanyak opsi agar kemungkinan mendapat pemain sayap semakin besar di bursa transfer kali ini. Kabarnya, Real Sociedad mematok Kubo di angka 70 juta euro. Itu angka yang kurang lebih sama dengan Eberechi Eze.

ZALEWSKI SAH KE ATALANTA

Bergeser ke Italia, ada Inter Milan yang kabarnya telah sepakat untuk melepas salah satu talentanya, Nicola Zalewski ke Atalanta. Mengutip cuitan Fabrizio Romano, status transfer sudah Here We Go. Nicola gabung Atalanta dengan mahar 17 juta euro. Namun, belum ada kabar lebih lanjut soal detail kontrak dari pemain asal Polandia ini. Namun, kabarnya kesepakatan ini akan jadi pembuka jalan agar Ademola Lookman bisa segera hijrah ke Inter Milan.

INTER TOLAK PENDEKATAN NEWCASTLE UNTUK FRATTESI

Masih dari Inter Milan, ada kabar yang mengatakan kalau mereka baru saja menolak pendekatan Newcastle United untuk salah satu gelandangnya, Davide Frattesi. Dilansir Sempreinter, Newcastle melakukan kontak untuk menanyakan ketersediaan Frattesi. Newcastle melihat bahwa peran Frattesi kurang diapresiasi musim lalu. Namun, Inter menolak bernegosiasi. Frattesi kabarnya akan mendapat kesempatan lebih banyak di tangan pelatih baru Cristian Chivu.

ROMA DEKATI MALACIA

Bergeser ke Ibukota Italia, AS Roma kabarnya sedang berusaha mendekati bek kiri Manchester United, Tyrell Malacia. Menurut Gazeta Express, Roma berminat untuk menghidupkan kembali karir Malacia. Saat Roma membicarakan kemungkinan untuk mendapatkan Sancho dari Manchester United, perwakilan Roma juga menyebut Malacia. Pihak United terbuka untuk keduanya. Malacia pun sepakat untuk mencoba peruntungan di Italia. Kesepakatan pun dengan MU soal fee transfer pun akan segera dicapai.

COMO PANTAU AYMERIC LAPORTE

Sementara itu, Como kabarnya sedang mencari bek baru. Nama Aymeric Laporte pun masuk dalam radar. Dilansir Football Italia, Laporte kabarnya akan segera mengakhiri kontraknya bersama Al-Nassr. Momen ini akan dimanfaatkan Como untuk mendapatkan eks bek Manchester City itu secara gratis. Namun, Como tak sendirian. Athletic Bilbao pun punya ambisi besar untuk memulangkannya musim panas ini. Keputusan belum diambil, namun tujuan utama Laporte adalah kembali ke Eropa.  

ELCHE SEPAKAT DATANGKAN ANDRE SILVA

Italia sudah, kini kita ke Spanyol. Tim promosi La Liga musim ini, Elche kabarnya telah mencapai kesepakatan untuk striker RB Leipzig, Andre Silva. Menurut Get Football News Spain, Silva tak mendapatkan tempat di skuad Leipzig. Beberapa musim terakhir, ia terus dipinjamkan oleh klub. Maka dari itu, Elche masuk untuk menggoda sang pemain. Elche membawa kepastian menit bermain dan peran vital di lini depan. Kini, tinggal menyelesaikan beberapa detail kecil sebelum akhirnya Silva diresmikan oleh Elche. 

MADRID PASANG HARGA UNTUK CAMAVINGA

Dari Real Madrid, ada kabar bahwa klub sedang mempertimbangkan untuk menjual salah satu gelandangnya, Eduardo Camavinga. Dilansir Sportingnews, Xabi Alonso kabarnya kurang puas dengan kualitas kebugaran Camavinga. Saat ini, sang pemain sedang dalam pemulihan cedera pergelangan kaki. Menurut laporan, Madrid tidak sepenuhnya menutup pintu keluar untuk Camavinga. Itu ditunjukan melalui banderol harga yang sudah disepakati. Madrid akan bersedia melepas Camavinga jika ada klub yang menawarnya di angka 80 juta euro.

LIGA BARU MULAI, LEWY CEDERA

Bukan cuma Camavinga, Robert Lewandowski pun alami cedera di awal musim 2025/26. Dilansir Football Espana, jelang pekan pertama melawan Mallorca, Barcelona mengkonfirmasi bahwa striker utamanya itu mengalami cedera. Kabarnya Lewy bermasalah dengan otot hamstringnya. Ia tidak hanya melewati laga melawan Mallorca. Pihak klub pun ragu kalau Lewy bisa kembali bermain di bulan ini. Perkiraan awal, striker asal Polandia itu baru bisa diturunkan pada September mendatang. 

TERCATAT, ADA 21 PEMAIN INDONESIA YANG ABROAD

Setelah berkeliling Eropa, kita kembali ke Indonesia untuk membahas pemain-pemain yang berkarir di luar negeri. CNN Indonesia melaporkan, setidaknya ada 21 pemain Indonesia yang berkarir di luar negeri saat ini. Baik di Eropa maupun di kawasan Asia. Selain di luar lima liga top Eropa, Indonesia juga menguasai Eredivisie. Tercatat, ada enam pemain Indonesia yang berkarir di kasta tertinggi Belanda. Sisanya, tersebar di Inggris, Belgia, Thailand, dan Malaysia.

RAGNAR MAIN LAGI SETELAH NGILANG 5 BULAN

Masih dari pemain abroad, ada kabar baik dari Wak Haji Ragnar di Belgia. Dilansir Bola.net, penyerang Timnas Indonesia itu akhirnya kembali merumput bersama FCV Dender di Liga Belgia. Menurut laporan, sebelumnya Ragnar Oratmangoen absen hampir lima bulan akibat cedera yang misterius. Oratmangoen tampil selama 16 menit ketika FCV Dender keok 0-2 dari RSC Anderlecht dalam pekan keempat Liga Belgia. Dengan menit yang terbatas, Oratmangoen merangkum 100 persen akurasi umpan, dua kali melepaskan tendangan, dua tekel berhasil, dan dua recoveries. Ini jadi laga comeback yang tak begitu buruk untuk Wak Haji.

CUNHA BELI RUMAH MEWAH BEKAS IBRAHIMOVIC

Guna mendukung aktivitasnya sebagai pemain Manchester United, Matheus Cunha memutuskan membeli rumah mewah untuk ditinggali. Melansir dari The Sun, Cunha telah membeli rumah mewah senilai 5 juta pounds di Greater Manchester. Menariknya, rumah tersebut pernah dimiliki Zlatan Ibrahimovic selama bermain untuk Setan Merah. Rumah tersebut terdiri atas enam kamar tidur dan dilengkapi fasilitas premium seperti gym, bioskop, bar, studio, dan ruang biliar. Cunha akan menempatinya bersama istri dan kedua buah hatinya. 

THE REDS DIJAGOKAN OPTA MENANG PREMIER LEAGUE

Seiring dengan dimulainya Premier League musim 2025/26, Superkomputer Opta merilis prediksi tim yang berpeluang menjadi juara. Menurut Mirror, Opta menjagokan Liverpool sebagai calon kuat juara Premier League musim ini. The Reds berada di urutan teratas dengan peluang juara 28,5 persen. Setelah Liverpool, ada Arsenal di urutan kedua dengan peluang 24,3 persen dan Manchester City dengan peluang 18,6 persen. Di luar tiga besar tersebut, ada Chelsea dengan peluang juara 8,4 persen dan Manchester United dengan peluang juara 0,6 persen.

CROUCH JAGOKAN GYOKERES DAN SESKO MASUK TOP SKOR PREMIER LEAGUE

Mantan penyerang Inggris, Peter Crouch mempunyai pemain jagoan sendiri yang diharapkan masuk daftar top skor Premier League. Mengutip dari Daily Express, Crouch membuat prediksinya sendiri dengan menjagokan Viktor Gyokeres dan Benjamin Sesko sebagai kandidat sepatu emas Inggris. Mantan pemain Stoke City itu mengamati kalau Gyokeres dan Sesko punya atribut yang mumpuni untuk terdaftar dalam daftar top skor. Crouch merasa kalau keduanya bisa cepat bersaing sengit dengan striker-striker Premier League lainnya. 

RICHARD MASTERS: PREMIER LEAGUE GAPERLU MAIN DI LUAR NEGERI

Sehubungan dengan langkah La Liga dan Serie A yang mengadakan laga di luar negeri, CEO Premier League, Richard Masters menyebut kalau Liga Inggris tak perlu ikut melakukannya. Melaporkan dari BBC, Richard menyebut kalau Premier League sejatinya tak memerlukan cara tersebut karena sudah punya image yang mentereng. Baginya, La Liga dan Serie A melakukannya karena ingin meningkatkan branding dan keuntungan dari pasar global. Dengan program seperti kampanye digital dan perluasan hak siar, Premier League dianggap tak perlu mengadakan laga di luar negeri. 

PENDAFTARAN MASTANTUONO BERPOTENSI MELANGGAR ATURAN

Pindah ke Spanyol. Real Madrid bisa berpotensi melanggar aturan Federasi Sepak Bola Spanyol ketika mendaftarkan Franco Mastantuono. Mengabarkan dari Bein Sports, alih ke tim utama, Madrid mendaftarkan Mastantuono ke tim Castilla. Hal ini dilakukan dengan harapan menjaga satu slot terbuka untuk kemungkinan transfer mendesak. Namun, strategi ini dianggap kontroversial. Sebab, Mastantuono terdaftar di tim muda tapi bermain untuk tim utama. Hal tersebut terbukti menyalahi aturan yang dikeluarkan oleh Federasi Sepak Bola Spanyol. Madrid bisa saja dituntut karena pendaftaran yang tidak sah. 

TEBAS TETAP KUKUH VILLARREAL VS BARCA MAIN DI MIAMI

Kendati mendapat kecaman dan nada sumbang dari sana-sini, Javier Tebas tetap kukuh pada rencananya menggelar laga Villarreal versus Barcelona di Miami. Melansir dari Football Espana, Tebas merasa yakin kalau idenya tersebut bisa terlaksana sesuai jadwal, yakni 20 Desember mendatang. Saat ini, proposal laga tersebut sedang dalam tinjauan dari UEFA dan FIFA. Tebas memang mengetahui idenya ini banyak ditentang tim peserta La Liga lainnya. Namun, ini salah satu cara untuk meningkatkan image dan branding La Liga. 

DROGBA BAWA PETISI AGAR ATALANTA BIARKAN LOOKMAN PERGI

Melompat ke Italia. Demi membela hak Ademola Lookman yang dipaksa bertahan, Didier Drogba sampai terbang ke Italia untuk menemui pihak Atalanta. Mengutip dari Football Italia, Drogba berangkat ke Italia guna menyerahkan petisi sepanjang 50 halaman yang telah disetujui Federasi Sepak Bola Afrika. Petisi tersebut berisi berbagai tuntutan agar transfer Lookman ditangani secara adil dan transparan. Aksi ini merupakan bentuk nyata solidaritas dari para pesepakbola Afrika pada Lookman. 

LUKAKU DIRAGUKAN TAMPIL DI PEKAN AWAL

Tim dokter Napoli telah merilis hasil pengecekan terbaru dari Romelu Lukaku yang terimbas cedera. Menurut Calciomercato, Lukaku didiagnosis alami kelelahan otot yang berlebihan. Alhasil, ia merasakan tarikan pada otot paha kiri. Dengan kondisi yang kurang fit, bomber asal Belgia itu diragukan untuk tampil pada laga perdana Napoli di Serie A melawan Sassuolo. Sebelumnya, Lukaku terlihat mengerang kesakitan saat laga pramusim melawan Olympiakos hingga terpaksa ditandu keluar. 

INDIA AKAN SAMBUT MERIAH RONALDO DAN AL-NASSR

Terbang ke Asia Selatan. Usai tergabung dalam grup yang sama dengan Al-Nassr, FC Goa berencana akan menyambut Cristiano Ronaldo dan timnya dengan meriah. Melaporkan dari ESPN, Goa tergabung di Grup D AFC Champions League Two bersama Al Zawra’a, FC Istiqlol, dan Al-Nassr. Hal itu langsung disambut gembira oleh seluruh elemen di FC Goa. Bagi mereka, ini adalah momen yang bersejarah bagi sepak bola India karena bisa kedatangan Ronaldo. Alhasil, mereka berencana membuat sambutan besar saat Ronaldo dan Al-Nassr tiba di Goa. 

COACH NOVA MINTA TAMBAH PEMAIN DIASPORA U-17

Kembali ke tanah air. Sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-17, Nova Arianto tengah meminta tambahan pemain diaspora kepada PSSI. Melaporkan dari CNN Indonesia, Nova sedang dalam pembicaraan dengan Erick Thohir terkait penambahan diaspora muda. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing Garuda Muda. Pemain diaspora yang sudah dipantau Nova adalah Lucas Lee, Nicholas Mjosund, dan Mike Rajasa. Nova berusaha agar mereka bisa bergabung jelang Piala Dunia di Qatar. 

Malaysia Sibuk Hina Diks & Idzes? Urusin Saja Sepakbolamu Yang Makin Amburadul!

0

Di tengah hingar bingar pesta sepakbola Eropa yang kembali digelar, ada satu entitas dari negeri seberang yang berusaha mengganggu mood para pecinta sepakbola Indonesia. Media-media Malaysia mulai geger dan mencari kesalahan dari Indonesia. Entah itu dari PSSI-nya, Super League-nya, atau bahkan setiap individu yang berkaitan dengan sepakbola Indonesianya.

Terlalu sibuk nyinyir dan merendahkan Indonesia, Malaysia tampaknya lupa terhadap pepatah lama yang cukup populer di sini. “Ketika satu jari menuding orang lain, empat jari lainnya justru mengarah ke diri sendiri”. Malaysia kerap cepat melontarkan tuduhan, hinaan, dan cibiran terhadap sepakbola Indonesia. Tapi lupa bercermin pada kaca retak di dalam rumahnya sendiri.

Maka dari itu, publik Malaysia sekali-kali harus diingatkan kalau mau ngurusin dapuran orang lain tuh, minimal dapur sendiri udah beres. Dan berikut adalah bukti bahwa sepakbola Malaysia sama sekali tak lebih baik dari Indonesia.

Nyinyir

Tak akan ada asap jika tak ada api. Konten ini muncul karena media Malaysia mulai recall-recall di base Indonesia. Mau bukti? Ayo kita bedah satu-satu. Mimin sampai bingung mau bahas yang mana dulu. Karena saking banyaknya. Okey, kita mulai dari respons media Malaysia terhadap transfer Jay Idzes ke Sassuolo dulu. 

Mereka tak sepenuhnya memuji kepindahan Jay Idzes ke Sassuolo. Beberapa reaksi media Malaysia justru bernada sindiran. Misal saat media X yang bernama Onefootball.my. Melalui akun sosial medianya, mereka secara tersirat menyindir transfer Jay Idzes dengan menyatakan bahwa Serie A tak lebih baik dari La Liga.

Konteksnya adalah, mereka ingin membandingkan pemain naturalisasi Malaysia, yakni Facundo Garces yang berkarir di La Liga bersama Deportivo Alaves. Onefootball.my mempertanyakan apakah tetap bertahan di Serie A bersama klub yang berstatus promosi benar-benar prestise yang setara dengan La Liga?

Setelah itu, mereka juga menyinggung Kevin Diks yang kini berkarir di Bundesliga, bersama Borussia Monchengladbach. Mengutip dari Bola Okezone, ada media Malaysia bernama Ekor Harimau Malaya yang menyebut Bundesliga sebagai kompetisi membosankan. Bahkan meski sudah ada Kevin Diks di situ, Bundesliga tetap tak memiliki daya tarik.

Tak berhenti di situ. Yang terbaru adalah soal kepindahan Sandy Walsh ke Buriram United. Mengutip dari Bola Okezone lagi, ada media Malaysia yang menyebut level Sandy Walsh masih di bawah bek Timnas Malaysia, Dion Cools. 

Beda dengan Walsh yang pindah dari Jepang ke Thailand, Dion justru pindah dari Buriram United ke Cerezo Osaka musim panas ini. Publik Malaysia ngga inget kali ya, kalau Cerezo Osaka tuh cuma dijadiin tempat magang Justin Hubner doang.

Hampir Disanksi FIFA

Media-media Malaysia juga lupa kalau mereka juga masih memiliki banyak luka sepakbola yang belum kering. Yang sebelumnya pernah dibahas oleh Starting Eleven Story misalnya. Soal kasus kontroversi transparansi data pemain naturalisasi. 

Federasi sepakbola Malaysia menjadi sorotan publik setelah mengambil langkah cepat dalam proses naturalisasi beberapa pemain berdarah Amerika Selatan. Proses tersebut dikritik karena dinilai terlalu tertutup dan tidak melibatkan keterbukaan informasi mengenai asal-usul para pemain yang diproses.

Dilansir Jawa Pos, pengacara olahraga Malaysia, Zhafri Aminurrashid, menekankan bahwa kurangnya akses publik terhadap dokumen-dokumen terkait pemain naturalisasi meningkatkan risiko pelanggaran aturan FIFA. Berkat kisruh ini, Malaysia pun nyaris kena sanksi berat. 

Kala itu, Malaysia berpotensi dikenai sanksi larangan ikut kompetisi resmi hingga 2027 dan denda hingga puluhan miliar rupiah. Untungnya, rumor ini dengan cepat diredam oleh Ketua Umum FAM, Joehari Ayub. Dirinya menegaskan bahwa proses naturalisasi telah melalui verifikasi oleh FIFA, dan sang pemain memiliki dokumen yang sah sesuai aturan internasional.

Timnas U-23 Dihujat

Bukan cuma tim nasional senior saja yang tersandung permasalahan, Timnas Malaysia U-23 pun ikut kena hujat oleh publik sendiri. Dikutip dari CNN Indonesia, Malaysia U-23 menjadi sasaran kritik pedas dari netizen negaranya sendiri setelah gagal melaju ke semifinal Piala AFF U-23 2025.

Di awal turnamen, Timnas Malaysia U-23 datang ke Piala AFF U-23 2025 dengan dada membusung. Target semifinal bahkan gelar juara sudah digembar-gemborkan. Tapi alih-alih tampil garang, Harimau Malaya justru terlihat ompong. Mereka dipastikan tersingkir usai hanya bermain imbang 0-0 melawan Timnas Indonesia U-23 dalam laga terakhir Grup A.

Hasil tersebut membuat Tim Harimau Muda finis di peringkat ketiga klasemen Grup A, dengan catatan satu kemenangan, satu hasil seri, dan satu kekalahan. Fans yang udah kadung jumawa dan tebar pesona pun malunya setengah mati. Biar nggak malu-malu banget, akhirnya mereka melampiaskan emosi kepada skuad Harimau muda.

Para fans yang tak puas ramai-ramai meluapkan kritik mereka di kolom komentar media sosial resmi Federasi Sepak Bola Malaysia. Beberapa dari mereka menyoroti gaya bermain tim Malaysia yang dianggap pasif dan tidak menunjukkan semangat juang.

Tak Didanai?

Kena hujat dan kritik begitu, bukannya introspeksi diri atau meminta maaf, FAM justru dikabarkan bakal mengeluarkan kebijakan nyeleneh. Mengutip berita dari Superball, tim muda Harimau Malaya berpotensi tidak akan menerima bantuan biaya dari pemerintah lagi untuk berkiprah di turnamen regional selanjutnya.

Menurut laporan yang ada, turnamen yang dimaksud adalah SEA Games 2025 yang akan diselenggarakan di Thailand. Hal ini menyusul pernyataan Presiden Dewan Olimpiade Malaysia (OCM), Tan Sri Mohamad Norza Zakaria. Ada beberapa pertimbangan mengapa pemerintah akan mengambil opsi ini. Salah satunya adalah minimnya prestasi Malaysia di SEA Games.

Berita yang mendadak ini jelas memicu perdebatan. Para pemain muda disinyalir bisa patah semangat karena merasa dianak tirikan oleh pemerintah setempat. Jika mental dan kepercayaan diri mereka turun, ini bisa saja mengganggu persiapan pemain jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan diselenggarakan September nanti.

Dicap Tak Profesional

Beberapa pekan sebelum kontroversi ini meledak, nama baik sepakbola Malaysia pun sudah tercoreng lantaran mundur dari Turnamen CAFA Nations Cup 2025 secara mendadak. Dilansir Bola.com, turnamen ini akan diselenggarakan pada Bulan September mendatang. Awalnya Harimau Malaya akan terlibat sebagai tim undangan. Tapi, tiba-tiba FAM menarik diri.

Pelatih Harimau Malaya, Peter Cklamovski, mengungkapkan alasan Malaysia untuk tidak terbang ke Tajikistan karena mengumpulkan pemain dan memastikan mereka siap bermain di luar kalender FIFA itu tidak realistis. Mantan pelatih FC Tokyo tersebut juga melihat masalah logistik, pemulihan pemain, dan faktor-faktor lain yang melibatkan perjalanan tim sebagai faktor yang mempengaruhi keputusan. 

Sialnya, sikap ini justru diartikan lain oleh pihak penyelenggara. Pihak CAFA merasa bahwa ini adalah alibi saja. Sebab Malaysia dari awal sudah setuju saat diberitahu kalau sebagian laga turnamen itu digelar di luar kalender FIFA. Keputusan Malaysia untuk mengundurkan diri secara mendadak dianggap telah mencederai profesionalitas di sepakbola.

Banyak Klub Krisis Keuangan

Bukan cuma tim nasional saja, di level klub pun kondisi Malaysia tak kalah memprihatinkan. Menurut laporan Superball, sejumlah klub Liga Malaysia saat ini tengah menghadapi masalah keuangan hingga kesulitan membayar gaji pemain. Berdasarkan data yang dicatat oleh AFC, sedikitnya ada lima tim Liga Super Malaysia yang menunggak gaji para pemainnya. 

Saat ini, rata-rata pemain di klub tersebut menghadapi tunggakan gaji yang berlangsung hingga enam bulan. Beberapa klub bahkan telah membatalkan keikutsertaan mereka di Liga Super Malaysia musim depan. Contohnya seperti Perak FC. Mereka gagal memenuhi gaji pemain, staf, dan pekerja lain yang sudah menunggak sejak musim lalu. Kabarnya, Perak FC hanya mampu membayar 20% dari gaji mereka musim lalu.

Karena kehabisan dana, akhirnya Perak FC pun pamit dari kompetisi musim 2025/26. Dari sini pun jelas terlihat bahwa Malaysia masih memiliki banyak pekerjaan rumah di sektor sepakbolanya sendiri. Jadi, sebelum media dan publik Malaysia sibuk menghina, merendahkan, atau nyinyir soal Indonesia, minimal ngaca dulu nggak sih? Malu tauuuu

Sumber: Superball, CNN Indonesia, Jawapos, Republika

Padahal Ditipu Mulu, Kenapa Arsenal Doyan Comotin Pemain Chelsea?

0

Tak seperti biasanya, geliat transfer Arsenal musim panas kali ini terasa amat pas. Kayak sesuai kebutuhan aja gitu. Tapi, ada satu hal yang tak berubah dari skema transfer mereka. Ya, selalu beli pemain dari Chelsea Mart. Setidaknya ada dua pemain The Blues yang mendarat di Emirates Stadium. Mereka adalah Kepa Arrizabalaga dan Noni Madueke. 

Entah ini strategi jitu atau cuma kebetulan yang kebablasan, belanja pemain Chelsea udah kayak hobi bagi Arsenal. Setiap bursa transfer dibuka, manajemen Arsenal seperti mondar-mandir di depan Stamford Bridge sambil ngintip siapa yang mau dijual. Begitu Chelsea bilang, “Eh, mau jual pemain nih…,” Arsenal langsung nyamber layaknya ibu-ibu kalau disamperin pedagang sayur. 

Padahal, kalau dipikir-pikir lagi, aneh nggak sih belanja pemain Chelsea? Mereka berdua kan adalah rival sekota. Hmmm, ini Arsenal yang doyan sama bekas pemain Chelsea, atau ada “tukang sayur langganan” di London Barat yang tiap pagi nganterin stok pemain segar ke London Utara ya? Untuk menjawab itu, mari kita bedah bersama.

Mulai Kapan?

Ketimbang hobi, mungkin kepindahan pemain yang melibatkan dua klub ini bisa disebut sebagai sebuah tradisi. Chelsea seperti memberi upeti dalam bentuk pemain kepada Arsenal, begitu pun sebaliknya. Lantas, sejak kapan transaksi keduanya dimulai? Kalau mau ditarik ke halaman pertama, sudah terjadi lama banget.

Menurut data yang ada di Transfermarkt, pemain pertama yang pindah dari Chelsea ke Arsenal adalah Billy Dickson. Transfer ini terjadi pada tahun 1953. Namun, kalau di era Premier League, transfer pertama yang terjadi dari Chelsea ke Arsenal adalah William Gallas. Pemain berposisi bek tengah itu pindah dengan status bebas transfer tahun 2006.

Setelah itu, banyak transaksi yang melibatkan dua klub London ini. Dari tim senior sampai tim junior, semuanya pernah saling bertukar pemain. Kalau dari tim muda, contohnya ada Eddie Nketiah yang pindah dari Chelsea Youth ke Arsenal U-18 pada tahun 2015. Kepindahan pemain dari Chelsea ke Arsenal semakin masif ketika memasuki tahun 2010-an.

Di awali oleh Yossi Benayoun sebagai pemain pinjaman pada tahun 2011, setidaknya dalam kurun waktu 15 tahun itu ada sepuluh pemain Chelsea yang pindah ke London Utara. Bahkan acap kali melibatkan pemain-pemain besar macam Petr Cech, Raheem Sterling, Jorginho, atau David Luiz. 

Faktor Geografis

Lantas, mengapa fenomena ini bisa terjadi? Banyak faktor yang mendorong Arsenal untuk selalu mengambil pemain-pemain Chelsea. Salah satunya adalah faktor geografis. Chelsea dan Arsenal adalah klub yang sama-sama berasal dari Kota London. Hanya beda wilayah saja. Perpindahan ini bisa dilakukan tanpa ganti rumah, sekolah anak, atau lingkungan sosial.

Jelas, ini jadi poin-poin penting bagi para pemain untuk menerima pinangan dari Arsenal. Bagi pemain yang sudah mapan secara keluarga, ini faktor besar untuk menghindari stres adaptasi. Tetap berada di kota yang sama artinya sang pemain tak perlu mengeluarkan biaya pindahan besar atau penyesuaian besar dalam gaya hidup.

Dari sudut pandang Arsenal pun untung. Dengan membeli pemain Chelsea, mereka tak perlu menunggu sang pemain untuk beradaptasi. Terutama soal kehidupan sosial, budaya, cuaca, dan lingkungan hidup di London. Secara taktikal, pemain dari Chelsea juga sudah terbiasa dengan tempo, fisik, dan atmosfer Premier League. Kalau bahasa kerennya, EPL Proven. Sehingga bisa langsung main tanpa masa adaptasi panjang.

Kebutuhan Arsenal

Status EPL Proven memang sangat penting untuk stabilitas performa Arsenal. EPL Proven juga bisa berarti pemain itu memang sudah berpengalaman. Poin ini juga yang dicari oleh Arsenal dari pemain-pemain Chelsea. Itu dibuktikan dengan beberapa pemain yang didatangkan telah berusia matang dan memiliki kontribusi besar di musim-musim sebelumnya. 

Contohnya saja saat Arsenal mendatangkan sosok yang punya kedewasaan macam Jorginho. Di ruang ganti yang dipenuhi talenta belia seperti Bukayo Saka atau Gabriel Martinelli, atau William Saliba, pemain seperti Jorginho hadir untuk mengendalikan suasana. 

Jorginho atau pemain-pemain macam Raheem Sterling dan Willian membimbing generasi baru memahami ritme kompetisi. Mereka bisa mengajarkan bagaimana mengelola tekanan dalam laga besar. Selain kedewasaan, kebutuhan taktik juga harus dipenuhi. Mikel Arteta memandang beberapa pemain memiliki potensi besar untuk fit di skema permainannya.

Biasanya, Mikel Arteta juga mengambil pemain-pemain yang gagal berkembang maksimal di Chelsea dengan harapan bisa mengeluarkan keseluruhan potensinya. Contoh berhasil adalah Kai Havertz. Didatangkan Chelsea dari Bayer Leverkusen, performanya angin-anginan. Sementara di Arsenal, perkembangannya memang lambat. Tapi, secara grafik, performa Kai terus meningkat dan bisa kawin dengan skema permainan Arteta.

Chelsea Sering Surplus Pemain

Faktor lain datang dari Chelsea itu sendiri. Chelsea Mart dalam beberapa tahun terakhir sering terlihat seperti supermarket mewah yang kebanyakan stok. Setiap bursa transfer, mereka belanja besar-besaran. Kadang sampai fans bingung untuk menghafal siapa lagi pemain-pemain yang didatangkan. Udah banyak, kadang mukanya mirip-mirip pula, jadi bingung kan. 

Hasilnya, ruang ganti jadi penuh sesak, dan beberapa pemain pun mau tak mau tersisih dari rencana pelatih. Di sinilah Arsenal masuk dengan muka manis, seperti tetangga yang kebetulan lewat saat kamu lagi jualin barang-barang di gudang. 

Bagi The Blues, melepas pemain surplus membantu menyeimbangkan keuangan dan mematuhi aturan Financial Fair Play. Bagi Meriam London, ini kesempatan emas untuk mendapatkan pemain berpengalaman, siap pakai, dan biasanya dengan harga yang lebih ramah di kantong. Namanya juga barang obralan.

Meski di atas kertas ini bisnis, rasanya kok seperti simbiosis. Chelsea lega gudang mereka longgar, Arsenal senang lemari mereka terisi pemain kelas atas. Pemain-pemain yang pindah dengan situasi ini misalnya Raheem Sterling yang gagal total di Chelsea, tapi menurut Arteta masih bisa dipakai buat pelapis Saka. 

Atau, Kepa, kiper termahal di dunia ini udah nggak ada harganya di Chelsea, tapi mainnya di Bournemouth kemarin masih oke. Angkut aja. Lumayan buat back up David Raya.

Hubungan Baik

Di luar itu semua ada beberapa faktor pendukung lain yang membuat Arsenal tak bosan-bosan bertransaksi dengan Chelsea. Yang pertama adalah hubungan baik dengan Chelsea. Walaupun di atas lapangan kedua tim adalah rival, tapi di luar lapangan kedua klub ini memiliki koneksi yang sangat baik. Bahkan menurut Standard, Mikel Arteta mengakui bahwa Chelsea selalu punya pemain-pemain yang bagus.

Hubungan bisnis yang sudah terjalin lama melahirkan trust. Setiap negosiasi pun menjadi lebih lancar. Chelsea seperti melunak jika yang datang adalah Arsenal. Manajemen Arsenal tahu The Blues adalah klub yang mampu menjaga kesepakatan tanpa drama berlebihan, begitupun Chelsea melihat Arsenal sebagai pembeli serius yang tidak suka tarik ulur berlarut-larut.

Selain itu, pejabat klub, direktur olahraga, hingga bagian legal dan negosiasi dari kedua tim sudah terbiasa berinteraksi, baik di forum resmi seperti rapat Premier League maupun di acara sosial sepak bola London. Hubungan ini meminimalkan gesekan dan mempercepat proses negosiasi transfer pemain. Lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya ketimbang harus bernegosiasi dengan klub luar kota atau luar negeri.

DNA Juara, Tapi…

Kedua adalah kepercayaan Arsenal bahwa pemain Chelsea ini punya DNA juara yang begitu kental. Selama dua dekade terakhir, Chelsea terbiasa bermain di level tertinggi. Mereka bahkan keluar sebagai juara Premier League, Liga Champions, bahkan Liga Konferensi Eropa. Maka dari itu, Arsenal sempat memboyong Petr Cech ke London Utara.

Pemain yang sudah lama berkostum biru biasanya sudah terbentuk dalam lingkungan yang menuntut kemenangan di setiap laga dan terbiasa menghadapi tekanan final. Mereka juga paham betul bagaimana menjaga konsistensi sepanjang musim. Bagi Arsenal yang sedang membangun skuad, suntikan DNA juara seperti ini sangat berharga.

Sialnya, DNA yang diharapkan tak kunjung menular. DNA juara yang ada di diri Kai Havertz, Jorginho, hingga Petr Cech seakan telah bermutasi seiring terkontaminasinya para pemain tersebut dengan DNA wong kalahan yang dimiliki oleh Arsenal. 

Sumber: Standard, Telegraph, Tribalfootball, Kompas

Mengapa Bek Sayap Tak Pernah Dapat Ballon d’Or?

0

Sebentar lagi kita akan mengetahui siapa yang akan meraih gelar Ballon d’Or 2025. Dalam urutan power ranking yang dipublikasikan oleh Goal, mereka menempatkan enam pemain PSG dalam urutan sepuluh besar. Dari enam pemain itu, dua diantaranya adalah Achraf Hakimi dan Nuno Mendes yang sama-sama berposisi bek sayap.

Wajar jika mereka masuk 10 besar. Mereka adalah elemen penting di setiap skema serangan tim asuhan Luis Enrique musim lalu. Tapi, ada fakta menarik kalau kita ngomongin soal bek sayap di ajang Ballon d’Or. Meme “Lu tuh nggak diajak” mungkin jadi lelucon yang tepat untuk diberikan ke pemain-pemain yang memainkan posisi tersebut. 

Karena dari berbagai macam posisi di sepakbola, bek sayap satu-satunya posisi yang belum pernah memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia ini. Coba saja kalian cari di google atau AI jenis apa pun. Tak ada satupun nama bek sayap yang menggondol Ballon d’Or. Tapi, mengapa fenomena ini bisa terjadi? Ternyata ada banyak faktor yang mendasari fenomena ini. Mari kita bahas. 

Hampir Semua Posisi

Sejak penghargaan Ballon d’Or pertama kali diberikan pada tahun 1956, penghargaan ini selalu berpindah-pindah dari posisi satu ke posisi lain. Maka dari itu agak lucu ketika kita mendengar fakta bahwa bek sayap tak pernah meraih Ballon d’Or. Padahal penghargaan prestisius itu pernah diberikan kepada seorang kiper. Lev Yashin satu-satunya penjaga gawang yang menerima penghargaan ini.

Loh, tapi kan bek juga pernah dapet min? Benar, tapi bukan bek sayap. Kebanyakan ya bek tengah. Seperti Franz Beckenbauer atau Fabio Cannavaro. Selain bek, gelandang juga banyak. Tercatat ada empat gelandang yang meraih penghargaan ini. Terbaru, ada Luca Modric dan Rodri. Sementara dari sektor sayap dan striker sangat banyak.

Bisa kita lihat, dari tahun 2000 hingga 2024, selalu didominasi oleh penyerang dan sayap. Bahkan, didominasi oleh persaingan dua GOAT, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Terakhir kali seorang bek meraih penghargaan ini ya Fabio Cannavaro yang saat itu mengantarkan Timnas Italia juara Piala Dunia tahun 2006. Dari 68 kali penghargaan ini diberikan, tak ada satupun yang jatuh ke tangan pemain berposisi bek sayap. 

Posisi Nggak Penting?

Lantas, mengapa fenomena ini bisa terjadi? Ada beberapa faktor yang mendorong hal ini terjadi. Salah satunya adalah dogma tentang posisi bek sayap itu sendiri. Ada opini lawas yang cukup terkenal kalau bek sayap adalah posisi pelengkap di sepakbola. Karena posisi bek sayap adalah posisi paling gampang untuk dimainkan. 

Ibaratnya, kalo adik kalian mau ikut main bola, tapi nggak jago-jago amat, posisi bek kanan atau kiri adalah posisi yang tepat. Kecuali kalau posturnya gempal, udah pasti jadi kiper itu. Bek sayap lebih berperan sebagai penghubung antar lini. Mereka menjadi “pendukung utama” bukan bintang utama dalam permainan.

Dogma ini bahkan jadi premis di anime berjudul Ao Ashi. Ashito Aoi, sang tokoh utama dalam serial anime ini awalnya memandang sebelah mata posisi bek sayap. Ia datang ke dunia sepakbola dengan mimpi besar sebagai penyerang. Mencetak banyak gol dan menjadi pusat sorotan. 

Baginya, bermain di depan berarti menjadi “pahlawan” di setiap laga. Sedangkan posisi bek sayap menurutnya hanya pemain bertahan di pinggir lapangan. Kurang heroik dan tidak akan membuatnya terkenal. Maka dari itu, saat pelatih meminta Ashito untuk bermain sebagai bek sayap, ia merasa terhina. Ia sedih. Ia merasa seperti semua mimpinya hancur.

Pola pikir Ashito yang seperti itu muncul karena dalam skema sepakbola tradisional, serangan dibangun dari gelandang atau penyerang tengah. Bek sayap jarang terlibat langsung dalam gol, sehingga kontribusi mereka sulit “terlihat” bagi penonton awam. 

Ballon d’Or Condong ke Pemain Ofensif

Posisi sepakbola yang mudah terlihat dan tersorot jelas posisi yang punya prinsip bermain ofensif. Dan dalam sejarahnya, Ballon d’Or memang condong ke pemain-pemain menyerang. Menurut data yang dikemukakan oleh Top End Sport, dari 68 trofi Ballon d’Or yang sudah diberikan, 43 diantaranya dimenangkan oleh penyerang. 9 kali oleh gelandang serang, dan 7 kali oleh pemain winger asli. 

Alasannya sederhana. Sepak bola adalah olahraga hiburan, dan tidak ada yang lebih mudah menggetarkan hati penonton selain gol spektakuler atau aksi solo yang menembus jantung pertahanan lawan. Seorang penyerang bisa mencetak satu gol dan menjadi pahlawan, sementara seorang bek sayap mungkin ia bekerja sempurna sepanjang 90 menit, namun hanya sedikit yang notice.

Kalau pun posisi bertahan ingin diakui, publik dan juri Ballon d’Or cenderung memilih bek tengah atau kiper sekalian. Karena mereka dianggap benar-benar “tembok utama” tim. Bek sayap justru sering dianggap pelengkap yang bisa diganti atau digeser ke posisi lain. Posisi bek sayap juga mudah digantikan oleh pemain yang lain, seperti winger atau bek tengah.

Evolusi Peran

Evolusi peran yang terlambat juga jadi salah satu alasan mengapa bek sayap kurang populer di bursa pemain terbaik Eropa. Berbeda dengan gelandang, bek atau striker, bek sayap jadi yang paling jarang dieksplorasi. Selama beberapa dekade, tugas bek sayap ya gitu-gitu aja. 

Berdiri di garis terluar, jarang melintasi setengah lapangan lawan, tugas utamanya pun sederhana. Hentikan winger, merebut bola, lalu serahkan kepada gelandang atau penyerang. Namun, perlahan kiblat sepakbola mulai berubah. Tahun 2010-an, manajer-manajer visioner mulai sadar bahwa sisi lapangan adalah jalur yang belum dimanfaatkan sepenuhnya.

Bek sayap mulai diberi kebebasan maju, membantu serangan, bahkan menjadi sumber kreativitas. Contohnya sudah banyak, seperti Trent Alexander-Arnold yang diubah menjadi playmaker sewaktu di Liverpool, Alejandro Grimaldo yang sering merangsak ke kotak penalti atau mungkin Achraf Hakimi di PSG. Mereka kadang jadi pemecah kebuntuan lini serang.

Perubahan ini masih relatif baru, belum bisa diterima oleh banyak orang. Sementara Ballon d’Or sudah dari puluhan tahun lalu. Jadi, butuh transisi untuk seluruh mata dunia sadar bahwa bek sayap punya kontribusi besar dalam sebuah tim.

Faktor Komersial

Tak melulu dari dalam lapangan, faktor dari luar lapangan juga ada. Ya faktor komersial misalnya. Ketika sebuah klub merilis poster pertandingan besar, siapa yang terpampang di tengah? Hampir selalu penyerang andalan atau gelandang kreatif. Yang tampil adalah wajah yang identik dengan gol, selebrasi ikonik, dan momen-momen yang memicu decak kagum.

Nah, efeknya pun menjalar jauh. Publik yang terus dijejali wajah para penyerang dan playmaker mulai menganggap kalau tokoh utama dalam drama sepakbola ya mereka. Persepsi ini, disadari atau tidak ikut mempengaruhi juri Ballon d’Or. Dalam benak mereka, penghargaan prestisius itu sudah seharusnya diberikan pada pemain yang bukan hanya hebat di lapangan, tapi juga mendominasi narasi media dan ingatan kolektif penonton.

Distribusi Suara Voting

Hal itu pula yang membuat distribusi suara voting jadi semakin luas. Ketika daftar calon pemenang tiba di email para jurnalis di seluruh dunia, nama-nama penyerang dan playmaker otomatis terlintas lebih dulu. Bek sayap mungkin membutuhkan musim ajaib untuk bisa menjadi top of mind di benak para voters.

Di sisi lain, pilihan para voters terkadang lebih subjektif. Karena kedekatan dengan pemain, kekaguman, atau hanya bentuk respect semata. Akibatnya, proses voting sering tak sepenuhnya adil pada posisi seperti bek sayap.

Pada akhirnya, para bek sayap terjebak di situasi yang ironis. Mereka bisa menjadi pondasi permainan. Mereka juga bisa jadi pahlawan di menit-menit akhir. Namun, mereka tetap berada di balik cerita besar yang terus di glorifikasi oleh industri. Para bek sayap adalah pahlawan yang fotonya jarang dicetak besar di gerbang stadion, meski keringat yang mengucur dari dahi mereka sama banyaknya.

Sumber: ESPN, BBC, Top End Sport

Gempar Striker Bologna Ini Keturunan Indonesia! Siapa Thijs Dallinga?

0

Semenjak tekel keras Paulinho ke kaki Ole Romeny, kita seperti berpacu dengan waktu. Tanggal 17 Juli pun ditetapkan sebagai hari tindakan medis. Ole butuh operasi sesegera mungkin. Tapi tak ada yang bisa memastikan kapan ia benar-benar kembali. Pelatih Oxford United, Gary Rowett cemas, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert pun cemas. Semuanya cemas menunggu update kondisi Ole tiap harinya.

Di tribun dan media sosial, suporter Timnas Indonesia terjebak di antara dua perasaan. Optimisme bahwa Romeny akan bangkit, dan kekhawatiran bahwa cedera ini akan memakan lebih banyak waktu daripada yang diharapkan. Dengan segala keraguan yang ada, PSSI harus mengambil keputusan cepat dan tepat.

Sebab, Timnas Indonesia yang sedang mempersiapkan diri menuju Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak punya amunisi cadangan serupa. Opsi lain sebenarnya tersedia, namun itu dinilai tak cukup untuk bersaing dengan tim-tim macam Irak dan Arab Saudi. Di tengah keputusasaan. Di tengah kecemasan akan kondisi Ole Romeny. Muncul satu nama pembawa harapan. Ia adalah Thijs Dallinga.

Dia adalah striker Grade A yang konon bisa segera dinaturalisasi. Lantas, siapa sebenarnya pemain berusia 25 tahun itu? Mampukah ia menjadi jawaban dari krisis striker tajam yang sedang dihadapi Timnas Indonesia?

Opsi Tersedia

Apakah kalimat krisis striker tajam adalah kata yang tepat untuk menggambarkan situasi saat ini? Mungkin bagi sebagian besar insan persepakbolaan Indonesia, itu terdengar berlebihan. Namun, jika kita berbicara pada level permainan Ole Romeny, maka tak ada salahnya menggunakan frasa itu. 

Sebetulnya, masih ada Rafael Struick yang memiliki mobilitas tinggi. Lalu, ada striker nomor 9 klasik di diri Ramadhan Sananta, hingga striker bermental baja macam Hokky Caraka. Bahkan, jika dibutuhkan, kita bisa memanggil Jens Raven dari tim muda Indonesia. Namun, sekali lagi, semuanya tidak berada di level yang sama dengan Romeny.

Romeny punya dimensi sendiri di sepakbola Indonesia. Dia cepat, dia lincah, dia pun memiliki mobilitas tinggi. Selain itu, Romeny punya kemampuan penempatan posisi yang baik. Dia piawai memainkan kombinasi umpan untuk memecah pertahanan lawan. Yang terpenting, dia punya insting mencetak gol yang sangat baik. Dia adalah striker komplit yang dimiliki Indonesia. Ia adalah gabungan dari Struick, Sananta, Hokky, dan Raven.

Maka dari itu, sulit bagi Coach Patrick untuk menggantikan perannya di lini depan. Naturalisasi striker baru pun kabarnya akan jadi solusi jitu. Mauro Ziljstra kabarnya akan segera merapat. Namun belum ada perkembangan lagi. 

Di luar itu, kabarnya ada dua nama lagi yang sedang diusahakan. Menurut Bola.com, Erick Thohir, masih enggan membocorkan nama kedua pemain tersebut. Namun, muncul rumor di dunia maya, jika satu dari dua pemain tersebut adalah Thijs Dallinga.

Siapa Thijs Dallinga?

Lantas, siapa pemain yang satu ini? Thijs Dallinga adalah penyerang Belanda kelahiran Groningen pada 3 Agustus 2000. Dengan tinggi 190 cm, pemain yang kini memperkuat tim Serie A, Bologna itu dikenal sebagai penyerang tengah yang tangguh dalam duel, baik udara maupun darat. 

Lahir dan besar di Belanda, Dallinga memulai kariernya di akademi FC Emmen setelah bermain untuk klub lokal VV Siddeburen dan VV Hoogezand. Ia melakukan debut profesional pada November 2017. Dallinga pun menjadi bagian dari tim Emmen yang mengamankan satu tiket promosi ke kasta tertinggi Liga Belanda tahun 2018.

Tak mendapat jaminan starter di skuad utama Emmen, Dallinga menandatangani kontrak tiga tahun dengan Groningen. Awalnya ia bergabung dengan tim cadangan di Derde Divisie. Namun, ia dipromosikan ke tim utama setelah tim cadangan klub menarik diri dari kompetisi. Meki begitu, debutnya di Eredivisie baru tercipta pada tahun 2020. Ia memperkenalkan diri kepada publik Groningen sebagai pemain pengganti di laga melawan RKC Waalwijk.

Setelah itu, Dallinga kian eksis di persepakbolaan Belanda. Terlebih saat dirinya bermain untuk Excelsior tahun 2021. Meski saat itu harus turun level ke Eerste Divisie, Dallinga justru mencapai performa terbaik. Ia mencetak 36 gol dalam 43 pertandingan di semua kompetisi. Performanya yang impresif membantu Excelsior promosi ke Eredivisie. Diam-diam, Thijs Dallinga jadi pemain spesialis promosi di Belanda.

Performa menawannya pun membuat namanya masuk radar klub Ligue 1, Toulouse. Bermain di Ligue 1,  Dallinga tampil konsisten. Selama dua musim membela tim yang identik dengan warna ungu itu, Dallinga konsisten mencetak lebih dari 15 gol di semua kompetisi. Performa ini lah yang pada akhirnya mengantarkan sang pemain ke Serie A.

Kehebatan Dallinga

Sayangnya, performa Thijs Dallinga di Serie A justru menurun. Di musim 2024/25, ia memang memainkan 33 pertandingan di Serie A. Namun, sebagian besar dimulai dari bangku cadangan. Hal itu membuat jumlah golnya menurun drastis menjadi tiga gol saja. Tapi tunggu dulu, jangan pesimis. Meski demikian, Dallinga punya atribut yang dibutuhkan untuk menjadi striker top.

Thijs Dallinga adalah striker langka di sepakbola modern. Bertipe sebagai nomor 9 klasik, Dallinga dapat diandalkan di kotak penalti karena memiliki penyelesaian yang klinis. Berkat kualitas fisik yang oke dan kemampuan membaca permainan yang jitu, Dallinga mampu mencetak gol di berbagai situasi.

Walaupun memiliki postur tinggi, Dallinga bukan striker lambat. Dirinya punya kecepatan dan etos kerja tinggi. Sama halnya dengan Ole Romeny, Dallinga juga bisa turun ke area tengah untuk meloloskan diri dari pressing lawan dan menciptakan link up play yang bisa memudahkan tim masuk ke pertahanan lawan.

Dia adalah striker komplit. Thijs Dallinga adalah striker modern dengan karakteristik klasik. Statistik dan performanya di Ligue 1 hingga Serie A menunjukkan bahwa dia bukan untuk pelapis saja. Ia bisa jadi pemain yang diandalkan.

Eligible?

Okey cukup sudah mengenal siapa Thijs Dallinga. Namun, ada pertanyaan baru yang muncul. Apakah dia eligible atau memenuhi syarat untuk menjadi pemain Timnas Indonesia? Kita akan membahas tentang garis keturunannya dulu. Sejauh ini, belum ada informasi pasti atau konfirmasi langsung dari pihak Dallinga kalau dirinya punya darah Indonesia.

Bahkan, secret agent pemain keturunan, yakni Yussa Nugraha belum bisa memastikan itu. Dalam kanal YouTube-nya, Yussa mengkonfirmasi bahwa ia sudah menghubungi pihak Dallinga. Tujuannya, untuk melakukan wawancara singkat, sama seperti pemain-pemain keturunan lain. Namun, sang pemain tak kunjung memberikan lampu hijau.

Namun, menurut hasil penelusuran tim Starting Eleven Story, ada korelasi yang cukup kuat antara striker Bologna itu dengan Indonesia. Beberapa sumber menyebutkan bahwa keluarga besar Dallinga pernah tinggal di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada era 1950-an. Itu dibuktikan dengan munculnya marga Dallinga di arsip era kolonial. Di situ menjelaskan bahwa ada marga Dallinga yang sempat tinggal dan menetap di Jakarta.

Statusnya pun hanya pernah sekali bermain di Timnas Belanda senior. Ia tampil di laga melawan Gibraltar di ajang Kualifikasi Euro 2024 pada tahun 2023. Namun, karena belum ada konfirmasi apa pun tentang garis keturunannya, status Dallinga masih tanda tanya. Jika terkonfirmasi pun, ada pertanyaan lain yang muncul. Thijs Dallinga ini keturunan klan Dallinga yang keberapa? Kalau sudah masuk generasi keempat, jelas namanya tak eligible untuk dinaturalisasi.

Cocok Untuk Timnas Indonesia?

Kalau nantinya ternyata eligible, emang Thijs Dallinga cocok dengan skema Patrick Kluivert? Kehadiran Thijs Dallinga ke skuad Patrick Kluivert bisa jadi tambahan yang menarik. Dengan gaya bermain yang jauh berbeda dengan Ole Romeny, harusnya Dallinga tak mengalami kesulitan untuk melebur ke skema Coach Patrick.

Dengan sentuhan yang tepat dari Kluivert dan Alex Pastoor, Dallinga tidak hanya akan menjadi penyerang yang efektif, tapi juga sosok sentral yang bisa menaikkan level permainan Timnas Indonesia secara keseluruhan. Namun semua itu tetap berada di garis tipis antara harap-harap cemas dan potensi gemilang. Tergantung bagaimana ia beradaptasi dan ekspektasi netizen.

Sumber: Suara, Bola, Tribunnews, Bolasport

Akankah Melejit? Karir Diaspora Indonesia di Klub Baru Musim Depan

0

Mendengar kabar Mees Hilgers masuk radar Crystal Palace, rasanya seperti melihat salah satu putra terbaik kita mulai menapak ke panggung besar sepak bola Eropa. Bangga? Jelas! Setiap laporan tentang ketertarikan Crystal Palace terhadap Hilgers seakan sanggup menggetarkan hati penggemar. Sebuah pengakuan bahwa darah Indonesia punya kualitas dunia. 

Jika Hilgers masih otw pindah, maka rekan-rekannya di tim nasional udah pada duluan menemukan destinasi baru di musim depan. Beberapa dari mereka bahkan menembus lima liga top Eropa. Lantas, siapa saja pemain diaspora Indonesia yang memutuskan pindah klub di musim panas kali ini? Dan bagaimana gambaran karir mereka di masa depan? Mari kita bahas.

Jay Idzes

Pemain pertama yang masuk daftar ini adalah Jay Idzes. Sempat masuk radar Inter Milan, Juventus, Torino, dan Aston Villa, Idzes resmi bergabung dengan Sassuolo. Bek tengah asal Indonesia ini diboyong dari Venezia dengan nilai transfer sekitar 8 juta euro. Itu menjadikannya bek termahal kedua dalam sejarah Sassuolo. Idzes hanya kalah dari Marlon yang dibeli dari Barcelona dengan mahar 12 juta euro.

Idzes diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun. Itu akan membuatnya jadi pemain Sassuolo hingga 2029. Bergabung dengan Sassuolo adalah langkah strategis. Sassuolo dikenal sebagai klub yang mengutamakan pembangunan pemain muda, memberi ruang untuk berkembang di bawah tekanan Serie A tanpa ekspektasi instan seperti di klub top besar.

Lantas, bagaimana kecocokan strategi antara Idzes dan skema permainan Fabio Grosso? Singkatnya sih, Idzes dan Grosso saling membutuhkan. Keduanya sama-sama mengutamakan kontrol permainan dari belakang. Idzes memiliki kemampuan distribusi bola yang rapi dan tenang di bawah tekanan, membuatnya ideal dalam peran ini.

Dengan kontrak panjang, Idzes memiliki cukup waktu untuk menyesuaikan diri dan membangun reputasi sebagai bek papan atas di liga Italia. Jika konsisten, ia bisa menjadi starter tetap di skuad asuhan Grosso. Bahkan, dengan terus tampil di Serie A, Idzes akan membuka kesempatan yang lebih besar agar mendapat pantauan dari klub-klub papan atas Serie A atau Liga Inggris. 

Emil Audero

Masih dari Serie A, ada Emil Audero yang berganti klub dari Como ke Cremonese. Berbeda dengan Jay Idzes yang menandatangani kontrak jangka panjang, Emil justru pindah dengan status pinjaman. Menurut laporan Sport.Detik, Cremonese punya klausul untuk mempermanenkan Emil di akhir masa peminjaman. 

Emil Audero datang ke Cremonese dengan membawa reputasi sebagai kiper berpengalaman Serie A yang pernah menjadi andalan Sampdoria dan sempat memperkuat Inter Milan. Keputusan pindah ke Cremonese membuka peluang besar baginya untuk kembali mendapatkan menit bermain reguler setelah sebelumnya kerap dicadangkan oleh Como.

Maka dari itu, kepindahan ini bakal jadi momentum penting bagi Emil untuk melesat ke puncak karir. Jika tampil apik di bawah mistar, Emil bukan cuma bisa membantu Cremonese bertahan di Serie A. Dirinya akan jadi elemen penting di skuad Cremonese. Emil dikenal memiliki reflek cepat dan kemampuan positioning yang bagus.

Itu jadi kualitas yang sangat dibutuhkan Cremonese untuk bertahan hidup di liga yang kompetitif. Dengan kombinasi skill individu dan kecocokan taktik, Audero berpeluang memperbaiki reputasinya. Kalau tampil bagus di Serie A kan Patrick Kluivert pasti tak ragu untuk memilihnya sebagai kiper nomor 1 menggantikan Maarten Paes.

Kevin Diks 

Bergeser ke Jerman, ada Kevin Diks yang sah pindah dari FC Copenhagen ke tim Bundesliga, Borussia Monchengladbach. Sebetulnya, Diks sudah sepakat pindah sejak awal tahun 2025. Namun, sang pemain memilih untuk pindah secara gratis saja di akhir musim 2024/25. Maka dari itu, Diks masih menghabiskan musim 2024/25 bersama Copenhagen.

Gladbach terbilang beruntung karena mendatangkan Kevin di waktu yang tepat. Ibarat buah, klub Bundesliga itu memanen Diks dalam kondisi matang sempurna, tanpa perlu dikarbit. Bek tim nasional Indonesia itu tiba di Jerman dengan modal yang sangat cukup. Seperti reputasi yang tak terbantahkan, pengalaman kompetisi Eropa, dan fanbase yang besar dari Indonesia.

Dalam skema permainan Gerardo Seoane, yang kerap mengandalkan pressing intens dan transisi cepat, Diks punya profil yang pas. Ia mampu menjaga kedalaman ketika tim bertahan, tetapi juga bisa memberi lebar serangan dengan overlap atau umpan silang akurat. Di luar itu, Diks kabarnya akan memainkan peran bek tengah di Gladbach.

Ini agak berbeda dari apa yang ia lakukan di Copenhagen dan Timnas Indonesia. Namun, posisi bek tengah bukan posisi yang asing bagi Diks. Selama karirnya, Diks tercatat sudah memainkan posisi bek tengah sebanyak 74 kali. Dari posisi ini, dirinya tetap punya naluri menyerang yang tinggi. Ia telah mencetak 7 gol dan 4 assist dari posisi itu.

Justin Hubner 

Selanjutnya ada El Preman, Justin Hubner yang memutuskan pindah ke Belanda untuk bergabung Fortuna Sittard. Menurut CNN Indonesia, Hubner menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun. Dengan bergabung ke Fortuna Sittard, Hubner akan berjuang keras mendapatkan posisi di tim inti. Posisi yang tak pernah ia cicipi selama berseragam Wolves.

Eredivisie adalah babak baru bagi Hubner. Meski datang sebagai pemain yang belum punya pengalaman main di tim utama, Hubner dinilai punya kesempatan bermain reguler yang cukup besar. Pelatih Sittard, Danny Buijs terlihat punya pandangan yang berbeda pada Hubner. Ia melihat sebuah potensi yang dapat dimaksimalkan.

Sistem permainan Fortuna musim ini menuntut bek tengah yang bukan hanya kuat bertahan, tapi juga nyaman menguasai bola untuk membangun serangan dari belakang. Meski secara postur Hubner tidak terlalu kekar, spesifikasi itu jelas dimiliki oleh Hubner. 

Bersama Sittard, Hubner juga punya kesempatan memperluas jangkauan kariernya. Kalau tampil konsisten, bukan tidak mungkin pintu menuju klub papan atas Belanda macam Ajax atau PSV akan terbuka.

Nathan Tjoe-A-On

Masih dari Belanda, tapi kali ini dari kasta kedua. Ada Nathan Tjoe-A-On yang baru saja merampungkan kepindahannya dari Swansea ke Willem II. Di Swansea, karirnya tak berjalan dengan baik. Nathan tak mendapat kesempatan untuk menunjukan kebolehan. Maka dari itu, ia pulang ke Belanda demi mencari jam terbang.

Menit bermain adalah fokus Nathan. Karena ia ingin menghidupkan kembali karir sepakbolanya. Selain itu, mendapat jaminan bermain akan memudahkannya untuk bersaing di tim nasional. Sebab, Coach Patrick Kluivert lebih gemar memainkan pemain yang memiliki peran krusial di klubnya. Terbiasa berkompetisi dan tampil di lapangan dipercaya akan memberikan dampak positif bagi Skuad Garuda. 

Di bawah kendali John Stegeman, harapannya Nathan mampu mengeluarkan potensi maksimalnya. Dalam skema 4-3-3, bek kiri seperti Nathan mempunyai peran yang penting. Bukan cuma sebagai palang pintu pertahanan, melainkan juga overlap guna membantu serangan. Dengan atribut stamina, teknik, dan visi bermain Nathan bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen penting di sisi kiri Willem musim ini.

Shayne Pattynama

Melipir ke Asia, ada Shayne Pattynama yang memilih untuk berkarir di Thailand, tepatnya Buriram United. Awalnya, ini jadi keputusan yang mengejutkan. Namun, terlihat realistis ketika melihat situasi di lapangan. Momen-momen sulit jadi makanan sehari-hari Pattynama di KAS Eupen. Itu tampaknya menjadi katalisator baginya untuk mencari tantangan baru, sebuah lingkungan yang bisa mengembalikan sinarnya.

Pindah ke Thailand tentu bukan tanpa resiko. Liga Thailand itu liga paling kompetitif se Asia Tenggara. Banyak pemain-pemain asing yang tak bisa survive di sana. Namun, bagi Pattynama, ini bisa jadi sebuah langkah strategis. Kompetisi di Thailand menawarkan menit bermain yang lebih konsisten. Terlebih, Buriram tampil di Liga Champions Asia. Ini adalah eksposur internasional yang berharga.

Dengan manajemen klub yang solid dan status tim yang mendominasi di Liga Thailand, Buriram United jadi kesempatan kedua bagi Pattynama. Kini, tugasnya cuma satu. Kerahkan seluruh kemampuan. Jika tidak, maka bermain di Liga 1 hukumnya mutlak. Ini tidak hanya berlaku pada Pattynama, tapi semua yang ada di daftar ini. Jangan contoh pemain yang onoh. Masih muda udah main di Indonesia. Duh, peningnye!

Sumber: Football Italia, Goal, Detik, Kompasiana