Harvey Elliot, Bintang Masa Depan Liverpool

  • Whatsapp
Harvey Elliot, Bintang Masa Depan Liverpool
Harvey Elliot, Bintang Masa Depan Liverpool

Kemenangan Liverpool atas Leeds United di pekan keempat Premier League musim 2021/2022 harus dibayar mahal. The Reds memang sukses memetik 3 poin usai menumbangkan The Whites dengan skor telak 3-0. Sayangnya, meski menang, Liverpool pulang dengan perasaan kalut.

Di menit ke-57, pemain muda The Reds, Harvey Elliott yang tengah mencoba menguasai bola mendapat tekel keras dari Pascal Struijk. Tekel 2 kaki dari bek Leeds United itu ternyata berakibat fatal. Elliott langsung tersungkur dan berteriak kesakitan. Beruntung, Mo Salah yang berdiri di dekatnya menyadari hal tersebut dan langsung memanggil tim medis Liverpool.

Bacaan Lainnya

Momen tersebut menyadarkan semua pihak yang ada di lapangan bahwa apa yang dialami Elliott sangat parah. Semua terlihat syok atas kejadian tersebut, tak terkecuali Pascal Struijk yang langsung mendapat hukuman kartu merah. Bek Leeds United yang masih punya darah Indonesia itu terlihat sangat merasa bersalah hingga beberapa kali ditenangkan rekan dan lawannya.

Seusai laga, tim medis Liverpool mengkonfirmasi bahwa Harvey Elliott menderita patah engkel kaki kiri. Sebuah cedera parah yang bakal memaksa pemuda 18 tahun itu absen dalam waktu yang cukup lama. Atas kejadian itu, Struijk langsung meminta maaf kepada Elliott. Via instagramnya, Pascal mengaku sangat menyesal dan mendoakan kesembuhan Elliott.

Namun sikap yang sangat luar biasa diperlihatkan Elliott. Dalam salah satu kolom komentar di Instagram, ia mengaku berterima kasih atas semua dukungan yang ia dapatkan dan menganggap kejadian yang menimpanya sebagai sebuah hal yang biasa.

“Bukan salahnya sama sekali! Bukan juga kartu merah, hanya kecelakaan aneh, tetapi hal-hal ini terjadi dalam sepak bola. Saya akan kembali lebih kuat 100%. Terima kasih atas semua dukungannya.” kata Elliot.

Meski begitu, cederanya Harvey Elliott sangat membuat kubu Liverpool terpukul. Jurgen Klopp selaku pelatih bahkan terlihat sangat emosional saat membahas cedera engkel yang diderita Elliott. Virgil van Dijk yang pernah menepi lama karena cedera juga mengaku siap mendampingi juniornya tersebut agar segera pulih kembali.

Sikap tersebut mengisyaratkan bahwa sosok Harvey Elliott merupakan figur yang sangat penting di Liverpool. Lalu, siapa sebenarnya Harvey Elliott? Dan kenapa dia begitu disayangi oleh para rekan dan pendukungnya di Liverpool?

Harvey Elliot, Mengidolakan Liverpool dan Berbakat Sejak Dini

Harvey Daniel James Elliott lahir pada 4 April 2003. Ia berasal dari kota Chertsey yang berjarak 29 km dari pusat kota London. Sama seperti anak kecil lainnya, ia juga menaruh minat terhadap sepak bola. Namun, Elliott kecil tumbuh dan berkembang sebagai seorang fans Liverpool.

Sang ayah adalah orang yang sangat berpengaruh terhadap karier Harvey Elliott di sepak bola. Ayahnyalah yang mengirimnya ke akademi QPR di usia dini. Pada awalnya, Elliott yang selalu jadi pemain terkecil di akademi bermain sebagai bek kiri. Namun, pelatih akademi QPR melihat potensi Elliott yang sangat besar. Skill dan kecepatan yang dimilikinya membuat Elliot dipindah ke posisi sayap.

Ia menghabiskan beberapa tahun menimba ilmu di akademi QPR sebelum pindah ke akademi Fulham pada tahun 2018. Harvey Elliot adalah seorang penggila sepak bola. Semua menu latihan dilahap dengan sempurna. Bakatnya luar biasa dan ia selalu jadi yang terbaik. Oleh karena itulah, di Fulham, Elliot bisa langsung bergabung dengan tim U-18 meski dirinya masih berusia 14 tahun.

“Sejak usia dini Harvey selalu berhasil membuat keputusan yang baik pada waktu yang tepat. Ketika dia berusia 14 tahun dia bermain di U-16 melawan lawan berkualitas tinggi dan dia menonjol. Dia adalah pemain terbaik di lapangan. Kemudian kami memasukkannya ke U-18 dan dia melakukannya lagi,” kata Colin Omogbehin, pelatih tim U-18 Fulham.

Pada 25 September 2018, Elliot mencatat debutnya bersama tim senior Fulham di ajang EFL Cup melawan Millwall. Masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-81 membuat Elliott tercatat sebagai debutan termuda Fulham sekaligus menjadikannya pemain termuda Fulham yang bermain di EFL Cup. Uniknya, Elliott yang kala itu masih berusia 15 tahun dan 174 hari lebih dulu menghadiri sekolah di pagi harinya.

Pada 4 Mei 2019, Harvey Elliott kembali mencatat rekor. Ia masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-88 kala Fulham berlaga di Liga Primer Inggris. Kesempatan tersebut membuatnya kembali tercatat sebagai debutan termuda. Dengan usia 16 tahun dan 30 hari, ia memecahkan rekor sebagai debutan Premier League termuda dalam sejarah.

Penampilannya bersama tim U-18 dan tim senior Fulham membuat nama Harvey Elliott makin harum. Ia langsung mendapat perhatian dari berbagai tim besar Eropa. Satu hal yang paling menonjol dari dirinya adalah postur tubuhnya yang tergolong kecil di sepak bola Eropa. Namun, meski hanya bertinggi badan 170 cm, ia punya fisik yang cukup kuat dan mampu bermain di berbagai posisi di lini tengah hingga lini depan serta tak ragu untuk berduel dan melakukan tekel jika diperlukan.

Dibeli Liverool, Harvey Elliott Bersinar di Blackburn Rovers

Pada akhirnya, di musim panas 2019, Liverpool jadi pihak yang sukses menggaet Elliott. Berdasarkan rilis resminya, The Reds harus membayar kompensasi transfer hingga 4,3 juta poundsterling kepada Fulham yang di musim tersebut terdegradasi. Sebuah harga yang lumayan, pasalnya Elliott juga juga diminati Chelsea, Manchester City, dan Barcelona. Biaya tersebut juga menjadikan Harvey Elliott sebagai pemain 16 tahun termahal di Inggris.

Seolah dejavu, Elliott kembali mendapat debutnya pada 25 September 2019. Ia turun sejak menit pertama kala Liverpool menjamu MK Dons di babak ketiga EFL Cup. Berusia 16 tahun dan 174 hari, Elliott membuat sejarah sebagai pemain termuda yang menjadi starter di laga kompetitif untuk Liverpool, dan pemain termuda kedua yang tampil dalam pertandingan kompetitif setelah Jerome Sinclair.

Pada 2 Januari 2020, Elliott mendapat debut pertamanya untuk Liverpool di Premier League setelah turun sebagai pemain pengganti di laga vs Sheffield United. Di musim 2019/2020, ia total mengoleksi 8 caps dengan rincian 2 penampilan di Premier League, 3 di Piala FA, dan 3 di EFL Cup.

Di musim panas 2020, Liverpool membuat keputusan yang tepat dengan melepas Harvey Elliott ke Blackburn Rovers sebagai pemain pinjaman. Tampil semusim penuh bagi Blackburn di divisi Champhionship membuatnya mendapat pengalaman berharga sekaligus mematangkan skill dan kemampuannya.

Di musim 2020/2021, ia berhasil mencatat 41 penampilan di kasta kedua Liga Inggris. Tak hanya itu, Harvey Elliott yang dimainkan di 4 posisi berbeda oleh Blackburn, yakni sayap kiri, sayap kanan, gelandang serang, dan striker juga berhasil mengemas 7 gol dan 11 asis.

Ia juga jadi pemain dengan jumlah smart passes and key passes terbanyak kelima di liga. Catatan performanya selama menjalani masa peminjaman di Blackburn itulah yang membuat Liverpool mantap menarik kembali Harvey Elliott dan memberinya jaminan posisi di tim utama.

“Dia adalah bakat yang luar biasa. Langkah yang dia buat di Championship sangat besar. Dia bisa bermain di dua, tiga, empat posisi. Dia pesepakbola yang sangat cerdas,” kata Klopp kepada BBC.

Begitulah pendapat Jurgen Klopp tentang Harvey Elliott. Singkatnya, ia telah mendapat kepercayaan dan berhasil meyakinkan jajaran pelatih The Reds. Itu sebabnya Harvey Elliott selalu dimainkan di 4 pertandingan pertama Premier League Liverpool di musim ini. Bahkan di 2 pertandingan melawan Burnley dan Chelsea, ia tampil penuh selama 90 menit.

Operasi Sukses! Harvey Elliott Segera Comeback!

Sayang, untuk sementara waktu catatan caps Harvey Elliott untuk Liverpool di musim ini harus terhenti di angka 4. Cedera engkel yang ia dapat di pertandingan tandang melawan Leeds United setidaknya akan membuat dirinya absen selama 6 bulan.

Kabar baiknya, Elliott telah berhasil melakukan operasi pada pergelangan kaki kirinya pada 14 September kemarin. Jim Moxon, dokter tim Liverpool menyatakan bahwa Elliott akan segera memulai proses rehabilitasi dan diharapkan dapat kembali bermain di akhir musim nanti.

“Operasi itu sukses sehingga comeback-nya dimulai sekarang. Kami tidak akan menekannya dengan menetapkan jangka waktu tertentu selain dapat mengatakan dengan percaya diri, kami berharap dia tampil lagi di akhir musim setelah program rehabilitasi kami.” kata Jim Moxon dikutip dari liverpoolfc.com.

Bagaimanapun Harvey Elliott adalah aset yang sangat berharga untuk The Reds. Tak bisa dipungkiri bahwa ia merupakan bintang masa depan Liverpool. Namun untuk saat ini, Liverpool dan para pendukungnya mesti sabar menanti.

Dengan bakat yang luar biasa, fisik yang kuat, kepribadian yang hangat, dan kematangan usianya meski baru berusia 18 tahun membuat sosok Harvey Elliott sangat dicintai dan sangat dirindukan penampilannya di lapangan hijau.

Lekas sembuh dan pulih Harvey Elliott!

***
Sumber Referensi: BolaSport, CNN, Liverpool Echo, First time finish, BBC 1, BBC 2, LiverpoolFC.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *