Alesandro Del Piero merupakan salah satu talenta terbaik yang dihasilkan Italia. Dalam perjalanan karirnya, Del Piero telah bermain untuk empat klub berbeda yakni Padova, Juventus, Sidney FC dan Delhi Dynamos. Namun, hanya bersama La Vechia Signora lah ia menjadi legenda.
Dalam 23 tahun karir profesionalnya, Del piero menghabiskan 19 tahun untuk mengabdikan diri di klub yang berbasis di Kota Turin tersebut. Rekor sebagai pencetak gol terbanyak klub pun ia catat, yaitu 290 gol dengan 42 diantaranya ia ciptakan lewat tendangan bebas.
Sejak 1993 hingga 2012, Del Piero telah lalui masa-masa bersama Si Nyonya Tua. Tentu saja terjadi banyak kenangan bersama Juventus dalam kurun waktu tersebut. Entah itu sesuatu yang indah ataupun kejadian yang buruk.
Beberapa momen indah yang pernah ia alami yaitu seperti saat juara Liga Champions 1996 atau saat rengkuh trofi serie A sebanyak enam kali. Pengalaman bahagia lain bahkan saat mendapat tepuk tangan dari pendukung lawan.
Ya. Nama besar Alessandro Del Piero sebagai maestro sepakbola memang sulit disangkal suporter mana pun. Terlebih saat legenda Juventus itu tampil begitu memukau dalam sebuah pertandingan.
Misalnya saja apa yang terjadi pada 5 November tahun 2008. Saat itu Del Piero yang memperkuat Juventus bertandang ke kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu, dalam pertandingan babak grup Liga Champions.
Dalam pertandingan pertama Liga Champions musim 2008/09 yang berlangsung di Kota Turin, Juventus kalahkan Real Madrid dengan skor 2-1 dengan Del Piero mencatatkan satu namanya di papan skor.
Kala itu, Del Piero tengah berada dalam performa terbaiknya. Padahal, saat itu Juve tengah membangun kembali kekuatan setelah terdegradasi ke Serie B karena kasus calciopoli. Namun hal tersebut tak mengurangi keganasan Del Piero saat menghadapi skuat bertabur bintang Real Madrid.
Kemudian dalam laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Del Piero membantu Juventus menghempaskan Real Madrid lewat dua golnya yang ia ciptakan.
Gol pertama Del Piero dicetak pada menit ke-17. Setelah menerima umpan dari Marco Marchionni, Del Piero menggiring bola hingga di depan kotak penalti Madrid. Tanpa mendapat pengawalan ketat, pemain yang akrab disapa Alex itu menembakkan bola dengan kaki kiri yang meluncur deras dan tidak bisa dijangkau kiper Madrid Iker Casillas.
Sementara gol kedua Del Piero ke gawang El Real tercipta melalui tendangan bebas yang luar biasa menit ke-67. Tendangan kaki kanan Del Piero melengkung melewati pagar hidup Madrid. Iker Casillas pun hanya terperangah dan tidak berkutik melihat bola kencang dari jarak 28 meter itu bersarang di sudut kanan gawangnya.
Berkat performa gemilangnya itu membuat publik tuan rumah berdecak kagum. Saat Del Piero keluar lapangan ketika digantikan Paolo De Ceglie pada menit 90, seluruh stadion Santiago Bernabeu bergemuruh memberikan penghormatan kepada kapten Juventus ini.
Di sambut sedemikian hebatnya oleh para suporter lawan, Top skor Seri A musim sebelumnya ini merasa sangat tersanjung dan bangga. Terlebih karena Juventus dan El Real memiliki rivalitas di kancah sepakbola Eropa. Pasca pertandingan Del Piero pun mengutarakan perasaannya.
“Ini adalah perasaan yang luar biasa dalam sepakbola. Mencetak dua gol dan memenangi pertandingan besar, kemudian mendapat aplaus dari suporter lawan adalah hal yang sangat tidak terduga dalam suatu rivalitas. Luar biasa!” ujar Del Piero.
“Anda hidup untuk malam seperti ini memiliki emosi unik di dalamnya. Saya gembira melihat seisi stadion memberi saya standing ovation ketika meninggalkan lapangan,” sambung Del Piero. (Dikutip dari Thestar)
Tidak hanya itu, kehadiran Maradona pun semakin membuat Del Piero bangga. Apalagi sang legenda sepakbola ini juga ikut memberikan standing ovation untuk dirinya.
“Maradona ada di tribun ?. Saya sangat senang mencetak gol di depannya. Saya berharap dia lebih sering lagi datang menyaksikan kami,” bangga Del Piero.(Dikutip dari Timesofmalta)
Berbicara setelah laga, pelatih Juventus Claudio Ranieri sangat memuji penampilan anak buahnya, ia mengatakan : “Del Piero sekali lagi luar biasa tetapi seluruh tim memainkan permainan yang fantastis. Selamat kepada para penggemar Madrid yang memberikan tepuk tangan meriah kepada Del Piero. Itu sepenuhnya layak, isyarat yang bagus.” (Dikutip dari Sportsmole)
Sementara pelatih Madrid, Bern Schuster menambahkan: “Saya menikmati tepuk tangan meriah yang diberikan kepada Alessandro Del Piero karena dia adalah pemain hebat. Dia telah membuktikan kelasnya dan Bernabeu mengakui fakta ini.”
Atas kemenangan tersebut, Juve mencatatkan lima kemenangan beruntun di segala kompetisi. Dua di antaranya adalah dengan menumbangkan Real Madrid. Kemenangan tersebut pun memastikan satu tempat pada babak 16 besar untuk Juventus. Sayang, Dalam babak 16 besar mereka disingkirkan oleh Chelsea.


