Harga Naik! Tampil Tajam di Euro 2020, 5 Striker Ini Langsung Melambung

  • Whatsapp

Mendapat panggilan tim nasional di ajang sebesar Euro 2020 sudah menjadi sebuah berkah bagi sebagian pemain. Bagi sebagian lainnya, tampil di turnamen akbar seperti Euro 2020 merupakan target yang harus ia capai.

Banyak yang mati-matian tampil bagus dalam semusim terakhir hanya untuk mendapat tempat dalam skuad tim nasionalnya di Piala Eropa tahun ini. Namun, meski sudah dibawa dan mendapat kepercayaan dari sang pelatih untuk tampil, tak semua pemain dapat menampilkan performa bagus di atas lapangan.

Bacaan Lainnya

Jangankan tampil bagus. Bisa mendapat porsi bermain yang sepadan saja sudah merupakan berkah. Untuk itulah, sebuah pencapaian luar biasa bagi sang pemain bila menjawab kepercayaan tersebut dengan performa gemilang, apalagi jika ia merupakan seorang striker.

Seperti 5 striker berikut ini. Mereka tampil tajam sepanjang penampilannya di Euro 2020. Ada yang jadi top skor ada pula yang pamer skill. Semua itu membuat mereka menuai hasil positif, khususnya di bursa transfer pemain musim panas.

Berikut ini 5 striker yang harganya naik usai tampil tajam di Euro 2020.

 

1. Roman Yaremchuk

Roman Yaremchuk mampu mencuri perhatian selama gelaran Euro 2020. Yaremchuk menampilkan performa gemilang saat membela timnas Ukraina. Ia tak hanya menjelma sebagai seorang striker tajam, tetapi juga bintang Ukraina di Euro 2020.

Striker 25 tahun itu sudah mengemas 2 gol dan 1 asis sebelum langkahnya dihentikan Inggris di babak perempat final. Performanya hingga babak perempat final sudah cukup untuk melambungkan nama Yaremchuk yang merupakan striker underrated dari klub Liga Belgia, Gent.

Musim lalu, Yaremchuk berhasil mencetak 23 gol dan 8 asis di semua kompetisi. Ditambah dengan pundi-pundi golnya di Euro 2020, harga Roman Yaremchuk secara otomatis naik signifikan. Hal itu juga disebabkan adanya beberapa klub yang meminati striker bertinggi badan 191 cm itu.

AC Milan adalah salah satu klub yang dikabarkan sudah mengontak Gent untuk merekrut Yaremchuk sebagai calon striker baru mereka. Dibantu legenda mereka Andriy Shevchenko yang merupakan pelatih timnas Ukraina, Milan dikabarkan telah melayangkan tawaran peminjaman + opsi beli sebesar 15 juta euro.

Yaremchuk diketahui masih punya kontrak dengan Gent hingga 30 Juni 2025 dan mengutip dari transfermarkt, harga pasarnya memang masih 15 juta euro. Namun, direktur teknik Gent punya jawaban lain kepada para klub peminat.

“Bahkan di masa Covid, kami berharap lebih banyak. Semuanya akan tergantung pada pasar musim panas ini. Dan di negara tempat Yaremchuk akan pergi,” kata Michel Louwagie, direktur teknik Gent kepada dikutip dari SempreMilan.

 

2. Alexander Isak

Salah satu penampil terbaik timnas Swedia di Euro 2020 adalah Alexander Isak (baca: Isak). Striker jangkung bertinggi badan 190 cm itu memang tak berhasil mencetak gol. Namun, penampilannya selama Piala Eropa tahun ini mengundang decak kagum.

Isak berhasil membuat 1 asis hingga Swedia terhenti di babak perempat final. Namun yang membuat striker 21 tahun itu mendapat sorotan tajam adalah skill yang ia pamerkan selama tampil dalam balutan jersey Swedia di Euro 2020. Isak tercatat berhasil membuat 11 dribble sukses. Itu adalah jumlah dribble sukses terbanyak yang dicatatkan 1 pemain di Euro 2020.

Isak memamerkan skill olah bolanya yang sangat luar biasa. Meski punya tubuh jangkung dan kaki panjang, ia berhasil melewati beberapa hadangan lawan dengan gocekannya. Striker 21 tahun itupun langsung banyak dibicarakan dan jumlah klub yang berminat merekrutnya langsung bertambah banyak.

Sayang, per 1 Juli kemarin, Isak telah memperpanjang kontraknya di Real Sociedad hingga 30 Juni 2026. Harganya pun langsung melambung ke angka 40 juta euro. Sebuah langkah cepat dan bagus yang diambil Real Sociedad. Sebab, bila kembali meneruskan performa apiknya di musim depan, bukan tak mungkin harga Isak akan terus melambung tinggi.

 

3. Kasper Dolberg

Cederanya Yussuf Poulsen tepat sebelum laga melawan Wales di babak 16 besar memberi pengaruh positif kepada Kasper Dolberg. Mantan wonderkid Ajax Amsterdam itu hanyalah pemain cadangan dalam skuad Denmark di Euro 2020.

Bagai mendapat durian runtuh, Dolberg langsung jadi starter di laga melawan Wales. Hebatnya, ia langsung membuktikan kualitasnya dengan sumbangan 2 gol di laga tersebut. Dolberg kembali mencetak gol di babak perempat final. 1 golnya ke gawang Republik Ceko sukses mengantar Denmark ke babak semifinal.

Kini striker 23 tahun itu kembali mendapat perhatian dunia. Saat masih di Ajax, Dolberg banyak diminati klub besar seperti Manchester United, Manchester City, dan Borussia Dortmund sebelum terbuang ke tim papan tengah Ligue 1 Prancis, OGC Nice pada musim panas 2019 dengan banderol 20,5 juta euro.

Musim lalu, Dolberg hanya mengemas 6 gol dan 2 asis selama 25 penampilannya di Liga Prancis. Dengan 3 gol yang sudah ia cetak di Euro 2020, nama Dolberg yang sempat terlupakan kembali melambung tinggi.

Transfermarkt memang masih mematok harga Dolberg di kisaran 20 juta euro. Namun dengan kontraknya yang masih tersisa hingga Juni 2024 dan penampilan bagusnya bersama Denmark di Euro 2020, OGC Nice jelas punya keinginan untuk melepasnya dengan harga yang lebih mahal ketimbang saat mereka membelinya dari Ajax.

Nice diketahui belum mematok harga pasti untuk bombernya itu. Namun, kabar terbaru dari Calciomercato, dua klub Liga Inggris, yakni Leicester City dan Everton disebut jadi peminat Kasper Dolberg di bursa transfer musim panas ini.

 

4. Haris Seferovic

Sosok Yann Sommer dan Granit Xhaka bisa dibilang sebagai 2 pemain paling penting dalam keberhasilan Swiss. Namun, mereka tak akan berhasil mencapai fase perempat final Euro 2020 tanpa sumbangan gol dari Haris Seferovic.

Striker 29 tahun itu jadi ujung tombak sebenarnya bagi The Nati. Seferovic berhasil mencetak 3 gol di Euro 2020. 2 dari 3 gol tersebut ia cetak saat Swiss berhasil memulangkan juara dunia Prancis di babak 16 besar. Uniknya, semua gol yang Seferovic cetak berasal dari sundulan kepalanya.

Torehannya selama Euro 2020 secara otomatis melambungkan namanya dan melambungkan harganya di pasar bursa transfer pemain. Sebab, Haris Seferovic merupakan top skor Benfica di Liga Primer Portugal musim lalu. Ia mencetak 22 gol dan jadi runner-up top skor liga di bawah Pedro Goncalves. Sebelumnya, Seferovic pernah dinobatkan sebagai top skor Liga Primer Portugal di musim 2018/2019.

Berkat itulah namanya makin harum dan langsung diminati beberapa klub, khususnya klub Liga Primer Inggris. Pasalnya, Seferovic memang sudah mengutarakan impiannya untuk bisa berkompetisi di Liga Primer Inggris.

Terbaru, Everton dan Tottenham Hotspur dikabarkan jadi klub Liga Inggris yang menaruh minat kepada Haris Seferovic. Kebetulan, pihak Benfica juga berniat menguangkan Seferovic di musim panas ini yang kini nilai pasarnya meningkat dari 13 juta poundsterling menjadi 26 juta poundsterling berkat penampilan mengesankan di Euro 2020.

 

5. Patrik Schick

Hingga babak perempat final, ajang Euro 2020 punya 2 pencetak gol yang sama-sama sudah mengemas 5 gol. Mereka adalah Cristiano Ronaldo dan Patrik Schick. Nama terakhir itulah yang paling mencuri perhatian.

Republik Ceko berhasil mencapai babak perempat final Euro 2020 sebelum langkahnya dijegal Denmark. Selama perjalanannya di Piala Eropa tahun ini, mereka berhasil mencetak 6 gol. Hebatnya, 5 dari 6 gol tersebut seluruhnya dicetak oleh seorang Patrik Schick.

Striker 25 tahun itu memang tampil luar biasa di Euro 2020. Ia jadi ujung tombak yang sangat mematikan. Schick mecatat 9 sepakan on target sepanjang turnamen. 5 gol yang ia cetak juga berasal dari 3 bagian tubuhnya. 1 gol dari sepakan kaki kanan, 1 gol dari sundulan kepala, dan 3 gol dari sepakan kaki kiri.

Schick memang striker yang sangat berbakat. Beberapa musim lalu, ia nyaris bergabung dengan Juventus. Sayang, meski biaya transfernya sudah terkuak, ia gagal tes medis di Juventus dan bergabung ke AS Roma dari Sampdoria.

Schick terbilang gagal di Roma dan kemudian dipinjamkan ke RB Leipzig di musim berikutnya. Meski tampil bagus, Leipzig memilih tak menebusnya. Schick kemudian dilepas Roma ke Bayer Leverkusen. Di Bundesliga Jerman, performanya memang apik. Musim lalu, ia berhasil mencetak 13 gol dan 2 asis dari 36 penampilannya bersama Leverkusen.

Patrik Schick diketahui masih terikat kontrak dengan Leverkusen hingga 30 Juni 2025. Meski harga pasarnya di transfermarkt hanya 23 juta euro, tetapi beberapa media menyebut kalau Bayer Leverkusen telah mematoknya dengan harga 40 juta euro bagi klub yang berminat menebus Patrik Schick.
***
Sumber Referensi: Tribalfootball, Bola, SempreMilan, Tempo, Indosport

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *