Kepindahan Lionel Messi ke Paris Saint-Germain musim lalu menjadi kabar yang mengejutkan, sekaligus barangkali mimpi buruk buat Barcelona. Pun mungkin saja mimpi buruk buat Messi itu sendiri. Betapa tidak? Usai pindah ke PSG musim lalu, Messi seperti redup performanya.
Ia bahkan hanya mencetak 6 gol dari 26 laga di Liga Prancis musim lalu. Sungguh catatan yang sangat memalukan bagi seorang GOAT. Namun hari ini tampaknya Messi mencoba move on dengan penampilan buruknya itu.
Alih-alih memberontak untuk lepas dari PSG, Messi mencoba beradaptasi. Pergantian pelatih Les Parisiens dari Pochettino ke Galtier, membuat peluang Messi untuk berubah kian terbuka. Musim ini sang GOAT akhirnya membuktikan kualitas yang sesungguhnya.
Daftar Isi
Statistik Messi Musim 2022/23
Musim 2022/23 memang baru dimulai. Namun Lionel Messi langsung tancap gas. Ia mungkin saja tidak ingin catatan buruknya musim lalu terulang kembali. Masa di La Liga bisa produktif, tapi di liga petani tidak? La Pulga pun mulai mencicil golnya.
Akan tetapi cicilannya bukan seperti kredit motor yang seret. Keran gol La Pulga sudah kadung terbuka. Airnya mengalir begitu deras. Di tangan Galtier, Lionel Messi baru memainkan 12 laga di Ligue 1. Namun dasar pemain bintang, ia sudah membukukan 7 gol dan 10 asis.
Yang hebat, catatan itu bahkan melampaui jumlah golnya musim lalu. Dan ingat, ini baru 12 laga, sedangkan kompetisi masih panjang. Selain itu, catatan tersebut juga baru di liga domestik. Di Liga Champions, La Pulga sudah mengemas 4 gol dan 3 asis dalam 4 laga. Gimana? Kurang gacor apa sih pria pendek ini?
2022/23 has been Lionel Messi’s season. ⭐ pic.twitter.com/RvvHFZbbJi
— L/M Football (@lmfootbalI) October 27, 2022
Peran Galtier
Seperti yang sudah disebutkan tadi, bahwa bagusnya Lionel Messi musim ini karena kehadiran sosok Christophe Galtier di ruang ganti. Pelatih yang sebenarnya tidak cukup pengalaman menangani pemain bintang itu, ternyata lebih dari sanggup untuk membuat Lionel Messi nyaman bermain di PSG.
Hal itu beneran terjadi. Beberapa media, seperti Sportskeeda menyebut, La Pulga sudah mulai nyaman bermain di PSG, terutama di bawah kendali mantan pelatih Lille. Apalagi Galtier tidak jarang memberi pujian pada Lionel Messi.
Lionel Messi is very comfortable in the system put in place by Christophe Galtier. This season, the argentine genius will do everything possible to win the #UCL with Paris Saint-Germain.
🐐💥✅ pic.twitter.com/QYe8lqcddd
— PSG Chief (@psg_chief) August 8, 2022
Dilansir Sportskeeda, Galtier mengatakan bahwa kapten Timnas Argentina adalah figur yang murah hati di dalam tim. Sang pelatih tampaknya mengerti bahwa La Pulga adalah pemain yang sudah sangat berpengalaman. Jadi, Galtier membebaskan Messi untuk bergerak dan mengambil peran sesukanya.
“Dia (Messi) bisa memposisikan ulang dirinya. Memiliki kualitas yang mempesona dan teknis. Dia seorang animator yang hebat,” kata Christophe Galtier.
Peran Baru
Hadirnya Christophe Galtier bukan hanya mendongkrak mentalitas seorang Messi, tapi benar-benar membawa La Pulga ke bentuk permainan terbaiknya. Sebelum dilatih Galtier, Messi kerap ditempatkan di sisi sayap oleh Mauricio Pochettino.
Mantan pelatih dan pemain PSG itu menaruh Messi sebagai penyerang tengah dalam skema 4-3-3. Namun, La Pulga, oleh Poch juga kadang menempati peran sebagai pemain sayap. Sebagai seorang winger, Messi dipaksa untuk berlari, melakukan penetrasi, dan mengelabui fullback lawan.
Hasilnya tentu tidak maksimal. Apalagi La Pulga sudah sepuh. Kecepatannya tidak seperti Kylian Mbappe yang lebih muda. Sementara, Christophe Galtier melakukan pendekatan yang berbeda dengan Lionel Messi. Atas saran Direktur Olahraga PSG, Galtier memakai skema 3-5-2.
Galtier acap kali menggunakan skema tiga bek dengan varian yang berbeda-beda. Sementara Lionel Messi, oleh Galtier mengambil peran nomor “10”. Messi bermain sebagai gelandang serang atau playmaker.
Meski belakangan ini Galtier juga mencoba formasi empat bek, Messi tetap mengambil peran itu. Walaupun posisinya terkadang di depan berduet dengan Kylian Mbappe. Atau di lain waktu dipasang bertiga dengan Neymar dan Mbappe di lini depan. Tapi perannya tetap sama: playmaker.
Selon @telefoot_TF1, Lionel Messi devrait être titularisé en attaque avec Neymar et Mbappé
Passage au 4-3-3 pour Galtier, cela permet l’entrée de Fabian Ruiz au milieu. pic.twitter.com/1z0rCbyxfn
— ParisSG INFOS (@Paris_SGINFOS) October 16, 2022
Dukungan Pemain PSG
Peran saja tidak cukup jika tidak ada yang mendukungnya. Nah, Lionel Messi sedang beruntung. Sebab di PSG banyak pemain yang mendukungnya untuk menunjukkan kualitas yang sesungguhnya. Kylian Mbappe dan Neymar, misalnya.
Dua pemain itu menjadi tandem yang tepat bagi Lionel Messi. La Pulga yang begitu nyaman ketika mengontrol bola serta punya kualitas mengoper yang baik, sangat sesuai dengan Mbappe dan Neymar. Mbappe bisa memaksimalkan umpan-umpan dari Messi. Di sisi lain, Neymar terbiasa membangun kreativitas bareng La Pulga.
Tiki-taka cantik PSG yang diselesaikan dengan manis oleh Lionel Messi hingga solo run dan finishing apik Stephane Diarra, berikut rangkuman gol-gol terbaik dari pekan ke-12 Ligue 1! Gol favorit sobat beIN SPORTS yang mana nih?#beINLigue1 pic.twitter.com/Rto1nGrAwl
— beIN SPORTS (@beINSPORTSid) October 26, 2022
Tidak hanya itu, PSG diakui atau tidak, memiliki pemain di lini tengah yang mendukung para juru gedornya, termasuk Messi. Kehadiran pemain seperti Vitinha, Renato Sanches, bahkan Fabian Ruiz sangat mendukung Lionel Messi.
Akur dengan Kylian Mbappe dan Neymar
Awal musim 2022/23 mencuat kabar yang kurang sedap. Hubungan antara Neymar, Mbappe, dan La Pulga konon mengalami keretakan. Hal itu disinyalir karena sifat songong Kylian Mbappe. Namun pada akhirnya, hubungan tidak sedap antara trio maut PSG tidak berlangsung lama.
Kylian Mbappe dan Neymar yang sempat berselisih sudah akur lagi. Dan apa kamu tahu siapa yang mengakurkan keduanya? Yap, tepat sekali, ia adalah Lionel Messi. Dilansir Mirror, La Pulga secara terbuka menjadi mediator untuk meredam perseteruan antara Neymar dan Mbappe.
Stat MNM 2022
Mbappé = 14b – 2pd. Messi = 11b – 12pd. Neymar Jr = 13b – 9pd. pic.twitter.com/328OQNCo6n— ludE-75 ✋🏽😝🤚🏽 (@LudovicC17) October 25, 2022
Sementara itu, Christophe Galtier juga bergerak cepat untuk mengadakan pertemuan intens. Upaya Messi itu membuahkan hasil. Mbappe dan Neymar memilih bersepakat untuk tidak membahas satu sama lain secara terbuka. Keduanya percaya bahwa sikap itu lebih dari cukup untuk mempertahankan keharmonisan tim.
Kedua pemain itu pun akur. Lionel Messi yang berhasil meredam konflik pun bisa berkompromi. Alhasil, trio maut PSG itu bisa menjadi senjata mematikan. Membuat PSG jauh lebih siap untuk sekadar masuk ke final Liga Champions, misalnya.
Diet Makanan Manis
Tidak hanya perkara di atas lapangan dan ruang ganti. Messi bisa tampil luar biasa karena kabarnya sudah mulai mengurangi makanan manis. Laporan AS Argentina seperti dikutip Bolanet menyebut, Messi mendapat saran dari ahli gizi asal Italia, Giuliano Poser.
Menurut Poser, gula adalah zat yang bisa berdampak negatif pada otot. Untuk pemain seumuran Messi, itu tidak baik bagi kesehatan ototnya. Tidak hanya itu, Lionel Messi juga mengikuti saran Poser untuk memperhatikan asupan makanan.
Lionel Messi kabarnya sudah mulai makan makanan sehat, seperti buah-buahan, sayuran, ikan, nasi tanpa bumbu, sampai makanan organik.
Mulai Beradaptasi di Kehidupan Kota Paris
Menurut laporan jurnalis Spanyol, Guillem Balague ketika berbicara pada publikasi Prancis, Le Parisien seperti dikutip PSG Talk, Lionel Messi sudah mulai beradaptasi dengan kehidupan di Kota Paris. Padahal ketika pertama kali menginjakkan kaki di Paris, Messi mengaku sulit beradaptasi.
Kini baik Messi maupun keluarganya, termasuk sang istri, Antonela Roccuzzo mulai bisa beradaptasi di Kota Paris. Messi bersama istrinya bahkan sebelum musim ini bergulir sudah berbulan madu di sebuah hotel mewah di Kota Paris. Dan keduanya menikmati itu.
Lionel Messi ve eşi Antonella Roccuzzo!
Paris 🇫🇷❤️ pic.twitter.com/u5OP8jk0Rh
— MedyAlfa (@medyalfa) September 1, 2021
Lebih Siap
Sebelum musim 2022/23 bergulir, La Pulga tampaknya lebih siap untuk bermain. Setelah melakukan tur pra musim ke Jepang, Messi menghabiskan waktu dengan keluarganya. Selain itu, jelang musim dimulai, penampilan Messi seperti di Timnas Argentina juga bagus.
Setelah menggondol trofi Copa America pada tahun 2021, Lionel Messi membawa Argentina mengangkat trofi Finalissima. Jadi, Lionel Messi jauh lebih siap untuk mengarungi kompetisi ketimbang musim lalu. Teruskan, La Pulga!
https://youtu.be/Jb4QQWchyPg
Sumber: OneFootball, GOAL, Transfermarkt, PSGTalk, GivemeSport, Sportsbrief1, Sportsbrief2, OhMyGoal


