Dalam hasil undian Grup Piala Dunia yang akan diselenggarakan akhir November mendatang, Grup E dianggap menjadi grup yang paling sulit. Di sana ada Spanyol dan Jerman, dua negara yang merupakan mantan juara dunia.
Tak sampai di situ saja, persaingan di Grup E Piala Dunia 2022 diprediksi bakal semakin sengit karena wakil kuat asal Asia, Jepang dan skuad kuda hitam Kosta Rika juga masuk grup tersebut. Kira-kira siapa yang akan lolos ke fase gugur? Berikut analisis peta kekuatan Grup E Piala Dunia 2022.
Daftar Isi
Spanyol
Mari kita mulai dengan tim unggulan, Spanyol. Raksasa Eropa ini diperkirakan bakal lolos dari Grup E dengan mudah. Apalagi skuad mereka kini di dominasi oleh para talenta muda berbakat macam Gavi dan Pedri yang meraih penghargaan Golden Boy dalam dua tahun terakhir.
Generasi baru yang sedang dibangun Luis Enrique ini diproyeksikan sebagai penerus para pendahulunya di Piala Dunia 2010 silam. Namun, sehebat-hebatnya generasi muda, memasuki masa-masa transisi tentu sedikit banyak akan mempengaruhi kualitas tim. Jadi apakah generasi baru ini mampu berbicara banyak?
✅ RESMI: Jersey Timnas Spanyol yang akan digunakan untuk Piala Dunia 2022. 🇪🇸
Ratenya?#ExtraTimeKitsNews pic.twitter.com/PAd07XPIVV
— Extra Time Indonesia (@idextratime) August 30, 2022
Enrique terbilang cukup berani memprioritaskan pemain-pemain muda ketimbang memanggil nama-nama lawas macam Sergio Ramos dan David De Gea. Keputusan itu sempat menuai kontroversi karena jika merujuk pada performa La Roja dalam beberapa tahun terakhir, ada semacam penurunan grafik yang cukup signifikan. Sementara skuad yang terlalu muda dianggap tak memiliki kapasitas yang cukup untuk memperbaiki itu.
Meski sempat diremehkan, skuad Enrique tetap tampil pede. Contohnya saja dalam enam pertandingan terakhir di UEFA Nations League 2022, Pedri CS hanya menelan satu kali kekalahan dari Swiss. Terakhir, Spanyol bahkan mampu menaklukan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes dengan skor tipis 1-0.
Kabarnya, sejumlah nama pemain muda dipercaya bakal menjadi kunci permainan timnas Spanyol di Piala Dunia 2022 nanti. Mereka adalah Pau Torres, Gavi, dan Pedri. Dua nama terakhir jadi favorit Enrique untuk menyokong Alvaro Morata di lini depan.
Sedangkan Pau merupakan pemain bertahan terbaik yang saat ini dimiliki oleh Enrique. Sebab, Pau mampu membawa Villarreal tampil impresif, terutama usai menjuarai gelar Europa League musim 2019/20 dan menembus semifinal Champions League 2021/22.
Jerman
Awalnya skuad asuhan Hansi Flick diprediksi bakal menjadi tim yang menemani La Furia Roja ke fase gugur Piala Dunia 2022 nanti. Namun, jika melihat rapor mereka dalam setahun terakhir, menempatkan Jerman sebagai tim unggulan merupakan keputusan yang perlu ditinjau kembali.
Sedang memikul misi penebusan dosa kegagalan di Rusia, tak membuat Jerman tampil menggebu-gebu. Sepanjang tahun 2022, Jerman justru menuai kritik lantaran menunjukkan permainan yang tak memuaskan di UEFA Nations League 2022.
Terlepas dari nama besar mereka di kancah sepakbola dunia, tidak sedikit yang merasa rapor Timnas Jerman yang sekarang tidak cukup meyakinkan untuk menuai prestasi di Piala Dunia 2022. Pasalnya, Jerman asuhan Hansi Flick masih berada di fase transisi selepas kepergian Joachim Loew. Piala Dunia Qatar jadi ajang besar pertama Jerman tanpa Joachim Loew
Joachim Löw became German manager in 2006 and today was his final match as German manager.
He was won the 2014 World Cup and the 2017 FIFA Confederations Cup.
A great run 👏. pic.twitter.com/G8OMHT9UGQ
— CBS Sports Golazo ⚽️ (@CBSSportsGolazo) June 29, 2021
Di bawah arahan Flick, Jerman hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan UEFA Nations League kemarin. Mereka terlalu banyak menelan hasil imbang sehingga berakhir di urutan ketiga Grup 3, di atas Inggris yang terdegradasi.
So, meski di atas kertas Jerman unggul dari dua pesaingnya yakni Jepang dan Kosta Rika. Namun, bila melihat situasi Jerman yang sedang tidak berada di performa terbaik, kans mereka di Piala Dunia masih samar-samar. Mereka bisa saja disalip Jepang, mengingat di Piala Dunia 2018, Jerman juga kalah dari wakil Asia, Korea Selatan di penyisihan grup.
Jepang
Timnas Jepang memang jadi kekuatan sepakbola Asia yang tidak bisa dianggap remeh dalam gelaran Piala Dunia 2022 Qatar nanti. Negeri Matahari Terbit itu bisa jadi tim kuda hitam yang merepotkan Jerman bahkan Spanyol.
Samurai Biru dipastikan tampil di Piala Dunia Qatar usai keluar sebagai pemuncak klasemen Kualifikasi Piala Dunia zona Asia Grup A. Jepang tampak superior di Kualifikasi zona Asia lantaran banyak dari pemain Jepang bermain di Eropa. Takumi Minamino, Takehiro Tomiyasu, Maya Yoshida, Takefusa Kubo, sampai Kyugo Furuhashi.
Love this game 🫶#COYBIG #PremierSportsCup pic.twitter.com/adefSkL4ye
— Kyogo Furuhashi 古橋 亨梧 (@Kyogo_Furuhashi) October 20, 2022
Para pilar yang bermain di Eropa ini akan menjadi tulang punggung tim asuhan Hajime Moriyasu di Piala Dunia nanti. Khususnya bomber Kyugo Furuhashi. Pemain Celtic yang tengah naik daun di Liga Skotlandia itu tampil apik musim ini. Furuhashi setidaknya sudah mengemas 7 gol dari 9 laga di Liga Skotlandia. Dengan kualitasnya itu, Furuhashi bisa menjadi juru gedor di lini depan Tim Samurai Biru.
Kosta Rika
Yang terakhir dan barangkali jadi yang tak begitu diunggulkan adalah Timnas Kosta Rika. Mereka adalah tim terakhir yang lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar. Menjadi wakil CONCACAF, Kosta Rika berhasil menyegel tiket ke putaran final setelah mengalahkan Selandia Baru di babak play-off pada Juni lalu.
Berbeda dengan Spanyol dan Jerman yang diperkirakan bakal membawa pemain-pemain muda, Kosta Rika justru akan tetap mengandalkan beberapa pemain alumni Piala Dunia 2014. Los Ticos masih akan menaruh harapan pada Keylor Navas di bawah mistar, sedangkan di lini depan, sang juru taktik anyar, Luis Fernando Suarez diprediksi akan masih mengandalkan Joel Campbell.
Unas fotillos del entrenamiento de hoy de #LaSele mientras esperamos el sorteo de #LaSeleFemenina. 😎
¿Hola? ¿Quiénes por acá? 👀#FCRF #PuraVidaEnQatar22 #PuraVidaEnAuNz23 pic.twitter.com/znu2axyusF
— FCRF (@fedefutbolcrc) October 22, 2022
Meski terbilang masih baru memegang Timnas Kosta Rika, Luis Fernando memiliki pengalaman melatih Ekuador di Piala Dunia 2006. Pelatih berusia 62 tahun itu sukses mengantarkan Ekuador mencapai babak 16 besar. Bekal itulah yang akan ia bawa untuk menukangi Kosta Rika pada Piala Dunia nanti.
Dengan gaya bermain tidak terlalu menyerang dan cenderung menunggu, sang pelatih mengandalkan serangan balik. Luis Fernando masih memiliki dua penyerang yang memiliki kecepatan dalam menyerang: Joel Campbell dan Gerson Torres. Dua pemain itulah yang jadi andalan Kosta Rika dalam melakukan serangan balik.
Meski demikian, lawan yang mereka hadapi di fase grup tidak mudah. Di atas kertas Kosta Rika memang tak diunggulkan, tapi Fernando Suarez memiliki rekam jejak yang cukup apik kala menangani tim yang tak begitu diunggulkan.
Prediksi
Jika melihat peta kekuatan keempat tim yang tergabung dalam Grup E, Spanyol barangkali jadi tim yang paling diunggulkan. Dan tanpa menyinggung perasaan fans Jerman, bisa dibilang kekuatan mereka tak jauh berbeda dengan Timnas Jepang generasi sekarang. Sedangkan Kosta Rika tetap menjadi tim yang tak diunggulkan dalam persaingan Grup E.
Jika seluruh pemain Jepang diberi kesehatan sehingga mampu berangkat ke Qatar dengan kekuatan penuh, bukan tidak mungkin mereka dapat menggeser Timnas Jerman sebagai tim yang diunggulkan untuk menemani La Furia Roja melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
https://youtu.be/y88FRyaWWpk
Sumber: Sportingnews, Give Me Sport, Bola, Goal


