Favorit Juara! Inilah Calon Kuat Juara Copa America 2024

spot_img

Bulan Juni 2024 benar-benar menjadi bulannya para maniak bola di seluruh dunia. Di tengah gegap gempita Euro 2024 yang baru berjalan seminggu, di benua Amerika sana dimulai hajatan akbar Copa America 2024.

Sebanyak 16 negara siap bertempur di Negeri Paman Sam. Dari 16 tim tersebut, muncul beberapa tim unggulan yang diprediksi akan meraih juara. Lantas siapa saja favorit calon juara Copa America 2024?

Argentina

Misi agung tengah dibidik Argentina di Copa America 2024. Misi tersebut adalah menyamai Timnas Spanyol yang bisa juara EURO back to back dan di tengahnya menjuarai Piala Dunia. Jadi, setelah juara Copa America 2021, Piala Dunia 2022, Argentina mengincar trofi Copa America 2024. Selain itu, La Albiceleste masih mengincar predikat juara Copa America terbanyak sepanjang sejarah melampaui Uruguay dengan 16 trofi.

Superkomputer Opta juga mengunggulkan La Albiceleste sebagai juara dengan persentase mencapai 30,8%. Angka tersebut cukup beralasan. Argentina berangkat ke Amerika Serikat membawa serdadu yang kurang lebih sama ketika jadi juara Copa America 2021 dan Piala Dunia 2022.

Di skuad besutan Lionel Scaloni, masih bercokol bintang seperti Lionel Messi, Emiliano Martinez, hingga Angel Di Maria. Selain itu, track record Argentina jelang bergulirnya Copa America, mereka baru kalah sekali sejak jadi juara Piala Dunia di Qatar lalu.

Argentina akan mengawali perjuangannya di Grup A bersama Peru, Chile dan Kanada. Menjadi juara grup adalah sebuah keharusan bagi tim sekuat Argentina. Kalau tidak, malu dong. Apalagi secara materi, mereka unggul di atas Peru, Kanada, dan Chile.

Chile yang pernah menjungkalkan Argentina di dua final Copa America, kekuatannya tak seperti dulu lagi. Anak asuh Ricardo Gareca juga masih terseok di Kualifikasi Piala Dunia Zona Conmebol.

Apabila Messi cs lolos sebagai juara grup, di babak 16 besar nanti mereka hanya akan bertemu runner up Grup B yang kemungkinan diisi oleh Venezuela, Meksiko, atau Ekuador. Lawan yang di atas kertas bisa mereka atasi.

Brasil

Argentina juga harus waspada dengan ancaman nyata dari seteru abadinya, Brasil. Selecao bagaimanapun masih menyimpan dendam saat dikalahkan Argentina di kandang sendiri saat final Copa America 2021.

Dendam tersebut akan coba dibalaskan oleh pasukan Dorival Junior di Amerika nanti. Menurut Superkomputer Opta, persentase peluang brasil menjadi penantang gelar juara Argentina diprediksi sebesar 23,3%. Jika secara bagan, jalan satu-satunya Brasil bisa rematch melawan Argentina adalah di partai final.

Namun Brasil akan jalani dulu perjuangan yang terbilang berat sejak dari babak grup. Selecao berada di Grup D bersama Kolombia, Paraguay, dan Kosta Rika. Lawan terberat mereka adalah Kolombia. Mereka akan bersaing ketat jadi juara Grup. Karena jika Brasil lolos sebagai juara grup, mereka kemungkinan akan bertemu runner up Grup C yang kemungkinan diisi Amerika Serikat.

Tim Samba kini punya amunisi yang cukup mengerikan. Vinicius Junior, Rodrygo Goes dan Endrick Felipe adalah trio maut yang siap menerkam semua lawan. Di lini tengah, wajah baru seperti Douglas Luiz, Joao Gomez, dan Bruno Guimaraes juga akan jadi kekuatan baru.

Apalagi sejak ditangani pelatih Dorival Junior, Selecao belum terkalahkan jelang Copa America 2024. Di laga uji coba, Inggris mereka kalahkan. Spanyol juga bisa mereka tahan imbang.

Meski tanpa Neymar, Brazil tetap optimis bisa mengulangi pencapaian Copa America 2019. Brasil sedang mengincar gelar Copa America ke-10 mereka. Gelar yang juga penting bagi Vinicius Junior dan Rodrygo, karena punya ambisi mengawinkan gelar tersebut dengan gelar UCL-nya bersama Real Madrid.

Uruguay

Langkah Brasil untuk membalaskan dendam pada Argentina, akan coba dihadang oleh Uruguay. Karena secara bagan, kalau langkah Uruguay dan Brasil mulus, mereka akan saling bentrok dahulu di semifinal.

Uruguay asuhan Marcelo Bielsa kali ini jangan dianggap pelengkap turnamen saja. Apalagi Brasil dan Argentina sama-sama pernah kalah oleh La Celeste besutan Bielsa ini. Brasil keok di laga Kualifikasi Piala Dunia bulan Oktober tahun lalu. Sementara Argentina keok di Kualifikasi Piala Dunia bulan November tahun lalu.

Materi skuad Uruguay besutan Bielsa juga variatif. Pemain muda seperti Ronald Araujo, Facundo Pellistri, Darwin Nunez, maupun Federico Valverde akan dibimbing oleh pemain gaek yang dipanggil kembali seperti Luis Suarez.

Supercomputer Opta memprediksi Uruguay bisa jadi juara dengan persentase 12,6%. Uruguay yang telah mengoleksi 15 gelar juara Copa America, ingin mengulangi pencapaian mereka juara di Copa America 2011. Ya, sudah 13 tahun lamanya Uruguay puasa gelar Copa America.

Amerika Serikat

Uruguay akan bentrok dahulu dengan Amerika Serikat di babak grup. Jangan anggap sebelah mata sang tuan rumah. Mereka bisa mengejutkan di tengah dukungan ribuan fans yang akan memadati stadion.

Amerika Serikat berada di Grup C bersama Uruguay, Bolivia, dan Panama. Mereka akan bersaing sengit dengan Uruguay untuk jadi juara grup. Pasalnya kalau jadi juara grup, mereka akan menghindari bertemu juara Grup D, yang kemungkinan akan ditempati Brasil.

Sebagai tuan rumah, Amerika Serikat diprediksi Superkomputer Opta untuk jadi juara dengan persentase 7,1%. Cukup beralasan, karena selain faktor dukungan tuan rumah, mereka juga punya materi yang bisa bersaing.

Kalau kata The Athletic, skuad Amerika Serikat kali ini adalah “generasi emas” mereka. Di sana ada Christian Pulisic, Tim Weah, Folarin Balogun, Weston McKennie, hingga Gio Reyna.

Secara penampilan juga nggak buruk-buruk amat. Di laga uji coba jelang Copa America, tim sekelas Brasil saja sempat mereka tahan imbang. Lalu secara track record pencapaian, tim berjuluk The Stars & Stripes ini ternyata pernah mengejutkan saat Copa America Centenario 2016. Saat itu, mereka yang jadi tuan rumah mampu melangkah hingga babak semifinal. Apakah pencapaian tersebut bisa terulang?

Kolombia

Kans Amerika Serikat jadi juara, ternyata lebih tinggi daripada Kolombia. Kolombia menurut Supercomputer Opta hanya punya peluang juara dengan persentase 6% saja. Padahal, tim berjuluk Tricolor ini di edisi Copa America sebelumnya mampu menjadi juara ketiga.

Secara materi pemain, dan racikan pelatih Nestor Lorenzo juga cukup mengerikan. Kolombia di bawah Lorenzo bermain lebih atraktif dan sangat menyerang. Tak jarang mereka pesta gol. Seperti saat membantai Amerika Serikat dan Bolivia di laga uji coba jelang Copa America.

Materi pemain Kolombia juga menarik. Banyak wajah baru seperti Jhon Duran, Luis Sinistera, Luis Diaz hingga Daniel Munoz. Disamping itu, nama-nama lama seperti James Rodriguez, Yerry Mina, maupun Davinson Sanchez juga masih dipertahankan.

Kolombia akan berada di Grup D bersaing dengan Brasil, Paraguay, dan Kosta Rika. Mendampingi Brasil lolos dari grup ini, adalah target realistis mereka. Syukur-syukur mereka bisa jadi juara grup. Mengingat Brasil juga pernah mereka taklukan saat Kualifikasi Piala Dunia bulan November tahun lalu.

Selain itu, Tricolor di Copa America tahun ini ingin mengulang kisah sukses mereka saat jadi juara di Copa America 2001. Karena itulah satu-satunya gelar Copa America yang bisa mereka banggakan.

Sumber Referensi : nytimes, theanalyst, nytimes, nytimes, nytimes

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru