Karena Piala Dunia adalah ajang paling bergengsi, umumnya semua orang menantikan ini. Perkara untuk Piala Dunia 2022 konon katanya euforianya meredup, tapi bagaimanapun Piala Dunia tetaplah menjadi salah satu kompetisi paling dinikmati para penggemar sepakbola di seluruh dunia.
Maka dari itu, hal-hal yang berkaitan dengan Piala Dunia akan selalu menarik untuk diulas. Orang-orang akan cenderung mencari informasi soal Piala Dunia 2022. Pesta seakbar Piala Dunia pun tidak terlepas dari fakta-fakta di baliknya.
Ada fakta yang sudah terbongkar, ada pula fakta yang boleh jadi belum diketahui banyak orang. Berikut ini adalah beberapa fakta tersembunyi Piala Dunia 2022, yang mungkin kamu nggak tahu.
Daftar Isi
Qatar Satu-Satunya Tuan Rumah yang Belum Pernah Lolos Piala Dunia
Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung di Qatar nanti adalah Piala Dunia edisi ke-22. Yang menarik ternyata Qatar, negara tuan rumah, sebelumnya tidak pernah bermain di Piala Dunia. Yap, benar sekali. Qatar adalah satu-satunya tuan rumah Piala Dunia yang belum pernah lolos ke Piala Dunia.
Dengan kata lain, ini adalah untuk pertama kalinya Piala Dunia digelar di negara yang belum pernah mencicipi ajang tersebut. Federasi sepakbola Qatar atau QFA sendiri sebetulnya sudah berdiri sejak tahun 1960. QFA terdaftar sebagai anggota FIFA tahun 1963.
Sejak saat itu tim nasional Qatar sudah berusaha untuk lolos ke Piala Dunia. Namun usaha Al-Annabi menemui jalan buntu. Qatar selalu gagal ke Piala Dunia. Nah, edisi kali ini Qatar sebagai tuan rumah tidak perlu capek-capek melewati fase kualifikasi. Mereka sudah otomatis lolos ke Piala Dunia.
Mewah tapi Dengan Paling Sedikit Stadion
Piala Dunia 2022 Qatar memang disebut-sebut sebagai Piala Dunia termewah dan termahal. Kabarnya Qatar menghabiskan 200 miliar dolar atau sekitar Rp3,1 kuadriliun untuk mempersiapkan Piala Dunia 2022. Meski begitu, ternyata venue yang dipakai tidak banyak.
Bahkan Piala Dunia 2022 menjadi Piala Dunia dengan stadion paling sedikit sepanjang sejarah FIFA sejak 1978. Piala Dunia Qatar hanya menggunakan delapan stadion. Itu pun hanya satu yang benar-benar sudah ada dan direnovasi ulang. Sementara tujuh sisanya baru dibangun.
The venue are ready teams are ready gFIFA world cup who is your favourite country to win this troupy l go with Brazil this time pic.twitter.com/HwYIzVcRWx
— Letslot Hlomela🌹🔥💕 (@LetslotH) November 18, 2022
Tahun 1978, Argentina pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia dengan hanya enam stadion. Sebagai perbandingan saat Piala Dunia 2010, Afrika Selatan memakai 10 stadion. Di Piala Dunia 2014 dan 2018, baik Brasil maupun Rusia memakai 12 stadion.
Transportasi Mudah
Qatar mencatatkan rekor sebagai negara terkecil yang menjadi tuan rumah Piala Dunia. Luasnya hanya 11.571 kilometer persegi. Karena luasnya yang kecil, akses transportasi di Qatar sangatlah mudah. Untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain bukan masalah.
Kota tuan rumah Piala Dunia seperti Lusail, Al Wakrah, Al Rayyan, dan Doha jaraknya sangat berdekatan satu sama lain. Ini sangat memudahkan bagi pelancong yang ingin menikmati atmosfer Piala Dunia langsung di tanah Qatar.
Ada dua stadion yang meski terpencil, jaraknya hanya 90 mil atau sekitar 144 kilometer. Stadion itu adalah Stadion Al Bayt dan Al Wakrah. Pelancong bisa menggunakan banyak moda transportasi.
#Karwa disinfect their taxis daily so you can ride with ease. #Mowasalat #Taxi #Qatar pic.twitter.com/JgWcXi0aVf
— Gulf-Times (@GulfTimes_QATAR) January 26, 2021
Misalnya Karwa Taxi yang bisa membantu pendatang untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain. Ada pula Metro Doha, sebuah layanan kereta yang menghubungkan semua tempat untuk Piala Dunia. Bagaimana? Tertarik berkunjung ke Qatar?
Alkohol Murah di Fan Zone
Piala Dunia 2022 menjadi Piala Dunia pertama yang dihelat di negara Muslim atau Timur Tengah. Budaya-budaya Islam pun menyatu dalam gelaran Piala Dunia 2022, termasuk soal minuman beralkohol. Baru-baru ini Qatar kabarnya melarang peredaran bir di stadion Piala Dunia.
Namun Qatar sudah menyediakan fan zone. Sebuah tempat yang dibuat khusus untuk penggemar sepakbola dari berbagai negara. Para penggemar yang biasa minum bir dan sebangsanya bisa membelinya di fan zone. Harga alkohol di zona penggemar juga lebih murah.
BEER🍺 will be sold in Qatar during FIFA World Cup Qatar 2022.
– 3 hours before kickoff, 1 hour after final whistle, but not during the match. Beer will be served in main Doha fan zone from 6:30pm-1am.#Puyaka pic.twitter.com/g90mZLJYTx
— Cosmos ChukwuEmeka (@Mrcosmos19) September 3, 2022
Beberapa laporan menyebut harganya berkisar 7-8 poundsterling per liter atau sekitar Rp130 ribu. Meski begitu laporan teranyar menyebut harga bir Budweiser yang sudah bekerja sama dengan Piala Dunia, mencapai 11 poundsterling atau sekitar Rp205 ribu.
Stadion Ber-AC
Fakta yang semua orang tahu adalah Piala Dunia 2022 menjadi Piala Dunia pertama yang berlangsung di musim dingin, pertengahan musim kompetisi, dan berlangsung di negara dengan cuaca yang panas. Qatar, sebagai negara Timur Tengah memang memiliki suhu yang tinggi.
Belakangan suhu di Qatar mencapai 29 derajat celcius. Itu bisa meningkat sampai 40 derajat. Lantaran banyak peserta Piala Dunia yang tidak terbiasa dengan suhu tinggi, maka Qatar pun mengupayakan agar seluruh stadion yang dipakai menggunakan AC.
Total delapan stadion yang digunakan semuanya ber-AC. Qatar menjamin kenyamanan bagi para peserta Piala Dunia, termasuk penggemar yang datang menonton langsung.
First of it’s kind in @FIFAWorldCup history. Qatar stadium AC in readiness for real competition in November- December of 2022. Simply nothing is impossible. pic.twitter.com/iZE7BvBAgY
— Oyewole Odebunmi (@Footballmatics) April 1, 2022
Piala Dunia Pertama Tanpa Ratu Elizabeth II
Oleh karena berada di musim dingin dan pertengahan kompetisi, sudah pasti Piala Dunia di Qatar akan jadi Piala Dunia terpendek, yaitu hanya 28 hari. Selain fakta itu, ada fakta lain yang sangat menarik. Yup, Piala Dunia 2022 akan menjadi Piala Dunia pertama tanpa Ratu Elizabeth II.
Ratu Elizabeth II lahir pada tahun 1926. Sementara Piala Dunia untuk pertama kalinya digelar pada tahun 1930. Sang ratu sendiri memiliki hubungan dekat dengan Piala Dunia FIFA. Ia hadir di beberapa edisi.
Queen Elizabeth II presenting the 1966 World Cup trophy to England captain Bobby Moore. 👑🏴🕊 pic.twitter.com/ZREjqrZ2a1
— Football Tweet ⚽ (@Football__Tweet) September 8, 2022
Namun, untuk edisi tahun ini, Ratu Elizabeth II tidak akan terbang ke Qatar. Bukan karena ia tak sudi menginjakkan kaki ke tanah Arab. Ini lebih karena Ratu Elizabeth II telah meninggal dunia. Sang ratu meninggal pada 8 September 2022 lalu.
Piala Dunia Kedua di Asia
Qatar adalah negara ketiga di Benua Asia yang menjadi tuan rumah, setelah Jepang dan Korea Selatan. Well, faktanya ini adalah Piala Dunia kedua yang berlangsung di Benua Kuning. Tahun 2002, ketika Brasil meraih titel, Piala Dunia berlangsung di dua negara di Asia.
Ketika itu, Korea Selatan dan Jepang menjadi tuan rumah bersama. Dan untuk pertama kalinya Piala Dunia tersebut berlangsung di Asia. Kini Asia kembali punya hajat menggelar Piala Dunia untuk kedua kalinya.
Piala Dunia dengan Enam Wakil Asia
Benua Asia memang ketiban berkah pada Piala Dunia edisi tahun ini. Selain jadi tuan rumah, edisi ini untuk pertama kalinya Piala Dunia diikuti enam wakil dari Asia. Keenam wakil itu adalah Arab Saudi, Qatar, Iran, Korea Selatan, Jepang, dan Australia.
Pada Piala Dunia 2018, Asia hanya mengirim lima wakilnya. Sementara pada tahun 1998 ada empat negara Asia yang berpartisipasi di turnamen empat tahunan tersebut.
Piala Dunia Pertama dengan Wasit Perempuan
Belum lama ini FIFA telah mengeluarkan daftar wasit yang akan memimpin Piala Dunia 2022. Menariknya, akan ada tiga asisten wasit perempuan dan tiga wasit perempuan. Ini menjadi menarik, karena untuk kali pertama Piala Dunia pria akan dipimpin oleh wasit perempuan.
Tiga wasit perempuan yang akan memimpin Piala Dunia 2022 antara lain Stephanie Frappart dari Prancis, Salima Mukansanga dari Rwanda, dan Yoshimi Yamashita dari Jepang. FIFA melakukan ini karena untuk menginspirasi wasit perempuan di seluruh dunia.
This is the first time female referees will lead matches in men’s football’s biggest tournament.
FIFA named three female referees and three female assistant referees among the total 35 officials selected to officiate at the Qatar 2022 World Cup.#FIFAWorldCup #Qatar2022 pic.twitter.com/sK5Ae7Kr8c
— sportsworld (@sportsworld011) November 17, 2022
Tidak Ada Debutan dari Babak Kualifikasi
Fakta terakhir di Piala Dunia Qatar adalah tidak ada tim debutan di Piala Dunia yang berangkat dari babak kualifikasi. Padahal setiap tahunnya akan selalu ada tim debutan dari babak kualifikasi. Misalnya di Piala Dunia 2018. Ketika itu Panama jadi tim debutan.
Piala Dunia 2022, selain Qatar tidak ada tim debutan. Qatar menjadi tim debutan di Piala Dunia, tapi mereka bukan dari babak kualifikasi, melainkan lolos otomatis karena tuan rumah.
https://youtu.be/SGz6rz6WqSk
Sumber: TopSoccerBlog, GhanaSoccerNet, SportingFree, TheDailyStar, VOI, Kreedon, WahPrints


