Debut Manis Dean Smith dan Steven Gerrard di Klub Barunya

  • Whatsapp

Pekan ke-12 Premier League menghadirkan laga debut bagi beberapa pelatih anyar. Salah satunya adalah Steven Gerrard. Mantan kapten Liverpool itu memilih meninggalkan zona nyamannya di klub Liga Skotlandia, Rangers FC dan menerima pinangan klub papan tengah Liga Inggris, Aston Villa yang memberinya kontrak hingga 30 Juni 2025.

Babak baru dalam karier kepelatihannya pun dimulai. Namun, ketika Steven Gerrard mengiyakan tawaran Aston Villa, ia mesti siap dengan rentetan PR dan tantangan yang menantinya. Pasalnya, ia ditunjuk sebagai suksesor Dean Smith yang meninggalkan Aston Villa dalam kondisi yang terpuruk.

Langkah Menjanjikan Gerrard di Aston Villa

Namun, Steven Gerrard berhasil menjawab tantangan tersebut dan memulai perjalanannya di kompetisi Premier League dengan langkah yang cukup menjanjikan. Adalah Brighton & Hove Albion yang jadi ujian pertama manajer 41 tahun itu.

Seperti saat menangani Rangers, di laga tersebut, Steven Gerrard langsung memasang formasi andalannya, 4-3-3. Tak ada perubahan berarti di lini belakang dan lini tengah Villa. Namun, seperti yang sudah kami prediksi, Gerrard memasang Ollie Watkins di samping Danny Ings.

Untuk melengkapi trisula lini depannya, Gerrard menempatkan Emiliano Buendia sebagai sayap kanan. Susunan tersebut Gerrard ubah di pertengahan babak kedua. Demi memecah kebuntuan, ia mengganti Danny Ings dan Emi Buendia dengan Leon Bailey dan Ashley Young. Sementara Ollie Watkins bergeser ke tengah.

Racikan tersebut terbukti ampuh. Villa berhasil memecah kebuntuan di menit ke-84. Berawal dari asis Ashley Young, Ollie Watkins yang menusuk ke jantung pertahanan Brighton berhasil mengecoh beberapa pemain sebelum melepas sepakan indah yang sukses membawa Villa unggul 1-0.

Kemenangan Aston Villa kemudian ditutup oleh gol kapten Tyrone Mings di menit ke-89. Skor 2-0 menjadi akhir dari laga tersebut.

Kedisiplinan dalam bertahan dan efektivitas dalam menyerang jadi kunci kemenangan pasukan Steven Gerrard. Meski kalah penguasaan bola dan terlihat berada dalam tekanan, Villa berhasil menghasilkan lebih banyak peluang.
Tyrone Mings dan kolega sukses melesatkan 9 tembakan, di mana 5 di antaranya mengarah tepat sasaran. Sementara Brighton yang menguasai bola hingga 63%, hanya mampu membuat 6 tembakan di mana hanya 2 yang mengarah tepat sasaran.

Kemenangan 2-0 atas Brighton merupakan hasil yang sangat penting. Sebab, hasil positif tersebut sukses mengangkat posisi Aston Villa di papan klasemen Liga Inggris. Tambahan 3 poin membuat koleksi poin mereka bertambah menjadi 13 poin dan membuat Villa untuk sementara bertengger di peringkat 15.

Selain itu, kemenangan atas Brighton juga menjadi kemenangan pertama Aston Villa setelah menelan 5 kekalahan beruntun di 5 laga sebelumnya. Gerrard berhasil mempersembahkan kemenangan pertama bagi Villa sejak terakhir kali meraihnya di bulan September.

Tak ayal, di akhir laga, Steven Gerrard terlihat begitu bersuka cita dengan kemenangan itu. Maklum, ia langsung berhasil mempersembahkan kemenangan bagi Aston Villa di laga debutnya sebagai manajer Premier League. Apalagi, ia meraihnya di hadapan lebih dari 40 ribu pendukung Aston Villa yang memadati Villa Park.

Gerrard pun jadi manajer ketiga Aston Villa yang sukses menandai debutnya dengan torehan kemenangan, menyamai rekor pelatih legendaris Gerard Houllier dan John Gregory.

“Ini adalah minggu yang besar dan pertandingan besar setelah lima kali kalah, jadi ini adalah campuran dari kegembiraan, kelegaan, dan kebanggaan. Saya tidak bisa lagi bangga dengan para pemain. Semua yang kami minta mereka lakukan, mereka telah mengikuti instruksi. Kami memiliki banyak hal untuk dikembangkan. Pada waktunya kami akan menjadi lebih kuat dan tumbuh dan menjadi lebih baik,” kata Steven Gerrard dikutip dari BBC.

Debut di Norwich City, Dean Smith Bawa The Canaries Raih Kemenangan

Di tempat lain, laga debut juga dijalani Dean Smith. Tak disangka, Dean Smith yang terdepak dari kursi pelatih Aston Villa dan kemudian posisinya digantikan oleh Gerrard, ternyata tak butuh waktu lama untuk mendapat klub baru. Ia hanya menganggur sesaat.

Delapan hari setelah dipecat Aston Villa, Smith langsung diperkenalkan sebagai pelatih anyar Norwich City yang baru memecat Daniel Farke. Bersama klub berjuluk The Canaries itu, Smith dikontrak hingga 30 Juni 2023.

Sama seperti Gerrard, pekan ke-12 Premier League jadi laga debutnya sebagai manajer baru Norwich City. Seperti tak ingin kalah, Smith juga berhasil menandai laga debutnya dengan hasil meyakinkan.

Tugas Dean Smith jauh lebih berat ketimbang Gerrard. Ia mesti mengangkat posisi The Canaries yang terjerembab di zona degradasi. Sebelum kedatangan Dean Smith, Teemu Pukki dan kolega hanya mampu mengumpulkan 5 poin dalam 11 pertandingan dan untuk sementara jadi juru kunci klasemen Liga Premier musim ini.

Southampton jadi ujian pertama Dean Smith. Beberapa perubahan langsung ia lakukan dalam susunan pemainnya. Smith menurunkan formasi 4-3-3 dengan langsung menurunkan Milot Rashica dan Todd Cantwell yang mengapit Teemu Pukki. Di lini tengah, gelandang pinjaman dari Chelsea, Billy Gilmour juga langsung diturunkan.

Bermain di hadapan lebih dari 26 ribu pendukungnya yang memadati Carrow Road, Norwich City tertinggal lebih dulu di menit ke-4 melalui gol Che Adams. Hanya butuh 3 menit bagi The Canaries untuk membalas. Berawal dari umpan Max Aarons, Teemu Pukki berhasil membobol gawang Southampton lewat sundulan kepala.

Meski terus ditekan sang tamu yang berhasil menguasai bola hingga 63%, pasukan Dean Smith berhasil membalikkan keadaan jelang akhir babak kedua. Kali ini gol kedua Norwich City bermula dari situasi set piece, sebuah ciri khas dari gaya taktik Dean Smith.

Sepakan pojok Billy Gilmour di menit ke-79 berhasil disundul kapten Grant Hanley. Gol tersebut jadi gol penutup dan memastikan kemenangan 2-1 The Canaries atas The Saints. Di akhir laga, Gilmour juga terpilih sebagai Man of The Match.

Bagi Dean Smith sendiri, kemenangan atas Southampton membuatnya berhasil membalas kekalahan yang ia derita dari pasukan Ralph Hasenhuttl di laga terakhirnya menukangi Aston Villa 2 pekan lalu. Lebih dari itu, ini tentu menjadi langkah yang cukup positif bagi Norwich. Pasalnya, kemenangan atas Southampton jadi kemenangan kedua beruntun mereka di musim ini.

Kemenangan yang cukup meyakinkan itu berhasil mengangkat posisi Norwich City di papan klasemen Premier League. Tambahan 3 poin membuat koleksi poin mereka bertambah menjadi 8 poin dan mendongkrak posisi mereka ke peringkat 19, menggeser Newcastle United yang hanya mampu meraih 1 poin di matchday 12 Premier League.

“Saya sangat senang dengan hasilnya. Kami tahu kami harus lebih baik dari babak pertama, tetapi kami tentu saja menetapkan standar di babak kedua. Respons setelah turun minum tentu saja memberi penggemar sesuatu untuk disemangati dan senang melihat mereka semua tersenyum di akhir,” kata Dean Smith dikutip dari canaries.co.uk.

***
Sumber Referensi: Antara, BBC, The Guardian, Canaries.

Pos terkait