Lazimnya seorang pemain sepak bola akan mengakuisisi saham sebuah klub, baik minoritas atau mayoritas, setelah mempertimbangkan untuk gantung sepatu. Namun, ternyata ada juga tujuh pemain aktif yang diketahui sudah mempunyai dokumen kepemilikan di sebuah klub.
Latar belakang mereka membelinya berbeda-beda. Ada yang tertarik dengan keunikan yang dimiliki klub tersebut, berminat pada program pengembangan jangka panjangnya, sampai ada juga yang membelinya sebagai pegangan pemasukan saat masa pensiun nanti.
Lalu, siapa saja mereka yang sudah menjadi pemilik klub, padahal masih aktif merumput di lapangan hijau? Benarkah ada yang memiliki saham tanpa harus membelinya? Mari kita ulas.
Daftar Isi
Luka Modric (Swansea City)
Kita mulai dari yang paling baru dulu. Gelandang gaek Timnas Kroasia dan Real Madrid, Luka Modric telah diumumkan sebagai investor baru di klub asal Wales, Swansea City. Sejatinya, proses akad sudah tercapai sejak November tahun lalu, tapi otoritas EFL (English Football League) baru menyampaikannya bulan ini.
Pemain 39 tahun tidak sendirian dalam mencomot saham minoritas klub yang diperkuat oleh Nathan Tjoe-A-On itu. Modric bergabung dengan empat orang lainnya, yang membentuk kumpulan pembeli saham minoritas. Mereka sepakat untuk membeli saham yang awalnya dimiliki Jason Levien dan Steve Kaplan.
Tidak diketahui berapa besaran uang yang harus dikeluarkan Modric untuk masuk dalam dewan klub berlogo angsa. Yang pasti, Modric sendiri mengaku pilihannya membeli Swansea karena tertarik dengan kesempatan memimpin sebuah klub.
Swansea City is delighted to welcome @lukamodric10 to our ownership group.
Recognised as one of the finest players of his generation, Luka’s leadership, knowledge and passion for football will be key to the club’s ongoing development.
👉 https://t.co/WDEEZzgEss pic.twitter.com/7T311Qh32y
— Swansea City AFC (@SwansOfficial) April 14, 2025
Swansea yang sekarang mentas di Championship merugi sebesar 15,2 juta pounds atau sekitar 337 miliar rupiah di pembukuan tahun lalu. Sementara untuk pemasukan, Swansea menerima omzet 21,5 juta pounds atau 447 miliar rupiah, selama musim 2023/2024. Namun, uang tersebut nyatanya tak cukup untuk membiayai operasional stadion dan dua lapangan latihan.
Dengan kondisi demikian, datangnya Modric diharapkan tak hanya membagikan pengalamannya sebagai pemain kelas kakap. Namun, juga dapat mendukung pengembangan investasi Swansea dengan gelontoran dana.
Sadio Mane (Bourges Foot 18)
Bergelimang fulus usai menerima pinangan Al Nassr, Sadio Mane yang mendadak tajir memantapkan hati untuk membeli semua saham kepemilikan klub dari Prancis, Bourges Foot 18. Proses kesepakatan rampung terjadi pada Oktober 2023 dengan nominal yang dirahasiakan.
Mane terpikat dengan kuatnya komunitas masyarakat di kota Bourges yang bahu-membahu membangun klub ini menjadi lebih profesional. Mane bahkan serius untuk memperbaiki pengembangan pemain muda di Bourges agar menghasilkan calon-calon pemain yang berkualitas.
Sadio Mané arrive au Bourges Foot 18 #BF18 pic.twitter.com/RjvMlGGIOV
— Bourges FC (@BourgesFC) October 25, 2023
Soal dedikasi untuk membangun Bourges, Mane tak setengah hati melakukannya. Pemilik gelar Liga Champions 2019 itu rela menyisihkan sebagian gajinya untuk membeli pemain baru tiap musimnya untuk Bourges. Tak hanya itu saja, Mane juga turun tangan memperbaiki jajaran kepelatihan Bourges demi misi promosi ke liga yang baik.
Saat ini, Bourges yang menempati Stadion Jacques Rimbault sedang berjuang di kompetisi Championnat National 2 atau kasta keempat di hierarki sepak bola Prancis. Uniknya, klub ini berada satu grup dengan Girondins De Bordeaux yang baru dinyatakan bangkrut dan terjun bebas dari Ligue 1.
Hector Bellerin (Forest Green Rovers)
Selama ini banyak yang mengenal Hector Bellerin sebagai abang-abangan fashion bloke core berkedok pemain bola profesional. Namun, ada sisi lain yang tak banyak orang ketahui tentang bek Real Betis ini. Bellerin adalah pemilik saham minoritas di klub unik bernama Forest Green Rovers dari Inggris.
Bermula dari 2020, Bellerin yang saat itu masih membela Arsenal merogoh kocek pribadi sebesar 250.000 pounds atau 5 miliar rupiah untuk membeli 2 persen saham Forest Green. Kalau football lovers belum ngerti, Forest Green Rovers diakui sebagai klub sepak bola terhijau di dunia oleh FIFA dan PBB pada 2018. Penyebabnya karena klub asal Gloucester punya kesadaran sangat tinggi terhadap lingkungan.
Arsenal defender Hector Bellerin has become the second largest shareholder in Forest Green Rovers 💰
The League Two side are recognised as the world’s most environmentally friendly team ♻️ pic.twitter.com/LBU4MdSotr
— GOAL (@goal) September 8, 2020
Sejak 2017, FGR getol mengkampanyekan peduli lingkungan dengan langkah-langkah nyata. Ini yang membuat membuat Bellerin akhirnya jatuh hati, lantas menjadi pemilik minoritas FGR.
Bagi Bellerin, ia senang bisa menemukan klub sepak bola yang menaruh perhatian besar pada isu lingkungan. Dengan membeli saham FGR, Bellerin berharap dapat membantu dunia jadi lebih baik dengan langkah kecil.
Forest Green Rovers saat ini terdaftar sebagai peserta National League atau kasta kelima Liga Inggris. Sepanjang sejarahnya, klub yang berdiri pada 1889 ini paling mentok bermain di League Two dan lebih banyak berkutat di liga tingkat bawah.
Wilfried Zaha (AFC Croydon)
Tim ini memang bermain di liga semi-profesional Inggris yang jauh dari glamornya kasta tertinggi Premier League. Namun, itu tidak mengurangi antusias Wilfried Zaha, yang saat ini membela Charlotte FC di MLS untuk mengambil alih kepemilikan tim AFC Croydon pada 2023. Bahkan, Zaha juga menggandeng rapper kondang, Stormzy untuk membentuk konsorsium kepemilikan bersama di Croydon.
Diketahui, baik Zaha maupun Stormzy sama-sama dibesarkan di Thornton Heath, London Selatan, tempat dari klub ini berbasis. Terlebih Zaha sering kali mampir ke Mayfield Stadium, markas dari AFC Croydon sejak memulai karir mudanya di Crystal Palace. Atas dasar itulah, Zaha tergerak hatinya untuk membantu pengembangan AFC Croydon dengan menjadi pemiliknya.
Zaha x Stormzy
Wilfried Zaha and Stormzy are part of a three-man consortium that has agreed a deal to takeover non-league side AFC Croydon. 🙌 pic.twitter.com/hQiGdcgEb9
— Sky Sports Football (@SkyFootball) June 27, 2023
Meski sudah jadi terkenal dan banyak uang, mantan pemain Manchester United itu tak melupakan tempat tinggal dan bertumbuhnya. Maka, ia sudah berniat untuk berkomitmen terhadap masa depan klub ini. Bersama Stormzy, Zaha menyusun rencana jangka panjang dengan memberi kesempatan kepada para talenta lokal yang berbakat untuk bergabung dengan Croydon.
N’Golo Kante (Royal Excelsior Virton)
Selain dikenal sebagai pemain yang dermawan pada sesama dan muslim yang taat, N’Golo Kante ternyata juga peduli dengan perkembangan klub sepak bola. Buktinya, pemain yang naik daun bersama Leicester City ini menjadi pemilik sebuah klub yang bertarung di divisi tiga Liga Belgia, Royal Excelsior Virton.
Didirikan pada 1922, Virton memiliki perjalanan sejarah yang sederhana dalam sistem sepak bola Belgia, dan sebagian besar menghabiskan waktu bermain di divisi bawah.
Sekadar informasi, gawang Virton pernah dibobol oleh Marselino Ferdinan saat dirinya masih bergabung di KMSK Deinze di divisi dua musim 2023. Kini, kedua tim punya jalan takdir yang berbeda, Deinze malah bangkrut, sementara Virton terdegradasi.
N’Golo Kanté is the 🆕 owner of Belgian third division club Royal Excelsior Virton 🇧🇪 pic.twitter.com/AWyVIl8moI
— 433 (@433) June 29, 2023
Kante mulai resmi menjadi pemilik Virton usai kesepakatan serah terima dengan pemilik lama pada Juli 2023. Tidak disebutkan berapa nilai uang yang dibayarkan oleh Kante. Mungkin, untuk menghindari riya’ kali ya.
Kante bernazar untuk menstabilkan keuangan klub dan meningkatkan produk akademi muda Virton untuk membangun fondasi yang kuat bagi masa depan. Sungguh langkah yang mulia dari Akhi Kante.
Kylian Mbappe (SM Caen)
Ada lagi pemain aktif asal Prancis yang melebarkan sayapnya sebagai pemilik klub bola. Dia adalah Kylian Mbappe yang sejak 2024 lalu membeli 80 persen saham klub Stade Malherbe Caen yang sekarang bermain di Ligue 2. Mbappe diketahui tidak sendirian dalam mengambil alih klub ini, melainkan melalui perusahaan investasinya, Interconnected Ventures.
🚨 CONFIRMED: Kylian Mbappé is now the new owner of SM Caen.
Everything has been signed, the player will acquire 80% of the club’s shares. @lequipe pic.twitter.com/VbOuZsneIo
— Madrid Xtra (@MadridXtra) July 30, 2024
Bomber Timnas Prancis itu menggelontorkan uang senilai 15 juta euro atau sekitar 264 miliar untuk membeli Caen. Dengan demikian, Mbappe akan menggantikan pemegang saham mayoritas Caen sebelumnya, yakni perusahaan investasi asal Amerika Serikat, Oaktree.
Caen yang berbasis di Normandy ini pernah beberapa kali promosi ke Ligue 1 dan dikenal memiliki reputasi sebagai klub yang gemar membina bakat-bakat muda. Oleh karena itu, penyerang Real Madrid itu memiliki visi ke depan untuk membangun sistem akademi yang kuat dan bersaing dengan tim lain.
Lionel Messi (Inter Miami)
Pemain aktif terakhir yang memiliki saham di klub bola adalah La Pulga. Diketahui, Messi bisa menjadi pemilik bersama Inter Miami bersama David Beckham dalam kesepakatan kontraknya. Dalam klausulnya tersebut, Messi dapat sebagian saham Inter Miami tanpa perlu membelinya.
🚨😳 Included in Lionel Messi’s deal with Inter Miami:
➡️ Percentage on subscriptions to the MLS Season Pass from APPLE TV, paid directly by APPLE
➡️ Percentage of Inter Miami shirt sales, paid directly by Adidas
➡️ Possibility of acquiring an MLS franchise at the end of his… pic.twitter.com/liWC0wgDt8— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) June 7, 2023
Privilege itu diberikan karena Messi telah menjadi magnet sepak bola bagi Miami. Messi bahkan telah menghasilkan pemasukan yang wow untuk Miami. Sebagai contoh, pada 2024, uang masuk ke kas Miami bisa menyentuh angka 160 juta pounds, dari tiket pertandingan, dan hak komersial yang melibatkan Messi di dalamnya.
Jadi, bisa dikatakan saat sudah pensiun nanti, Messi tak usah bingung lagi mencari kesibukan baru. Tugas barunya kelak adalah jadi bos Miami bersama Beckham dan koleganya. Miami diproyeksikan sebagai tim paling berharga di MLS, bersaing dengan Los Angeles FC pimpinan Will Ferrell.
bbc.com, espn.co.uk, theguardian.com, goal.com, skysports.com, ligue1.com, thesun.co.uk


