Club Brugge vs Aston Villa: Duel Underdog di Babak 16 Besar Liga Champions
Bak pertandingan UFC, Liga Champions pun selalu menyajikan pertandingan yang sengit. Segala macam cara dilakukan agar tim bisa melangkah lebih jauh di kompetisi elit Eropa ini. Hal itu pula akan terjadi pada laga Club Brugge melawan Aston Villa, dua tim underdog yang bisa saja mengejutkan tim-tim lainnya. Adu taktik dan adu fisik diperlukan untuk merogoh satu tiket ke babak 8 besar.
Namun, sebelum kita bahas jangan lupa subscribe dan nyalakan loncengnya agar tak ketinggalan video baru dari Starting Eleven.
Aston Villa Lolos Langsung ke 16 Besar
Aston Villa berhasil memastikan tempat di babak 16 besar Liga Champions musim 2024/25 setelah meraih kemenangan penting dalam laga terakhir fase liga sehingga mereka terhindar dari babak playoff dan langsung melaju ke fase gugur.
Aston Villa memastikan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions itu dengan kemenangan yang sangat meyakinkan atas Celtic. Dalam pertandingan kedelapan babak penyisihan yang digelar di Stadion Villa Park itu, Morgan Rogers berhasil menjadi bintang dengan mencetak hat-trick.
Meski Celtic sempat mencetak dua gol lewat Adam Idah, tim asuhan Unai Emery tak terkejar dan berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir pertandingan. Dengan tiga golnya itu, plus satu gol dari Ollie Watkins, Villa finish di posisi kedelapan dan lolos otomatis ke fase gugur dengan koleksi 16 poin dari delapan pertandingan.
Ini adalah untuk pertama kalinya Aston Villa lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Sebelumnya tim yang berdiri tahun 1874 itu terakhir kali ke 16 besar Liga Champions adalah pada musim 1982/83. Sudah sekitar 42 tahun yang lalu. Ini jelas menambah pride bagi klub dan Villans, para penggemar Aston Villa.
Club Brugge Lolos dengan Kalahkan Atalanta
Sementara itu, Club Brugge lolos dengan cara yang agak panjang. Mereka tak sanggup finis di posisi delapan besar di fase liga. Malahan, mereka bisa saja tak lolos jika di laga terakhir, Dinamo Zagreb menang besar dari AC Milan. Club Brugge finis di peringkat 24 dengan koleksi 11 poin. Akibatnya mereka harus melewati fase play-off, dan musuh yang harus dihadapi adalah jawara Liga Eropa musim lalu, Atalanta.
Namun, Club Brugge tak dinyana bisa tampil gemilang dengan berhasil mengalahkan sang juara Europa League. Tim asuhan Nicky Hayen sukses mengalahkan Atalanta dengan agregat 2-5. Kunci keberhasilan Brugge terletak pada ide brilian Nicky Hayen melalui pemanfaatan celah di lini belakang Atalanta.
Mereka fokus mengeksploitasi ruang kosong dan membangun serangan dengan sat-set. Penyerang Club Brugge seperti Chemsdine Talbi dan Ferran Jutgla bergerak sangat dinamis, layaknya luffy dalam mengelabui angkatan laut, menciptakan peluang berbahaya di kotak penalti lawan.
Gol-gol mereka lahir dari pergerakan tanpa bola yang efektif serta penyelesaian akhir yang optimal. Inilah yang perlu diawasi oleh Emi Martinez dan kawan-kawan.
Perjalanan Club Brugge
Jalan yang dilakoni raksasa Belgia di Liga Champions cukup bersusah payah, terjal, dan berliku. Dalam beberapa tahun terakhir, rekor terjauh Brugge di Liga Champions hanya sampai fase 16 besar. Itu terjadi di musim ketika Manchester City juara.
Meski belum pernah menjadi juara, Club Brugge setidaknya pernah menyentuh final Liga Champions pada musim 1977/1978. Kemenangan atas Atalanta bukan hanya soal skor, tetapi statement bagi Brugge yang tak gentar menghadapi tim-tim kuat di Liga Eropa.
Mereka bermain dengan keberanian, disiplin, dan efektivitas tinggi. Lolosnya Club Brugge ke babak 16 besar menjadi bukti bahwa mereka bukan sekadar tim kejutan, tetapi ancaman nyata di Liga Champions. Dengan strategi matang layaknya Profesor di serial Money Heist dan mental baja seperti Zoro dalam One Piece, Brugge siap menghadapi tantangan berikutnya, tak terkecuali untuk menaklukkan Aston Villa asuhan Mister Gud Ebening.
Head To Head Club Brugge VS Aston Villa
Lalu, bagaimana rekor pertemuan kedua tim ini? Sebelum bertemu di babak 16 besar, dua tim ini pernah bertemu di matchday keempat Liga Champions musim ini. Villa saat itu melawat ke Jan Breydel Stadium dalam lanjutan Fase Liga di Liga Champions musim 2024/25. Menghadapi Villa yang masih sempurna, Brugge tampil agresif sejak menit pertama.
Mereka menekan pertahanan Villa dan memaksa Emiliano Martinez melakukan tujuh penyelamatan di bawah mistar. Namun, gawang Villa akhirnya jebol pada menit ke-52 setelah Tyrone Mings melakukan handball di kotak penalti. Hans Vanaken yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Martinez. Skor 1-0 untuk kemenangan Brugge bertahan hingga laga usai.
Dua klub ini kembali dipertemukan di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Club Brugge akan bermain di kandang melawan Aston Villa di Jan Breydel Stadium pada 5
Maret, 2025. Ini merupakan pertemuan pertama mereka pada sistem gugur Liga Champions.
Rekor Pertandingan Melawan Klub Inggris
Meski tak sering bertemu, untuk melawan klub Inggris sendiri, Club Brugge cukup sering. Namun, hasilnya mengecewakan. Kemarin saja, Club Brugge kalah dari Manchester City di pertandingan terakhir fase liga di Liga Champions musim ini. Kemenangan melawan Aston Villa sebelumnya merupakan satu-satunya kemenangan tim Belgia ini dalam 16 pertandingan terakhir melawan klub Liga Premier, sejak kemenangan kandang 1-0 melawan Chelsea di perempat final UEFA Winners Cup 1994/95.
Meski menjaga clean sheet melawan Villa, Club Brugge telah kebobolan 17 gol dalam lima pertandingan terakhir mereka melawan klub-klub Inggris. Di kandang, Club Brugge memenangkan enam dari tujuh pertandingan pertama mereka melawan tim tamu Inggris, tetapi kemenangan melawan Villa adalah yang pertama sejak mengalahkan Chelsea.
Club Brugge juga sempat melawan klub Liga Premier lainnya, yakni Manchester United di babak 32 besar UEFA Europa League 2019/2020. Sayangnya Brugge harus kalah lewat agregat 1-6.
Di level Liga Champions sepak terjang terjauh Klub Belgia ini hanya mampu menembus fase gugur. Yang terbaru, terjadi pada 2022/23, tim Belgia ini berhasil mencapai babak sistem gugur untuk pertama kalinya sebelum kalah dari Benfica di babak 16 besar.
Begitu pula musim lalu, runner-up Liga Champions tahun 1978 ini menghabiskan musim 2023/24 di UEFA Conference League, setelah akhirnya kalah agregat 3-4 dari Fiorentina di semifinal.
Kemenangan melawan Villa, Sporting CP, dan Atalanta pada musim ini telah menghasilkan enam kemenangan dalam 25 pertandingan kandang terakhir Club Brugge di Liga Champions.
Rekor Pertandingan Melawan Klub Belgia
Sama halnya dengan performa Club Brugge, tak ada yang istimewa ketika Aston Villa melawan klub Belgia. Sejauh ini The Villans hanya memainkan dua pertandingan melawan klub-klub Belgia, kalah agregat 1-5 dari Antwerp di ajang UEFA Cup 1975/76.
Pertandingan kedua mereka melawan klub Belgia adalah saat mereka berhasil mengalahkan Anderlecht 1-0 di semifinal Liga Champions 1981/82 dan berhasil menjuarai kompetisi tersebut dengan mengalahkan Bayern Munich. Tahun itu pula adalah kehadiran pertama Aston Villa di kompetisi top Eropa. Sebagai rekor, mereka adalah klub Inggris ke-11 yang tampil di kompetisi tersebut.
Aston Villa Juara Liga Champions 1981/82
Meski terlihat tampil biasa-biasa saja di Premier League, Klub asal Birmingham ini telah memenangkan Divisi Pertama Liga Inggris sebanyak tujuh kali, Piala FA sebanyak tujuh kali, Piala Liga sebanyak lima kali, serta Piala Eropa dan Piala Super Eropa sebanyak satu kali. Performa yang tidak boleh diragukan bukan?
The Villans telah ambil bagian dalam Kompetisi Liga Champions Eropa untuk kedua kalinya secara keseluruhan. Tahun 1981/82 merupakan musim pertama ia berlaga di Liga Champions. Ditahun itu pula The Villans secara mengejutkan berhasil menjuarai ajang bergengsi tersebut.
Final pertandingan Liga Champions Eropa 1981/82, yang diselenggarakan pada tanggal 26 Mei 1982, itu merupakan final ke-27 sepanjang sejarah ajang ini berlangsung. Pertandingan dimainkan di Feijenoord Stadion, Rotterdam, dan secara dramatis dimenangkan oleh Aston Villa dengan skor 1–0.
Diiringi dengan gelar Piala Super Eropa setahun kemudian, Aston Villa merupakan satu dari 4 klub asal Inggris yang pernah menjuarai kompetisi papan atas Eropa tersebut. Hal yang paling membekas bagi para pendukung Aston Villa dari pertandingan ini adalah performa kiper muda pengganti, yakni Nigel Spink yang membuat sejumlah penyelamatan gemilang.
Spink lah yang menjadi penjaga gawang utama setelah Jimmy Rimmer cedera di babak pertama pertandingan tersebut. Meskipun ini adalah penampilan final pertamanya di level Eropa, Spink berhasil tampil luar biasa dan menjadi pahlawan bagi timnya.
Gol kemenangan tim asuhan Tony Barton pada waktu itu dicetak oleh Peter White yang berhasil mengkonversi umpan silang Tony Morley. Eks pelatih Timnas Indonesia itu berhasil menciptakan satu-satunya gol dalam laga tersebut. Prestasi Aston Villa di kancah Eropa pada musim 1981/82 belum pernah disamai hingga musim ini.
Karir Unai Emery
Yang tidak boleh dilupakan dari Aston Villa adalah mereka kini dilatih Unai Emery. Karir Emery di kancah Eropa cukup istimewa dengan berhasil meraih 4 kali trofi Europa League yakni tiga kali beruntun bersama Sevilla pada tahun 2014, 2015, 2016 dan sekali bersama Villareal pada tahun 2021.
Emery ditunjuk menjadi pelatih Aston Villa pada 24 Oktober 2022 menggantikan Steven Gerrard yang waktu itu menyeret Aston Villa di urutan ke-16. Emery secara menakjubkan membawa klub ini finish di urutan ketujuh dan lolos ke UEFA Conference League.
Musim penuh pertamanya pada 2023/24 bahkan sangat mengesankan saat Villa mengamankan tempat di urutan keempat, yang menjadikannya lolos ke Liga Champions UEFA untuk pertama kalinya sejak 1982.
Mereka juga mencapai semifinal Liga Konferensi Eropa, namun kalah dari pemenang yakni Olympiakos. Eks pelatih PSG itu menandatangani kontrak lima tahun di Villa Park pada 27 Mei 2024, memperpanjang kontraknya dengan klub hingga 2029.
Prediksi Taktik Kedua Tim
Lalu, bagaimana strategi taktik kedua pelatih dalam meramu tim? Berkaca pada pertandingan kedua tim kemarin. Club Brugge sedikit lebih diuntungkan karena berhasil menekuk Aston Villa dengan skor tipis.
Meski The Villans unggul dalam jumlah penguasaan bola 56% berbanding dengan Club Brugge 44%, Brugge berhasil unggul dalam kesempatan untuk mencetak gol. Statistik mengatakan kesempatan gol Brugge ada di angka 13, unggul sedikit dari Aston Villa yang hanya memiliki 8 kesempatan gol.
Namun jika sudah berada di lapangan, tidak ada yang tahu bagaimana nasib mereka. Mengingat gol Club Brugge kemarin hanya dicetak lewat titik penalti, bukan tidak mungkin Aston Villa akan menguasai laga ini.
https://www.espn.com, https://www.fotmob.com, https://www.uefa.com, https://www.givemesport.com, https://www.uefa.com, https://www.premierleague.com


