Chelsea Seperti Terlahir Kembali di Tangan Tuchel

spot_img

Hiruk-pikuk pemecatan Frank Lampard sepertinya sudah mulai susut secara perlahan, tergantikan dengan performa apik The Blues di masa transisi mereka dengan pelatih yang baru. Memang sih belum menunjukkan hasil yang waw banget, baru selangkah menuju perempat final UCL dan setapak menuju empat besar klasemen. Tapi progres mereka bersama Tuchel cukup bisa dikatakan stabil.

Di laga lanjutan Liga Champions minggu ini kemenangan Chelsea berhasil mencuri banyak perhatian, mengalahkan berita kemenangan sang juara bertahan. Karena memang selain fansnya sendiri, tak banyak yang mengunggulkan Chelsea akan menang mengahadapi Atletico Madrid yang sedang ada di puncak performanya di Liga Spanyol, membelakangi dua raksasa Real Madrid dan Barcelona.

Namun sekali lagi apapun bisa terjadi di lapangan kan ya. Jalannya laga cukup seru juga, Atletico memang menekan Chelsea tapi gagal memanfaatkan peluang yang hadir dari blunder Eduardo Mendy. Thomas Lemar pun gagal memanfaatkan umpan yang diberikan Luis Suarez untuk dijadikan gol. Mabok ketularan Martial deh kayanya ini orang.

Chelsea baru bisa menciptakan peluang justru saat laga akan memasuki waktu setengah jam, meskipun segala daya upaya yang dilancarkan Timo Werner selalu berakhir nihil dan tidak berbuah gol sama sekali sampai babak pertama usai. Nah makanya dari sini kita belajar jangan beli pemain dari Bundesliga, kena prank kan kalian beli mahal-mahal tapi ngampas juga. Mending Abang Giroud kemana-mana lah.

Semenjak ditangani Tuchel, Chelsea ini selalu berhasil menguasai jalannya pertandingan dengan perolehan ball possession yang unggul jauh dari lawannya, sama seperti saat melawan Atletico, meskipun sulit juga buat mereka nyetak gol karena cuma oper oper oper lupa gawangnya ada dimana.

Di tengah kegabutan para pemirsa yang menonton, hadirlah Lord panutan dari The Blues, anak didik Arsenal yang dicintai seluruh Gooners, pemilik gelar tertinggi pelaku sepak bola yaitu Piala Dunia walaupun main tanpa shoot on target, siapa lagi kalo bukan Oliver Giroud. Giroud mencetak gol super sensasional dengan akrobatik.

Asli deh ini orang jarang nyekor tapi sekalinya nyetak gol bener bener cakep dan jadi krusial. Dulu di Arsenal juga gol kalajengkingnya selalu dielu-elukan. Jika saya lihat, keberadaan Giroud ini sama seperti Marouane Fellaini, antara guna nggak guna tapi selalu bisa jadi kartu As.

Nggak cuma kita aja yang terkesima dengan gol saltonya Giroud, dia sendiri juga nggak nyangka. Dilansir dari BBC, Giroud bilang begini soal golnya.

“Gimana yah cuy, bukan terlalu pede apa gimana nih, cuma kita sih yakin aja sama kualitas tim sendiri. Jujur gue nggak ngerti deh sama gol itu, gue cuma nyoba fokus nendang bola aja.”

Eh btw kalian tau nggak kalo golnya Giroud di Liga Champions itu sudah terkumpul 6 gol, terhitung semenjak dirinya pergi meninggalkan Arsenal tahun 2018 kemaren. Sementara Arsenal semenjak ditinggal Giroud mereka tidak membukukan satu gol samasekali di Liga Champions. Iyalah, main di UCL pun enggak, udah betah mereka ke Liga Malem Jumat sama fans MU. Udah lah ya mending pulangin aja Arsene Wenger, seampas-ampasnya Wenger tetap auto jaminan UCL deh tiap musim.

Akhirnya Chelsea mengakhiri laga tandang dengan tabungan satu gol, satu langkah awal untuk menuju ke perempat final. Memang tidak bisa ditolak kalau kedatangan Tuchel ke Stamford Bridge ini mengubah banyak elemen di Chelsea, dari mentalitas pemain, taktik, sampai jalannya permainan di lapangan. Ya kalau boleh jujur Tuchel ini memang punya kualitas kok buat nglatih sebuah tim, dulu dia dipecat dari PSG bukan karena nggak hebat, tapi sepertinya bosen aja itu sultan PSG nengok dia tiap hari, jadi pengen ganti suasana sama pelatih baru. Toh mau siapapun pelatihnya, PSG udah pasti juara Ligue 1. Moyes kalo disuruh latih PSG juga keliatan bagus.

Yang terlihat mencolok dari performa Chelsea belakangan ini adalah formasi tiga bek yang kembali diterapkan oleh Tuchel. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Chelsea sejak era Antonio Conte memang sangat pakem dengan formasi ini sampai bisa juara di musim pertama dia melatih. Solidnya lini belakang ini yang dulu sempat hilang saat di tangan Lampard. Dari seluruh kompetisi yang dipimpin Tuchel bersama Chelsea, hanya ada dua gol saja yang bersarang di gawang mereka, jelas sangat berbeda dari pelatih sebelumnya yang langganan kena bantai.

Lalu bagaimana dengan Atletico? Anak asuh Diego Simeone ini dibilang buruk aslinya ya tidak juga, masih lumayan dengan ball possession 41 persen, hanya terlalu menunggu kesalahan lawan dan hasilnya tidak ada shoot on target yang mereka lesatkan. Berbanding terbalik dengan Chelsea yang mengoleksi 5 tembakan tepat sasaran.

Permainan Atletico semakin ambyar kala Oliver Giroud mencetak gol indah, hal itu secara langsung mengacaukan ritme permainan mereka. Seperti kata Chris Sutton yang dilansir Daily Mail.

“Giroud ini kek emang udah punya bakat deh buat bikin gol yang bagus-bagus, dan golnya kali ini bener bener krusial banget.”

Terkait prediksi siapa yang akan lolos, Atletico sendiri bertekad untuk membalas kekalahan mereka di leg kedua nanti. Memang jika Chelsea selangkah lebih maju untuk ke perempat final, tapi koleksi satu gol mereka belum bisa dikatakan aman, masih harus tetap waspada mengingat Atletico adalah tim paling konsisten di Liga Spanyol musim ini. Laga antara dua tim ini akan menjadi duel yang seru bulan Maret mendatang. Jadi menurut saya belum ada yang pasti siapa yang akan lolos nantinya, masih abu-abu kek kisah percintaan kalian.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru