Bak seorang superhero, manusia bertopeng Napoli, Victor Osimhen kini menjelma menjadi monster yang menakutkan di Serie A maupun Eropa dengan torehan gol-golnya. Namun, siapa sangka dari balik topengnya itu tersimpan cerita heroik kehidupan pribadinya sejak ia kecil.
Victor Osimhen is one of the best strikers in world football right now. 🙌 pic.twitter.com/U1mWI1Oess
— Squawka (@Squawka) January 13, 2023
Daftar Isi
Tinggal di Pemukiman Kumuh hingga Jualan Air
Jalannya menjadi pesepakbola bukan hal yang mudah bagi Osimhen. Menurut wawancaranya dengan Naijasports hidupnya penuh dengan perjuangan dan air mata. Ia tumbuh dan besar di daerah pinggiran Nigeria, Lagos.
Ia tinggal di pemukiman kumuh. Sudah tinggal di lingkungan yang kumuh, beban Osimhen sebagai anak di usia sekolah pun bertambah karena ditinggal ibunya meninggal sejak kecil. Ayahnya pun sempat sakit-sakitan dan kehilangan pekerjaan setelah ibunya meninggal.
Alhasil, ia dan beberapa saudara kandungnya, berupaya mencari cara agar bisa bertahan hidup demi memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. Jualan air dari jalan ke jalan, adalah jalan yang ditempuh Osimhen. Osimhen kecil menjajakan air bersih demi mencukupi kebutuhan keluarganya.
Super Eagles and Napoli Striker Victor Osimhen has come in aid for disable woman whose photo went viral selling water on the streets in West Africa. He sent her huge amount of money and promised to keep assisting her. pic.twitter.com/1NxXC93VNQ
— Zoom Afrika (@zoomafrika1) April 15, 2021
Tentu Osimhen tak mau berhenti di situ saja. Sembari berjualan air, ia sisihkan uangnya untuk biaya sekolah. Tak lupa juga ia bermain sepak bola rutin dengan teman sebayanya. Kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar pun sudah terlihat sejak saat itu. Ia dianggap teman-temannya mempunyai kekuatan ekstra secara fisik dan kecepatan.
Ironisnya, keterbelakangan ekonomi membuat Osimhen tak bisa membeli sepatu bola. Satu-satunya sepatu bola yang ia punya, kala itu hanya sepatu bola bekas. Osimhen bersama teman-temannya yang sering ke tempat pembuangan sampah menemukan sepatu tersebut.
Dipanggil Timnas Nigeria U-17
Nah kemudian, titik balik Osimhen menjadi pemain sepakbola profesional dimulai ketika ia dipanggil timnas Nigeria U-17. Kok bisa? Ya, sebelumnya Osimhen telah bergabung dulu dengan sebuah akademi sepak bola lokal bernama Ultimate Strikers bersama teman-temannya. Dari klub itulah talenta Osimhen dilirik.
Yang membantu dirinya sampai ke timnas Nigeria U-17 ketika itu adalah mantan pemain Barcelona, Emmanuel Amunike di tahun 2015. Sejak saat itu Amunike tak ragu menjadikan Osimhen sebagai pemain andalan, karena atribut mewahnya secara fisik dan kecepatan.
🎙 Former Nigeria U17 coach, Emmanuel Amunike: “Osimhen is still young, and still has a long road to reach Drogba’s level. But, I believe, one day he could become even better than him. Victor has everything to become an idol to Napoli fans in the next years”. pic.twitter.com/7M5e5w2SRM
— Everything Napoli (@NapoliPix) July 24, 2020
Kepercayaan itu berbuah hasil, Piala Dunia U-17 2015 di Chili, mampu dibawa pulang Nigeria. Sementara itu gelar top skor dengan 10 gol, serta gelar pemain terbaik mampu diboyong oleh Osimhen. Sejak saat itulah, Osimhen muda meyakini bahwa sepakbola adalah jalan untuk bertahan hidup.
Coming through the Ultimate Strikers Academy in Lagos, Victor Osimhen’s name began to carry throughout the world after winning the Golden Boot in the 2015 U17 World Cup. Scoring 10 goals in 7 matches, his performances were pivotal in Nigeria’s winning run. https://t.co/1e0qM2Nxvk pic.twitter.com/w33EJn0ZxK
— Breaking The Lines (@BTLvid) June 6, 2022
Dari Wolfsburg Hingga Lille
Kegacoran di usia muda membuat klub-klub Eropa mulai meliriknya. Ada banyak tawaran yang menghampiri Osimhen. Tapi ia akhirnya memilih Wolfsburg. Ada dua hal yang mempengaruhinya memilih Wolfsburg waktu itu.
Der #VfLWolfsburg hat im Trainingslager seinen Neuzugang Victor #Osimhen vorgestellt. Der Nigerianer kommt von der Ultimate Strikers Academy pic.twitter.com/mvCszqiWBx
— NDR Sport (@NDRsport) January 5, 2017
Yang pertama, karena Wolfsburg adalah klub yang sedang menjalin kemitraan dengan klub Osimhen, Ultimate Strikers Academy. Dan yang kedua, bagi Osimhen adalah soal uang.
Bukan perkara keserakahan, namun Osimhen tahu diri bagaimanapun ia masih butuh banyak uang untuk memperbaiki kesejahteraan keluarganya. Alhasil dengan uang kontraknya itu, ia membelikan ayahnya rumah layak di Lagos, serta mengirimkan sebagian uangnya secara rutin pada saudara kandungnya.
Namun, ketika di Wolfsburg, Osimhen susah berjuang untuk mendapatkan waktu bermain lebih. Pasalnya, cedera dan penyakit malaria yang dideritanya ketika itu telah mempengaruhi performanya.
Ia pun tak lama di Wolfsburg. Osimhen kemudian dipinjamkan ke klub Belgia, Charleroi pada tahun 2018 dengan opsi transfer permanen. Di situlah Osimhen kembali bangkit. Bersama tim Belgia tersebut, Osimhen mengemas 20 gol dalam 36 pertandingan dan membuat namanya kembali harum.
Victor Osimhen bids farewell to RSC Charleroi after one full season.
Lille OSC official announcement imminent. pic.twitter.com/JVLWAx4nLS
— Soar Super Eagles (@SSE_NGA) August 1, 2019
Namun, jelang musim kedua bergulir, klub Belgia itu mencium bau keuntungan dari talenta Victor Osimhen. Klub Prancis, Lille tergiur bakat Osimhen dan berani membayar 20 juta pounds. Lille sendiri ketika itu diketahui sedang mencari pengganti Nicolas Pepe yang hijrah ke Arsenal.
📝 DEAL DONE: Lille have signed Victor Osimhen from Sporting Charleroi on a 5-year contract for €12m + €3m add-ons. (Source: @LOSC_EN) pic.twitter.com/0m5XSuLSMD
— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) August 1, 2019
Osimhen menjadi lebih baik dan lebih baik di Lille. Dia mencetak dua gol pada debutnya dalam kemenangan 2-1 atas Nantes. Dan uniknya, meskipun di Lille hanya semusim, ia sudah menjadi top skor tim itu dengan 18 golnya di semua kompetisi.
Sampai ke Napoli Jadi Pemain Termahal
Berkat pencapaian itu, Napoli di bawah Gattuso tak ragu merogoh kocek besar untuk menggaetnya. Bahkan berani menjadikan Osimhen rekor pembelian termahal klub, yakni sebesar 70 juta pounds. Napoli juga ketika itu kepepet mencari pengganti Arkadiusz Milik yang dipinjam Marseille.
Victor Osimhen’s agent explains the striker ‘wanted to be sure it was the right choice’ to join Napoli and had offers from England and Germany too https://t.co/LXqL5qKhUG #Napoli #LOSC #Nigeria #SerieA pic.twitter.com/y7sfychdCI
— Football Italia (@footballitalia) August 1, 2020
Masih berusia 21 tahun, ia sudah berstatus sebagai pemain termahal benua Afrika mengalahkan beberapa seniornya di Nigeria macam Jay-Jay Okocha, Obi Mikel, Nwankwo Kanu, maupun Obafemi Martins.
Namun, cerita pencapaian Osimhen sampai di Napoli kembali menjadi kisah sedih. Beberapa bulan setelah menyelesaikan kesepakatan dengan Partenopei, ia kehilangan ayah tercintanya.
Osimhen kembali berlinang air mata. Bagi Osimhen, kesedihan ini sangatlah dalam. Karena kedua orang tuanya kini telah tiada. Dan tentu, kedua orang tua Osimhen tak bisa melihat pencapaiannya luar biasa dari anak kesayangannya itu.
Received confirmation that Victor Osimhen +dad have boarded a Lufthansa flight for Germany https://t.co/EBvQ2qozLB pic.twitter.com/metx414osB
— Lolade Adewuyi (@Jololade) January 25, 2016
Sempat Cedera Parah hingga Pesimis Melanjutkan Karir
Di Napoli ia langsung mengesankan, 10 gol menjadi torehan musim debutnya di Italia. Namun petaka hampir menghantui karir Osimhen. Tepatnya di musim 2021/22, Osimhen terkena insiden duel tabrakan dengan bek Inter, Milan Skriniar bek Inter di lapangan. Ia mengalami cedera rahang yang parah dan butuh operasi.
🇳🇬 🦅 Victor Osimhen will now undergo a surgery tomorrow and may be out for about one month after he was forced off with a swollen eye following a head collision with Milan Skriniar vs Inter Milan today
Get Well soonest OSIGOL… Abeg🙏🏽 pic.twitter.com/yNR9aMfGAa
— Football Fans Tribe 🇳🇬 ⚽ (@FansTribeHQ) November 21, 2021
Tulang rahang Osimhen yang patah itu pun ditanam 18 baut oleh dokter. Pihak dokter sampai kewalahan menangani cedera parah Osimhen tersebut. Sementara itu, Osimhen bahkan pernah pesimis ingin segera mengakhiri karirnya di sepakbola dengan pensiun dini setelah kejadian itu. Osimhen mengaku, itu adalah peristiwa yang mengerikan dalam hidupnya.
Dua bulan Osimhen menepi. Ia pun akhirnya diberi solusi oleh dokter untuk beraktivitas normal sebagai pesepakbola, tapi harus menggunakan topeng khusus untuk melindunginya. Peristiwa cedera fatal itu kemudian tak membuat Osimhen patah arang.
Setelah sembuh, performa dan naluri golnya masih terjaga berkat pemulihan dan kerja keras yang tepat. Bak seperti kehidupan kedua, Osimhen terlahir kembali sebagai manusia bertopeng, sebuah jatidiri yang baru layaknya seorang superhero.
Victor Osimhen only takes the mask off to celebrate 🎭 pic.twitter.com/p2krSISMYf
— GOAL (@goal) August 22, 2022
Jadi Rebutan Banyak Klub Dan Calon Top Skor Serie A
Kini manusia bertopeng itu jadi buruan tim-tim besar. Sampai sekarang namanya terus menghiasi gemerlap lantai bursa transfer. Harganya pun kini melambung tinggi. Napoli sudah mematok harga di atas 100 juta pounds untuknya.
Di musim 2022/23, Osimhen menggila bersama Spalletti. Ia sementara kini memuncaki daftar top skor Serie A dengan 12 gol. Kisah penuh kesedihan dan berakhir dengan kesuksesan yang telah dialami Osimhen, layak untuk dijadikan contoh. Kini manusia bertopeng itu mengalami masa puncak kesuksesannya. Dan semoga, ayah dan ibunya dapat tersenyum melihat kesuksesan anaknya itu dari surga.
⚽ Serie A top scorers after 18 rounds of action:
🇳🇬 Victor Osimhen (12)
🇦🇷 Lautaro Martinez (9)
🇳🇬 Ademola Lookman (9)
🇦🇴 M’Bala Nzola (9)
🇵🇹 Rafael Leao (8)
🇦🇹 Marko Arnautovic (8) pic.twitter.com/WDdfoqBdnV— Italian Football TV (@IFTVofficial) January 16, 2023
Sumber Referensi : thesun, sportsbrief, breakingthelines, sportsbrief, transfermarket


