CANGGIH, Teknologi Ini Ternyata Sangat Membantu Pesepakbola

spot_img

Kecanggihan teknologi di zaman yang serba modern ini tampaknya akan berpengaruh di segala sisi kehidupan, tak terkecuali di dunia Sepakbola. Jangan salah, alat-alat canggih serta beberapa aplikasi canggih yang diciptakan, telah membuat dunia sepakbola terbantu. Lalu apa saja sih teknologi canggih yang kini marak dimanfaatkan di dunia sepakbola?

Rompi GPS Pesepakbola

Salah satunya adalah Wearable atau rompi GPS (Global Positioning System). Fungsi rompi GPS tersebut antara lain untuk memudahkan tim melacak kondisi terkini setiap pemainnya. Bahkan data dari rompi GPS tersebut bisa langsung diintegrasikan dalam ponsel.

Di setiap perangkat Wearable, rincian informasinya sangat luas. Mencakup volume sprint pemain, menghitung kekuatan fisik pemain, serta menghitung keseimbangan badan pemain ketika di lapangan.

Selain itu, rompi GPS juga digunakan untuk mencegah pemain dari resiko cedera. Diantaranya yakni dengan mengetahui beban kerja atau detak jantung pemain. Jadi dengan rompi ini, klub bisa mengetahui porsi latihan yang pas bagi sang pemain. Artinya, porsi latihan akan disesuaikan dengan fisik pemain agar tak terlalu ngoyo.

STATSports, Barin Sports, maupun dan Catapult, adalah beberapa perangkat terkenal rompi GPS yang paling banyak digunakan berbagai klub ternama. Sebagai contoh, STATSports sudah digunakan oleh ratusan klub di seluruh dunia termasuk klub besar seperti Arsenal, Liverpool, MU, Juventus, maupun Timnas Brasil.

Match Tracker

Tak hanya rompi GPS, ada teknologi berikutnya pada 2022 diciptakan oleh Catapult bernama Match Tracker. Fungsinya antara lain adalah mengintegrasikan data kinerja pemain dengan analisis video. Alat ini biasanya digunakan pelatih untuk menganalisa kekuatan tim sebelum laga, pasca laga, maupun di saat laga berlangsung.

Match Tracker menggabungkan data dengan video real time yang ada di lapangan. Match Tracker juga bisa berfungsi bagi pelatih untuk mengintai lawan. Beberapa keunggulan software Match Tracker tersebut kini laris manis dipakai klub-klub besar di Eropa.

PSG, Munchen, Real Madrid, maupun Timnas Prancis termasuk konsumen setia Match Tracker. Selain itu Match Tracker juga telah memberdayakan sebagian besar tim-tim di Liga Inggris.

Kita mungkin sering melihat Match Tracker digunakan tim pelatih di pinggir lapangan. Contohnya ketika tim pelatih biasanya berkumpul di sekitar monitor kecil yang ada di bench pemain.

Selain untuk memantau setiap kejadian sepanjang laga, justru penggunaan utama monitor kecil tersebut adalah untuk melakukan pelacakan langsung yang memungkinkan tim pelatih melihat pola dan tren selama laga berlangsung.

Match Tracker yang ada dalam monitor kecil tersebut bisa menakar seberapa besar pengaruh sang pemain maupun pola yang dilakukan lawan. Dengan itu, dapat memudahkan tim pelatih mempertimbangkan untuk mengganti pemain, atau mengubah strategi permainan di tengah laga.

Teknologi Dalam Sepatu Dan Kaos Kaki Pesepakbola

Setelah teknologi yang ada di bagian atas pemain sepakbola seperti rompi, muncul juga teknologi yang berada di bagian bawah. Yakni melalui sepatu bola dan deker atau pelindung kaki.

Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB), setelah menyetujui penggunaan rompi GPS pada tahun 2016, kini di 2023 telah mengesahkan penggunaan teknologi bernama Playermaker. Teknologi software Playermaker ini spesifik berada di dalam sepatu sepakbola.

Bayangkan, sepatu bola sekarang bukan hanya sepatu biasa. Kini sepatu bola juga banyak dilengkapi dengan software. Fungsi dari Playermaker dalam sepatu bola adalah untuk mengukur kekuatan tendangan si pemain, sentuhan bola dari si pemain, maupun ketepatan arah tendangan bola dari si pemain.

Teknologi Playermaker ini sudah laris manis dipakai oleh beberapa klub Eropa maupun Amerika. Sebut saja LA Galaxy, Dortmund, maupun Timnas Inggris. Ada juga Manchester City yang baru-baru ini membuat seri khusus dari produk Playermalker bernama City Play.

Playermaker sebenarnya bukan satu-satunya perusahaan yang menguasai teknologi sepatu bola. Yang lain ada juga seperti Jogo maupun Xampion. Yang unik, bahkan ada teknologi software yang ada di deker atau pelindung kaki pesepakbola. Selain berfungsi melindungi tulang kaki si pemain, software tersebut juga berfungsi mengukur seberapa besar kekuatan kaki dan gerak ayunan kaki si pemain ketika di lapangan.

Contohnya adalah perusahaan yang berbasis di Italia, Soccerment yang telah menciptakan deker bernama XSEED. Bahkan bek sayap Inter Milan Federico Dimarco dijadikan sebagai salah satu duta utama produk tersebut.

Teknologi di Aksesoris Pesepakbola

Lalu berikutnya ada teknologi berupa aksesoris yang dikenakan pesepakbola dalam keseharian mereka. Baik berupa gelang, kalung, cincin maupun benda-benda lainnya.

Uniknya, benda-benda itu dilengkapi software yang berfungsi mengukur pola istirahat sang pemain, pola tidur, pola makan dan gizi, maupun pola aktivitas sehari-hari yang dilakukan si pemain.

Bayangkan, dari soal gaya hidup sehari-hari saja bisa dipantau oleh klub. Tak hanya klub saja sebenarnya yang butuh, pribadi dari si pemain juga butuh untuk mengukur kondisi fisik mereka sendiri.

Kita tahu yang sekarang merebak di kalangan olahragawan dalam mengetahui kondisi fisik mereka adalah teknologi macam Apple Watch, Firbit, ataupun Garmin Watch. Namun di Eropa sana, pemain seperti Virgil Van Dijk malah memakai benda berbentuk gelang yang dipakai sehari-hari.

Gelang itu adalah produk dari Whoop, sebuah produk software yang juga dipakai CR7. Pesepakbola wanita Spanyol seperti Alex Putellas juga memakai teknologi serupa namun dalam bentuk cincin.

Penggunaan Teknologi Aplikasi

Kini merebak juga software yang menghimpun data lengkap dari statistik pemain. Kita mungkin sudah banyak tahu tentang Smartscout, Fotmob, Fbref, dan lain-lain.

Tapi ada yang unik ketika melihat software seperti Analytics FC yang digunakan pemain tak hanya untuk melihat kinerjanya secara data statistik, melainkan digunakan untuk presentasi si pemain ketika perpanjangan kontrak maupun pindah klub.

Analytics FC pernah digunakan Kevin De Bruyne untuk mempresentasikan kemampuan terkininya ketika ia akan menandatangani perpanjang kontrak di Manchester City. Data yang ditunjukan dari Analytics FC, dipakai De Bruyne untuk meyakinkan tim bahwa dirinya masih dalam kondisi prima.

Tak heran beberapa agen pemain juga banyak bekerjasama dengan Analytics FC guna meyakinkan pihak klub. Begitu pula para pencari bakat sebuah klub, mereka pun akan menggunakan software data serupa guna memilih pemain dengan tepat sesuai kebutuhan.

Memphis Depay contohnya. Selepas pergi dari MU, ia dan agennya bekerja sama dengan software data bernama SCI Sports guna menentukan klub ideal yang cocok. Lalu Depay lewat data tersebut, memilih tawaran untuk bergabung dengan Lyon.

Ya, teknologi kini di sepakbola sudah semakin menjamur dan berpengaruh. Akan bodoh jika pesepakbola maupun klub tak mengikuti perkembangan tersebut. Apakah di negeri kita ini sudah banyak yang menggunakan beberapa teknologi ini?

https://youtu.be/J4gIzMIIX8U

Sumber Referensi : theathletic, barinsports, whoop, playermaker, theathletic, medium.com

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru