Bukti Manchester City Pandai Raup Untung dari Penjualan Pemain

spot_img

Seperti bocah yang baru pindah tongkrongan, Manchester City tak banyak tingkah di bursa transfer musim panas kali ini. Padahal biasanya mereka jadi salah satu klub terboros soal urusan belanja pemain baru. Diamnya Manchester City bukan tanpa alasan. Itu karena mereka sedang dalam pemantauan FA terkait laporan keuangan yang tidak jelas dalam beberapa tahun terakhir.

Kabarnya, laporan keuangan sengaja dipalsukan agar menutupi pengeluaran klub yang terus membengkak setiap tahunnya. Tapi jika kalian berpikir bahwa The Citizens cuma bisa buang-buang duit, itu salah besar. Klub yang berbasis di Kota Manchester itu ternyata juga piawai mengumpulkan pundi-pundi dari penjualan pemain. Mau bukti? 

Julian Alvarez

Setelah merampungkan kepindahannya ke Atletico Madrid, Julian Alvarez jadi pemain yang bikin Manchester City untung gede. Sebelum bergabung dengan City, Alvarez berstatus pemain River Plate. Bersama klub asal Argentina itu, Alvarez muncul sebagai salah satu penyerang potensial. 

Melihat talenta dan kontribusinya untuk River Plate, Manchester City pun berani mengamankan jasanya dengan harga 21,40 juta euro tahun 2022. Selama dua tahun berseragam biru langit, Alvarez berhasil membantu City menjuarai beberapa gelar bergengsi, termasuk treble winner pada musim 2022/23. Tetapi posisinya di skuad utama Manchester City tidak terjamin.

Dirinya selalu kalah saing dari Erling Haaland. Oleh karena itu, dirinya melihat Atletico Madrid sebagai klub yang bisa menjamin menit bermainnya. Nggak mau rugi-rugi amat ketika kehilangan talenta terbaiknya, City pun meraup untung sebesar 53 juta euro karena berhasil menjual Alvarez di angka 75 juta euro kepada Los Rojiblancos.

Cole Palmer

Selanjutnya ada pemain terbaik Liga Inggris musim 2023/24, Cole Palmer. Pemain yang punya selebrasi khas ini merupakan produk asli akademi Manchester City. Dengan begitu, City tak perlu mengeluarkan uang serupiah pun dalam mendapatkan talentanya. Paling ya cuman memberikan fasilitas dan metode latihan yang tepat selama masa akademi.

Palmer bergabung dengan akademi Manchester City pada tahun 2010. Setidaknya butuh sepuluh tahun bagi Palmer untuk menembus skuad utama asuhan Pep Guardiola. Kemenangan 3-0 atas Burnley di Piala Carabao 2020/21 jadi penanda debut Cole Palmer di skuad utama Manchester City.

Mendapat kesempatan debut dari Pep Guardiola tak semata-mata menjamin posisi Palmer di skuad utama. Bermain sebagai sayap kanan membuatnya harus bersaing dengan pemain-pemain sekaliber Phil Foden, Riyad Mahrez, hingga Bernardo Silva. Dirasa kurang mendapat menit bermain, akhirnya pemain yang ngefans MU itu minta dijual pada tahun 2023. Chelsea jadi tim yang beruntung mendapatkannya dengan harga 47 juta euro. City untung 100% dari kesepakatan ini.

Oleksandr Zinchenko

Masih dari sekitar London, Arsenal juga dikenal sebagai tim yang menikmati pemain-pemain hasil garapan Manchester City. Menariknya, Meriam London juga tak keberatan untuk membayar bandrol yang cukup tinggi. Pemain pertama yang didatangkan Arsenal dari City adalah Oleksandr Zinchenko.

Pemain asal Ukraina ini ditebus City dari klub Rusia, FC Ufa dengan harga yang sangat murah, yakni sekitar 2,2 juta euro pada tahun 2016. Itu bahkan hanya setengah dari harga pasaran Zinchenko yang mencapai 4 juta euro. Karena saat itu usianya masih 19 tahun, Zinchenko dipinjamkan lebih dulu ke PSV Eindhoven.

Setelah melakoni masa peminjaman selama satu musim, Zinchenko langsung mengisi pos bek kiri di skuad utama The Citizens. Namun, dirinya kerap diganggu cedera. Dari mulai lutut hingga otot, Zinchenko dinilai cukup sering melewatkan laga-laga penting bersama City. Alhasil, setelah membantu City juara Liga Inggris sebanyak empat kali, ia dilego ke Arsenal dengan harga 35 juta euro pada tahun 2022. Lebih tinggi 10 juta euro dari harga pasarnya saat itu.

Gabriel Jesus

Selain Zinchenko, Arsenal juga mendatangkan Gabriel Jesus dari Manchester City. Nah, transfernya ke Arsenal bikin City cuan banyak. Gabjes ditemukan City saat masih berkarir di Brazil bersama Palmeiras tahun 2017. Kala itu, City memandang Gabjes sebagai salah satu pemain paling berpotensi di Brazil. Tak heran mereka berani merogoh kocek sekitar 32 juta euro.

Gabjes diboyong ke Inggris dalam rangka membangun proyek Sergio Aguero jilid dua. Namun, proyek itu gagal setelah sang pemain tak pernah memenuhi ekspektasi Pep Guardiola. Bahkan selepas kepergian Aguero ke Barcelona, Gabjes tak kunjung mengamankan posisinya di skuad utama City. Pelatih asal Spanyol itu lebih gemar memainkan pemain-pemain lain dalam skema false nine.

Akhirnya, pada tahun 2022 Gabriel Jesus memutuskan untuk hengkang dari tim yang membesarkan namanya itu. Ia bergabung Arsenal di tahun yang sama dengan Oleksandr Zinchenko. Uniknya, meski dianggap gagal oleh Pep Guardiola, Mikel Arteta selaku manajer Arsenal berani menghargai Gabjes dengan bandrol tinggi. Arsenal dipaksa mengeluarkan dana 52 juta euro untuknya. Dengan begitu, City untung 20 juta euro dari transfer ini.

Brahim Diaz

Berikutnya ada Brahim Diaz. Sama halnya dengan Cole Palmer, pemain yang baru berganti kewarganegaraan ini adalah produk akademi Manchester City. Bedanya, City menemukan potensinya di tim muda Malaga tahun 2014. Jadi, ada fee yang harus dibayarkan ketika membujuk Diaz untuk bergabung. Di era itu, Diaz dijual Malaga dengan harga 350 ribu euro.

Namun, setelah bertahun-tahun menimba ilmu di tim muda Manchester City, Brahim Diaz tak kunjung menembus skuad utama. Ada ketidakcocokan cara kerja tim dan sang pemain. Diaz merasa tidak ada perkembangan jika terus menerus berseragam City. Setelah meninjau beberapa opsi, tawaran dari Real Madrid pun datang pada tahun 2019.

Kala itu, Los Merengues menawarkan uang yang cukup besar, yakni 17 juta euro. Mendapat tawaran puluhan kali lipat dari harga beli, City pun setuju untuk melepas Diaz ke Madrid. Walaupun sempat kesulitan, kini Diaz berhasil menembus skuad utama Real Madrid yang mengalahkan City di semifinal Liga Champions musim lalu.

Kelechi Iheanacho

Tak jauh berbeda dari Brahim Diaz, ada Kelechi Iheanacho. Bedanya, Manchester City menemukan bakat Iheanacho saat dirinya masih menimba ilmu di salah satu akademi di Nigeria, Taye Academy. Kala itu, City harus mengeluarkan uang sebesar 1,10 juta euro untuk membawa Iheanacho ke Inggris. Melihat potensinya, itu bukan angka yang berarti bagi City.

Nasib Iheanacho terbilang lebih baik ketimbang Brahim Diaz. Dirinya sempat menjadi andalan The Sky Blues pada medio 2015 hingga 2017. Namun, kedatangan Pep Guardiola membuat posisinya tergeser. Iheanacho dianggap kurang klinis dalam mengeksekusi peluang. Iheanacho yang sudah tak mendapat tempat di hati Pep Guardiola pun memilih untuk hengkang.

Dirinya bergabung dengan klub Inggris lainnya, yakni Leicester City pada tahun 2017. Transfer ini melibatkan uang sekitar 27,7 juta euro. Itu membuat Manchester City untung besar. Karena jika dilihat dari market value dan performanya musim 2016/17, Iheanacho seharusnya dibandrol tak lebih dari 15 juta euro.

Shaun Wright-Phillips

Nama terakhir masih dari produk akademi Manchester City. Dia adalah anak tiri dari Ian Wright, Shaun Wright-Phillips. Shaun telah membangun reputasi sebagai legenda di Manchester City. Dilansir situs resmi klub, Shaun telah mengemas 274 penampilan selama dua periode berbeda bersama Manchester City. Periode pertama dari 1999 hingga 2005 dan yang kedua antara 2008 hingga 2011. 

Diantara dua periode itu, Shaun bermain untuk Chelsea. Nah, biaya transfernya yang cukup gila. Saat itu, Shaun Wright-Phillips didatangkan The Blues dengan mahar 31 juta euro tahun 2005. Itu tergolong angka yang sangat tinggi di awal tahun 2000-an. Kira-kira, siapa lagi yang akan masuk daftar ini? Erling Haaland atau Kevin De Bruyne nih?

Sumber: Man City, Planet Football, Team Talk, Football Transfers

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru