Braithwaite yang Tajir Melintir, Meski Kemampuannya Banyak Dicibir

  • Whatsapp
Braithwaite yang Tajir Melintir, Meski Kemampuannya Banyak Dicibir
Braithwaite yang Tajir Melintir, Meski Kemampuannya Banyak Dicibir

Martin Braithwaite, mungkin akan dicatat sejarah sebagai salah satu pemain Barcelona yang disambut dengan cara kurang menyenangkan. Braithwaite datang ke Blaugrana secara terpaksa ketika kondisi klub sedang kusut karena Ousmane Dembele dan Luis Suarez diterpa cedera. Braithwaite didatangkan Tim Catalan dari kompetitornya di Liga Spanyol, Leganes.

Untuk mendatangkan Braithwaite ke Camp Nou, Barcelona tak membutuhkan biaya yang banyak. Blaugrana hanya mentransfer 18 juta euro setara Rp 310 miliar ke Leganes. Akan tetapi, Barcelona juga tak lupa untuk memagari sang pemain dengan klausul. Klausul yang diajukan Barca ke Braithwaite nilainya sangat fantastis, yaitu 300 juta euro atau Rp 4,4 triliun waktu itu.

Klausul itu dinilai sangat banyak dan tidak sepadan dengan kemampuan Braithwaite. Para fans pun kecewa dengan keputusan Blaugrana yang mendatangkan Braithwate. Apalagi striker asal Denmark itu minim prestasi di klub-klub tempatnya berlabuh. Bersama Leganes dua musim, Braithwaite hanya mampu mengemas 11 gol dari 32 penampilan.

Para fans akhirnya memberi julukan “lord”, “kanjeng”, sampai “paduka” kepada Braithwaite. Karena pemain kelahiran Esbjerg ini dianggap hanya penghias di skuad Barcelona. Kendati begitu, Braithwaite ternyata memiliki kemampuan lain di luar lapangan. Ia dinobatkan sebagai pemain terkaya nomor dua di skuad Barcelona menurut Majalah Forbes.

Lord Braithwaite hanya kalah dari Lionel Messi di posisi pertama. Messi yang mempunyai gaji 1,36 juta euro atau setara Rp 23 miliar per pekan menjadi pemain terkaya di Tim Catalan. Namun perlu diingat, bahwa Lionel Messi sekarang berstatus bebas transfer. Maka secara teknis, Braithwaite menempati posisi pertama sebagai pemain terkaya di El Barca.

Kekayaan Braithwaite bukan didapat secara instan. Namun, pemain yang turut serta membawa Denmark melenggang ke semifinal Euro 2020 itu mengawali bisnis dari investasi. Pada 2017, ia menaruh investasi sebanyak 850 ribu dollar pada bisnis real estate. Jika dirupiahkan, nilai investasi Braithwaite kira-kira Rp 12,3 miliar.

Braithwaite pandai mengelola gajinya untuk membangun bisnis yang sekarang nilainya mencapai 250 juta US Dollar atau setara Rp 3,6 triliun. Hasil bisnis yang cukup fantastis untuk ukuran pemain sepakbola profesional. Bisnis Braithwaite tak hanya di real estate yang ia bangun bersama sang paman.

Pria 30 tahun itu juga membangun brand pakaian bersama istrinya. Ia menamai brand itu ‘Trente’. Brand pakaian yang dibangun Braithwaite bersama sang istri itu untung besar di Prancis. Belum lagi, Braithwaite juga mempunyai restoran di Barcelona, yang ia namai Gave.

Sementara itu, pemain Barca lainnya memiliki kekayaan di bawah Braithwaite. Kekayaan Gerard Pique ditaksir hanya 40 juta US Dollar atau setara Rp 574 miliar. Sedangkan kiper Barca, Ter Stegen hanya bergaji 8,5 juta euro atau Rp 144 miliar. Arthur bergaji 4,8 juta euro atau setara Rp 81 miliar, dan Antoine Griezmann memiliki gaji 45,8 juta euro atau Rp 775 miliar, ditambah klausul pembelian 120 juta euro atau Rp 2 triliun lebih.

Hidup dengan bergelimang harta tidak lantas membuat Braithwaite besar kepala. Ia bahkan turut menelurkan jutawan dari komunitas kulit hitam di Amerika. Hal itu ia katakan saat berbicara di panel saluran Yahoo Finance.

“Kami ingin mengajari orang-orang tentang kebebasan finansial dan kekuatan yang mereka miliki,” kata Braithwaite.

“Kami memiliki begitu banyak hal yang ingin kami lakukan dan selalu dengan pola pikir untuk membalas,” lanjut dia.

Ya, bisnis Braithwaite memang moncer di Amerika. Ia pun berkeinginan membantu orang-orang Amerika yang kesulitan. Sebab di negara asalnya, Denmark memiliki sistem yang baik untuk melindungi rakyat, sedangkan hal serupa tak dilihat Braithwaite di Amerika.

Braithwaite mungkin selalu dicibir karena ketidakcakapannya mengolah si kulit bundar. Tetapi ia telah membuktikan kalau dirinya memiliki kemampuan lain. Kemampuan yang tidak mungkin ia tunjukkan di lapangan hijau. Namun berhasil membuatnya tajir melintir.

Dengan kekayaannya itu, boleh jadi Braithwaite menganggap sepele gajinya di FC Barcelona. Dan untuk menahan Lionel Messi agar tak hengkang, mungkin Braithwaite bisa membantu Blaugrana untuk membayar gaji sang mega bintang. Tentu dengan catatan, Braithwaite tak perlu bermain lagi buat FC Barcelona. Biarlah Kanjeng Braithwaite ini fokus ke bisnisnya saja.

Sumber referensi: Football-Espana.net, Marca.com, Dailymail.co.uk, Sportbible.com, Okezone.com, 90Min.com, Bola.com.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *