Begini Jadinya Jika Jude Bellingham dan Jamal Musiala Bersama di Real Madrid

spot_img

Sukses dengan Jude Bellingham, Real Madrid mulai menyusun rencana untuk mendatangkan lagi bintang dari Bundesliga. Ada banyak nama yang muncul. Tapi satu yang paling santer dikabarkan adalah Jamal Musiala.

Tak main-main, Real Madrid bahkan sudah mempersiapkan dana segar untuk memboyong pemain yang berseragam Bayern Munchen itu. Dilansir The Real Champs, Los Galacticos akan menyiapkan dana tak kurang dari 110 juta euro atau sekitar Rp1,8 triliun. Angka itu disebut-sebut bisa menggoda Bayern Munchen untuk melepas pemain mudanya itu.

Di lain sisi, Jamal Musiala sendiri menunjukkan ketertarikannya pada Real Madrid. Ia disebut-sebut hanya akan bergabung dengan Real Madrid, atau Manchester City. Jika Musiala sungguh-sungguh merapat ke Real Madrid, ia akan berduet dengan Jude Bellingham. Mungkinkah kolaborasi keduanya akan menambah kuat Los Merengues?

Teman Dekat

Jamal Musiala dan Jude Bellingham adalah teman dekat. Meski kini mereka terpisah dua negara, tapi hubungan Bellingham dan Musiala tak pernah karam. Keduanya awal mula dipertemukan di Timnas Inggris kelompok umur. Namun, Musiala bukanlah orang Inggris asli.

Ia sejatinya lahir di Baden-Wurttemberg, Jerman. Ibunya berkebangsaan Jerman, sedangkan sang ayah penduduk asli Nigeria. Keluarga Jamal Musiala tinggal di Stuttgart, Jerman. Namun, saat memasuki usia tujuh tahun, Musiala dan keluarganya pindah ke Inggris, meninggalkan tanah kelahirannya.

Musiala pun memulai karier sepakbolanya di Inggris. Sang pemain bergabung ke akademi Southampton dan tampil mengesankan di sana sebagai seorang gelandang serang. Musiala kemudian pindah ke Chelsea dan memperkuat tim muda. Di saat itulah ia bertemu Jude Bellingham.

Bellingham yang sejak kecil memperkuat Birmingham masuk skuad Timnas Inggris U-15. Di saat yang sama, Musiala mendapat kesempatan untuk membela Timnas Inggris. Keduanya pun bertemu di sana. Selain di level U-15, keduanya juga bermain di Timnas Inggris U-16 dan U-17. Total keduanya berada di tim yang sama dalam 13 laga.

Berbicara kepada Goal, sebagaimana dikutip situsweb resmi Bundesliga, mantan pelatih Timnas Inggris junior, Kevin Betsy menggambarkan bahwa kedua pemain memiliki kepribadian yang unik. Baik Musiala maupun Bellingham sangat kompetitif. Keduanya sama-sama ingin maju dan berkembang.

“Namun juga penuh kerendahan hati dan menghormati segala sesuatu di antara mereka,” kata Kevin Betsy.

Bellingham Mempengaruhi Musiala

Sayangnya, pada 2019 Jamal Musiala diboyong oleh klub Jerman, Bayern Munchen. Di usianya yang masih muda, Munchen sudah mengeluarkan setidaknya 200 ribu euro (Rp3,3 miliar kurs sekarang) untuk membeli Musiala dari Chelsea. Saat itu Musiala masih membela Timnas Inggris U-21. Tapi ia tidak berjumpa dengan Bellingham di sana.

Musiala mengatakan, ia tidak bisa meninggalkan kedua negara. Baginya, baik Jerman maupun Inggris akan selalu ada di hatinya. Jerman sebagai tanah kelahirannya, sedangkan Inggris tempat masa kecil Musiala. Tapi tawaran untuk memperkuat tim senior Jerman akhirnya meluluhkan hatinya.

Sang pemain memutuskan untuk membela Timnas Jerman asuhan Joachim Loew pada 2021. Saat bermain di Bundesliga, Musiala pada akhirnya juga bertemu dengan Bellingham, namun sebagai rival. Musiala memperkuat Bayern Munchen, sedangkan sang sahabat membela Borussia Dortmund. Maju pada musim 2023/24, ketika Musiala dan Bellingham kembali berpisah.

Bellingham menerima tawaran Real Madrid dan terbang ke Spanyol. Musiala masih di Jerman, membela Bayern Munchen. Namun, lambat laun Musiala mulai memperlihatkan ketidakbetahannya di Jerman. Ia ingin pergi. Meski pelatih Bayern Munchen, Thomas Tuchel berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankannya.

Ada tawaran muncul dari Liverpool. Dilansir Mirror, The Reds baru-baru ini bersedia membawa pulang Musiala ke Inggris. Tapi sang pemain menolaknya. Tahu siapa yang membuat Musiala menolak tawaran Liverpool? Yap, tiada lain orang itu adalah Jude Bellingham.

Musiala ragu untuk menerima Liverpool. Karena di sisi lain, Real Madrid, tim yang diperkuat sahabatnya itu juga menginginkannya. Akhirnya Musiala pun hanya akan mempertimbangkan untuk pindah ke Real Madrid atau kalau memungkinkan pergi ke Inggris, ia hanya berhasrat memperkuat Manchester City.

Bellingham dan Musiala Pemain Menarik Belakangan Ini

Keinginan Musiala itu bisa-bisa membuat Liverpool gigit jari untuk kedua kalinya. Tapi bagi Real Madrid ini dapat menjadi kesempatan bagus untuk menduetkan kedua pemain ini. Apalagi baik Musiala maupun Bellingham adalah bintang muda yang ranum belakangan ini.

Jude Bellingham bahkan baru saja meraih Kopa Trophy. Kedua pemain juga masuk dalam nominasi peraih Ballon d’Or. Performa Bellingham belakangan ini juga tengah menanjak. Pemain yang dibeli mahal Real Madrid itu benar-benar memperlihatkan kualitas yang sesuai harganya.

Meski bukan penyerang utama, pemain kelahiran 29 Juni 2003 itu menjelma mesin pencetak gol bagi Los Galacticos. Bagaimana tidak? Bellingham sudah mengemas 10 gol dalam 10 laga di La Liga. Selain itu, dua asis juga telah ditorehkan Bellingham dalam 10 laganya di Liga Spanyol.

Bellingham adalah gelandang serba bisa. Ia pengatur tempo, tapi juga piawai dalam menemukan ruang kosong. Kecanggihannya dalam umpan juga tak diragukan lagi. Penempatan posisi Bellingham sangat luar biasa. Ia seperti sudah hafal di luar kepala ke mana ia harus berlari.

Sementara itu, Musiala juga tak kalah hebat. Belakangan ini, Thomas Tuchel juga mulai mengakomodasi Musiala. Musim lalu, dari 33 pertandingan di Bundesliga, Musiala mengantongi 12 gol dan 10 asis. Musim ini, ia baru bermain dalam enam laga di Bundesliga, tapi dua gol dan dua asis sudah dilesakkan.

Jika Bellingham terkenal dengan penempatan posisinya yang bagus, Musiala tangkas dalam menggiring bola. Pergerakannya sangat cepat sekaligus punya kontrol yang baik. Mengutip situsweb Bundesliga, kecepatan Jamal Musiala bahkan menyentuh 32,74 km/jam musim ini. Ia juga melakukan 297 lari intensif dan 113 sprint musim ini.

Jika Bellingham dan Musiala Main Bareng

Coba bayangkan kedua talenta itu sama-sama berseragam Real Madrid. Kerjasama keduanya akan menakjubkan dan sangat menguntungkan Los Merengues. Jude Bellingham dengan kemampuan penempatan posisinya akan menciptakan ruang bagi Jamal Musiala.

Musiala akan menggiring bola. Ia bisa saja bergerak dan menusuk ke ruang sempit. Sementara Bellingham mencari posisi untuk menyambut umpan matang dari Musiala. Atau, kedua pemain juga bisa memainkan umpan satu-dua, seperti yang pernah dilakukan Musiala bersama rekannya di Bayern Munchen.

Ini akan menjadi perpaduan yang mantap. Apalagi baik Musiala maupun Jude Bellingham keduanya juga sering masuk daftar kandidat peraih penghargaan untuk pemain muda. Setelah rangkaian Ballon d’Or kemarin, Bellingham dan Musiala juga masuk kandidat peraih Golden Boy, sebuah penghargaan untuk pemain muda yang diinisiasi oleh majalah Italia, Tuttosport.

Menurut Footbal Insider seperti dikutip pula Bavarian Football Works, Jamal Musiala keinginannya untuk pergi dari Jerman didorong ketidakpuasan akan perannya di Bayern Munchen di bawah asuhan Thomas Tuchel. Hmmm…. Kalau begitu, kayaknya sudah siap nih buat bereuni dengan Jude Bellingham di Santiago Bernabeu?

https://youtu.be/9kbnArnqxlY

Sumber: Mirror, Marca, BFW, OneFootball, TheRealChamps, Bundesliga, Goal

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru