Begini Cara Arab Saudi Kalahkan Argentina di Piala Dunia 2022

spot_img

Salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia tercipta di babak grup Piala Dunia Qatar 2022. Di pertandingan pembuka Grup C, tidak ada yang menyangka kalau Arab Saudi berhasil menundukkan Argentina dengan skor tipis 2-1.

Kemenangan yang diraih Arab Saudi juga mereka dapat dengan cara yang luar biasa. Anak asuh Herve Renard melakukan sebuah comeback heroik yang membuat para pendukung The Green Falcons yang memadati Lusail Iconic Stadium bersorak kegirangan.

Tertinggal lebih dulu dari sepakan penalti Lionel Messi di menit ke-10, Arab Saudi bangkit di babak kedua dan sukses membalikkan kedudukan lewat gol Saleh Al-Shehri di menit ke-48 dan Salem Al-Dawsari di menit ke-53.

Seperti yang kita tahu, di edisi Piala Dunia tahun ini, Argentina adalah salah satu tim yang paling difavortikan. Keberadaan Lionel Messi ditambah rekor unbeaten pasukan Lionel Scaloni yang belum terkalahkan dalam 36 laga beruntun membuat La Albiceleste dijagokan banyak pihak.

Namun, di hadapan Arab Saudi, juara Copa America 2021 itu tak berkutik. Kemenangan 2-1 yang diraih Arab Saudi pada Selasa, 22 November kemarin juga sukses menghentikan laju 36 laga unbeaten Argentina sejak tahun 2019.

Kita tahu segala hal sangat mungkin terjadi dalam sepak bola. Namun, bagaimana caranya Arab Saudi yang menghuni peringkat 51 dunia mampu mengalahkan Argentina yang berperingkat 3 dunia?

Persiapan Matang Arab Saudi Jelang Piala Dunia

Kita akan membahasnya mulai dari masa persiapan tim. Dibanding kontestan lain di Piala Dunia 2022, tim nasional Arab Saudi adalah salah satu kontestan yang memiliki waktu persiapan paling matang.

Pasukan Herve Renard sudah melakukan pemusatan latihan di Abu Dhabi sejak pertengahan bulan Oktober atau sebulan sebelum kickoff Piala Dunia 2022. Lima pertandingan uji coba mereka lakoni melawan beberapa negara dari Eropa dan Amerika Latin dengan hasil 2 kali menang dan 3 kali imbang.

Waktu persiapan yang matang inilah yang membuat Herve Renard punya banyak waktu untuk memantapkan taktiknya. Hasilnya kemudian sangat terlihat di pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2022.

Pasang Jebakan Offside, Arab Saudi Redam Argentina di Babak Pertama

Menghadapi Argentina, Herve Renard menurunkan formasi awal 4-4-1-1. Menariknya, 9 dari 11 pemain starter yang ia pilih merupakan penggawa Al Hilal SFC, juara 4 kali Liga Champions Asia. Kesolidan dan chemistry para pemain yang turun di laga tersebut jelas tak diragukan lagi.

Mentalitas para pemain Arab Saudi juga patut diacungi jempol. Sebuah kesalahan di lini belakang yang berujung dengan gol penalti Lionel Messi tak membuat mereka gentar. Kehilangan kapten Salman Al-Faraj yang cedera juga tak membuat pasukan Herve Renard panik. Mereka tetap menjalankan dengan teguh instruksi taktik dari sang pelatih.

Di babak pertama, strategi The Green Falcons bisa dibilang sebagai “total defense”. Dengan berani, Arab Saudi menerapkan pressing dengan garis pertahanan tinggi melawan barisan penyerang Argentina yang dipenuhi pemain bintang. Terlihat 4 hingga 6 pemain Saudi berdiri di posisi bertahan.

Taktik tersebut sukses membuat pemain Argentina kewalahan melakukan build-up serangan dan ujung-ujungnya hampir setiap umpan yang mereka kirim ke garis pertahanan Saudi berakhir dengan offside. Tak tanggung-tanggung, di babak pertama, Lionel Messi dan kolega tercatat 7 kali tertangkap jebakan offside, dimana 3 diantaranya berujung dengan gol yang dianulir.

Taktik sembrono tersebut memang membuat skeptis. Arab Saudi sangat buruk dalam penguasaan bola dan gagal melepas satu pun tembakan ke arah gawang Emiliano Martinez. Namun, taktik tersebut sukses meredam agresivitas Argentina dan menjaga gawang mereka tak lagi kebobolan.

Hukum Kesalahan Argentina, Arab Saudi Balikkan Kedudukan

Keajaiban kemudian terjadi di awal babak kedua. Entah apa yang terjadi di ruang ganti pemain saat jeda babak pertama. Begitu babak kedua dimulai, Arab Saudi menjadi lebih berani dan justru mereka yang keluar sebagai pihak yang menghukum kesalahan Argentina.

Berawal dari Messi yang kehilangan penguasaan bola, Firas Al-Buraikan langsung mengirim umpan lambung ke Saleh Al-Shehri yang sukses menyamakan kedudukan di menit ke-48. Itu adalah sepakan tepat sasaran pertama Arab Saudi di laga tersebut.

Belum sempat bangkit dari kesalahannya, lima menit berselang, Argentina kembali mendapat hukuman. Mendapat bola muntah di kotak penalti, Salem Al-Dawsari mengecoh 3 pemain Argentina sebelum melepas sepakan spektakuler ke pojok kiri gawang Emiliano Martinez.

Seperti yang sudah diduga. Setelah sukses membalikkan kedudukan, pasukan Herve Renard kembali ke setelan awal, yakni bertahan total. Organisasi pertahanan Arab Saudi di laga tersebut patut diacungi jempol.

Meski tak lagi memainkan garis pertahanan tinggi, tetapi mereka tetap sanggup membuat Argentina terkena 3 jebakan offside di babak kedua. Arab Saudi sepertinya menerapkan betul filosofi luruskan shaf dan rapatkan barisan hingga membuat pertahanan mereka begitu sulit ditembus.

Para pemain Arab Saudi juga tak takut untuk berduel fisik melawan para pemain Argentina. Di menit-menit akhir, mereka juga tak gentar memberi tekanan saat para pemain Argentina melakukan build-up serangan dari garis pertahanan. Hasilnya, hingga wasit meniup peluit di menit ke-13 babak injury time, skor 2-1 tetap terjaga untuk kemenangan Arab Saudi.

Man of The Match Arab Saudi

Bisa dibilang kalau para pemain Arab Saudi menjalankan betul taktik jenius dari seorang Herve Renard dengan sempurna. Pelatih asal Prancis itu kembali menorehkan tinta emas dalam catatan sejarah sepak bola dunia. Usai meraih juara Piala Afrika bersama Zambia dan Pantai Gading, lalu mengantar Maroko lolos ke Piala Dunia 2018, kini Renard sukses membawa Arab Saudi meraih kemenangan paling bersejarah mereka di Piala Dunia 2022.

Sayangnya, kemenangan tersebut harus dibayar mahal dengan cederanya Yasser Al-Shahrani. Benturan keras dengan kiper Arab Saudi membuatnya menderita fraktur di tulang rahang dan wajah. Mendapat kabar tersebut, Pangeran Mohammed bin Salman dikabarkan langsung mengirim jet pribadi untuk membawa Yasser Al-Shahrani mendapat perawatan tingkat satu di Jerman.

Bek kiri asal klub Al Hilal tersebut memang jadi salah satu penampil terbaik. Al-Shahrani tercatat sebagai pemain yang paling banyak melakukan intersep dan sapuan. Ia juga 3 kali memenangkan tekel dan duel melawan pemain Argentina.

Namun, yang jadi Man of The Match di laga tersebut adalah Mohammed Al-Owais. Kiper berpostur 187 cm itu tak cuma tinggi, tetapi juga punya reflek yang bagus. 5 penyelamatan gemilang berhasil ia buat dalam upaya heroiknya menggagalkan 6 sepakan on target Argentina.

Usai Kalahkan Argentina, Raja Salman Umumkan Libur Nasional

Seusai pertandingan, Opta mengeluarkan analisis yang menarik. Katanya, 3 tim terakhir yang mengalahkan Argentina di Piala Dunia akan keluar sebagai juara atau minimal mencapai final. Sulit membayangkan, tetapi akan jadi sebuah keajaiban jika hal tersebut benar terjadi.

Namun, tentu saja lebih banyak pihak yang ragu dan bilang kalau Arab Saudi kemungkinan tak akan lolos dari babak grup. Akan tetapi, percayalah, kemenangan yang Arab Saudi raih melawan Argentina memang patut dirayakan hingga mampu membuat Pangeran Mohammed bin Salman bersujud syukur.

Tak peduli akan melaju sejauh mana mereka melaju di sisa Piala Dunia 2022 ini, Arab Saudi telah membuat salah satu kejutan terbesar yang tak akan pernah luntur dari catatan sejarah Piala Dunia. Sejauh ini, mereka adalah satu-satunya wakil Asia yang bisa mengalahkan Argentina.

Kemenangan 2-1 atas Argentina di Piala Dunia 2022 juga telah menjadi kemenangan paling bersejarah bagi Arab Saudi. Takada yang memprediksi mereka akan mampu mengalahkan juara dua kali Piala Dunia tersebut. Apalagi, Argentina tengah memegang rekor 36 laga tak terkalahkan.

Sebelum laga, Arab Saudi juga lebih dulu diremehkan dengan sedikitnya jurnalis yang hadir di konferensi pers pra-pertandingan. Oleh karena itulah, kemenangan besar atas Argentina yang telah mengejutkan seantero dunia pada Selasa, 22 November kemarin memang pantas dirayakan dengan suka cita.

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud juga ikut larut dalam suka cita dengan langsung menetapkan hari Rabu, 23 November 2022 sebagai hari libur nasional untuk merayakan kemenangan bersejarah Arab Saudi atas Argentina di Piala Dunia Qatar 2022.

***
Referensi: Goal, FIFA, The Analyst, Detik, The Guardian.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru