Arab Ganas Buat Messi Down! Kemenangan Prancis Mbappe Malah Lawak?

spot_img

Arab Saudi sukses mengalahkan tim unggulan di Piala Dunia 2022 ini, yaitu Argentina. Diperkuat oleh Messi, Albiceleste takluk dengan skor 2-1. Dengan kemenangan ini, Arab Saudi menjadi tim non-eropa pertama yang mengalahkan Argentina di Piala Dunia setelah Kamerun di tahun 1990. Sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Argentina di semua kompetisi sejak tahun juli 2019.

Argentina sebenarnya sudah mendominasi di babak pertama. Mereka bahkan mendapatkan penalti di menit ke-10 setelah Saud Abdulhamid menarik baju Paredes di kotak penalti. Messi sukses menjadi eksekutor penalti tersebut. Sementara Arab Saudi sama sekali tidak mengancam di babak pertama. Mereka melakukan pertahanan yang rapi. Strategi tersebut berhasil. Messi CS sebenarnya mencetak tiga gol tambahan di babak pertama, namun semua gol tersebut dianulir oleh offside.

Masuk ke babak kedua, pasukan Green Falcon memberikan kejutan. Hanya butuh sepuluh menit di babak kedua untuk membalikkan keadaan. Gol pertama mereka dicetak oleh Saleh Al-Shehri di menit ke-48 lalu tak lama berselang Salem Al-Dawsari mencetak gol menakjubkan di menit ke-53. Sekaligus menuntaskan misi comeback mereka. Argentina tidak bisa menembus pertahanan Arab Saudi di sisa waktu berjalan. Akhirnya pertandingan selesai untuk kemenangan anak asuh Herve Renard.

Messi Kecewa Berat

Setelah pertandingan usai, para pendukung Arab Saudi bersorak “Dimana Messi? Kami telah kalahkan dia!” terdengar di seluruh stadion. Tentu saja, mereka tidak bisa menyembunyikan kegembiraan. Bisa mengalahkan Argentina di Piala Dunia adalah prestasi tersendiri yang tidak memang membanggakan.

Sementara Messi tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia terlihat tertunduk lesu di tengah-tengah para pemain Arab Saudi yang merayakan kemenangan. Ia tidak percaya timnya bisa kalah di pertandingan pembuka, melawan tim bukan unggulan. Setelah pertandingan Messi mengungkapkan kekecewaannya.

“Kami sudah habis. ini pukulan yang sangat keras. Kami tentu tidak ingin memulai turnamen seperti ini. Kami ingin menang, untuk memberikan ketenangan pikiran. Ini pukulan keras dan kekalahan yang menyakitkan. Meskipun begitu, kami harus tetap percaya diri.”

Di sisi lain, Messi juga tidak menampik bahwa masih ada banyak kesalahan terjadi di pertandingan ini. Ia mengungkapkan alasan mengapa timnya bisa kalah adalah karena tidak bisa mengantisipasi pressing ketat dari Arab Saudi.

“Kami membuat kesalahan dengan bermain sangat cepat. Kami tahu mereka akan bermain dengan garis pertahanan yang maju ke depan. Tapi begitu kami sedikit mempercepat lari kami, semua jadi berantakan, kami kalah di lini tengah lapangan”

Messi juga mengaku gol pertama Arab Saudi membuat ia dan rekan setimnya kacau. Gol tersebut cukup membuat anak asuh Lionel Scaloni kena mental sehingga tidak memu kembali ke permainan terbaik mereka.

“Gol di awal babak kedua membuat kami bingung. Kami tidak bisa kembali ke permainan yang biasa kami mainkan.”

Selanjutnya Untuk Argentina dan Arab Saudi

Messi juga kemudian mengungkapkan bahwa timnya harus tetap tenang. Sebab masih ada beberapa pertandingan di fase grup sebelum nasib mereka bisa ditentukan. Dan untuk itu, Argentina harus tetap tenang dan fokus di pertandingan selanjutnya.

“Tidak ada alasan. Ini saatnya fokus kepada kekuatan dan kesatuan grup. Sudah saatnya kami lebih bersatu daripada sebelumnya. Saatnya untuk menang. Kita coba mengalahkan Meksiko di pertandingan selanjutnya untuk melihat bagaimana grup ini berubah”

Pada tanggal 27 nanti, Argentina akan menghadapi Meksiko yang berhasil menahan imbang Polandia 0-0, di pertandingan selanjutnya. Sementaa Arab Saudi yang kini memimpin klasemen Grup C, akan diuji barisan pertahanannya oleh Lewandowski CS pada tanggal 26 nanti.

Prancis Bantai Australia

Di pertandingan lainnya, Prancis bertemu dengan Australia pada pertempuran di Grup D. Les Blues datang ke Qatar dengan misi menjuarai Piala Dunia secara back to back. Dimana hanya dua tim yang mampu melakukannya. Yaitu Italia yang menjuarai Piala Dunia 1934 dan 1938 lalu Brasil yang menjuarai Piala Dunia di tahun 1958 dan 1962.

Namun, tim Socceroos mampu memberikan kejutan lebih dulu. Laga baru berjalan 8 menit dan 23 detik, Craig Goodwin mampu membobol gawang Hugo Lloris. Ini jadi rekor gol tercepat sepanjang sejarah Australia di Piala Dunia. Dan pertama kalinya mereka bisa sementara memimpin laga dengan skor 1-0 sejak tahun 2010.

Meskipun begitu, kekuatan Prancis bukan bandingan bagi Australia. Meski tidak diperkuat pemain terbaik, Karim Benzema dan pemain-pemain andalan lainnya, Les Bleus masih mampu mendominasi jalannya pertandingan. Rabiot mampu menyamakan kedudukan di menit ke-27 setelah menyambut umpan silang dari Hernandez.

Olivier Giroud lalu membalikan keadaan di menit ke-32. Papan skor berubah menjadi 2-1. Pasukan Didier Deschamp terlihat bermain sangat lepas setelah gol dari Giroud itu. Tapi kedua tim tidak ada yang mencetak gol sampai babak pertama berakhir.

Masuk ke babak kedua, Prancis kembali tampil mendominasi. Mbappe terlihat bermain sangat apik di babak kedua. Ia pun akhirnya mencetak gol di menit ke-68, menjauhkan jarak keunggulan atas Australia. Lalu tiga menit kemudian, Giroud mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Gol ini merupakan gol ke-51 Giroud bersama Prancis. Sekaligus membuatnya sejajar dengan Thierry Henry di pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis.

Momen Lawak Mbappe

Sebelum peluit akhir pertandingan dibunyikan, Prancis sebenarnya mendapatkan beberapa peluang. Namun mereka tidak bisa menambah keunggulan. Pertandingan berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk Prancis. Hasil ini tentu hasil yang impresif. Apalagi mengingat Prancis punya sejarah menyakitkan di laga pembuka setelah menjadi juara Piala Dunia.

Yaitu ketika laga pertama Prancis di Piala Dunia 2002. Les Blues yang merupakan juara bertahan di tahun 1998 malah kalah melawan Senegal dengan skor 1-0 di pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2002. Zidane CS tidak mampu lolos fase grup saat itu.

Terlepas dari momen nostalgia itu, kemenangan telak Prancis atas Australia ini diwarnai oleh momen lawak dari Mbappe. Sebelum masuk waktu turun minum, Mbappe sebenarnya bisa mencetak gol.

Diawali dengan Griezmann yang membawa bola ke sisi kanan lapangan, lalu melepaskan umpan cantik ke Mbappe yang berada di depan gawang. Namun, Mbappe malah menendang bola itu jauh ke atas mistar gawang.

Padahal Mbappe berada di posisi tidak terjaga dan bola umpan dari Griezmann jatuh tepat di kakinya. Mbappe hanya tersungkur di depan lapangan, dengan ekspresi tidak percaya ia bisa gagal mencetak gol semudah itu.

Namun setidaknya ia bisa terhindar dari rasa malu setelah berhasil mencetak gol di babak kedua. Ia juga tampil impresif di pertandingan itu. Kecepatannya dalam berlari menyusuri lapangan terbukti membuat sisi kiri dan barisan belakang Australia kerepotan.

 

Sumber referensi: 90min, Sky, ESPN, 442, Socceroos

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru